Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
30 March 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan penandatanganan kontrak pekerjaan pembersihan eceng gondok Bendungan Rowo Jombor dan Bendungan Cengklik dengan Pola Kerjasama TNI, Rabu (30/03/2022) di Makorem 074 Warastratama. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M. Tech,., Kabid Operasi dan Pemeliharaan (O&P) SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si., Kasatker O&P SDA Bengawan Solo, Surendro Andi Wibowo, ST., MPSDA dan PPK O&P SDA II, Ika Yulianti, ST., MT. Kegiatan tersebut sebelumnya telah memenuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Dalam kesempatan ini, BBWSBS menandatangani pelaksanaan penandatanganan kontrak pekerjaan pembersihan Eceng Gondok Bendungan Rowo Jombor dan Bendungan Cengklik dengan Pola Kerjasama TNI. Program Revitalisasi Bendungan Rowo Jombor dan Bendungan Cengklik merupakan salah satu program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dengan maksud mewujudkan kepedulian dan sinergitas dalam mempertahankan keberlanjutan Bendungan Rowo Jombor dan Bendungan Cengklik agar terjaga fungsi dan kualitasnya sehingga memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat dan program ini bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2022. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., dalam sambutannya menyampaikan bahwa lingkup kerja BBWSBS tersebar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan sebagai upaya konservasi SDA di Rawa Jombor dan Bendungan Cengklik. "Tahapan pelaksanaan program Revitalisasi Bendungan Rowo Jombor dan Bendungan Cengklik salah satunya diwujudkan dengan pelaksanaan pekerjaan swakelola Pembersihan Eceng Gondok Bendungan Rowo Jombor dan Bendungan Cengklik dengan Pola Kerjasama TNI," ujarnya. Agus mengatakan ruang lingkup yang akan dikerjakan pada pekerjaan swakelola ini meliputi pembersihan eceng gondok pada Bendungan Rowo Jombor seluas ±10,5 Ha dan pada Bendungan Cengklik seluas ±23 Ha dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari. (BBWSBS/Tamara)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
08 September 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri mengadakan Sosialisasi Pengadaan Tanah Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (D.I) Pidekso di Kantor Bupati Wonogiri pada Selasa, (07/09/2021). Perwakilan dari BBWS Bengawan Solo yang hadir pada kegiatan ini adalah Subkoordinator Perencanaan Umum BBWS Bengawan Solo, Adiel Putra Wijaya, ST., M.Eng, PPK Pengadaan Tanah BBWS Bengawan Solo Anisa Hayu Widwiasih, SE, dan Tim PPK IRWA I BBWS Bengawan Solo. Kegiatan yang diadakan di Kantor Bupati Wonogiri ini sebelumnya telah menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.Kegiatan Sosialisasi tersebut turut dihadiri oleh 15 perwakilan Kepala Desa/Lurah yang terdampak pembangunan Daerah Irigasi Pidekso Jaringan irigasi D.I Pidekso diketahui sebagai pengembangan infrastruktur penyediaan air irigasi yang dapat menyediakan air baku sebesar 300 liter/detik di wilayah Kabupaten Wonogiri. Sebagai wilayah konservasi, adanya Jaringan Irigasi D. I. Pidekso yang mengairi area irigasi seluas 1.500 Ha akan meningkatkan intensitas tanam dari 133% ke 240%, dengan kebutuhan tanah untuk jaringan irigasi seluas 412.061 m2. Pengadaan tanah yang direncanakan di tahun 2021-2022 ini nantinya akan berlanjut pada pembangunan fisik jaringan irigasi di tahun 2023 sampai tahun 2024. Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) yang diwakili oleh PPK Pengadaan Tanah BBWS Bengawan Solo berharap agar masyarakat mau mendukung salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ini, "Kami mengharapkan dukungan dari masyarakat khususnya Pemkab Wonogiri untuk pengadaan tanah ini, karena nantinya ini akan menjadi salah satu infrastuktur untuk mendukung ketahanan pangan dan kemakmuran masyarakat khususnya di Kecamatan Baturetno dan Kecamatan Giriwoyo," paparnya. Menanggapi pernyataan BBWS Bengawan Solo, Bupati Wonogiri menyatakan jika Pemkab Wonogiri memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Bupati Wonogiri juga mengungkap jika nantinya kegiatan sosialisasi akan digelar pada level kecamatan. "Kami mendukung sepenuhnya kegiatan ini. Nantinya kegiatan sosialisasi akan digelar di tiap kecamatan atau di level kecamatan dengan menghadirkan seluruh kepala desa dengan tujuan memberikan ruang yang seluas luasnya untuk masyarakat," paparnya. (BBWSBS/ Safira Dita)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
