Berita KemenPUPR


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Rakor Pembahasan Perkembangan Pengadaan Tanah Lahan Jabung Ring Dyke

06 May 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Perkembangan Pengadaan Tanah Lahan Jabung Ring Dyke yang berada di Provinsi Jawa Timur yang diadakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia dengan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Kantor BBWSBS di Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (06/05/2021). Rakor ini juga di hadiri oleh perwakilan dari Biro Administrasi Pembangunan Provinsi Jawa Timur, Kantor Wilayah Pertanahan Provinsi Jawa Timur dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tuban. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembahasan terkait pengadaan lahan Jabung Ring Dyke yang sampai saat ini sedang pada tahap pengajuan dokumen perencanaan pengadaan tanah dan penentuan lokasi ke Gubernur Jawa Timur dalam rangka percepatan pembangunan Jabung Ring Dyke yang berada di Kecamatan Widang, Tuban, Jawa Timur dengan luas tampungan sebesar 1.400 Ha dengan panjang tanggul sekitar 24,4 Km. Rencananya Jabung Ring Dyke yang memiliki kapasitas tampungan air sebesar 30,5jt m3, nantinya turut dapat menyediakan pasokan air baku di wilayah hilir Sungai Bengawan Solo, Jawa Tengah. Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Bengawan Solo, R. Panji Satrio, S.T., M.T., MDM mengatakan Pengadaan tanah di wilayah tersebut harus segera dilakukan. Agar pembangunan fisik dapat dilaksanakan setelah pengadaan tanah selesai. “Diharapkan dengan adanya rakor ini mampu menyelesaikan masalah masalah yang terjadi saat pengadaan tanah lahan Jabung Ring Dyke,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Wujudkan Sinergitas Infrastruktur SDA di Wilayah Sukoharjo

10 December 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) berkoordinasi dengan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, SE., MM di Kantor Bupati Sukoharjo, Kamis (09/12/2021). Rapat koordinasi (Rakor) ini turut dihadiri oleh Kepala BBWSBS Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech dan pejabat di lingkungan BBWSBS. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Rakor tersebut membahas mengenai pengendalian banjir yang menjadi permasalahan di Kabupaten Sukoharjo. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., menyampaikan perlu adanya kerjasama serta kolaborasi dari berbagai pihak terkait dalam menangani masalah pengendalian banjir yang ada di Kabupaten Sukoharjo. “BBWS Bengawan Solo telah melakukan kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Sungai secara rutin dan berkala. Untuk pengendalian banjir tahun 2022 akan dilakukan penyusunan Detail Engineering Design [DED] pengendalian banjir di Kabupaten Sukoharjo serta kajian AMDAL dan LARAPnya,” katanya. Selain itu dalam rakor tersebut juga membahas tentang terpilihnya Kabupaten Sukoharjo menjadi pilot project pengembangan lahan padi dengan intensitas tanam IP400. Untuk mendukung penerapan konsep IP400 ini memerlukan sistem irigasi yang memadai guna menunjang produktivitas petani, yang dapat dibantu melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI). Agus berharap BBWS Bengawan Solo mampu berkontribusi dalam peningakatan intensitas tanam IP400 di Kabupaten Sukoharjo. Kunci keberhasilan penerapan konsep IP400 adalah ketersediaan pasokan air. Saya meminta Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Sukoharjo dapat berkolaborasi baik dalam pemenuhan kebutuhan air yang diperlukan dan akan dimasukkan dalam Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) di Wilayah Sungai Bengawan Solo. Hal ini dilakukan agar pembagian air dapat dilakukan secara adil dan merata sesuai dengan UU No. 17 Tahun 2019 tentang SDA mengenai prioritas pemanfaat air. Bupati Sukoharjo, Hj. Etik Suryani, SE., MM mengungkapkan terima kasih kepada BBWS Bengawan Solo dengan adanya dukungan dan sinergitas sumber daya air di Kabupaten Sukoharjo. “Melalui sinergitas ini saya harap Kabupaten Sukoharjo mampu melaksanakan penerapan intensitas tanam IP400 di lahan pertanian,” katanya. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Monitoring Penanganan Rowo Jombor

22 June 2022

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Maryadi Utama, ST. M.Si., melakukan monitoring pekerjaan penanganan Rowo Jombor di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Selasa (21/06/2022). Kepala BBWSBS didampingi oleh Kepala Bidang OP SDA, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si, PPK OP SDA II, Depy Riawan, S.T., dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19. Lingkup proyek revitalisasi Rowo Jombor meliputi Pekerjaan Pedestrian Rowo Jombor yang sudah dikerjakan sejak tahun 2021 dengan sisa pekerjaan yang belum terselesaikan 1,5 km. Kemudian Pekerjaan Perbaikan Bangunan Bendungan dan Pelengkapnya yang sudah terselesaikan di tahun 2021, Pekerjaan Pengerukan Sedimen Rawa Jombor yang dilakukan rutin di tahun 2022, Pembersihan Enceng Gondok, dan Pembersihan Keramba dan Warung Apung, Pemancingan yang sudah dikerjakan di tahun 2021 yang bekerjasama dengan TNI. Maryadi Utama, S.T. M.Si., berpesan agar pekerjaan penanganan Rowo Jombor bisa terselesaikan sesuai dengan target. Kepala BBWS Bengawan Solo menyatakan proyek pekerjaan akan difokuskan pada pembuatan jogging track pedestrian serta pemasangan lampu penerangan. “Nantinya akan dibuat jogging track pedestrian serta pemasangan lampu penerangan di kawasan Rowo Jombor. Kami harap semua pihak dapat bekerja sesuai dengan waktu yang ditentukan agar proyek pekerjaan penanganan Rowo Jombor bisa segera diselesaikan,” (BBWSBS/Safira).

