Berita KemenPUPR


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Sosialisasi Kesiapsiagaan Mitigasi Bencana di Wilayah Sungai Bengawan Solo

05 October 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kesiapsiagaan Mitigasi Bencana di Wilayah Sungai Bengawan Solo, Selasa (05/10/2021) di Jl. Adisucipto, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kegiatan yang turut dihadiri oleh Kepala BBWSBS dan para pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo ini telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dalam sambutanya, Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung berjalannya kegiatan sosialisasi. Dijelaskan pula jika kegiatan sosialiasi ini sebagai upayameningkatkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana di Wilayah Sungai Bengawan Solo secara berkesinambungan. "Terima kasih untuk kehadirannya baik secara dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan atau yang terputus dari jejaring komputer (luring). Semoga dengan adanya sosialisasi ini semua unsur dalam hal ini yakni pemerintah dan masyarakat, bisa berperan masing-masing untuk mengurangi risiko bencana di Wilayah Sungai Bengawan Solo," paparnya. Sosialisasi ini berlangsung dengan paparan materi dari BMKG Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk prakiraan musim penghujan Wilayah Sungai Bengawan Solo Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur tahun 2021-2022 dengan moderator Kabag TU BBWSBS, Bambang, S.E., S.T., M.T.,. Secara umum pada Bulan Agustus wilayah Jawa Tengah sudah memasuki Musim Kemarau. Kondisi hujan yang terjadi pada periode musim kemarau dipengaruhi adanya anomali suhu muka laut di wilayah Indonesia yang lebih hangat. Pada Wilayah Sungai Bengawan Solo prakiraan hujan Bulanan pada Oktober, November, dan Desember diprakirakan dalam kategori menengah hingga tinggi. Secara umum, puncak musim hujan pada bulan Januari 2022. Sehingga perlu adanya upaya kewaspadaan bencana hidrometeorologi pada menjelang, saat, dan akhir musim hujan. Sedangkan menurut data BMKG di wilayah Jawa Timur, sepanjang Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo di wilayah Jawa Timur diprakirakan memasuki awal musim hujan dari Oktober hingga November 2021. Puncak musim hujan pada tahun 2021/2022 di sepanjang DAS Bengawan Solo di Jawa Timur berada pada bulan Januari 2022 (Madiun, Magetan, Ponorogo, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, dan Gresik) sedangkan Ngawi pada bulan Februari 2022. Tingkat rawan bencana banjir di sepanjang DAS Bengawan Solo diprakirakan tinggi pada bulan Desember- Maret 2022. Kegiatan sosialisasi juga turut membahas Evaluasi Bencana 2021-2022 di wilayah Sungai Bengawan Solo Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur oleh Kabid PJPA BBWSBS,Heriantono Waluyadi,ST, MT, dan Kepala Seksi Pengendalian Pelaksanaan Sungai dan Pantai, Sugeng Wiratna, ST, MT. Dalam paparan tersebut diingatkan jika sebentar lagi akan memasuki musim hujan sehingga diperlukan komunikasi yang baik seluruh satgas dari Hulu sampai Hilir agar ketika sewaktu-waktu terjadi bencana semuanya dalam keadaan siap. "Perlu sinergitas semua pihak dan saling menginformasikan untuk mitigasi bencana banjir atau kekeringan sehingga tidak hanya pada penanganan darurat saja namun perlu memperlibatkan masyarakat sehingga harapannya bisa mengurangi bencana," paparnya. Kegiatan berlanjut dengan paparan terkait Pengelolaan Data Informasi Hidrologi dalam Mitigasi Bencana oleh Kabid KPI SDA BBWSBS, Ali Rahmat, ST, MT., Menurutnya, pengelolaan data dan informasi hidrologi dalam mitigasi bencana menjadi penting karena mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. Pengelolaan data hidrologi berupa data hujan tinggi muka air dan klimatologi baik secara telemetri maupun manual melalui pencatatan pos di lapangan salah satu fungsinya adalah untuk mitigasi bencana. Paparan Pedoman Siaga Bencana 2021-2022 dan Pelaporan Bencana juga diberikan oleh Kabid OP SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, S.T., M.Si., yang menyebutkan jika pedoman Bencana 2021-2022 dan Pelaporan Bencana dibuat sebagai ikhtiar untuk pencegahan dini dalam menanggulangi bencana. "Tugas dan fungsi BBWS Bengawan Solo salah satunya adalah menyelenggarakan fungsi pengelolaan sistem hidrologi dan pengelolaan sistem informasi SDA. Kegiatan pengelolaan hidrologi dalam wilayah sungai berupa perencanaan jaringan dan evaluasi pos hidrologi, pembangunan pos hidrologi dan pemasangan peralatannya, pelaksanaan pengoperasian alat dan pemeliharaan, pemantauan, pengumpulan data dan pengukuran, pengolahan penyimpanan data hidrologi publikqso dan desiminasi data, penganalisaan data hidrologi dan penyediaan informasi hidrologi," paparnya. Sosialisasi kali ini sekaligus penjelasan mengenai Sistem Informasi Bencana Bengawan Solo (SIBENSOL). Salah satu bentuk kesiapsiagaan dalam pengurangan resiko besaran banjir dan kerentanan banjir adalah dengan melibatkan peran aktif masyarakat dalam penggunaan SIBENSOL yang merupakan sarana pelaporan kejadian bencana banjir, longsor akibat bangunan banjir, dan kerusakan infrastruktur akibat banjir. Melalui sistem ingormasi kejadian bencana ini masyarakat dapat berpartisipasi dalam pelaporan melalui laman SIBENSOL.(BBWSBS/Safira)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Monitoring Progres Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I SIM di Kabupaten Madiun

