Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
22 June 2022
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Maryadi Utama, ST. M.Si., melakukan kunjungan kerja di Rumah Dinas Bupati Klaten di Jl. Jalan Pemuda No.294,Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Selasa (21/06/2022). Dalam kunjungan kerja tersebut Kepala BBWSBS didampingi oleh Kepala Bidang OP SDA, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si, PPK OP SDA II, Depy Riawan, S.T., dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19. Kunjungan kali ini dalam rangka menjalin koordinasi dan kolaborasi antara BBWS Bengawan Solo dengan Pemerintah Kabupaten Klaten terkait proyek infrastruktur SDA di wilayah Klaten yakni revitalisasi Rowo Jombor. Kepala BBWS Bengawan Solo melakukan pertemuan silaturahmi sekaligus koordinasi yang diterima oleh Bupati Klaten, Sri Mulyani beserta staf. Koordinasi kali ini membahas mengenai permasalahan terkait revitalisasi Rowo Jombor sehingga perlu dilakukan koordinasi lebih lanjut dalam penanganannya. Beberapa pekerjaan dalam proyek revitalisasi itu meliputi Pekerjaan Pedestrian Rowo Jombor, Pekerjaan Perbaikan Bangunan Bendungan dan Pelengkapnya, Pekerjaan Pengerukan Sedimen Rawa Jombor, Pembersihan Enceng Gondok, dan Pembersihan Keramba dan Warung Apung,Pemancingan. Maryadi Utama, S.T. M.Si., mengatakan jika kedatangan BBWS Bengawan Solo kali ini dalam rangka silaturahmi sekaligus berkoordinasi terkait pekerjaan penanganan Rowo Jombor. Kepala BBWS Bengawan Solo berharap kedepannya akan terus satu suara dan menjalin koordinasi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Klaten. “Kunjungan kali ini dalam rangka koordinasi terkait pekerjaan penanganan Rowo Jombor yakni pembuatan pedestrian jogging track di sekeliling Rowo Jombor, Pengamanan Pembendung, serta mengatasi sedimentasi. Prioritas lainnya adalah penataan rumah apung dan karamba. BBWS Bengawan Solo juga akan terus melakukan evaluasi sehingga nantinya revitalisasi ini dapat berjalan sesuai taget,” Sri Mulyani turut menyambut hangat kedatangan BBWS Bengawan Solo dan menyatakan akan terus mendukung proyek infrastruktur SDA di Wilayah Klaten. Bupati Klaten tersebut berharap semoga revilatisasi bisa berjalan lancar sesuai target karena kawasan Rowo Jombor merupakan salah satu magnet wisatawan saat liburan di Kabupaten Klaten.(BBWSBS/Safira).
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
24 September 2021
Forum Jogo Kali Bengawan (JOKALIBE) menggelar acara Webinar JOKALIBE 1 Anniversary melalui melalui Zoom Cloud Meetings dan YouTube BBWS Bengawan Solo pada Jumat, (24/09/2021). Kegiatan yang turut dihadiri pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo dan pembicara webinar di Kantor BBWS Bengawan Solo tersebut sebelumnya telah menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Kegiatan Webinar JOKALIBE 1 Anniversary “Sungai Bengawan Solo, Warisan Budaya Masa Lalu Untuk Masa Depan” tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati dan tasyakuran atas 1 (satu) tahun berdirinya JOKALIBE. Kegiatan tersebut juga sekaligus menjadi acara pengumuman pemenang Lomba JOKALIBE Award 1 Anniversary oleh Dewan Juri. Berdasarkan tema “Sungai Bengawan Solo, Warisan Budaya Masa Lalu Untuk Masa Depan”, kegiatan webinar tersebut bertujuan untuk menyampaikan dan berbagi cerita tentang bagaimana peradaban, sejarah dan budaya yang ada di Sungai Bengawan Solo. Sedangkan tujuan diadakannya Lomba JOKALIBE Award 1 Anniversary sebagai sarana untuk mengembangkan bakat dan minat dalam bidang seni dan kreativitas dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran dan jiwa kompetitif. Narasumber yang hadir sebagai pembicara untuk memberikan materi dalam acara Webinar JOKALIBE 1 Anniversary yakni Prof. Dr. Suratman, M.Sc sebagai Direktur Klinik Lingkungan dan Mitigasi Bencana, Fakultas Geografi UGM yang menyampaikan tentang peradaban dan sejarah Sungai Bengawan Solo. Selanjutnya Mufti Rahardjo sebagai pemerhati budaya tradisional Jawa, dan pernah diamanati tugas di Dinas Kebudayaan Kota Surakarta, tepatnya Museum Radya Pustaka yang menyampaikan tentang budaya dan kearifan lokal masyarakat di sepanjang Sungai Bengawan Solo. Selaku moderator pada webinar adalah Dr. Akhmad Ramdhon, S.Sos, MA yang menjabat sebagai dosen di FISIP UNS, dan saat ini selaku bidang kerjasama forum JOKALIBE. