Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
20 June 2022
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Maryadi Utama, ST. M.Si., melakukan kunjungan kerja (kunker) di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Prov. Jaw Tengah (Jateng) di Jl. Pantura Semarang – Kendal, Kec. Ngaliyan, Kota Semarang, pada Senin (20/06/2022). Dalam kunjungan tersebut Kepala BWBSBS didampingi oleh pejabat dan staf di lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19. Kunjungan kali ini dalam rangka menjalin koordinasi antara BBWS Bengawan Solo dengan BPKP Prov. Jateng. Kepala BBWS Bengawan Solo melakukan pertemuan koordinasi yang diterima oleh Kepala Perwakilan BPKP Prov. Jateng, Tri Handoyo dengan mengharapkan sinergi antara BBWS Bengawan Solo dan BPKP Prov. Jateng. Kunjungan ini dimaksudkan sebagai langkah awal membangun koordinasi dan kolaborasi yang baik serta meminta masukan yang sejalan dengan penugasan yang sedang di emban oleh BBWS Bengawan Solo. “Kedatangan BBWS Bengawan Solo kali ini rangka silaturahmi dan menjalin koordinasi. Kami siap menerapkan segala aspek yakni legal, substantif, dan finansial. Oleh karenanya, kami mohon izin dan meminta pendampingan agar kedepannya baik BBWS Bengawan Solo dan BPKP bisa aman dan semua bisa berjalan lancar," katanya. Tri Handoyo turut menyambut baik keinginan tersebut dan berharap agar keberadaan BPKP Jateng mampu membantu mengawal pelaksanaan pembangunan di lingkungan BBWS Bengawan Solo. (BBWSBS/Safira)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
16 April 2021
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech. bersama Direktur Bina Operasi dan pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA), Ir. Lilik Retno Cahyadiningsih, MA., beserta pejabat dan staf BBWSBS lainnya, melakukan memonitoring pekerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Desa Klumprit di Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah, dan Bendungan Lalung Desa Lalung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (16/04/2021). Kegiatan tersebut berjalan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kegiatan ini dalam rangka mempercepat penyelesaian permasalahan pembangunan infrastruktur yang perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi. Pelaksanaannya pembangunan juga perlu dilakukan pendekatan secara teknis dan sosial. Direktur Bina Operasi dan pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA), Ir. Lilik Retno Cahyadiningsih, MA mengatakan kunjungan lapangan ini dalam rangka monitoring kegiatan fisik konstruksi yang sedang berlangsung. Pembangunan fisik harus berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada. “Program Padat Karya Tunai [PKT] Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat [PUPR] dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil. Sehingga diharapkan manfaatnya dapat langsung memberikan kontribusi pada program Pemulihan Ekonomi Nasional [PEN],” ujarnya disela – sela kegiatan. Diharapkan dengan adanya bangunan infrastruktur di bidang SDA yang memadai, serta penanganan yang tepat, masyarakat akan merasa aman. “Banyak masyarakat yang terdampak pemutusan hubungan kerja [PHK] di tempat kerja akibat pandemi Covid-19. Dengan adanya P3TGAI banyak masyarakat yang terbantu, karena proyek ini juga melibatkan warga setempat. Warga bisa menambah penghasilan untuk keluarga,” katanya. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech. mengatakan untuk penyelesaian pembangunan proyek infrastruktur jangan sampai terlambat atau tidak sesuai dengan kontrak. “Gunakan waktu seefektif mungkin,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
30 March 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan penandatanganan kontrak pekerjaan pembersihan eceng gondok Bendungan Rowo Jombor dan Bendungan Cengklik dengan Pola Kerjasama TNI, Rabu (30/03/2022) di Makorem 074 Warastratama. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M. Tech,., Kabid Operasi dan Pemeliharaan (O&P) SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si., Kasatker O&P SDA Bengawan Solo, Surendro Andi Wibowo, ST., MPSDA dan PPK O&P SDA II, Ika Yulianti, ST., MT. Kegiatan tersebut sebelumnya telah memenuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Dalam kesempatan ini, BBWSBS menandatangani pelaksanaan penandatanganan kontrak pekerjaan pembersihan Eceng Gondok Bendungan Rowo Jombor dan Bendungan Cengklik dengan Pola Kerjasama TNI. Program Revitalisasi Bendungan Rowo Jombor dan Bendungan Cengklik merupakan salah satu program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dengan maksud mewujudkan kepedulian dan sinergitas dalam mempertahankan keberlanjutan Bendungan Rowo Jombor dan Bendungan Cengklik agar terjaga fungsi dan kualitasnya sehingga memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat dan program ini bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2022. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., dalam sambutannya menyampaikan bahwa lingkup kerja BBWSBS tersebar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan sebagai upaya konservasi SDA di Rawa Jombor dan Bendungan Cengklik. "Tahapan pelaksanaan program Revitalisasi Bendungan Rowo Jombor dan Bendungan Cengklik salah satunya diwujudkan dengan pelaksanaan pekerjaan swakelola Pembersihan Eceng Gondok Bendungan Rowo Jombor dan Bendungan Cengklik dengan Pola Kerjasama TNI," ujarnya. Agus mengatakan ruang lingkup yang akan dikerjakan pada pekerjaan swakelola ini meliputi pembersihan eceng gondok pada Bendungan Rowo Jombor seluas ±10,5 Ha dan pada Bendungan Cengklik seluas ±23 Ha dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari. (BBWSBS/Tamara)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
30 June 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dipimpin oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, S.T. M.Si., melakukan kegiatan monitoring progres pekerjaan Rehabilitasi Bendungan Kedung Uling di Desa Ngunggahan, Kecamatan Eromoko Kabupaten Wonogiri, Propinsi Jawa Tengah pada Rabu, (29/06/2022). Monitoring oleh Kepala BBWS Bengawan Solo yang turut didampingi oleh Kepala Satker OP SDA Bengawan Solo dan PPK OP SDA II tersebut dilakukan dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19. Letak geografis Bendungan Kedung Uling terletak pada 110o 50’ 25,85’’ BT dan 7o 56’ 19,25’’ LS. Secara administratif pengairan, Bendungan Kedung Uling termasuk dalam wilayah kerja Balai Besar Wilayah Sungai Bendungan Solo, Ditjen SDA, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Lokasi Bendungan Kedung Uling dapat dicapai dengan kendaraan roda empat dari Kota Surakarta dengan lama perjalanan sekitar 2 jam atau berjarak sekitar 55 km dari Kota Surakarta Pekerjaan yang dilakukan di Bendungan Kedung Uling meliputi Pekerjaan Pintu Suplesi, Pekerjaan Persiapan Lahan Direksi Keet, Pekerjaan Timbunan, dan Pekerjaan Galian Kupasan. Diketahui jika saat ini progres pekerjaan mencapai 23,504% pada 29 Juni 2022. Dalam kegiatan monitoring tersebut, Maryadi Utama, S.T. M.Si., meminta agar proyek pekerjaan Rehabilitasi Bendungan Kedung Uling segera dikejar untuk diselesaikan agar dapat memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar. “Dimohon agar pekerjaan ini segera dikejar (progresnya) sehingga rencana pembangunan keseluruhan bisa terlaksana dengan tepat waktu,” pesannya. (BBWSBS/Safira)
Baca Selengkapnya