Berita KemenPUPR


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Webinar JOKALIBE 1 Anniversary “Sungai Bengawan Solo, Warisan Budaya Masa Lalu Untuk Masa Depan”

24 September 2021

Forum Jogo Kali Bengawan (JOKALIBE) menggelar acara Webinar JOKALIBE 1 Anniversary melalui melalui Zoom Cloud Meetings dan YouTube BBWS Bengawan Solo pada Jumat, (24/09/2021). Kegiatan yang turut dihadiri pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo dan pembicara webinar di Kantor BBWS Bengawan Solo tersebut sebelumnya telah menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Kegiatan Webinar JOKALIBE 1 Anniversary “Sungai Bengawan Solo, Warisan Budaya Masa Lalu Untuk Masa Depan” tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati dan tasyakuran atas 1 (satu) tahun berdirinya JOKALIBE. Kegiatan tersebut juga sekaligus menjadi acara pengumuman pemenang Lomba JOKALIBE Award 1 Anniversary oleh Dewan Juri. Berdasarkan tema “Sungai Bengawan Solo, Warisan Budaya Masa Lalu Untuk Masa Depan”, kegiatan webinar tersebut bertujuan untuk menyampaikan dan berbagi cerita tentang bagaimana peradaban, sejarah dan budaya yang ada di Sungai Bengawan Solo. Sedangkan tujuan diadakannya Lomba JOKALIBE Award 1 Anniversary sebagai sarana untuk mengembangkan bakat dan minat dalam bidang seni dan kreativitas dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran dan jiwa kompetitif. Narasumber yang hadir sebagai pembicara untuk memberikan materi dalam acara Webinar JOKALIBE 1 Anniversary yakni Prof. Dr. Suratman, M.Sc sebagai Direktur Klinik Lingkungan dan Mitigasi Bencana, Fakultas Geografi UGM yang menyampaikan tentang peradaban dan sejarah Sungai Bengawan Solo. Selanjutnya Mufti Rahardjo sebagai pemerhati budaya tradisional Jawa, dan pernah diamanati tugas di Dinas Kebudayaan Kota Surakarta, tepatnya Museum Radya Pustaka yang menyampaikan tentang budaya dan kearifan lokal masyarakat di sepanjang Sungai Bengawan Solo. Selaku moderator pada webinar adalah Dr. Akhmad Ramdhon, S.Sos, MA yang menjabat sebagai dosen di FISIP UNS, dan saat ini selaku bidang kerjasama forum JOKALIBE. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M. Tech dalam sambutannya mengapresiasi kinerja rekan-rekan dalam forum JOKALIBE atas dedikasi waktu, tenaga, dan ide yang telah dicurahkan dalam terciptanya acara ini. Agus Rudyanto juga berharap agar kegiatan webinar tersebut bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas. “Kami berharap setelah mengikuti webinar ini kita semua menjadi faham akan peradaban, budaya, dan peristiwa sejarah yang terjadi di Sungai Bengawan Solo pada masa lampau hingga sekarang. Sehingga kita bisa mensyukuri, nderek handarbeni dan menjaga warisan luhur yang tak lekang oleh waktu atau zaman, yaitu Sungai Bengawan Solo,” paparnya. Turut memberikan keynote speech, Direktur Bina Operasi & Pemeliharaan, Kementerian PUPR, Ir. Lilik Retno Cahyadiningsih, MA mengajak masyarakat untuk ikut bersama-sama menjaga dan melestarikan Sungai Bengawan Solo, sebuah warisan budaya masa lalu untuk masa depan. Lilik Retno Cahyadiningsih juga berharap kegiatan lomba yang diadakan oleh Forum JOKALIBE ini bisa memberikan manfaat dalam memperkenalkan forum tersebut kepada masyarakat yang lebih luas. “Saya harap kedepannya lomba-lomba di bidang SDA seperti ini bisa menjadi agenda atau event rutin. Bagi peserta, menang dan kalah dalam sebuah perlombaan atau kompetisi adalah suatu hal yang wajar, yang penting kita tetap harus produktif dan berkarya di masa pandemi seperti sekarang ini,” paparnya. Acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dari beberapa lomba yang diadakan. Kegiatan lomba yang diadakan oleh Forum JOKALIBE bertujuan mengembangkan bakat dan minat dalam bidang seni dan kreativitas dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran, jiwa kompetitif sekaligus sebagai sarana pengenalan Forum JOKALIBE kepada masyarakat. Lomba yang diadakan meliputi Lomba Esai, Lomba Story Telling, Lomba Film Pendek, dan Lomba Cipta Lagu, dengan kriteria peserta dari masyarakat umum, pelajar/mahasiswa, guru/dosen, komunitas, band dan youtuber. Lomba ini diikuti oleh 144 orang, dan diambil tiga teratas dari masing-masing lomba sebagai pemenang. (Safira - MG Alfida)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Rakor Persiapan Penandatanganan Nota Kesepakatan Penanganan Pengendalian Banjir Kali Lamong

