Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
15 June 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menerima kunjungan kerja (kunker) dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA) Kab. Bojonegoro yang dipimpin oleh Kepala Dinas PU SDA Kab. Bojonegoro, Erick Firdaus, S.T., di Kantor BBWS Bengawan Solo, di Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (14/06/2022). Kunjungan kerja yang diterima oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, S.T, M.Si., beserta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo tersebut dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Kunjungan kerja kali ini dalam rangka koordinasi pembangunan infrastruktur SDA di Kab. Bojonegoro khususnya pembangunan Bendung Gerak Karangnongko dan Bendungan Pejok di Kab. Bojonegoro, Jawa Timur. Koordinasi membahas tentang mekanisme dalam proses pembangunan Bendung Gerak Karangnongko di Kab. Bojonegoro seperti kendala dalam pembebasan lahan, pembahasan teknis sekaligus opsi solusi yang akan dilakukan dengan menyesuaikan budaya masyarakat yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Koordinasi dilanjutkan dengan pembahasan AMDAL dan LARAP pembangunan Bendungan Pejok yang dilaksanakan oleh Dinas PUSDA Kab. Bojonegoro pada tahun anggaran 2022 yang merupakan satu rangkaian readiness criteria dari review desain yang sudah dilaksanakan. Maryadi Utama, S.T, M.Si., menyatakan jika BBWSBS akan senantiasa bekerjasama dengan Pemerintah Kab. Bojonegoro dalam pembangunan Bendung Gerak Karangnongko dan Bendungan Pejok. Kepala BBWSB Bengawan Solo berharap pembangunan Bendung Gerak Karangnongko dan Bendungan Pejok dapat berjalan sesuai yang diharapkan. “Kami siap berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam pembangunan infrastruktur SDA di Kab. Bojonegoro. Semoga kedepannya semua bisa bisa berjalan sesuai harapan dan terlaksana dengan tepat waktu,” katanya. (BBWSBS/Safira)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
08 April 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menggelar acara Penandatanganan 12 Kontrak Paket Pekerjaan Kontraktual di Lingkungan BBWS Bengawan Solo di Kantor BBWS Bengawan Solo, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (08/04/2022). Acara penandatanganan tersebut diikuti oleh Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Jawa Tengah, Kepala BBWS Bengawan Solo dan pejabat di lingkungan BBWSBS dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Dalam kesempatan ini, Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) 1 menandatangani lima paket pekerjaan. Dengan rincian paket diantaranya RTD 5 Bendungan Bengawan Solo Hulu dengan penyedia jasa PT. Suwanda Karya Mandiri KSO dan PT Dehas Inframedia Karsa senilai Rp 2.805.000.00,-, kemudian Paket Dokumen Lingkungan Rowo Jombor dengan penyedia jasa CV Rona Lestari senilai Rp 800.455.700,-, Paket Penilaian Kinerja dan Penyusunan AKNOP Jaringan Irigasi Air Tanah Wilayah Sungai Bengawan Solo dengan penyedia jasa PT. Bina Buana Raya senilai Rp 1.297.396.100,-, Paket RTD Bendungan Rowo Jombor dengan penyedia jasa PT. Wahana Prakarsa Utama Cabang Jatim senilai Rp 948.750.000,-, dan Paket Penilaian Kinerja dan Penyusunan AKNOP Sarana/Prasarana Alat Berat Wilayah Sungai Bengawan Solo dengan penyedia jasa PT. Trideconst KSO PT. Adiguna Mitra Terpercaya senilai Rp 1.200.678.600,-. PPK OP SDA II menandatangani Paket Supervisi Pemeliharaan Berkala Bengawan Solo Hulu dengan penyedia jasa PT. Darma Dedana Cipta Consultans senilai Rp 2.612.410.000,-, dan Paket Pemeliharaan Berkala Bendungan Rowo Jombor dengan penyedia jasa PT. TCHNICSI senilai Rp 2.700.000.963.98. PPK OP SDA III menandatangani Paket Pemeliharaan Berkala Tanggul/Tebing Sungai Wilayah Madiun Kab. Pacitan dengan penyedia jasa CV. Giri Bangun senilai Rp 2.797.818.907.61,-, dan Paket Supervisi Pemeliharaan Berkala Wilayah Madiun dengan penyedia jasa PT. Darma Dedana Cipta Consultans senilai Rp 2.616.470.000,-. Selanjutnya PPK OP SDA IV menandatangani Paket Supervisi Pemeliharaan Berkala Bengawan Solo Hilir dengan penyedia jasa PT. Yodya Karya (Persero) Wilayah I senilai Rp 2.465.732.500,-. PPK Sungai Pantai II menandatangani Paket Pengendalian Banjir Kali Lamong dengan penyedia jasa PT. Indopenta Bumi Permai senilai Rp 12.825.000.000,-. PPK Irigasi dan Rawa I menandatangani Paket Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Gondang di Kabupaten Karanganyar dan Sragen (Lanjutan) dengan penyedia jasa CV. Dwi Tunggal Sejati senilai Rp 10.018.212.684.01,-. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengucapkan selamat dan semangat kepada para penyedia jasa. Harapannya apa yang terjadi di lapangan sesuai dengan yang telah diajukan dan sesuai dengan kompetensinya. Serta berpesan untuk selalu menjaga mutu dan kualitas hasil. “Apapun konsekuensinya bila sudah tanda tangan jangan mengibarkan bendera putih. Semua pekerjaan prinsipnya bisa dipantau secermat mungkin kita ikuti perkembangan di lapangan.. Semoga puasa bukan menjadi halangan, tetap semangat kepada penyedia jasa yang menang, jaga mutu dan kualitas hasil”. Kepala BP2JK Jawa Tengah, Yanuar Munlait S.T., M.Tech. juga berharap nilai – nilai tersebut dapat menyelesaikan pekerjaan dan tidak menyusahkan PPK di lapangan. “Harapan saya, apa yang Bapak Ibu pertahankan bisa diteruskan di lapangan, harapan saya nilai – nilai ini dapat menyelesaikan pekerjaan, jangan sampai menyusahkan PPK di lapangan”. (BBWSBS/Tamara-Remares)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
08 October 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Bojonegoro di kantor BBWS Bengawan Solo, Kamis (07/10/2021). Kegiatan kunjungan yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pekerjaan Umum (PU) SDA Kabupaten Bojonegoro, Erick Firdaus beserta jajarannya tersebut telah menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Kegiatan kunjungan tersebut dimaksudkan dalam rangka konsultasi dan koordinasi kesepakatan sinergitas percepatan pembangunan Infrastruktur SDA di Kabupaten Bojonegoro. Koordinasi Dinas Pekerjaan Umum SDA Kabupaten Bojonegoro dengan BBWS Bengawan Solo terkait dengan rencana pembangunan Bendungan Pejok dan infrastruktur lain di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Dalam koordinasi tersebut, Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air (KPISDA) Bengawan Solo, Ali Rahmat, ST, MT memaparkan jika AMDAL dan LARAP (Land Lqusition Resetlement Action Plan) sudah memasuki tahap desain sehingga harapannya akhir tahun dapat melalui sidang teknis untuk sertifikasi desain. Ali Rahmat menyebut agar bisa dibangun kesepakatan sinergitas terkait percepatan pembangunan infrastruktur SDA di Kabupaten Bojonegoro. “Terkait rencana pembangunan Bendungan Pejok, menjadi salah satu infrastruktur SDA yang masuk dalam pola Wilayah Sungai Bengawan Solo, sehingga kami BBWS Bengawan Solo akan senantiasa mendukung rencana pembangunan bendungan tersebut” paparnya. Dinas Pekerjaan Umum SDA Kabupaten Bojonegoro mengharapkan kerjasama dari pihak BBWS Bengawan Solo selalu terjalin demi tercapainya percepatan infrastruktur SDA di Kabupaten Bojonegoro. Kunjungan seperti ini merupakan sarana komunikasi yang baik antara BBWS Bengawan Solo dan Dinas Pekerjaan Umum SDA Kabupaten Bojonegoro. Segala masukan, kritik, saran dan rekomendasi sangat bermanfaat bagi pelaksanaan pekerjaan dan pemeliharaan khususnya untuk infrastruktur SDA. (BBWSBS/Safira)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
30 March 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan penandatanganan kontrak pekerjaan pembersihan eceng gondok Bendungan Rowo Jombor dan Bendungan Cengklik dengan Pola Kerjasama TNI, Rabu (30/03/2022) di Makorem 074 Warastratama. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M. Tech,., Kabid Operasi dan Pemeliharaan (O&P) SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si., Kasatker O&P SDA Bengawan Solo, Surendro Andi Wibowo, ST., MPSDA dan PPK O&P SDA II, Ika Yulianti, ST., MT. Kegiatan tersebut sebelumnya telah memenuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Dalam kesempatan ini, BBWSBS menandatangani pelaksanaan penandatanganan kontrak pekerjaan pembersihan Eceng Gondok Bendungan Rowo Jombor dan Bendungan Cengklik dengan Pola Kerjasama TNI. Program Revitalisasi Bendungan Rowo Jombor dan Bendungan Cengklik merupakan salah satu program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dengan maksud mewujudkan kepedulian dan sinergitas dalam mempertahankan keberlanjutan Bendungan Rowo Jombor dan Bendungan Cengklik agar terjaga fungsi dan kualitasnya sehingga memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat dan program ini bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2022. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., dalam sambutannya menyampaikan bahwa lingkup kerja BBWSBS tersebar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan sebagai upaya konservasi SDA di Rawa Jombor dan Bendungan Cengklik. "Tahapan pelaksanaan program Revitalisasi Bendungan Rowo Jombor dan Bendungan Cengklik salah satunya diwujudkan dengan pelaksanaan pekerjaan swakelola Pembersihan Eceng Gondok Bendungan Rowo Jombor dan Bendungan Cengklik dengan Pola Kerjasama TNI," ujarnya. Agus mengatakan ruang lingkup yang akan dikerjakan pada pekerjaan swakelola ini meliputi pembersihan eceng gondok pada Bendungan Rowo Jombor seluas ±10,5 Ha dan pada Bendungan Cengklik seluas ±23 Ha dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari. (BBWSBS/Tamara)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
