Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
17 June 2021
Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai (WS) Bengawan Solo mengadakan acara Sidang Pleno II TKPSDA WS Bengawan Solo di Kantor BBWSBS, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu - Kamis (16-17/06/2021). Kegiatan yang dilaksanakan secara teleconference tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) memiliki lingkup kerja yang tersebar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan sebagai upaya konservasi SDA. Hal ini tentunya BBWSBS tidak bisa bekerja sendiri, namun memerlukan bantuan/dukungan dari berbagai lintas sektor, khususnya yang tergabung dalam TKPSDA WS Bengawan Solo. Dalam pembahasan Komisi 1 mengenai Konservasi SDA & Pemberdayaan, yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan DAS dan Konservasi Sumber Daya Alam, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Perwakilan Perum Jasa Tirta I dan Kepala Bagian Umum & Tata Usaha BBWS Bengawan Solo Bambang SE, ST, MT. Komisi 2 membahas mengenai Pendayagunaan SDA disampaikan oleh perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Subkoordinator Perencanaan Operasi & Pemeliharaan SDA, BBWS Bengawan Solo, Ambar Puspitosari, ST., MDM dan perwakilan dari Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan, Ditjen SDA Kementerian PUPR. Komisi 3 Pengendalian DRA & PSIH3 menyampaikan mengenai Petunjuk pelaksanaan pembahasan rencana Pengelolaan SIH3 (PSIH3) di WS Bengawan Solo yang disampaikan oleh perwakilan Ditjen SDA Kementerian PUPR. Untuk materi mengenai Progres Penyusunan Peraturan Gubernur Jawa Timur terkait Pengelolaan SIH3 Provinsi Jawa Timur disampaikan oleh Kepala Seksi Hidrologi dan Pemantauan Kualitas Air, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur, Catur Arik Kurniawati, S.T., M.Eng. Dari pembahasan yang disampaikan Komisi 1,2,3 pada Rabu (16/06/2021) dilanjutkan dalam Sidang Pleno II dengan membahas mengenai Kesesuaian Pola Tanam dan Tata Tanam terhadap Ketersediaan Air di Wilayah Sungai Bengawan Solo disampaikan oleh Sri Wahyu Kusumastuti, ST, MT selaku Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan SDA, BBWS Bengawan Solo. Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (SDA) Bengawan Solo selaku Kepala Sekretariat TKPSDA WS Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST., M.Si., menyampaikan bahwa TKPSDA sebagai wadah koordinasi pengelolaan SDA diharapkan dapat memberikan pertimbangan/rekomendasi dalam aspek konservasi dan pendayagunaannya, serta pengendalian daya rusak air, baik pada saat perencanaan, pelaksanaan, maupun pemantauan juga pengawasan di lapangan. “Dengan adanya kerjasama dan sinergitas seluruh unsur elemen dari pemerintah maupun non pemerintah diharapkan pengelolaan SDA di WS Bengawan Solo mampu memberikan manfaat. TKPSDA WS Bengawan Solo mengajak pemangku kepentingan [stakeholder] bersinergi mewujudkan pengelolaan SDA. Selain itu kami memberikan rekomendasi yang sudah dilakukan selama ini dan sebagai upaya mencari jalan terbaik apa yang harus dilakukan di masa yang akan datang,” ujarnya. Dalam Sidang Pleno II yang memimpin jalannya sidang adalah Nathan Setyawan, ST., M.Eng selaku Ketua TKPSDA WS Bengawan Solo dan turut hadir pula sebagai tamu undangan dari Balai Teknik Sungai, Sekretariat Dewan SDA Nasional serta Direktorat Bina OP, Kementerian PUPR. (BBWSBS/Tamara)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
