Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
02 March 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Perbendaharaan di lingkungan BBWSBS, di Kantor BBWSBS, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (02/03/2021). Acara yang diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tersebut sebagai tindak lanjut terbitnya Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor: 185/KPTS/M/2021. Sertijab memiliki makna penting dan strategis, karena terkait dengan dinamika proses kesinambungan pembinaan secara utuh dan menyeluruh baik pembinaan organisasi, pembinaan personel, maupun regenerasi di lingkungan BBWSBS. Untuk itu, mekanisme pergantian pejabat seperti ini, tidak hanya dimaknai sebagai pergantian personel semata, namun merupakan proses kesinambungan pembinaan yang mendorong semangat pembaruan dan penyegaran bagi peningkatan peran suatu organisasi. Adapun pejabat yang berganti yakni, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai dan Pantai (Supan) I SNVT PJSA Bengawan Solo, Arlendenovega Satria Negara, S.T., M.Eng., digantikan oleh Yuhanes Widi Nugroho, S.T., dan PPK Pembuat Komitmen Perencanaan Bendungan SNVT Pembangunan Bendungan Bengawan Solo, Arif Gunawan, S.T., M.T., digantikan oleh Muhammad Hidayat Anwar, S.T., M.T. “Untuk teman-teman yang menduduki jabatan baru, kami berharap ada loyalitas dan dedikasi terhadap pekerjaan yang diemban. Keberhasilan itu juga tidak terlepas dari adanya kebersamaan dan kekompakan dari seluruh pejabat dan staf yang solid, sehingga tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya masing-masing dapat berjalan dengan baik,” pesan Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech. dalam sambutannya. (BBWSBS/Ferri)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
13 April 2022
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech, beserta pejabat di lingkungan BBWSBS berkoordinasi dengan Bupati Lamongan, Dr. Yuhronur Efendi, M.B.A., Selasa (12/04/2022) di Kantor Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, kegiatan tersebut diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Dalam kunjungan kali ini, Kepala BBWS Bengawan Solo turut membahas mengenai progress Penanganan Banjir di wilayah Bengawan Jero. Sebagai informasi Bengawan Jero merupakan wilayah yang berbentuk mangkuk dengan dasar yang bergelombang dengan elevasi -0,70 m di sebagian wilayah bahkan sampai -1,20 m. Air dari perbukitan selatan dan area sebelah barat melalui sungai Moropelang, Gondang, Kruwul, Plalangan dan Dapur berkumpul di Bengawan Jero. Bengawan Jero merupakan daerah yang sering tergenang dan banjir pada saat musim penghujan. BBWS Bengawan Solo sudah memiliki upaya jangka pendek dan jangka panjang untuk mengantisipasi banjir di Bengawan Jero. Selain itu, koordinasi BBWS Bengawan Solo dengan Bupati Lamongan membahas mengenai Pemanfaatan Lahan Solo Valley dan dan Rencana Pengelolaan Waduk Gondang di Lamongan. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr.Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengatakan melalui koordinasi ini kami sudah membahas beberapa aspek salah satunya pembahasan mengenai penanganan banjir di Kabupaten Lamongan. BBWS Bengawan Solo sudah memiliki upaya penanganan jangka pendek dan jangka panjang. BBWS Bengawan Solo dalam penanganan jangka pendek membantu alat berat untuk normalisasi Kali Dinoyo pada titik kritis yang sudah dilaksanakan pada Bulan Januari lalu. Sedangkan penanganan jangka panjang BBWS Bengawan Solo melakukan Rehabilitasi Sluis Kuro. “Penanganan Bengawan Jero dilakukan dengan Rehabilitasi Sluice Kuro, penambahan pompa dan normalisasi sungai,”ujarnya Bupati Lamongan, Dr. Yuhronur Efendi, M.B.A., mendukung penuh pengembangan SDA oleh BBWS Bengawan Solo. “ Semoga kedepannya percepatan pembangunan yang melibatkan BBWBS di Kabupaten Lamongan ini dapat berjalan lancar dan menjadi komitmen bersama bagi kita dalam menentukan skala prioritas,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