15 June 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan di lingkungan SNVT OP SDA Bengawan Solo di Kantor BBWS Bengawan Solo, Pabelan, Sukoharjo, Rabu (15/06/2022). Acara penandatanganan tersebut dihadiri oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, S.T, M.Si., Kepala Bidang OP SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti ST, M.Si, Kepala SNVT OP SDA Bengawan Solo, Lalu Ardian Bagus Nugroho, S.T., M.M., M.T., serta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19. Dalam kesempatan ini, BBWS Bengawan Solo diwakili oleh PPK OP SDA IV menandatangani paket pekerjaan Penataan Kawasan Bendungan Pacal dengan penyedia jasa CV. Pratama Sakti Internusa senilai Rp. 2.400.000.000,00 dan paket pekerjaan Pemeliharaan Berkala Bengawan Solo Hilir di Kota Surakarta dengan penyedia jasa CV. Sumber Tirto Mulyo senilai Rp. 5.800.532.716,00 dengan jangka waktu pelaksanaan 180 hari kalender. Selain itu, ada paket pekerjaan yang ditandatangani PPK OP SDA III yakni Penataan Kawasan Bendungan Pondok dengan penyedia jasa CV. Jati Sampoerna senilai Rp. 1.541.476.613,36 dengan jangka waktu pelaksanaan 180 hari kalender. Dalam arahannya, Maryadi Utama, S.T, M.Si., menyampaikan bahwa setelah tanda tangan kontrak berarti tanggung jawab yang harus diimplementasikan akan dimulai, sehingga Kepala BBWSBS tersebut meminta penyedia jasa dan PPK untuk terus mengawal pekerjaan tersebut. “Sebagaimana yang sering disampaikan jika ASN PUPR harus menerapkan 4 Big No’s yakni No Bribery, No Kick Back, No Gift, and No Luxurios Lifestyle. Oleh karenanya, kami mohon penyedia jasa dan PPK mengawal pekerjaan ini sampai tuntas pada kontruksi dan manfaatnya,” pesan Maryadi Utama. (BBWSBS/Safira)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
06 April 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar kegiatan Sosialisasi Tingkat Balai Kegiatan Program Percepatan dan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahun Anggaran 2021 Wilayah Jawa Tengah pada lingkungan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) II di Kota Solo, Jawa Tengah, pada Selasa – Kamis (6-8/4/2021), dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pada kesempatan ini, kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat dan karyawan di lingkungan BBWSBS, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), serta Kepala Desa (Kades) Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Sragen. P3TGAI merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat petani dalam rehabilitasi, peningkatan atau pembangunan jaringan irigasi secara partisipatif, terencana dan sistematis untuk meningkatkan kinerja pengelolaan jaringan irigasi. Total penerima manfaat kegiatan P3TGAI TA 2021 PPK OP SDA II Ada sebanyak 153 desa antara lain Kabupaten Boyolali 26 desa, Kabupaten Karanganyar 22 desa, Kabupaten Klaten 25 desa, Kabupaten Sragen 24 desa, Kabupaten Sukoharjo 25 desa dan Kabupaten Wonogiri 31 desa. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech. dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan agenda prioritas untuk memperkuat infrastruktur yang ditujukan untuk mendukung aktivitas perekonomian dan mendorong pemerataan pembangunan nasional. “Kegiatan sosialisasi memberi manfaat dan meningkatkan pengetahuan. Saya berharap dukungan dari semua pihak yang terkait khususnya P3A dan kepala desa untuk mensukseskan pelaksanaan program P3TGAI ini, program dari petani, oleh petani dan untuk petani,” ujarnya. Konsultan Manajemen Balai pada PPK OP SDA II BBWSBS, Sigit Budi Widigdyo, ST mengatakan kegiatan P3TGAI merupakan kegiatan normalisasi jaringan irigasi atau pekerjakan tanah tanpa menggunakan alat berat atau perbaikan jaringan irigasi. “Sasaran pelaksanaan P3TGAI yang pertama pemberdayaan P3A, Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air [GP3A] dan Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air [IP3A] dalam kegiatan teknis rehabilitasi jaringan irigasi dan pembangunan jaringan irigasi. Kedua Rehabilitasi jaringan irigasi untuk perbaikan jaringan irigasi guna mengembalikan fungsi dan pelayanan irigasi seperti semula. Ketiga adalah peningkatan jaringan irigasi untuk meningkatkan fungsi dan kondisi jaringan irihasi yang sudah ada. Terakhir adalah pembangunan jaringan irigasi untuk penyediaan jaringan irigas di wilayah tertentu yang belum ada jaringan irigasinya,” katanya. Staf Pengamanan Pembangunan Strategis Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Firmansyah, SH berpesan kepada desa yang menerima P3TGAI agar melaksanakan pekerjakan sesuai arahan. “Untuk desa yang menerima P3TGAI kami harap agar mengerjakan program tersebut secara tepat waktu, tertib administrasi, dan tertib anggaran,” paparnya. (BBWSBS/Tamara)
Baca Selengkapnya