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M. Tech dalam sambutannya mengapresiasi kinerja rekan-rekan dalam forum JOKALIBE atas dedikasi waktu, tenaga, dan ide yang telah dicurahkan dalam terciptanya acara ini. Agus Rudyanto juga berharap agar kegiatan webinar tersebut bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas. “Kami berharap setelah mengikuti webinar ini kita semua menjadi faham akan peradaban, budaya, dan peristiwa sejarah yang terjadi di Sungai Bengawan Solo pada masa lampau hingga sekarang. Sehingga kita bisa mensyukuri, nderek handarbeni dan menjaga warisan luhur yang tak lekang oleh waktu atau zaman, yaitu Sungai Bengawan Solo,” paparnya. Turut memberikan keynote speech, Direktur Bina Operasi & Pemeliharaan, Kementerian PUPR, Ir. Lilik Retno Cahyadiningsih, MA mengajak masyarakat untuk ikut bersama-sama menjaga dan melestarikan Sungai Bengawan Solo, sebuah warisan budaya masa lalu untuk masa depan. Lilik Retno Cahyadiningsih juga berharap kegiatan lomba yang diadakan oleh Forum JOKALIBE ini bisa memberikan manfaat dalam memperkenalkan forum tersebut kepada masyarakat yang lebih luas. “Saya harap kedepannya lomba-lomba di bidang SDA seperti ini bisa menjadi agenda atau event rutin. Bagi peserta, menang dan kalah dalam sebuah perlombaan atau kompetisi adalah suatu hal yang wajar, yang penting kita tetap harus produktif dan berkarya di masa pandemi seperti sekarang ini,” paparnya. Acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dari beberapa lomba yang diadakan. Kegiatan lomba yang diadakan oleh Forum JOKALIBE bertujuan mengembangkan bakat dan minat dalam bidang seni dan kreativitas dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran, jiwa kompetitif sekaligus sebagai sarana pengenalan Forum JOKALIBE kepada masyarakat. Lomba yang diadakan meliputi Lomba Esai, Lomba Story Telling, Lomba Film Pendek, dan Lomba Cipta Lagu, dengan kriteria peserta dari masyarakat umum, pelajar/mahasiswa, guru/dosen, komunitas, band dan youtuber. Lomba ini diikuti oleh 144 orang, dan diambil tiga teratas dari masing-masing lomba sebagai pemenang. (Safira - MG Alfida)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
29 March 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) pada PPK Sungai II Bengawan Solo dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Gedung Graha Tirta, Senin (29/03/2021). Penandatanganan Kontrak dilakukan oleh PPK Sungai dan Pantai II Gadhang Swastyastu, ST, M.Eng. Paket Pekerjaan tersebut yaitu Paket Supervisi Peningkatan Kapasitas Sudetan Floodway (Plangwot Sedayu Lawas) Kabupaten Lamongan senilai Rp 2.1 M oleh PT Brahma Seta Indonesia, Paket Supervisi Pengendalian Banjir Kali Lamong senilai Rp 3.5 M oleh PT hilmy Anugerah KSO PT Indra Karya (Persero) Divisi Engginering II dan Paket Pengendalian Banjir Sungai Bengawan Solo Hilir Kabupaten Tuban senilai Rp 96 M oleh Tirta Multi Teknik KSO. Penandatanganan paket pekerjaan ini disaksikan oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo, R. Panji Satrio, ST, MT, MDM, SubKor Pelaksana Tugas Pengendalian Pelaksanaan Sungai dan Pantai Sugeng Wiratna, ST, MT dan Subkor Pelaksana Tugas Pengendalian Pelaksanaan Bendungan dan DanauKhoirul Murod, ST, MT. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech menyampaikan agar semua bisa bekerja keras untuk melaksanakan pekerjaan di wilayh Hilir ini dengan penuh tanggungjawab, kualitas pekerjaan bagus, tepat waktu serta berkah untuk semua (bbwsbs/sita).