16 July 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar program vaksinasi Covid-19 yang didapatkan oleh Kementerian PUPR difasilitasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukoharjo untuk pegawai dan keluarga di lingkungan BBWSBS di Rumah Sakit Ortopedi (RSO) dr. Soeharso, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (16/07/2021). Sebelumnya, peserta vaksinasi juga diwajibkan memakai masker medis, menjaga jarak, dan cuci tangan pakai sabun serta kegiatan vaksinasi tersebut diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Alur vaksinasi diawali dengan peserta vaksinasi sudah masuk ke kompleks Rumah Sakit Ortopedi dr. Soeharso, kemudian mengisi daftar hadir yang dipandu oleh petugas jaga. Selanjutnya, pegawai atau keluarga yang akan divaksin harus melalui meja 1 (pendaftaran) kemudian meja 2 (skrining). Pada tahap ini, pegawai yang akan divaksin dicek petugas terkait suhu dan tekanan darah. Di samping itu ditanya pernah kontak erat dengan pasien positif Covid-19, memiliki riwayat alergi obat, dan lainnya. Jika sudah melewati keseluruhan tahapan itu, setiap peserta langsung disuntik vaksin Covid-19. Bagi yang tidak memenuhi syarat, maka vaksinasi akan ditunda. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., disela kegiatan peninjauan menyampaikan bahwa peserta vaksinasi kali ini merupakan pegawai yang sebelumnya berhalangan hadir untuk vaksinasi di kesempatan sebelumnya dan anggota keluarga Kementerian PUPR salah satunya di lingkungan BBWSBS yang bekerjasama dengan RSO dr. Soeharso. “Atas instruksi Pak Menteri PUPR, terkait masalah pandemi Covid-19 saat ini, mengimbau agar semuanya harus divaksinasi. Harapan kami kedepannya, setelah mendapat vaksinasi, baik pegawai maupun keluarga di BBWBSBS yang terpapar Covid-19 akan berkurang, sehingga nantinya sejalan dengan target dari pemerintah untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity),” imbuhnya. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha (TU) BBWSBS, Bambang, S.E., S.T., M.T., bahwa vaksinasi kali ini dapat menjadi sarana untuk segera memutus rantai penyebaran Covid-19 di keluarga besar PUPR. Untuk total pendaftar pada vaksinasi tersebut sekitar 600 orang dan pada hari ini tersedia 300 vaksin untuk 300 orang. “Meskipun telah divaksin, para pegawai dan keluarga pegawai Kementerian PUPR di BBWSBS diingatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan tetap disiplin mengedepankan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilitas dan interaksi),” pungkasnya. (BBWSBS/Ferri-Fira)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
22 July 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menyalurkan 150 paket sembako dan daging hewan kurban dalam momen Iduladha 1442 H kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19, Kamis (22/7). Pembagian paket sembako dan daging kurban langsung ke warga yang merupakan salah satu bentuk kepedulian BBWS Bengawan Solo untuk membantu warga yang ekonominya terdampak pandemi Covid-19. Target sasaran penerima bantuan paket sembako mulai dari fakir miskin, kaum duafa hingga pekerja tidak tetap yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat di masa pandemi virus corona atau Covid-19. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., disela kegiatan pembagian paket sembako menyampaikan kepada beberapa warga masyarakat terdampak pandemi Covid-19. “Kami mengantar bantuan paket sembako dan daging hewan kurban langsung ke warga. Jangan sampai bantuan ini, salah sasaran dan semoga dapat meringankan beban masyarakat yang terimpit ekonominya akibat pandemi Covid-19. Paket sembako dan daging hewan kurban ini, kami berikan untuk kaum duafa, warga lansia, penjaga makam, penyapu sampah, buruh gendong di pasar, dan lainnya” kata Agus. Saat membagikan bantuan paket sembako dan daging hewan kurban, Agus juga mengedukasi masyarakat agar mengencangkan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penularan Covid-19. Masyarakat diminta memakai masker saat berinteraksi dengan orang lain. Selain itu, masyarakat diminta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air, jaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan. “Jangan sampai warga yang menerima paket sembako dan daging hewan kurban ini berkerumun. Sebisa mungkin kita tetap melaksanakan pembagian sesuai dengan protokol kesehatan,” ujarnya. Seorang penerima bantuan paket sembako, Darmadi, mengucapkan terima kasih kepada BBWS Bengawan Solo yang telah memberikan paket sembako dan daging hewan kurban. Darmadi bekerja sebagai sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas) dengan penghasilan tak menentu. “Penghasilan saya tidak menentu, Alhamdulilah masih ada banyak orang yang memperhatikan nasib masyarakat kecil yang terdampak pandemi Covid-19,” katanya. (BBWSBS/Tamara)
Baca Selengkapnya