29 May 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menghadiri acara Rapat Koordinasi Persiapan Penandatanganan Nota Kesepakatan terkait Penanganan Pengendalian Banjir Kali Lamong yang dipimpin oleh Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur (Jatim), Dr. Ir. Heru Tjahjono, M.M., di Ruang Rapat Sekda Provinsi Jatim, Jumat (28/05/2021). Kegiatan tersebut digelar dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Acara rapat persiapan tersebut bertujuan untuk mewujudkan Nota Kesepakatan Pengendalian Banjir Kali Lamong dan Anak-anak Sungainya sebagai payung hukum dalam sinergitas operasional pengendalian banjir Kali Lamong oleh Kabupaten/Kota yang terdampak. Selain itu, turut membahas persiapan dan kesiapan penandatangan Nota Kesepakatan antara Kementerian PUPR dengan Bupati Gresik, Walikota Surabaya, Kabupaten Lamongan, serta Kabupaten Mojokerto. Secara administrasi daerah aliran sungai (DAS) Kali Lamong mencakup sejumlah daerah diantaranya Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Mojokerto di wilayah hulu serta Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik pada wilayah hilir. Dari cakupan wilayah tersebut, sebesar 44% dari DAS Kali Lamong berada di Kabupaten Gresik. Dan pada bagian hilir, Kali Lamong juga mendapat tambahan inflow dari outlet drainase kota dan tambak disekitarnya. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., dalam rapat menyampaikan bahwa prinsipnya BBWSBS siap melaksanakan penanganan banjir Kali Lamong dan dengan adanya kesepakatan sinergisitas ini. “Diharapkan melalui sinergitas yang dibangun dari pihak-pihak yang berkepentingan dapat memberikan percepatan serta kepastian untuk masing-masing pihak dalam melaksanakan tugasnya, sebagai upaya mengatasi permasalahan banjir di Kali Lamong,” pesannya. Sebagai tambahan informasi, Kali Lamong termasuk dalam kategori sungai intermitten dengan penampang yang relatif datar. Sungai tersebut juga memiliki 34 anak sungai dengan kapasitas maksimal sungai utama ±250 M3/detik sedangkan debit saat musim penghujan dapat mencapai >700 M3/detik. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Audit Teknis Neraca Air Wilayah Sungai Bengawan Solo Cegah Krisis Air di Masa Depan