19 February 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Melakukan Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan pada PPK Perencanaan dan Program yang terdiri dari empat Paket Pekerjaan senilai 10,2 Milyar yang ditandatangani oleh PPK Perencanaan dan Program Ni Nyoman Indah Pramadewi, ST, M.Eng, serta satu Paket Pekerjaan pada PPK Perencanaan Bendungan senilai 1,2 Milyar yang ditandatangani PPK Perencanaan Bendungan Arif Gunawan, ST, MT di Ruang Sidang Bengawan Solo, Jumat (19/02/2021) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Paket Pekerjaan tersebut yaitu DD Pengembangan Solo Vallei Werken oleh PT. Indra Karya (Persero) Divisi Engineering I senilai 2,7 Milyar, DD Pengendalian Banjir Sungai Bengawan Solo Hilir di Kabupaten Tuban, Lamongan, dan Gresik oleh PT. Sarana Bagja Bumi (KSO) dan PT. Segoro Kidul senilai 1,7 Milyar, DED Pemanfaatan Sumber Air di Kecamatan Dander untuk Air Baku di Kabupaten Bojonegoro oleh PT. Satyakarsa Mudatama dan CV. Intishar Karya (KSO) senilai 1,2 Milyar, Review DD Pembangunan DI Bengawan Jero oleh PT. INAKKO Internasional Konsulindo senilai 4,5 Milyar, dan Persiapan OP Bendungan Gondang di Kabupaten Karanganyar oleh PT. Satyakarsa Mudatama 1,2 Milyar. Penandatanganan ini disaksikan oleh Kepala BBWS Bengawan Solo Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech (secara daring), Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha Bambang, SE, ST, MT, Kepala Bidang PJSA Bengawan Solo Ir. Isgiyanto, MT, Kepala Bidang Keterpaduan Infrastruktur SDA Ali Rahmat, ST, MT. Ir. Isgiyanto, MT mewakili Kepala BBWS Bengawan Solo mengucapkan selamat kepada Penyedia Jasa yang telah lolos dalam kompetisi yang sehat, dan kami juga mengucapkan terimakasih kepada BP2JK Jawa Tengah yang telah mendapatkan empat Penyedia Jasa yang nanti akan menjadi mitra kami di BBWS Bengawan Solo. “Saya mengharapkan pekerjaan ini dapat terselesaikan satu tahun anggaran, sehingga kita harus bekerja tepat waktu dan tepat mutu pekerjaanya, serta desain perencanaan ini bisa diaplikasikan dilapangan,” tutupnya(BBWSBS/charis).
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
26 February 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan penandatanganan kontrak tujuh paket pekerjaan di Kantor BBWS Bengawan Solo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (26/02/2021). Acara penandatanganan tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang disaksikan oleh jajaran Kepala Bidang (Kabid) dan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) di lingkungan BBWSBS. Paket pekerjaan yang akan dilaksanakan antara lain Pemeliharaan Berkala Sungai Bengawan Solo Hulu senilai Rp1.329.899.807 yang ditandangani oleh PPK O&P SDA II, Ika Yulianti, S.T., M.T. dengan perwakilan CV. Rejekining Abadi, Supervisi Pemeliharaan Berkala Bengawan Solo Hulu senilai Rp1.144.908.600 yang ditandatangani oleh PPK O&P SDA II, Ika Yulianti, S.T., M.T. dengan perwakilan PT. Brahma Seta Indonesia. Kemudian, Remedial Bendungan di Wilayah Madiun senilai Rp46.141.618.864 yang ditandatangani oleh PPK O&P SDA III, Pranata Setyo Kuncoro, S.T., dengan perwakilan PT. Minarta Dutahutama. Kemudian, untuk Supervisi Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Gondang di Kabupaten Karanganyar dan Sragen (Lanjutan) senilai Rp1.078.028.000 yang ditandatangani oleh PPK Irigasi dan Rawa I, Yasir Koesnarto, S.T., MPSDA., dengan perwakilan PT. Brahma Seta Indonesia, Supervisi Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Sungkur di Kabupaten Ponorogo (Tahap II) senilai Rp1.802.746.000 yang ditandatangani oleh PPK