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
09 April 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menghadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pengusulan Bendung Gerak Karangnongko sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN)di Kantor Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (09/04/2021). Acara rapat koordinasi tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Rakor ini dibahas latar belakang pelaksanaan Pengusulan Bendung Gerak Karangnongko sebagai Proyek Strategis Nasional menurut Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 79 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan, terutama terkait penyediaan air baku dan irigasi, serta pengendalian banjir. Bupati Bojonegoro DR. Hj. Anna Mu’awanah menyampaikan kami berterima kasih bahwa Bendung Karangnongko bagian dari PSN, kami sudah melakukan komunikasi dengan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP). Dan tentunya KPPIP akan melakukan kunjungan kelapangan, melihat data peta terhadap potensi Bendung Gerak Karangnongko. “Di Kabupaten Bojonegoro ini masuk wilayah hilir sehingga kalau ada air banyak dari atas hilir yang terdampak luapan, sedangkan kalau air kurang kita juga kekurangan. Kami berharap KPPIP mendorong untuk Bendung Gerak Karangnongko ini menjadi bagian dari Program Strategis Nasional,” tambahnya. H. Adi Rusman, ST, MT selaku Kasubdit Wilayah II Direktorat Bendungan dan Danau, Ditjen Sumber Daya Air menyampaikan bahwa awal mula Bendung Gerak Karangnongko masuk dalam Direktorat Irigasi dan Rawa, tetapi karena volume tampungan dan manfaatnya juga besar memenuhi ktiteria bendungan dan masuk dalam Direktorat Bendungan dan Danau. Saat ini sedang berproses untuk sertifikasi keamanan bendungannya. “Kami harapakan dengan adanya perencanaan dari awal dan kerjasama serta dukungan Pemerintah Daerah serta masyarakat dapat memperlancar pembangunan Bendung Gerak Karangnongko,” sambungnya. Sementara itu, Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastrutur SDA Bengawan Solo Ali Rahmat, ST, MT menjelaskan bahwa Bendung Gerak Karangnongko ini merupakan Program Prioritas Nasional yang sebenarnya sudah setingkat PSN dan ini sudah masuk dalam Pola dan RPSDA Bengawan solo. Pada tahun 2009 sudah dilakukan basic desain, tahun 2011 memperoleh ijin AMDAL dan direview kembali tahun 2014, tahun 2015 telah dilakukan uji LARAP dan tahun 2020 dilakukan review terhadap studi tersebut. “Tubuh bendung ini nantinya berada di kawasan hutan, jadi butuh ijin pinjam pakai, dan kami sudah persiapkan domumen perencanaanya. Semoga diawal tahun 2022 sudah bisa kontruksi dengan rencana penyelesaian pada tahun 2024,” jelasnya. Nantinya Bendung Gerak Karangnongko akan dibangun di Sungai Bengawan Solo yang juga menjadi perbatasan Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dan Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah dengan tipe concrete gravity, dengan daerah tangkapan seluas 10,03 Km2 serta berdaya tampung efektif sebesar 59,1 juta m3. Bendung Gerak Karangnongko diharapkan mampu memberikan pasokan Daerah Irigasi (DI) Karangnongko kanan (Kabupaten Bojonegoro) seluas 5.203 Ha dan D.I. Karangnongko kiri (Kabupaten Blora) seluas 1.747 Ha(BBWSBS/kharis).
Baca Selengkapnya