09 April 2021

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo bersama Direktorat Kepatuhan Internal, Direktorat Air Tanah Air Baku, Direktorat Bina Teknik SDA dan Balai Hidrologi dan Lingkungan Kerairan serta Perum Jasa Tirta I melakukan Audit Teknis Neraca Air di Wilayah Sungai Bengawan Solo, Kamis-Jumat (8-9/04/2021). Neraca air atau Water balance merupakan bagian dari keilmuan hidrometorologi yang menggambarkan hubungan antara inflow (aliran masuk) dengan outflow (aliran keluar) pada suatu wilayah selama periode tertentu. Dengan adanya Audit Teknis Neraca Air dapat diketahui apakah jumlah air pada suatu wilayah mengalami kelebihan (surplus) atau kekurangan (defisit) sehingga neraca air dapat diatur sebaik-baiknya. Mochamad Mazid, ST, Sp.1 selaku Direktur Kepatuhan Intern menyampaikan bahwa Audit Teknis Neraca Air dapat mengetahui kondisi penggunaan air atau kebutuhan air dibandingkan dengan jumlah air yang tersedia yang hasilnya dapat digunakan untuk informasi sumber daya air bagi masyarakat atau berbagi instansi. Kegiatan Audit Teknis Neraca Air dilakukan selama 2 hari yang diawali dengan Opening Meeting di Gedung Graha Tirta I, Sukoharjo, Jawa Tengah dan dilakukan  kunjungan lapangan di Bendung Gerak Sembayat yang berlokasi di di Desa Sidokmuti, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang terletak di sekitar 30 Km di Hulu Muara Sungai Bengawan Solo. Dalam peninjauan Di Bendung Gerak Sembayat meninjau kondisi Intake Bendung Gerak Sembayat, mengamati Oxbow yang merupakan bagian dari aliran sungai Bengawan Solo serta meninjau Intake dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Kabupaten Gresik. Disampaikan oleh Ir. Wursito Adi Baskoro, MT Kepala Subdirektorat Wilayah II Direktorat Air Tanah Air Baku agar dilakukan penertiban perihal Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengambil Air Liar di Bendung Gerak Sembayat agar semua dapat terdata dengan jelas sehingga terdapat pemerataan. BBWS Bengawan Solo akan selalu berupaya memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat berdasarkan keadilan di sepanjang Sungai Bengawan Solo sesuai dengan peraturan yang berlaku (bbwsbs/sita).

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Bimbingan Teknis Tenaga Fasilitator – Counterpart Tahun 2021

30 March 2021

Bendungan di samping memberi manfaat sekaligus menyimpan potensi bahaya yang sangat besar terutama bagi masyarakat yang tinggal di hilir waduk. Keruntuhan bendungan yang mengakibatkan banjir besar bisa saja terjadi kapan saja baik disebabkan faktor keamanan struktur bangunan, alam maupun perilaku manusia yang mengancam keamanan bendungan. Untuk itu, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BWBSBS) menggelar acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Tenaga Fasilitator – Counterpart Tahun 2021 yang dilaksanakan di Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (30/03/2021), dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Salah satu faktor yang mengancam keamanan bendungan adalah sedimentasi yang berpangkal pada rusaknya Daerah Tangkapan Air (DTA) di hulu waduk maupun sekitarnya. Dalam rangaka pengamanan waduk, perlu adanya program dan kegiatan mitigasi sedimentasi di DTA hulu dan sekitar/sekeliling waduk berbasis peran serta masyarakat. Tujuannya adalah untuk menurunkan nilai erosi daerah tangkapan air hulu waduk. Selanjutnya diharapkan dapat menurunkan jumlah sedimen yang masuk ke waduk, menurunkan gradien perubahan nilai Sedimen Delivery Ratio (SDR), mempertahankan kapasitas tampung waduk. Untuk itu diperlukan peran serta masyarakat dalam menjaga keberlangsungan fungsi waduk, dengan meningkatnya peran serta masyarakat dalam usaha konservasi daerah tangkapan guna menunjang kelancaran operasi dan keamanan bendungan. Kepala BBWSBS Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (OP) SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST., M.Si., berharap kegiatan bimtek tersebut dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat di kawasan bendungan. “Kami ucapkan terimakasih, atas kehadiran semua peserta. Semoga melalui Bimtek Tenaga Fasilitator Counterpart Tahun 2021, bisa menambah pengetahuan bagi tenaga fasilitator dan kegiatan community participatory ini dapat berjalan sesuai rencana,” pesannya. Sumber daya manusia (SDM) di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang bertugas menangani keamanan waduk, jumlahnya terbatas. Berhasil tidaknya program pengamanan waduk melalui kegiatan mitigasi sedimentasi di DTA dan sekitar/sekeliling waduk sangat ditentukan oleh pelestarian kawasan waduk dengan melibatkan peran dan fungsi seluruh pemangku kepentingan secara sinergis baik pemerintah, masyarakat sipil maupun pihak swasta serta dunia pendidikan. Hal tersebut penting dilakukan karena keamanan waduk merupakan tanggung jawab bersama. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya