Berita SDA


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Koordinasi Penanganan Jembatan Patah di Kali Lamong

20 December 2021

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo beserta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo meninjau lokasi Jembatan Kacangan di Desa Kacangan, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik yang patah akibat pilar tengah konstruksi jembatan mengalami ambles, Senin (20/12/2021). Kegiatan ini dilaksanakan tetap dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Jembatan yang melintas diatas Kali Lamong tersebut sangat vital yang menghubungkan desa-desa di Kecamatan Benjeng. Jalan penghubung antardesa itu terpaksa ditutup untuk akses kendaraan roda empat dan roda dua. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr.Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengatakan BBWS Bengawan Solo terus mengupayakan penanganan dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten dan dinas terkait untuk melakukan penanganan lebih lanjut. “Kami akan berkoordinasi dengan Pemkab terkait masalah tersebut. Pasalnya, jembatan tersebut merupakan akses utama penghubung antar desa. Untuk saat ini jembatan yang patah tersebut langsung ditutup total dan tidak boleh digunakan untuk aktivitas. Untuk akses pengganti, masyarakat bisa beralih ke jalur alternatif,” katanya. Agus menambahkan BBWSBS hanya memiliki kewenangan terkait penanganan wilayah sungai Kali Lamong. “Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan ada atau tidaknya material reruntuhan jembatan yang menghambat aliran Kali Lamong, guna mengantisipasi terjadinya backwater,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara/ Feri).

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan Di Lingkungan BBWS Bengawan Solo

05 March 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menggelar acara Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan Di Lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Graha Tirta I, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (05/03/2021). Dalam kesempatan ini, BBWS Bengawan Solo menandatangani 15 paket pekerjaan, yakni tiga paket dari Satker BBWS Bengawan Solo, enam paket dari SNVT ATAB Bengawan Solo, empat paket dari Satker OPSDA Bengawan Solo, dua paket dari Satker PJSA Bengawan Solo. Dengan rincian paket diantaranya SID Rehabilitasi Partisipatif DI Asin Bawah, SID Rehabilitasi Partisipatif DI Jejeruk, DD Rehabilitasi D.I. Pondok di Kabupaten Ngawi, Rehabilitasi Rumah Pompa & JIAT Perpipaan di Jawa Tengah (Sragen), Rehabilitasi Rumah Pompa & JIAT Perpipaan di Jawa Timur (Pacitan), Rehabilitasi Rumah Pompa & JIAT Perpipaan di Jawa Timur (Ponorogo), Supervisi Rehabilitasi Rumah Pompa & JIAT Perpipaan di Jawa Tengah & Jawa Timur, Penggantian dan Pemasangan Mesin dan Pompa di Jawa Tengah, Penggantian dan Pemasangan Mesin dan Pompa di Jawa Timur, Remedial Bendungan di Wilayah Solo Hulu, Supervisi Remedial Bendungan di Wilayah Solo Hulu, Supervisi Remedial Bendungan di Wilayah Madiun, Supervisi Pemeliharaan Berkala di Wilayah Madiun, Supervisi Pengendalian Banjir Sungai Bengawan Solo Hilir (Kab. Tuban), Pembangunan Parapet/Revetment Ruas Kampung Sewu - Pucang Sawit. Kepala BBWS Bengawan Solo Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech menjelaskan total jumlah paket kontraktual BBWS Bengawan Solo pada awal tahun 2021 sebanyak 91 paket, dengan adanya refocusing anggaran mengakibatkan jumlah paket menjadi 87 paket. Dari 87 paket yang ada secara keseluruhan telah mendapatkan ID SIRUP untuk pelaksanaan pengadaan lelang. Sampai saat ini jumlah paket yang sudah terkontrak sebanyak 43 paket pekerjaan. “Untuk itu kami mohon bantuan dan kerjasama para Kasatker serta PPK untuk berkomunikasi secara intensif dengan BP2JK namun tidak intervensi,” jelasnya. “Dengan demikian jumlah paket BBWS Bengawan Solo yang sudah terproses adalah 74 paket atau 85 persen dari total, yang meliputi 25 paket pekerjaan konstruksi, 47 jasa konsultasi, dan 2 paket pengadaan barang. Sehingga penadatanganan kontrak bukanlah akhir suatu kemenangan kompetisi namun sebagai titik tolak awal untuk dimulai perjuangan yang lebih berat lagi, para pihak harus mulai memahami dan mematuhi ketentuan-ketentuan dalam kontrak untuk dapat meyelesaikan pekerjaan yang telah disepakati oleh kedua belah pihak,” pesan V. Untoro Kurniawan, S.T., M.M., M.T., selaku Kepala BP2JK Jawa Tengah. Direktur Kepatuhan Intern SDA Ditjen SDA Mochamad Mazid, ST, Sp-1. secara daring mengucapkan selamat, bukan kepada penyedia jasa saja tetapi tiga pihak yang telah menjalankan tugas keprofesionalannya baik dari unsur BP2JK, PPK dan Kasatker BBWS Bengawan Solo, dan khususnya Penyedia Jasa atas proses evaluasinya telah dinyatakan sebagai pemenang dalam pengadaan barang dan jasa ini. Dengan ikatan kontrak ini, kedua belah pihak agar betul-betul memahami apa yang ada didalam dokumen kontrak, baik dari aspek tertib administrasinya untuk betul-betul dicermati, kemudian pada saat implementasi kita harus mendasarkan tertib fisiknya dengan merujuk pada aturan-aturan yang ada, dan yang tidak kalah pentingya dari semua proses ini adalah tertib manfaat. Tertib manfaat ini dapat kita ukur dari sisi capaian outputnya maupun capaian outcomenya. Inilah yang harus selalu kita kawal sejak awal sampai akhir daripada masa ikatan kontrak ini(BBWSBS/charis).