11 August 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melakukan kegiatan monitoring progres pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I SIM di Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Selasa, (10/08/2021). Kegiatan monitoring tersebut sebelumnya telah memenuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Dalam kegiatan tersebut, Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M. Tech., beserta pejabat di lingkungan BBWSBS meninjau progres pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I SIM di kabupaten Madiun. Lingkup Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I SIM di Kabupaten Madiun yang akan dikerjakan meliputi pekerjaan rehab bendung, penggantian pintu intake, penggantian pintu penguras, pekerjaan rehab sypon, pekerjaan rehab saluran primer (lining saluran), dan pekerjaan normalisasi saluran sekunder. Dalam arahannya, Agus Rudyanto berpesan agar dalam pelaksanaan paket pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi dikerjakan sesuai dengan targetnya. “Semoga pelaksanaan paket pekerjaaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I SIM di Kabupaten Madiun bisa terlaksana sesuai dengan target dan tepat waktu,” paparnya. Sebagai informasi, sumber air irigasi pada D.I SIM berasal dari sungai Madiun yang dibendung di Bendung Jati. Bendung Jati dibangun pada tahun 1911 dengan debit maksimal 4.000 lt/d dan didukung oleh 8 bendung suplesi dengan total kebutuhan air D.I SIM sebesar 14.529 lt/dt. Dari kegiatan tersebut diketahui progres pengerjaan D.I SIM di Kabupaten Madiun sudah mencapai 53,97% pada Agustus 2021. Sedangkan rencana pekerjaan memiliki target sebesar 49,21% pada Agustus 2021. Tak hanya melakukan monitoring progres pekerjaan, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., didampingi pejabat dan staf, melakukan kegiatan lanjutan dengan berkunjung ke Kantor Bupati Madiun, Jawa Timur. Bupati Madiun, Ahmad Dawami, menyambut kedatangan rombongan BBWSBS dan memberikan sambutannya serta mengucapkan terima kasih atas apa yang sudah dikerjakan oleh BBWSBS untuk kabupaten Madiun. Acara tersebut sebagai rangkaian kegiatan 6 kerja BBWSBS di wilayah Madiun sekaligus ajang silaturahmi yang dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. (BBWSBS/Fira)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Penandatanganan Empat Surat Perjanjian Kerja di Lingkungan BBWSBS

