Berita KemenPUPR


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Direktur Irwa Monitoring Proyek Rehabilitasi DI SIM

19 November 2021

Direktur Irigasi dan Rawa Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Suparji.,SST., MT , Kepala Subdirektorat Perencanaan Teknis Irigasi dan Rawa Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Rahmat Suria Lubis, ST, MT didampingi Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air (KPISDA) Bengawan Solo, Ali Rahmat, ST, MT, Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) Bengawan Solo, Heriantono Waluyadi, ST.,MT beserta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo meninjau langsung proyek rehabilitasi daerah irigasi (DI) SIM paket pekerjaan rehap saluran primer section 1 ( Bendung Jati - BM 2), section 3 ( Sumber Batang - Ulo) dan rumah fasilitasi jaga OP di Madiun, Jawa Timur, Jumat (19/11/2021). Lingkup Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I SIM paket pekerjaan rehap saluran primer di Kabupaten Madiun yang akan dikerjakan meliputi pemasangan mini pile, kopper, capping precast dan linning precast. Direktur Irigasi dan Rawa Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Suparji.,SST., MT berpesan agar dalam pelaksanaan paket pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi dapat sesuai dengan spesifikasi serta terpenuhi baik aspek kualitas dan kuantitasnya. “Kami berharap untuk semua pihak terkait, dapat mengemban tanggung jawab dengan baik terhadap pelaksanaan paket pekerjaan, agar nantinya terlaksana sesuai target dan tepat waktu,"pesannya. Sebagai informasi, sumber air irigasi pada D.I SIM berasal dari sungai Madiun yang dibendung di Bendung Jati. Bendung Jati dibangun pada tahun 1911 dengan debit maksimal 4.000 lt/d dan didukung oleh 8 bendung suplesi dengan total kebutuhan air D.I SIM sebesar 14.529 lt/dt. Dari kegiatan tersebut diketahui progres pengerjaan D.I SIM di Kabupaten Madiun sudah mencapai 86,669% pada November 2021. Sedangkan rencana pekerjaan memiliki target sebesar 86,649 pada November 2021. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Penandatanganan Kontrak SPK Pada PPK Sungai dan Pantai III SNVT PJSA Bengawan Solo

24 March 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) pada PPK Sungai dan Pantai III SNVT PJSA Bengawan Solo dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Ruang Sidang Bengawan Solo, Rabu (24/03/2021). Satu paket pekerjaan Pembangunan Revetment Kali Anyar Hilir Tirtonadi senilai Rp. 29.208.905.264 yang ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai dan Pantai III Yudhi Triana Dewi, S.T., M.Eng. Penandatanganan paket pekerjaan ini disaksikan oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., Kepala Bidang PJSA Bengawan Solo Ir. Isgiyanto, MT., Kepala Bidang PJPA Bengawan Solo Heriantono Waluyadi, ST, MT., Kepala Bidang O&P SDA Bengawan Solo Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si., serta Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo, R. Panji Satrio, S.T., M.T., MDM. Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo, R. Panji Satrio, S.T., M.T., MDM berharap dalam bekerja tidak hanya mengejar target pekerjaan bisa selesai tepat waktu, tetapi diharapkan ada nilai seni. Serta tentunya dapat bekerja secara profesional dan tepat mutu. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengucapkan terimakasih untuk semuanya yang telah bekerja keras untuk mempercepat proses penandatanganan kontrak sehingga dapat terlaksana pada hari ini. “Saya berharap semua bisa bekerja keras untuk melaksanakan pekerjaan dengan penuh tanggungjawab, kualitas pekerjaan bagus, dan bila ada masalah sosial langsung disampaikan dan dikoordinasikan kepada kami,” tutupnya(BBWSBS/charis).

