Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
22 July 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menyalurkan 150 paket sembako dan daging hewan kurban dalam momen Iduladha 1442 H kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19, Kamis (22/7). Pembagian paket sembako dan daging kurban langsung ke warga yang merupakan salah satu bentuk kepedulian BBWS Bengawan Solo untuk membantu warga yang ekonominya terdampak pandemi Covid-19. Target sasaran penerima bantuan paket sembako mulai dari fakir miskin, kaum duafa hingga pekerja tidak tetap yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat di masa pandemi virus corona atau Covid-19. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., disela kegiatan pembagian paket sembako menyampaikan kepada beberapa warga masyarakat terdampak pandemi Covid-19. “Kami mengantar bantuan paket sembako dan daging hewan kurban langsung ke warga. Jangan sampai bantuan ini, salah sasaran dan semoga dapat meringankan beban masyarakat yang terimpit ekonominya akibat pandemi Covid-19. Paket sembako dan daging hewan kurban ini, kami berikan untuk kaum duafa, warga lansia, penjaga makam, penyapu sampah, buruh gendong di pasar, dan lainnya” kata Agus. Saat membagikan bantuan paket sembako dan daging hewan kurban, Agus juga mengedukasi masyarakat agar mengencangkan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penularan Covid-19. Masyarakat diminta memakai masker saat berinteraksi dengan orang lain. Selain itu, masyarakat diminta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air, jaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan. “Jangan sampai warga yang menerima paket sembako dan daging hewan kurban ini berkerumun. Sebisa mungkin kita tetap melaksanakan pembagian sesuai dengan protokol kesehatan,” ujarnya. Seorang penerima bantuan paket sembako, Darmadi, mengucapkan terima kasih kepada BBWS Bengawan Solo yang telah memberikan paket sembako dan daging hewan kurban. Darmadi bekerja sebagai sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas) dengan penghasilan tak menentu. “Penghasilan saya tidak menentu, Alhamdulilah masih ada banyak orang yang memperhatikan nasib masyarakat kecil yang terdampak pandemi Covid-19,” katanya. (BBWSBS/Tamara)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
22 September 2021
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) yang diwakili oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melaksanakan pengisian awal (impounding) waduk di Bendungan Gongseng di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (22/09/2021). Acara yang dilaksanakan tetap dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Bendungan Gongseng merupakan bendungan yang terletak di Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Bendungan ini dirancang memiliki kapasitas 22,43 juta meter kubik dan memiliki lima potensi manfaat yakni untuk irigasi seluas 6.191 hektare, penyediaan air baku 300 liter/detik, konservasi pariwisata, reduksi banjir hingga 133,27 meter kubik/detik serta sebagai pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,7 mega watt. Pekerjaan Bendungan Gongseng dilaksanakan mulai tahun 2013 dan direncanakan selesai pada tahun 2021 sementara progres fisik pembangunan Bendungan Gongseng saat ini sebesar 93,85%. Proses impounding dilakukan secara simbolis dengan menekan sirine oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., dan didampingi Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah beserta jajarannya. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengatakan pembangunan Bendungan Gongseng telah melewati perjalanan panjang untuk mencapai momen ini antara lain sertifikasi persetujuan desain, izin pelaksanaan konstruksi, dan sertifikasi persetujuan pengisian waduk. Proses ini perlu dilalui untuk menjamin keamanan terhadap konstruksi bendungan yang dilaksanakan. “Bendungan Gongseng telah memasuki akhir pekerjaan konstruksi sehingga diperlukan pengisian awal waduk sebagai salah satu persyaratan pengoperasian bendungan,” ujarnya. Agus menambahkan bahwa masyarakat Kabupaten Bojonegoro sendiri hidup dari pertanian dan industri yang sangat membutuhkan air untuk keperluan pertanian maupun air baku untuk air minum. Dengan adanya bendungan Gongseng ini juga diharapkan dapat mengurangi bencana banjir wilayah Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya. Selain