10 March 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) di lingkungan BBWSBS, Rabu (10/03/2021). Sebanyak tiga SPK yang ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) IV, Antonius Suryono, S.T., M.M.T., dan satu SPK yang ditandatangani oleh PPK Perencanaan Bendungan, Muhammad Hidayat Anwar, S.T., M.T., yang dilaksanakan di Kantor BBWSBS, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Penandatanganan paket pekerjaan yang disaksikan oleh Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., Kepala Bidang (Kabid) OP SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, S.T., M.Si., Kabid PJSA Bengawan Solo, Ir. Isgiyanto, M.T., Kabid Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur (KPI) SDA, Ali Rahmat, S.T., M.T., Kepala Satker OP SDA Bengawan Solo, Surendro Andi Wibowo, S.T., MPSDA., dan Kepala SNVT Pembangunan Bendungan Bengawan Solo, Dony Faturochman S., S.T., M.T., beserta pejabat lainnya. Adapun paket pekerjaan yang ditandatangani, yaitu Pemeliharaan Berkala Sungai Bengawan Solo oleh PT. Dikrie Jaya senilai Rp2.400.000.000, Supervisi Pemeliharaan Berkala Bengawan Solo Hilir oleh PT. Retracindo Konsultan Indonesia KSO; CV. Monumental senilai Rp1.100.429.000, Remedial Bendungan di Wilayah Solo Hilir oleh PT. Aura Sinar Baru senilai Rp8.550.000.068, dan Persiapan OP Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan oleh PT. Trideconst KSO; CV. Jati Utama senilai Rp.1.267.770.000. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., turut mengucapkan selamat kepada penyedia jasa yang telah lolos setelah bersaing dalam kompetisi yang sehat. “Kami berharap pekerjaan ini nantinya dapat terselesaikan tepat waktu dan tentunya tepat mutu, serta semua pihak terkait agar memahami dan mematuhi ketentuan-ketentuan sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai yang tertuang dalam kontrak tersebut,” tutupnya. (BBWSBS/Ferri).

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Sinergitas Perencanaan dan Pelaksanaan Pengendalian Banjir Kota Surakarta

01 July 2022

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo yang dipimpin oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, S.T. M.Si., didampingi oleh Kabid KPI SDA Bengawan Solo, Ali Rahmat, S.T. M.T, Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo, Panji Satrio, S.T. M.T. MDM, dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo mengunjungi Kantor Walikota Surakarta, Kamis (30/06/2022). Kunjungan kerja BBWS Bengawan Solo yang diterima oleh Walikota Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka tersebut sudah menaati prokes pencegahan Covid-19. Kedatangan BBWS Bengawan Solo kali ini dalam rangka koordinasi terkait Pengendalian Banjir di Kota Surakarta yang meliputi Penataan Kawasan Kali Pepe Hilir Lanskap, Pengendalian Banjir Kota Surakarta di Premulung, Jenes, Boro, Brojo, dan Anak Kali Kebo. Diketahui, konsep penataan kali pepe hilir tetap dijadikan satu benang merah dengan kawasan PA Demangan Baru, dimana terdapat beberapa ruas yang ditonjolkan yakni Pemanfaatan jalan inspeksi sebagai jogging track, Sebaran titik shelter/anjungan sebagai tempat berteduh, Aplikasi tanaman sebagai peneduh di sisi pergola dan tebing sungai, dan Jembatan. Sedangkan Pengendalian banjir Kali Pepe Hulu dan Anak Sungai Bengawan Solo tersebar di beberapa titik ruas sungai di Kota Surakarta diantaranya adalah Kali Premulung, Kalai Jenes, Kali Boro, Kali Brojo, Anak Kali Kebo, dan Kali Pepe Hulu. Kepala BBWS Bengawan Solo menyampaikan permasalahan umum yang ditemukan dalam pengendalian banjir di kota Surakarta sehingga dibutuhkan dukungan dari Pemerintah Kota Surakarta agar pelaksanaan pengendalian banjir di Kota Surakarta bisa segera berproses. “Permasalahan umum yang ditemukan dalam pengendalian banjir di kota Surakarta yakni sempadan sungai sudah beralih fungsi menjadi hunian, sehingga sebagian besar perlu dilakukan relokasi dan pembebasan lahan. Oleh karenanya kami meminta dukungan dari Pemerintah Kota Surakarta agar pelaksanaan pengendalian banjir di Kota Surakarta bisa segera berproses dan bisa bergerak,” paparnya. Menanggapi permasalahan tersebut, Gibran Rakabuming Raka mengaku siap mendukung upaya pengendalian banjir di Kota Surakarta. Walikota Kota Surakarta tersebut siap berkoordinasi dengan BBWS Bengawan Solo agar masalah-masalah pemukiman yang mengganggu untuk segera diselesaikan.(BBWSBS/Safira)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Halalbihalal Secara Virtual Tidak Memutus Tali Silaturahmi

18 May 2021

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menyelenggarakan halalbihalal secara virtual, Senin (17/05/2021). Meski terhalang jarak serta ruang namun silaturahmi masih tetap terjalin. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh keluarga besar BBWS Bengawan Solo baik yang berada di wilayah Jawa Tengah (Jateng) maupun Jawa Timur (Jatim). Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir.Agus Rudyanto, M.Tech menyampaikan bagi seluruh keluarga besar BBWS Bengawan Solo diberikan kesempatan halalbihalal lewat dunia maya atau media sosial Internet. “Sekarang kan ada teknologi. Bisa lewat zoom meeting. Kita memanfaatkan teknologi yang ada,” kata Agus. Agus menambahkan Idulfitri 1442 Hijriah yang dirayakan bersamaan dengan peringatan Kenaikan Isa Almasih adalah momen langka serta berkah bagi Indonesia. “Idulfitri tahun ini berdampingan dengan peringatan Kenaikan Isa Almasih. Tahun ini dua hari besar keagamaan dirayakan dengan hari yang sama. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia bisa berdampingan dalam beribadah, dan dapat mengimplementasikan toleransi dan kebhinekaan. Hal itu menunjukkan kepada kita semua, rasa-rasanya di antara kita harus saling menghormati, saling menghargai,” kata dia. Walaupun diadakan secara virtual, tapi komunikasi antar staff masih terjaga. Kepala BBWS Bengawan Solo selalu mewanti – wanti seluruh staff untuk tetap menaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19 agar tak ada gelombang lonjakan. Ajuran tidak berkerumun dibuat demi kebaikan di masa pandemi Covid-19. Saat halalbihalal berlangsung, seluruh staff BBWS Bengawan Solo mewakili ditiap bidang untuk mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri kepada sesama staff BBWS Bengawan Solo.(BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

BBWSBS Lakukan Rapat Koordinasi Membahas Progres Pekerjaan TA 2022

08 June 2022

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan di Kantor BBWS Bengawan Solo, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (07/06/2022). Acara yang diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Rakor dipimpin oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Maryadi Utama, S.T., M.Si., yang diikuti oleh seluruh kabid, kasatker dan PPK. Rakor diawali dengan presentasi masing-masing bidang yang meliputi capaian progres pekerjaan fisik yang dikerjakan, progres keuangan dan progres tender di tahun anggaran 2022, serta membahas mengenai kendala yang dihadapi dan solusi yang bisa dilakukan. Maryadi, mengatakan bahwa tujuan dari diadakannya pertemuan ini adalah sebagai evaluasi rencana dan realisasi program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang seluruh pekerjaan di BBWS Bengawan Solo. "Semoga pelaksanaan pekerjaan fisik yang sedang digarap dapat terlaksana sesuai dengan target dan tepat waktu," (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya
Accessibility
Pengaturan Teks
Tampilan
Audio
Aktifkan Suara