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Rakor Pembahasan Perkembangan Pengadaan Tanah Lahan Jabung Ring Dyke

06 May 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Perkembangan Pengadaan Tanah Lahan Jabung Ring Dyke yang berada di Provinsi Jawa Timur yang diadakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia dengan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Kantor BBWSBS di Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (06/05/2021). Rakor ini juga di hadiri oleh perwakilan dari Biro Administrasi Pembangunan Provinsi Jawa Timur, Kantor Wilayah Pertanahan Provinsi Jawa Timur dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tuban. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembahasan terkait pengadaan lahan Jabung Ring Dyke yang sampai saat ini sedang pada tahap pengajuan dokumen perencanaan pengadaan tanah dan penentuan lokasi ke Gubernur Jawa Timur dalam rangka percepatan pembangunan Jabung Ring Dyke yang berada di Kecamatan Widang, Tuban, Jawa Timur dengan luas tampungan sebesar 1.400 Ha dengan panjang tanggul sekitar 24,4 Km. Rencananya Jabung Ring Dyke yang memiliki kapasitas tampungan air sebesar 30,5jt m3, nantinya turut dapat menyediakan pasokan air baku di wilayah hilir Sungai Bengawan Solo, Jawa Tengah. Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Bengawan Solo, R. Panji Satrio, S.T., M.T., MDM mengatakan Pengadaan tanah di wilayah tersebut harus segera dilakukan. Agar pembangunan fisik dapat dilaksanakan setelah pengadaan tanah selesai. “Diharapkan dengan adanya rakor ini mampu menyelesaikan masalah masalah yang terjadi saat pengadaan tanah lahan Jabung Ring Dyke,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Koordinasi Lintas Sektor Guna Mengantisipasi Banjir di Kabupaten Lamongan

11 January 2022

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech, beserta pejabat di lingkungan BBWSBS berkoordinasi dengan Bupati Lamongan, Dr. Yuhronur Efendi, M.B.A., perwakilan dari Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur, perwakilan dari Perum Jasa Tirta dan perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan, Selasa (11/01/2021) di Kantor Dinas Bupati Lamongan, kegiatan tersebut diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Kegiatan koordinasi ini dalam rangka diskusi terkait Penanganan Banjir di wilayah Bengawan Jero. Bengawan Jero merupakan wilayah yang berbentuk mangkuk dengan dasar yang bergelombang dengan elevasi -0,70 m di sebagian wilayah bahkan sampai -1,20 m. Air dari perbukitan selatan dan area sebelah barat melalui sungai Moropelang, Gondang, Kruwul, Plalangan dan Dapur berkumpul di Bengawan Jero. Bengawan Jero merupakan daerah yang sering tergenang dan banjir pada saat musim penghujan. Sistem drainase Bengawan Jero sangat tergantung dengan elevasi muka air di Bengawan Solo di bagian hilir. Sampai saat ini, pengaturan muka air Bengawan Solo di hilir Bendung Gerak Babat belum bisa dilaksanakan sesuai rencana terkait kendala penyelesaian Jabung Ring Dike. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr.Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengatakan BBWS Bengawan Solo sudah memiliki langkah langkah yang paling optimal untuk mengantisipasi banjir di Bengawan Jero. “Untuk mengatasi banjir BBWS Bengawan Solo mengupayakan untuk melakukan penyedotan dengan menggunakan pompa air dengan kapasitas penuh. Selain itu BBWS Bengawan Solo akan mengirimkan alat berat untuk melakukan pengerukan Enceng Gondok, harapannya dapat membantu mengurangi banjir,” paparnya. Agus mengatakan BBWS Bengawan Solo sebisa mungkin mengantisipasi banjir dan selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan penanganan sesuai prosedur yang ada. “Diperlukan koordinasi yang baik, secara internal maupun eksternal,” katanya. Bupati Lamongan, Dr. Yuhronur Efendi, M.B.A. menyampaikan bahwa melalui koordinasi ini kami membentuk Tim Penanggulangan Banjir Bengawan Jero dari BBWS Bengawan Solo, Perum Jasa Tirta, Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Lamongan. “Melalui koordinasi ini kami akan melakukan penanganan jangka pendek dengan normalisasi Kali Dinoyo dan Kali Keputran sepanjang 3 Km dan pembersihan Enceng Gondok. Dari BBWS Bengawan Solo akan membantu alat berat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan akan membentuk tim dan melakukan kerja sama dengan TNI,” katanya. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya