Berita KemenPUPR


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Penanaman Pohon Untuk Konservasi Lingkungan di Arboretum Mongkrang

06 December 2021

Dalam rangka berperan aktif terhadap konservasi alam sekaligus pengembangan potensi ekonomi lokal, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rayat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA), yang dalam hal ini diwakili oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menggelar acara penanaman pohon di Arboretum Desa Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Jumat (03/12/2021). Acara penanaman pohon yang bernilai ekonomis yang dilakukan secara simbolis oleh Kepala BBWS Bengawan Solo dan pejabat di lingkungan BBWSBS tersebut diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pelaksanaan penanaman pohon yang dilakukan pada seluruh kawasan Arboretum Mongkrang dengan total 215 pohon tersebut dalam rangka memperingati Hari Bakti (Harbak) PU ke-76 tahun 2021. Varietas pohon yang ditanam dalam kegiatan tersebut beranekaragam yang beberapa diantaranya merupakan pohon alpukat dan durian. Kegiatan penanaman pohon tersebut sebagai tindak lanjut pembangunan infrastruktur kedepan yang harus menjadi perhatian yakni dengan lebih memperhatikan keberlanjutan lingkungan dengan mengikuti kaidah-kaidah green infrastruktur. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., disela kegiatan penanaman menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan bagian dari komitmen kuat Kementerian PUPR dalam rangka menciptakan pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang ramah lingkungan (environmental friendly).  “Memperingati Hari Bakti PU ke-76 BBWS Bengawan Solo melakukan penanaman pohon di Arboretum Desa Mongkrang karena kita harus merawat ekosistem yang ada dan mencintai pohon seperti kita mencintai anak cucu kita,” (BBWSBS/Fira)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Direktorat Jenderal SDA Melantik Pejabat Fungsional di Lingkungan BBWS Bengawan Solo

04 August 2021

Pembangunan infrastruktur merupakan cerminan pembangunan suatu bangsa kedepannya yang dikerjakan oleh sumber daya manusia berkompeten dan sesuai bidangnya. Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) melaksanakan Pelantikan Pejabat Fungsional secara serentak melalui media elektronik/teleconference dengan 242 peserta yang dilantik. Kegiatan pelantikan tersebut dilaksanakan pada masing-masing unit kerja dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dalam sambutan pidatonya, Ir. Jarot Widyoko, Sp-1, selaku Direktur Jenderal (Dirjen) SDA menyampaikan harapannya kepada para pejabat yang dilantik untuk dapat melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan apa yang sudah dibebankan. “Semoga yang telah disumpah dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tugas yang telah dibebankan” paparnya. Adapun pejabat di lingkungan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo yang dilantik, yakni Dwi Tisnawati, A.Md dengan jabatan fungsional Pranata Keuangan APBN, Yosi Mahendra Pramudianto, ST dengan jabatan fungsional Teknik Pengairan, dan Putri Mayang Sari, S.Sos dengan jabatan fungsional Pranata Keuangan APBN. Sebelum menutup pidatonya, Jarot Widyoko juga berpesan agar nantinya para pejabat yang dilantik dapat melaksanakan tugasnya dengan hati nurani dan menerapkan disiplin di lingkungan kerja. “Kami berharap saudara-saudara yang disumpah dapat melaksanakan tugas dengan hati nurani dan menerapkan disiplin di lingkungan kerja. Laksanakanlah apa yang telah menjadi amanah dan jangan sampai menyalahgunakannya,” harapnya. Pejabat yang telah diberikan amanah diharapkan dapat menjalankan tugas semaksimal mungkin, bekerja dengan baik, ikhlas dan sesuai dengan prosedur yang ada di lapangan, serta melayani masyarakat baik dalam dalam arti umum maupun spesifik. Hal tersebut tentunya bertujuan untuk melakukan percepatan pelaksanaan pekerjaan dan kegiatan di lingkungan SDA yang tersebar Indonesia. (BBWSBS/Fira)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Disertasi Model Waktu Puncak Hidrograf Satuan Sintetis untuk Mendukung Kemajuan SDA

24 February 2021

Penelitian dengan judul Model Waktu Puncak Hidrograf Satuan Sintetis Program Doktor Teknik Sumber Daya Air (SDA) Fakultas Teknik (FT) Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur, telah mengantarakan Pejabat Pengganti Sementara (Pgs.) PPK Sungai dan Pantai III SNVT PJSA Bengawan Solo, Yudhi Triana Dewi, meraih gelar Doktor, Rabu (24/02/2021). Yudhi Triana Dewi berhasil mempertahankan disertasinya yang dilaksanakan secara daring dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Kantor Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. Adapun sebagai Promotor Prof. Dr. Ir. Lily Montarcih L., M.Sc., Co-Promotor Dr. Ery Suhartanto, ST, MT. dan Sri Wahyuni ST., MT., Ph.D., Penguji Internal Dr. Ir. Widandi Soetopo, M.Eng., Penguji Tamu Dr. Ir. Agus Rudyanto M.Tech. selaku Kepala BBWSBS, serta Penguji Eksternal Dr. Ir. RR Rintis Hadiani, M.T. Disertasi tersebut dilatarbelakangi oleh perubahan kondisi daerah aliran sungai (DAS), yang diduga mengakibatkan terjadinya perubahan waktu puncak banjir, dimana sering kali banjir terjadi lebih cepat dibandingkan waktu puncak banjir teoritis yang dihitung dengan pendekatan hidrograf satuan sintetis. Model Waktu Puncak ini dikembangkan di beberapa DAS di Indonesia yang tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Sulawesi dengan mempertimbangkan parameter antara lain A (Luas DAS), L (Panjang Sungai), Lc (Jarak Titik Berat DAS s/d Outlet), n (Koef. Kekasaran), Fb (Faktor Bentuk), S (Kemiringan Sungai), dan Karakteristik Fraktal (FD, RB, & RL). Terkait unsur kebaruan (novelty) sebuah disertasi, ketiga parameter yakni n, RB, dan FD belum pernah dikaji sebelumnya dalam pembuatan Model Waktu Puncak di Indonesia. Dan secara umum (universal) Model Waktu Puncak ini dapat digunakan dimana saja dan kapan saja dikarenakan parameter yang digunakan bersifat umum dan banyak digunakan pada penelitian terdahulu di seluruh dunia. Disisi lain Yudhi Triana Dewi yang juga sebagai praktisi di bidang SDA mengharapkan adanya pendekatan dalam penentuan waktu puncak banjir yang mudah dan cepat untuk digunakan dalam proses mitigasi banjir. “Manfaat penelitian ini menghasilkan suatu model waktu puncak hidrograf satuan sintetis khas Indonesia yang bermanfaat dalam penentuan desain infrastruktur SDA pada DAS yang tidak memiliki data debit dan curah hujan yang memadai. Perlu diketahui juga, bahwa waktu puncak DAS-DAS yang tidak memiliki data debit dan curah hujan yang memadai. untuk kemudian dapat digunakan sebagai alat pengambilan keputusan dalam membuat strategi mitigasi akibat bencana banjir, termasuk diantaranya adalah pembuatan Early Warning System (EWS),” paparnya. Diharapkan pula kedepannya pejabat di lingkungan BBWSBS yang telah menempuh pendidikan tinggi hingga jenjang Doktoral dapat menjalankan tugas semaksimal mungkin, serta memberikan sumbangsih keilmuan untuk kemajuan bidang SDA baik dalam dalam arti umum maupun spesifik. Hal tersebut tentunya bertujuan untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan dan kegiatan di bidang SDA. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

BBWS Bengawan Solo Menandatangani Enam Kontrak Paket Pekerjakan

12 April 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menandatangani Kontrak Paket - paket Pekerjaan di Lingkungan SNVT PJSA dan Satker OP SDA dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Kantor BBWSBS, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (12/04/2021). Enam kontrak paket pekerjakan bakal segera dilaksanakan setelah ditandatanganinya kesepakatan pekerjaan oleh BBWSBS dan para penyedia jasa. Penandatanganan kontrak itu disaksikan langsung oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si, Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo, R. Panji Satrio, S.T.,M.T,MDM dan Kepala Satuan Kerja (Satker) OP SDA Bengawan Solo, Surendro Andi Wibowo, ST, MPSDA. Dalam kesempatan ini, BBWSBS menandatangani enam paket pekerjaan, yakni pertama Penilaian Kinerja dan Penyusunan AKNOP Jaringan Irigasi Air Tanah Wilayah Sungai Bengawan Solo, dengan penyedia jasa PT. Trideconst (KSO) CV. Jati Utama senilai Rp1.072.900.180. Paket Pekerjakan yang kedua Penilaian Kinerja dan Penyusunan AKNOP Sarana/Prasarana Pompa Banjir Wilayah Sungai Bengawan Solo, dengan penyedia jasa CV. Jati Utama senilai Rp870.529.000. Paket Pekerjakan ketiga Penyusunan Manual OP Sarana/Prasarana Bendung Wilayah Sungai Bengawan Solo, dengan penyedia jasa PT. Teknika Ciptakonsultan senilai Rp1.341.857.000 dan terakhir Paket Pekerjakan Penyusunan Manual OP Sarana/Prasarana Jaringan Irigasi Permukaan Kewenangan Pusat Wilayah Sungai Bengawan Solo, dengan penyedia jasa PT. Geodinamik Konsultan senilai Rp1.160.527.500, yang ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) OP SDA I, Ratih Nilam Sari, S.T., MPSDA. Selanjutnya Paket Perkerjaan Supervisi Remedial Bendungan di Wilayah Solo Hilir dengan penyedia jasa PT. Global Parasidno Jaya KSO PT. Ramadayani Mitramulya senilai Rp1.100.488.500 yang ditandatangani oleh PPK OP SDA IV, Antonius Suryono, SH, MMT. Paket yang keenam Pengendalian Banjir Kali Lamong dengan penyedia jasa Marinda – Sakti, KSO senilai Rp72.000.000.762 yang ditandatangani oleh PPK Sungai & Pantai II, Gadhang Swastyastu, ST, M.Eng. Dalam kesempatan itu, Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech. sempat mewanti-wanti kepada para kontraktor untuk menjaga integritas dalam bekerja. “Untuk para penyedia jasa dapat memanfaatkan sisa waktu seefektif mungkin. Saya berharap para penyedia jasa dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kontrak,” ujarnya. Agus juga mengingatkan para penyedia jasa untuk fokus bekerja sesuai kontrak. Diharapkan semua pekerjaan berjalan lancar tanpa ada gangguan atau hambatan. “Faktor cuaca dan kondisi alam juga harus dipertimbangkan,” katanya. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

BBWS Bengawan Solo Gelar Pengajian Jelang Impounding Bendungan Gongseng

22 September 2021

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menggelar pengajian dengan mengundang sejumlah santri di kawasan Bendungan Gongseng, Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro pada Selasa, (21/09/2020) malam. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan santri di wilayah Bojonegoro, Jawa Timur. Kegiatan pengajian dimulai pukul 18.00 WIB dan berakhir pada 22.00 WIB. BBWS Bengawan Solo berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi serta ukhuwah islam keluarga besar. Pengajian rutin kali ini cukup spesial lantaran merupakan sebagian rangkaian kegiatan sebelum melakukan pengisian awal air (impounding) Bendungan Gongseng pada Rabu (22/09/2021). Mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, pengajian ini pun tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebagai informasi, Bendungan Gongseng memiliki kapasitas tampungan air total 22,43 juta m3. Bendungan ini mempunyai lima potensi manfaat yakni untuk irigasi seluas 6.191 hektar, penyediaan air baku 300 liter/detik, konservasi pariwisata, reduksi banjir hingga 133,27 m3/detik, serta berpotensi untuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,7 mega watt. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir Agus Rudyanto M.Tech dalam sambutannya berterimakasih kepada seluruh masyarakat yang meluangkan waktunya untuk menghadiri pengajian. Tak hanya itu, Agus Rudyanto juga berharap agar diberikan kelancaran dalam impounding Bendungan Gongseng. "Semoga dengan diadakannya pengajian ini kita diberikan kelancaran dalam kegiatan impounding Bendungan Gongseng. Kita harap nantinya Bendungan Gongseng dapat membawa banyak berkah bagi kita semua terutama masyarakat setempat di sekitar bendungan," paparnya.(BBWSBS/Safira Dita)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Simposium Internasional Pembangunan Berkelanjutan Bendungan dan Wilayah Sungai

26 February 2021

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BWBSBS), Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., bersama tim, yakni perwakilan dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus Indonesian National Committee on Large Dams (INACOLD), Vicky Ariyanti, dan perwakilan dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Air, Kementerian PUPR, Radhika, mengikuti <em>International Commission of Large Dams (ICOLD) & Asia Pacific Group (APG) Symposium on Sustainable Development of Dams and River Basins</em> secara daring (video conference) di Kantor BBWSBS, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (26/02/2021). Acara tersebut diselenggarakan selama empat hari pada 24-27 Februari 2021, di New Delhi, India. Pemangku kebijakan di berbagai penjuru dunia membutuhkan solusi yang efektif untuk masalah air. Solusi ini dapat ditangani melalui penedkatan sistem, dengan memahami struktur masalah air yang kompleks dari keterkaitan, pola, dan prosesnya. Pendekatan tersebut meliputi, <em>structure development</em>, <em>selection of policy</em>, <em>selection of policy evaluation indicators</em>, dan <em>dynamic system simulation. </em> Di Indonesia, tepatnya Pulau Batam, yang merupakan bagian dari Kepulauan Riau dan terletak di perbatasan antara Singapura-Indonesia, pulau ini tidak memiliki <em>groundwater basin</em>. Dengan latarbelakang kondisi tersebut Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech. bersama timnya, mengangkat tema permasalahan yang bertajuk <em>Inter-Basin Approach Based on System Dynamics Simulation for Five Dams. </em> Berdasarkan studi yang dilakukan oleh tim, inter-basin transfer tidak serumit pada kasus lainnya. Bendungan yang dibangun utamanya untuk keperluan pasokan air, dan kondisi geologisnya juga relatif homogen. Oleh karena itu, akan lebih mudah untuk dijadikan uji kasus. Walaupun tidak ada batasan dalam simulasi, namun penelitian tersebut memiliki batasan pada fokus kajiannya. Dr. Ir. Agus Rudyanto, M. Tech., menjelaskan bahwa melalui simposium internasional, dapat menjadi ajang diskusi yang sangat bermanfaat. “Kami berharap simposium internasional yang dihelat di India dengan mengangkat isu <em>Sustainable Development of Dams and River Basins</em> ini, dapat membuka cakrawala antar peserta yang juga diikuti dari berbagai penjuru wilayah. Tentunya ilmu yang diperoleh akan memberikan manfaat untuk kemajuan di bidang SDA yang tersebar di Indonesia,” pesannya. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya
Accessibility
Pengaturan Teks
Tampilan
Audio
Aktifkan Suara