Berita SDA


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Pendampingan Penyusunan dan Pengendalian Penerapan Manajemen Risiko BBWS Bengawan Solo dan Balai Teknik Sungai

10 September 2021

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dan Balai Teknik Sungai menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Penyusunan dan Pengendalian Penerapan Manajemen Risiko (MR) pada Kamis, (09/09/2021) di Kantor BBWS Bengawan Solo. Kegiatan yang dihadiri oleh pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo dan Balai Teknik Sungai tersebut sebelumnya telah menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Manajemen risiko merupakan hal yang penting dalam pekerjaan infrastruktur, terkhusus pada proyek pembangunan. Proses manajemen risiko adalah penerapan kebijakan, prosedur, dan praktik manajemen yang bersifat sistematis atas aktivitas penetapan konteks, identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, respon risiko, pemantauan, serta informasi dan komunikasi. Tujuan manajemen risiko secara umum adalah untuk melindungi dari risiko signifikan yang dapat menghambat pencapaian tujuan, mendorong setiap pegawai untuk hati-hati dalam bertindak. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir Agus Rudyanto M.Tech. dalam sambutannya mengucapkan terima kasih karena telah diberikan kesempatan untuk menjadi pendamping penyusunan dan pengendalian penerapan manajemen risiko. "Terima kasih telah memberikan kepercayaan kepada BBWS Bengawan Solo untuk menjadi Pendamping Penyusunan dan Pengendalian Penerapan Manajemen Risiko (MR). Semoga nantinya kita bisa mendapatkan kebaikan yang bisa diterapkan kedepannya di BBWS Bengawan Solo maupun Balai Teknik Sungai," paparnya. Turut memberikan sambutan, Kepala Balai Teknik Sungai, Marasi Deon Joubert, ST, MPSDA menyatakan jika kegiatan ini dapat menambah pemahaman tentang manajemen risiko. "Pendampingan kegiatan ini bermanfaat dalam menambah pemahaman tentang manajemen risiko untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur dalam penerapan MR yang baik," ucapnya. Turut hadir dan memberikan arahannya, Direktorat Kepatuhan Intern, Mochamad Mazid, ST, Sp-1 menyebut jika kegiatan ini sebagai bentuk masukan bagi pelaksanaan MR di tahun 2021. Selain itu, Mochamad Mazid juga mengungkap jika perlu dilakukan pengawalan dalam penerapan manajemen risiko. "Kegiatan ini sebagai bentuk masukan bagi pelaksanaan manajemen risiko di tahun 2021 sekaligus persiapan di tahun 2022. Harus dilakukan pengawalan dari sisi kinerja karena budaya sadar resiko harus kita jalankan mulai dari level pimpinan sampai dengan jajarannya," paparnya (BBWSBS/ Safira Dita)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

BBWS Bengawan Solo Tinjau Bencana Banjir di Magetan

18 March 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) mengikuti rangkaian kegiatan kunjungan kerja Gubernur Jawa Timur (Jatim) di wilayah Magetan, Jawa Timur, Kamis (18/03/2021). Kegiatan tersebut berjalan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Gubernur Jatim, Dra. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., bersama Bupati Magetan, Dr. Drs. Suprawoto, SH, M.Si, dan Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., meninjau langsung wilayah yang diterjang banjir di Magetan pada beberapa waktu lalu. Rombongan mengunjungi Jembatan Bogem, Jembatan Ngunut, dan Desa Pojok. Dalam kegiatan peninjauan tersebut, Gubernur Jatim, Dra. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., meminta jajarannya untuk memprioritaskan perbaikan Jembatan Ngunut, di Kecamatan Kawedanan, yang menghubungkan wilayah Magetan dan Ponorogo tersebut. “Kami sudah koordinasi dengan Bupati Magetan dan pihak BBWSBS. Kita undang dulu pakar yang bisa melakukan proses assessment di titik tertentu untuk penguatan. Jadi ada beberapa item yang akan dilakukan. Dan langkah perbaikan yang pertama akan dilakukan yakni pemasangan bronjong dari Pemprov, Pemkab dan BBWSBS yang segera dipasang di pinggir aliran sungai,” terangnya. Sebagai informasi, banjir menerjang Magetan pada Selasa (16/3/2021). Ada tujuh desa di tiga kecamatan yang kebanjiran. Tiga kecamatan tersebut, yakni Kawedanan, Ngariboyo, dan Parang. Bupati Magetan, Dr. Drs. Suprawoto, SH, M.Si, juga menerangkan bahwa beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan karena tingginya intensitas hujan yang begitu deras akhir-akhir ini. Beberapa jembatan di daerah Kabupaten Magetan mengalami kerusakan yang cukup parah. Dan yang menjadi prioritas saat ini adalah memulihkan kembali jembatan yang roboh. “Kami sudah berkoordinasi tadi dengan Gubernur Jatim dan Bupati Magetan, semoga dengan sinergitas yang baik, permasalahan akibat banjir di Magetan dapat segera ditangani bersama-sama,” pesan Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Sidang Pleno II TKPSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo

17 June 2021

Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai (WS) Bengawan Solo mengadakan acara Sidang Pleno II TKPSDA WS Bengawan Solo di Kantor BBWSBS, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu - Kamis (16-17/06/2021). Kegiatan yang dilaksanakan secara teleconference tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) memiliki lingkup kerja yang tersebar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan sebagai upaya konservasi SDA. Hal ini tentunya BBWSBS tidak bisa bekerja sendiri, namun memerlukan bantuan/dukungan dari berbagai lintas sektor, khususnya yang tergabung dalam TKPSDA WS Bengawan Solo. Dalam pembahasan Komisi 1 mengenai Konservasi SDA & Pemberdayaan, yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan DAS dan Konservasi Sumber Daya Alam, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Perwakilan Perum Jasa Tirta I dan Kepala Bagian Umum & Tata Usaha BBWS Bengawan Solo Bambang SE, ST, MT. Komisi 2 membahas mengenai Pendayagunaan SDA disampaikan oleh perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Subkoordinator Perencanaan Operasi & Pemeliharaan SDA, BBWS Bengawan Solo, Ambar Puspitosari, ST., MDM dan perwakilan dari Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan, Ditjen SDA Kementerian PUPR. Komisi 3 Pengendalian DRA & PSIH3 menyampaikan mengenai Petunjuk pelaksanaan pembahasan rencana Pengelolaan SIH3 (PSIH3) di WS Bengawan Solo yang disampaikan oleh perwakilan Ditjen SDA Kementerian PUPR. Untuk materi mengenai Progres Penyusunan Peraturan Gubernur Jawa Timur terkait Pengelolaan SIH3 Provinsi Jawa Timur disampaikan oleh Kepala Seksi Hidrologi dan Pemantauan Kualitas Air, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur, Catur Arik Kurniawati, S.T., M.Eng. Dari pembahasan yang disampaikan Komisi 1,2,3 pada Rabu (16/06/2021) dilanjutkan dalam Sidang Pleno II dengan membahas mengenai Kesesuaian Pola Tanam dan Tata Tanam terhadap Ketersediaan Air di Wilayah Sungai Bengawan Solo disampaikan oleh Sri Wahyu Kusumastuti, ST, MT selaku Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan SDA, BBWS Bengawan Solo. Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (SDA) Bengawan Solo selaku Kepala Sekretariat TKPSDA WS Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST., M.Si., menyampaikan bahwa TKPSDA sebagai wadah koordinasi pengelolaan SDA diharapkan dapat memberikan pertimbangan/rekomendasi dalam aspek konservasi dan pendayagunaannya, serta pengendalian daya rusak air, baik pada saat perencanaan, pelaksanaan, maupun pemantauan juga pengawasan di lapangan. “Dengan adanya kerjasama dan sinergitas seluruh unsur elemen dari pemerintah maupun non pemerintah diharapkan pengelolaan SDA di WS Bengawan Solo mampu memberikan manfaat. TKPSDA WS Bengawan Solo mengajak pemangku kepentingan [stakeholder] bersinergi mewujudkan pengelolaan SDA. Selain itu kami memberikan rekomendasi yang sudah dilakukan selama ini dan sebagai upaya mencari jalan terbaik apa yang harus dilakukan di masa yang akan datang,” ujarnya. Dalam Sidang Pleno II yang memimpin jalannya sidang adalah Nathan Setyawan, ST., M.Eng selaku Ketua TKPSDA WS Bengawan Solo dan turut hadir pula sebagai tamu undangan dari Balai Teknik Sungai, Sekretariat Dewan SDA Nasional serta Direktorat Bina OP, Kementerian PUPR. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Penanaman Pohon Untuk Konservasi Lingkungan di Arboretum Mongkrang

06 December 2021

Dalam rangka berperan aktif terhadap konservasi alam sekaligus pengembangan potensi ekonomi lokal, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rayat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA), yang dalam hal ini diwakili oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menggelar acara penanaman pohon di Arboretum Desa Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Jumat (03/12/2021). Acara penanaman pohon yang bernilai ekonomis yang dilakukan secara simbolis oleh Kepala BBWS Bengawan Solo dan pejabat di lingkungan BBWSBS tersebut diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pelaksanaan penanaman pohon yang dilakukan pada seluruh kawasan Arboretum Mongkrang dengan total 215 pohon tersebut dalam rangka memperingati Hari Bakti (Harbak) PU ke-76 tahun 2021. Varietas pohon yang ditanam dalam kegiatan tersebut beranekaragam yang beberapa diantaranya merupakan pohon alpukat dan durian. Kegiatan penanaman pohon tersebut sebagai tindak lanjut pembangunan infrastruktur kedepan yang harus menjadi perhatian yakni dengan lebih memperhatikan keberlanjutan lingkungan dengan mengikuti kaidah-kaidah green infrastruktur. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., disela kegiatan penanaman menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan bagian dari komitmen kuat Kementerian PUPR dalam rangka menciptakan pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang ramah lingkungan (environmental friendly).  “Memperingati Hari Bakti PU ke-76 BBWS Bengawan Solo melakukan penanaman pohon di Arboretum Desa Mongkrang karena kita harus merawat ekosistem yang ada dan mencintai pohon seperti kita mencintai anak cucu kita,” (BBWSBS/Fira)

Baca Selengkapnya