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Monitoring Proyek Rehabilitasi Bendungan Pacal di Bojonegoro

06 May 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melaksanakan kegiatan monitoring di Bendungan Pacal di Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (05/05/2021).. Kegiatan monitoring Bendungan Pacal tersebut terkait dengan kegiatan safari lapangan di wilayah Bojonegoro. Kunjungan kerja tersebut dipimpin oleh Kepala BBWSBS,, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech Kepala Bidang Operasi (OP) dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (SDA), Sri Wahyu Kusumastuti, ST. M.Si, Kepala Satuan Kerja (Satker) OP SDA, Surendro Andi Wibowo, S.T., MPSDA., dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan SDA IV, Antonius Suryono, SH, MMT. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., menyampaikan paparan kegiatan serta motivasi kepada pekerja terhadap rehabilitasi di Bendungan Pacal. “Bendungan Pacal usianya sudah tua dan sudah dimanfaatkan sejak tahun 1933, sehingga sudah saatnya mendapatkan perhatian khusus. Masalah geologi menjadi hal yang perlu diperhartikan dalam pekerjaan rehabilitasi Bendungan Pacal. Semoga hasil pekerjaan memenuhi kualitas, kuantitas, dan sesuai dengan spesifikasinya. Namun, yang paling penting adalah fungsi infrastruktur yang ada dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat sekitar,” paparnya. Dari kunjungan tersebut diketahui rincian kegiatan realisasi pekerjaan Bendungan Pacal sampai dengan 30 April 2021 mencapai 6,50%. Sedangkan rencana pekerjaan hingga 30 Mei 2021 memiliki target sebesar 13,285%. Sebagai informasi, Bendungan Pacal yang terletak di Kecamatan Temayang tersebut memiliki tipe urugan batu dengan membran beton di udik. Tinggi maksimal bendungan yakni 35 meter dan lebar puncak 7 meter. Bendungan Pacal menjadi sumber air bagi daerah irigasi (DI) Pacal dengan luasan baku sawah 16.688 Ha. (Fira/BBWSBS).

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

TKPSDA Jatim Kunjungi BBWS Bengawan Solo

28 September 2021

Sekretariat Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Provinsi Jawa Timur, berkunjung ke Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, di Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (28/09/2021). Kunjungan kali ini bertujuan untuk berkoordinasi mengenai pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) dengan Sektetariat TKPSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo. Acara yang tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Sebagai informasi, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) memiliki lingkup kerja yang tersebar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan sebagai upaya konservasi SDA. TKPSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo periode 3 (2019 – 2023) dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Menteri PU PR Nomor 303/KPTS/M/2019 tentang Pembentukan TKPSDA WS Bengawan Solo. TKPSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo pada periode ini beranggotakan 74 anggota yang terdiri dari 37 anggota dari unsur Pemerintah dan 37 anggota dari Lembaga/Organisasi unsur Non Pemerintah (ORNOP). Untuk Jabatan Ketua TKPSDA WS Bengawan Solo dijabat oleh Kepala BAPPEDA Provinsi (Jawa Tengah dan Jawa Timur) dan Ketua Harian dijabat oleh Kepala Dinas PUSDATARU/PUSDA Provinsi (Jawa Tengah dan Jawa Timur) yang dijabat secara bergantian setiap tahunnya sesuai kesepakatan. Pada tahun ini, sebagai Ketua TKPSDA adalah Kepala BAPPEDA Provinsi Jawa Tengah dan Ketua Harian adalah Kepala Dinas PUSDA Provinsi Jawa Timur. Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (SDA) Bengawan Solo sekaligus Kepala Sekretariat TKPSDA WS Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST., M.Si., menyampaikan bahwa TKPSDA sebagai wadah koordinasi pengelolaan SDA diharapkan dapat memberikan pertimbangan/rekomendasi dalam aspek konservasi dan pendayagunaannya, serta pengendalian daya rusak air, baik pada saat perencanaan, pelaksanaan, maupun pemantauan juga pengawasan di lapangan. “Dengan adanya kegiatan ini, kami juga berharap bisa berbagi ilmu dan pengalaman agar terciptanya koordinasi yang baik serta saling melengkapi,”ujarnya. Ir. Anton Dharma Pusaka, MT selaku perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) SDA Jawa timur menyampaikan terima kasih karena telah diterima dengan baik di BBWS Bengawan Solo. “Dengan penuh semangat, dan tetap mematuhi protokol kesehatan, saya juga berharap dengan adanya kegiatan ini dapat bermanfaat sebagai peningkatan ilmu dan wawasan bagi setiap anggota TKPSDA Wilayah Sungai Provinsi Jawa Timur,” jelasnya. (BBWSBS/Tamara/MG-Alfida)

Baca Selengkapnya