Irigasi dan Rawa II, Ery Suryo Kusumo, S.Pd., M.T., dengan PT. Mulya Sakti Wijaya KSO PT. Maksi Solusi Enjinering. Selanjutnya, DD Embung di Kab. Ponorogo senilai Rp 890.847.000 yang ditandatangani oleh PPK Perencanaan dan Program, Ni Nyoman Indah Pramadewi, S.., M.Eng., dengan perwakilan CV. Cipta Suramadu Consultant, serta DED Optimalisasi Pemanfaatan Sumber Semen Sale untuk Air Minum di Kab. Rembang yang senilai Rp1.355.416.000 ditandatangani oleh oleh PPK Perencanaan dan Program, Ni Nyoman Indah Pramadewi, S.., M.Eng., dengan perwakilan PT. Bina Buana Raya. Kabid Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA), Heriantono Waluyadi, S.T., M.T., yang dalam hal ini mewakili Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., berpesan bahwa dalam paket pekerjaan yang akan dilaksanakan nantinya dapat berjalan tepat waktu. “Dalam pelaksanaan pekerjaan nantinya, kami berharap agar tetap menjaga sekaligus memperhatikan kualitas dan kuantitas sesuai dengan yang telah ditentukan dalam spesifikasinya. Dan semoga semua pekerjaan dapat berjalan lancar serta sesuai target,” pungkasnya. (BBWSBS/Ferri)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
08 September 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri mengadakan Sosialisasi Pengadaan Tanah Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (D.I) Pidekso di Kantor Bupati Wonogiri pada Selasa, (07/09/2021). Perwakilan dari BBWS Bengawan Solo yang hadir pada kegiatan ini adalah Subkoordinator Perencanaan Umum BBWS Bengawan Solo, Adiel Putra Wijaya, ST., M.Eng, PPK Pengadaan Tanah BBWS Bengawan Solo Anisa Hayu Widwiasih, SE, dan Tim PPK IRWA I BBWS Bengawan Solo. Kegiatan yang diadakan di Kantor Bupati Wonogiri ini sebelumnya telah menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.Kegiatan Sosialisasi tersebut turut dihadiri oleh 15 perwakilan Kepala Desa/Lurah yang terdampak pembangunan Daerah Irigasi Pidekso Jaringan irigasi D.I Pidekso diketahui sebagai pengembangan infrastruktur penyediaan air irigasi yang dapat menyediakan air baku sebesar 300 liter/detik di wilayah Kabupaten Wonogiri. Sebagai wilayah konservasi, adanya Jaringan Irigasi D. I. Pidekso yang mengairi area irigasi seluas 1.500 Ha akan meningkatkan intensitas tanam dari 133% ke 240%, dengan kebutuhan tanah untuk jaringan irigasi seluas 412.061 m2. Pengadaan tanah yang direncanakan di tahun 2021-2022 ini nantinya akan berlanjut pada pembangunan fisik jaringan irigasi di tahun 2023 sampai tahun 2024. Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) yang diwakili oleh PPK Pengadaan Tanah BBWS Bengawan Solo berharap agar masyarakat mau mendukung salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ini, "Kami mengharapkan dukungan dari masyarakat khususnya Pemkab Wonogiri untuk pengadaan tanah ini, karena nantinya ini akan menjadi salah satu infrastuktur untuk mendukung ketahanan pangan dan kemakmuran masyarakat khususnya di Kecamatan Baturetno dan Kecamatan Giriwoyo," paparnya. Menanggapi pernyataan BBWS Bengawan Solo, Bupati Wonogiri menyatakan jika Pemkab Wonogiri memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Bupati Wonogiri juga mengungkap jika nantinya kegiatan sosialisasi akan digelar pada level kecamatan. "Kami mendukung sepenuhnya kegiatan ini. Nantinya kegiatan sosialisasi akan digelar di tiap kecamatan atau di level kecamatan dengan menghadirkan seluruh kepala desa dengan tujuan memberikan ruang yang seluas luasnya untuk masyarakat," paparnya. (BBWSBS/ Safira Dita)
Baca Selengkapnya