sebagai sumber air baku, Bendungan Gongseng dapat diandalkan saat musim kemarau tiba. “Di musim hujan, Bendungan Gongseng difungsikan sebagai waduk tadah hujan dan pengendali banjir. Selain sebagai sumber air baku, Bendungan Gongseng juga dapat menjadi salah satu destinasi wisata. Saya berharap proyek pembangunan Bendungan Gongseng, dapat segera terselesaikan dan bisa segera dinikmati manfaatnya oleh warga, utamanya untuk keperluan irigasi, penyedia air baku, dan pengendali banjir di Kabupaten Bojonegoro,” pesan Agus. Pengisian Bendungan Gongseng dilaksanakan secara bertahap agar dapat memantau perilaku bendungan secara intensif. Selama pelaksanaan yang membutuhkan waktu 63 hari, air tetap dialirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bagian hilir bendungan. Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama masyarakat mengungkapkan terima kasih kepada BBWS Bengawan Solo dengan dibangunnya Bendungan Gongseng. Kehadiran Bendung Gongseng tidak hanya sebagai pengendali banjir dan tampungan air baku, tapi juga sebagai objek konservasi pariwisata. Semoga Bendungan Gongseng menjadi tujuan wisata untuk beragam kegiatan seperti bersantai, berolahraga maupun sekadar swafoto. “Kami akan pelihara pembangunan infrastuktur bendungan ini, karena manfaat yang dihasilkan akan membawa kemakmuran bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
10 March 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) di lingkungan BBWSBS, Rabu (10/03/2021). Sebanyak tiga SPK yang ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) IV, Antonius Suryono, S.T., M.M.T., dan satu SPK yang ditandatangani oleh PPK Perencanaan Bendungan, Muhammad Hidayat Anwar, S.T., M.T., yang dilaksanakan di Kantor BBWSBS, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Penandatanganan paket pekerjaan yang disaksikan oleh Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., Kepala Bidang (Kabid) OP SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, S.T., M.Si., Kabid PJSA Bengawan Solo, Ir. Isgiyanto, M.T., Kabid Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur (KPI) SDA, Ali Rahmat, S.T., M.T., Kepala Satker OP SDA Bengawan Solo, Surendro Andi Wibowo, S.T., MPSDA., dan Kepala SNVT Pembangunan Bendungan Bengawan Solo, Dony Faturochman S., S.T., M.T., beserta pejabat lainnya. Adapun paket pekerjaan yang ditandatangani, yaitu Pemeliharaan Berkala Sungai Bengawan Solo oleh PT. Dikrie Jaya senilai Rp2.400.000.000, Supervisi Pemeliharaan Berkala Bengawan Solo Hilir oleh PT. Retracindo Konsultan Indonesia KSO; CV. Monumental senilai Rp1.100.429.000, Remedial Bendungan di Wilayah Solo Hilir oleh PT. Aura Sinar Baru senilai Rp8.550.000.068, dan Persiapan OP Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan oleh PT. Trideconst KSO; CV. Jati Utama senilai Rp.1.267.770.000. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., turut mengucapkan selamat kepada penyedia jasa yang telah lolos setelah bersaing dalam kompetisi yang sehat. “Kami berharap pekerjaan ini nantinya dapat terselesaikan tepat waktu dan tentunya tepat mutu, serta semua pihak terkait agar memahami dan mematuhi ketentuan-ketentuan sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai yang tertuang dalam kontrak tersebut,” tutupnya. (BBWSBS/Ferri).
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
06 May 2021
Waktu berjalan begitu cepat dan pada setiap hal yang kita lakukan di dunia pasti punya masa untuk selesai, termasuk perihal pekerjaan. Seperti hari ini, Keluarga Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo sore menyelenggarakan Pelepasan Pegawai Purna Tugas di lingkungan wilayah Kantor Bojonegoro , Rabu (05/05/2021). Purna Tugas yang akan mengakhiri pengabdiannya di BBWS Bengawan Solo sejumlah 2 orang yakni Suparto dan Alm Mustajab yang telah mengabdi di lingkungan Penyediaan Air Baku. “Saya haturkan ucapkan terimakasih atas pengabdiannya kepada BBWS Bengawan Solo selama ini. Semoga apa yang kita lakukan dapat bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat.” Pesan Kepala BBWS Bengawan Solo dalam arahannya. Acara yang sederhana namun penuh makna ini ditutup dengan doa bersama serta pemberian Piagam dan Cinderamata Purna Karya Bakti. Semoga kita semua dapat senantiasa berkarya melalui pengelolaan sumber daya air untuk negeri dan dunia tercinta, aamiin. (bbwsbs/sita)
Baca Selengkapnya