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Penandatanganan 12 Paket Pekerjaan di Lingkungan BBWS Bengawan Solo

11 March 2022

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menggelar acara Penandatanganan Kontrak 12 Paket Pekerjaan di Lingkungan BBWS Bengawan Solo di Kantor BBWS Bengawan Solo, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (11/03/2022). Acara penandatanganan tersebut diikuti oleh Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Jawa Tengah, Kepala BBWS Bengawan Solo dan pejabat di lingkungan BBWSBS dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Dalam kesempatan ini, PPK Perencanaan dan Program menandatangani tiga paket pekerjaan. Dengan rincian paket diantaranya Paket Pekerjaan SID/ DD Pembangunan DI Jlantah Kab. Karanganyar dengan penyedia jasa PT. Bina Buana Raya KSO PT. Tricons Karya Mandiri senilai RP 1.674.310.00,-, kemudian Paket LARAP Pembangunan DI Tukul Kab. Pacitan dengan penyedia jasa PT. Rencana Cipta Mandiri KSO PT. Sarana Perencana Jaya senilai Rp 1.350.360.000,-, dan Paket LARAP Pembangunan DI Jlantah Kab. Karanganyar dengan penyedia jasa PT. Rencana Cipta Mandiri KSO PT. Sarana Perencana Jaya senilai Rp 1.342.825.000,-. Selanjutnya PPK Sungai dan Pantai I menandatangani dua paket pekerjaan. Dengan rincian Paket Penanganan Banjir Kali Jeroan Kab. Madiun (Tahap II) dengan penyedia jasa PT. Bina Cipta Utama – PT. Bangkit Ampuh Abadi, KSO senilai Rp. 50.820.000.000,-, dan Paket Supervisi Penanganan Banjir Kali Jeroan Kab Madiun (Tahap II) dengan Penyedia jasa PT. INAKKO Internasional Konsulindo KSO PT. Mitra Utama Kenzo senilai Rp 3.491.455.000,-. PPK Sungai dan Pantai II menandatangani dua paket pekerjaan. Dengan rincian Paket Peningkatan Kapasitas Sudetan Floodway Plangwoot – Sedayu Lawas (Tahap II) dengan penyedia jasa PT. Kelman Infra Pratama senilai Rp 27.131.996.500,-, dan Paket Supervisi Pengendalian Banjir Kali Lamong dengan penyedia jasa PT. Wahana Prakarsa Urama Cabang Jatim senilai Rp 777.744.000,-. Kemudian, PPK Irigasi dan Rawa II menandatangani tiga paket pekerjaan. Dengan rincian Paket Rehabilitasi Bendung Klepek DI. Pacal di Kabupaten Bojonegoro (Tahap II) dengan penyedia jasa PT. Jaya Mulya Konstruksi senilai Rp 8.639.997.617,85,-, Paket Supervisi Rehabilitasi Bendung Klepek DI Pacal di Kabupaten Bojonegoro (Tahap II) dengan penyedia jasa PT. Brahma Seta Indonesia senilai Rp 1.317.855.000,-, dan Paket Supervisi Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. SIM di Kabupaten Madiun (Tahap II) (IPDMIP) dengan penyedia jasa PT. Hilmy Anugerah – PT. Indec Internusa – PT. Mitra Utama Kenzo, KSO senilai Rp 2.424.150.000,-. Terakhir, PPK Perencanaan Bendungan menandatangani empat paket pekerjaan. Dengan rincian Paket Persiapan OP Bendungan Pidekso di Kab. Wonogiri dengan penyedia jasa PT. Ika Adya Perkasa senilai Rp 1.722.050.000,-, Paket Persiapan OP Bendungan Tukul di Kab. Pacitan dengan penyedia jasa PT. Trideconst KSO PT. Adiguna Mitra Terpercaya Consultans senilai Rp 1.719.667.000,-, kemudian Paket Persiapan OP Bandung Bendo di Kab Ponorogo dengan penyedia jasa PT. Jasapatria Gunatama senilai Rp 1.749.077.000,-, dan Paket Persiapan OP Bendungan Gongseng di Kab Bojonegoro dengan penyedia jasa PT. Trideconst KSO PT. Adiguna Mitra Terpercaya Consultans senilai Rp 1.764.504.500,-. yang keseluruhannya memiliki waktu pelaksanaan 240 hari kalender. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech berharap penyedia jasa dapat menjaga komitmennya dalam melaksanakan kontrak dengan baik dan tepat waktu. Kepala BBWSBS juga berpesan kepada para PPK untuk mengawal dan memonitoring dengan baik. “Kami harapkan komitmen dari bapak ibu semua dari penyedia jasa untuk menyelesaikan pekerjaan ini dengan baik dengan menerapkan tepat waktu dan tepat mutu. Kepada para PPK mohon untuk mengawal pelaksanaan program ini dengan baik, koordinasi secara intensif dan memonitoring secara berkala,”paparnya. Kepala BP2JK Jawa Tengah, Yanuar Munlait S.T., M.Tech. juga berharap kedepannya dapat bekerjasama dan berhasil menyelesaikan paket – paket dengan baik. “Saya berharap para penyedia jasa benar – benar berkomitmen untuk bisa menyelesaikan paket – paket pekerjaan dengan baik sehingga bisa selesai dan tidak menyulitkan,” pesannya. (BBWSBS/Fira-Remares)

Baca Selengkapnya