Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
10 December 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) berkoordinasi dengan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, SE., MM di Kantor Bupati Sukoharjo, Kamis (09/12/2021). Rapat koordinasi (Rakor) ini turut dihadiri oleh Kepala BBWSBS Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech dan pejabat di lingkungan BBWSBS. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Rakor tersebut membahas mengenai pengendalian banjir yang menjadi permasalahan di Kabupaten Sukoharjo. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., menyampaikan perlu adanya kerjasama serta kolaborasi dari berbagai pihak terkait dalam menangani masalah pengendalian banjir yang ada di Kabupaten Sukoharjo. “BBWS Bengawan Solo telah melakukan kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Sungai secara rutin dan berkala. Untuk pengendalian banjir tahun 2022 akan dilakukan penyusunan Detail Engineering Design [DED] pengendalian banjir di Kabupaten Sukoharjo serta kajian AMDAL dan LARAPnya,” katanya. Selain itu dalam rakor tersebut juga membahas tentang terpilihnya Kabupaten Sukoharjo menjadi pilot project pengembangan lahan padi dengan intensitas tanam IP400. Untuk mendukung penerapan konsep IP400 ini memerlukan sistem irigasi yang memadai guna menunjang produktivitas petani, yang dapat dibantu melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI). Agus berharap BBWS Bengawan Solo mampu berkontribusi dalam peningakatan intensitas tanam IP400 di Kabupaten Sukoharjo. Kunci keberhasilan penerapan konsep IP400 adalah ketersediaan pasokan air. Saya meminta Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Sukoharjo dapat berkolaborasi baik dalam pemenuhan kebutuhan air yang diperlukan dan akan dimasukkan dalam Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) di Wilayah Sungai Bengawan Solo. Hal ini dilakukan agar pembagian air dapat dilakukan secara adil dan merata sesuai dengan UU No. 17 Tahun 2019 tentang SDA mengenai prioritas pemanfaat air. Bupati Sukoharjo, Hj. Etik Suryani, SE., MM mengungkapkan terima kasih kepada BBWS Bengawan Solo dengan adanya dukungan dan sinergitas sumber daya air di Kabupaten Sukoharjo. “Melalui sinergitas ini saya harap Kabupaten Sukoharjo mampu melaksanakan penerapan intensitas tanam IP400 di lahan pertanian,” katanya. (BBWSBS/Tamara)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
28 July 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) kembali melanjutkan program pemerintah dalam rangka percepatan vaksinasi Covid-19 dengan menggandeng tim vaksinasi dari Rumah Sakit Ortopedi (RSO) Prof. Dr. R. Soeharso. Peserta vaksin dosis pertama yang pada Jumat (16/07/2021) belum memenuhi syarat atau yang berhalangan hadir, mulai melaksanakan kegiatan vaksinasi di Gedung Joglo RSO, Rabu (28/07/2021) mulai pukul 09.00 WIB. Kementerian Pekerjaan Umum Pekerjaan Rakyat (PUPR) telah melakukan vaksinasi tidak hanya untuk pegawai PUPR, tetapi untuk keluarga dan saudara terdekatnya terutama yang berada dalam satu tempat tinggal. Vaksinasi untuk keluarga pegawai PUPR dilaksanakan untuk mendukung program Pemerintah satu juta vaksinasi per hari sebagai upaya melindungi warga Indonesia dari pandemi COVID-19. Keikutsertaan segenap jajaran Kementerian PUPR dalam vaksinasi COVID-19 sekaligus merupakan bentuk partisipasi dalam program Pemerintah untuk mempercepat penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi selama lebih dari setahun. Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Tata Usaha (TU) BBWSBS, Bambang, S.E., S.T., M.T., berharap bahwa melalui pemberian vaksinasi ini dapat menjadi sarana untuk segera memutus rantai penyebaran Covid-19 sehingga dapat mencapai kekebalan kelompok khususnya di keluarga besar PUPR pada lingkungan BBWSBS. Selain itu, para pegawai dan keluarga pegawai Kementerian PUPR diminta terus melakukan protokol kesehatan secara ketat dengan tetap disiplin di lingkungan kerjanya. (BBWSBS/Ferri)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
20 December 2021
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo beserta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo meninjau lokasi Jembatan Kacangan di Desa Kacangan, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik yang patah akibat pilar tengah konstruksi jembatan mengalami ambles, Senin (20/12/2021). Kegiatan ini dilaksanakan tetap dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Jembatan yang melintas diatas Kali Lamong tersebut sangat vital yang menghubungkan desa-desa di Kecamatan Benjeng. Jalan penghubung antardesa itu terpaksa ditutup untuk akses kendaraan roda empat dan roda dua. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr.Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengatakan BBWS Bengawan Solo terus mengupayakan penanganan dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten dan dinas terkait untuk melakukan penanganan lebih lanjut. “Kami akan berkoordinasi dengan Pemkab terkait masalah tersebut. Pasalnya, jembatan tersebut merupakan akses utama penghubung antar desa. Untuk saat ini jembatan yang patah tersebut langsung ditutup total dan tidak boleh digunakan untuk aktivitas. Untuk akses pengganti, masyarakat bisa beralih ke jalur alternatif,” katanya. Agus menambahkan BBWSBS hanya memiliki kewenangan terkait penanganan wilayah sungai Kali Lamong. “Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan ada atau tidaknya material reruntuhan jembatan yang menghambat aliran Kali Lamong, guna mengantisipasi terjadinya backwater,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara/ Feri).
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
11 May 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menyelenggarakan pertemuan secara teleconference menjelang Hari Raya Idul Fitri yang diikuti oleh seluruh keluarga besar BBWSBS, di Kantor BBWSBS, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (11/05/2021). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka penyampaian arahan dari Kepala BBWSBS sekaligus mempererat tali silaturahmi melalui Halal Bihalal virtual dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Momentum lebaran tahun ini, untuk kedua kalinya masyarakat diimbau untuk tidak melaksanakan tradisi budaya yang erat kaitannya dengan dari perayaan Idul Fitri di Indonesia, yakni mudik. Meski terasa berbeda, namun yang terpenting keinginan untuk bersilaturahmi tetap terjalin meskipun secara fisik tidak bertemu. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., menyampaikan rasa syukur karena rangkaian ibadah puasa di Bulan Suci Ramadan tetap berjalan dengan baik meski situasi seperti tahun sebelumnya, yakni di tengah pandemi Covid-19. Dalam acara tersebut juga dimanfaatkan untuk saling bermaaf-maafan melalui perwakilan Kepala Balai, Kepala Bidang dan Kepala SNVT di lingkungan BWBSBS. “Sesuai arahan dari pusat, saya kembali mengingatkan agar rekan-rekan semua tidak mudik pada tahun 2021 ini, supaya situasi tetap kondusif, terjaga, dan aman. Momentum bertemu dengan rekan-rekan seperti ini juga tentunya sangat langka, karena kita harus gigih bekerja untuk mengelola Sungai Bengawan Solo di lapangan. Oleh karena itu, selamat berlebaran bersama keluarga di rumah, dan atas nama keluarga besar BBWSBS, kami mengucapkan selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” sambungnya. (BBWSBS/Ferri)
Baca Selengkapnya