18 February 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo mengadakan pelepasan pegawai On The Job training (OJT) yang mulai bertugas di wilayah baru berdasarkan surat keputusan Direktur Jendral Sumber Daya Air (SDA) nomor 15/KPTS/D/2022 tentang penempatan pegawai negeri sipil formasi tahun 2019 dan 2020 di Direktorat Jenderal SDA Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kantor BBWS Bengawan Solo, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (18/02/2022). Kegiatan pelepasan ini dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting dan diikuti oleh pejabat dan pegawai baik yang sedang melaksanakan Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH). Adapun pegawai yang berpindah tugas adalah Sri Wahyuni, A.Md ditempatkan di BBWS Cimanuk Cisanggarung, Pugar Dwi Riswanto S.AP ditempatkan di Sesditjen SDA, Freska Kristiana, A.Md.Ak ditempatkan di Direktorat SSPSDA, Desy Yustika Rini S.T ditempatkan di BBWS Citanduy, Yuliarini Amdan S.T dan Arfan Yosannurahman S.T ditempatkan di BBWS Kalimantan IV Samarinda, dan Ardelia Arlimasita S.T tetap bertugas di BBWS Bengawan Solo. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir.Agus Rudyanto, M.Tech menyampaikan kurang lebih satu tahun para pegawai OJT bekerja di lingkungan BBWS Bengawan Solo. Untuk para pegawai OJT dimanapun bertugas tetap harus senantiasa menjadi insan PUPR SDA yang bermanfaat. “Saya harap pengalaman kerja di BBWS Bengawan Solo menjadi bekal untuk mulai bekerja di kantor baru. Pesan saya tetap menjaga integritas, selalu menjaga teamwork dengan rekan kerja di kantor baru dan tetap menjaga tali silahturahmi dengan pegawai di BBWS Bengawan Solo,” katanya. Walaupun kegiatan ini diadakan secara virtual, namun komunikasi antar pegawai masih terjaga. Kepala BBWS Bengawan Solo selalu mewanti – wanti seluruh pegawai OJT untuk tetap menaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19. (BBWSBS/Tamara)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
09 March 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) bersama Balai Teknik Bendungan melaksanakan Diskusi Teknis Pembahasan Uji Model Fisik Hidraulik Bendung Gerak Karangnongko secara virtual, Selasa (09/03/2020. “Model Test Saluran Pengelak Bendung Gerak Karangnongko telah melalui berbagai tahapan pengujian yaitu Running Test, Original Design dan Development Test” Jelas Ali Rahmat ST, MT selaku Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur (KPI) Sumber Daya Air (SDA). Pada kesempatan kali ini Ir. Suwanto Marsudi, MS selaku Kepala Laboraturium Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya berkesempatan melakukan presentasi Uji Model Test Pola Operasi Pintu Bendung Gerak Karangnongko secara virtual yang terdiri dari Operasi Pintu dengan Q20, Q50, Q1000 dan QPMF. Dari hasil pengujian laboraturium pada Q20 tidak direkomendasikan pintu dioperasikan secara seri bersama untuk 3 buah pintu, sebagai contoh untuk pintu 4,5,6. Karena secara hidrolik dari hasil pengujian model test terjadi sirkulasi aliran melingkar di peredam energi ke arah kiri dan kanan membentur dinding sayap peredam energi. Rencananya, Bendung Gerak Karangnongko akan dibangun di Sungai Bengawan Solo yang juga menjadi perbatasan Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dan Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah dengan tipe concrete gravity, dengan daerah tangkapan seluas 10,03 Km2 serta berdaya tampung efektif sebesar 59,1 juta m3. Bendung Gerak Karangnongko diharapkan mampu memberikan pasokan Daerah Irigasi (DI) Karangnongko kanan (Kabupaten Bojonegoro) seluas 5.203 Ha dan D.I. Karangnongko kiri (Kabupaten Blora) seluas 1.747 Ha (bbwsbs/sita).
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
07 April 2022
Dalam rangka pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) pada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Tahun Anggaran (T.A.) 2022, BBWS Bengawan Solo menggelar kegiatan Training of Trainer (TOT) Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) P3TGAI T.A. 2022 di Jl. A. Yani No.40, Kerten, Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis-Jumat (07/04-08/04/2022). Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Bidang OP SDA Bengawan Solo, Dr. Wahyu Kusumastuti, S.T. M.Si., Kepala Satker OP SDA, Surendro Andi Wibowo S.T., M.P.S.D.A., PPK OP SDA II Bengawan Solo, Ika Yulianti, S.T., M.T, serta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo tersebut dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. P3TGAI merupakan salah satu program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) dengan maksud menumbuhkan partisipasi masyarakat petani dalam kegiatan rehabilitasi, peningkatan dan pembangunan jaringan irigasi sesuai dengan kebutuhan yang berdasarkan prinsip kemandirian. Hal ini dimaksud untuk mendukung program kedaulatan pangan dan upaya peningkatan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh peserta yang telah lulus dalam seleksi dan dinyatakan lolos sebagai TPM, yang pada hari Kamis diikuti oleh Koordinator TPM dan TPM Kab. Sragen, Kab. Sukoharjo, dan Kab. Wonogiri. Sedangkan kegiatan TOT pada hari Jumat diikuti oleh Koordinator TPM dan TPM Kab. Boyolali, Kab. Karanganyar, dan Kab. Klaten. Kepala Bidang OP SDA Bengawan Solo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peran Tenaga Pendamping Masyarakat sangat penting karena sebagai ujung tombak pelaksanaan P3TGAI di tingkat desa. “Peran TPM sangat penting karena merupakan perpanjangan tangan dari BBWS Bengawan Solo sekaligus sebagai sebagai ujung tombak pelaksanaan P3TGAI di tingkat desa. Karena nantinya P3TGAI dilaksanakan dari petani untuk petani dan akan dimanfaatkan kembali untuk masyarakat tani. Semoga TPM mampu membangkitkan peran masyarakat melaui P3TGAI secara maksimal sesuai dengan sasaran kerja yang ditetapkan bersama dalam Rencana Kerja Kelompok Penerima P3TGAI (RKKP3-TGAI),” katanya. Kepala Satker OP SDA Bengawan Solo, juga berharap nantinya pelatihan TPM ini seluruh peserta dapat memperoleh pengetahuan, diskusi dan komunikasi antar TPM dengan serta menumbuhkan prakarsa di bidang pendampingan masyarakat dalam menjalankan tugas di wilayah kerja masing-masing. Dalam acara ToT TPM P3TGAI T. A. 2022 tersebut juga disampaikan materi oleh narasumber dari Konsultan Manajemen Balai pada PPK OP SDA II, yakni Sigit Budi Widigdyo, S.T., dan Samsi, S.T. yang dilanjutkan dengan pengenalan Aplikasi P3TGAI. Aplikasi database P3-TGAI untuk Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) berguna untuk memonitoring serangkaian kegiatan P3-TGAI. TPM diwajibkan untuk log in menggunakan user dan password yang telah diberikan oleh KMB kemudian mengisi form TPM. Selanjutnya TPM harus melengkapi data pada form persiapan, form perencanaan, form pelaksanaan, dan terakhir form penyelesaian. Aplikasi ini penting untuk dipahami agar nantinya TPM dapat melaksanakan kegiatan P3-TGAI secara efektif dan efisien.(BBWSBS/Fira-Mayta)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
15 June 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan di lingkungan SNVT OP SDA Bengawan Solo di Kantor BBWS Bengawan Solo, Pabelan, Sukoharjo, Rabu (15/06/2022). Acara penandatanganan tersebut dihadiri oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, S.T, M.Si., Kepala Bidang OP SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti ST, M.Si, Kepala SNVT OP SDA Bengawan Solo, Lalu Ardian Bagus Nugroho, S.T., M.M., M.T., serta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19. Dalam kesempatan ini, BBWS Bengawan Solo diwakili oleh PPK OP SDA IV menandatangani paket pekerjaan Penataan Kawasan Bendungan Pacal dengan penyedia jasa CV. Pratama Sakti Internusa senilai Rp. 2.400.000.000,00 dan paket pekerjaan Pemeliharaan Berkala Bengawan Solo Hilir di Kota Surakarta dengan penyedia jasa CV. Sumber Tirto Mulyo senilai Rp. 5.800.532.716,00 dengan jangka waktu pelaksanaan 180 hari kalender. Selain itu, ada paket pekerjaan yang ditandatangani PPK OP SDA III yakni Penataan Kawasan Bendungan Pondok dengan penyedia jasa CV. Jati Sampoerna senilai Rp. 1.541.476.613,36 dengan jangka waktu pelaksanaan 180 hari kalender. Dalam arahannya, Maryadi Utama, S.T, M.Si., menyampaikan bahwa setelah tanda tangan kontrak berarti tanggung jawab yang harus diimplementasikan akan dimulai, sehingga Kepala BBWSBS tersebut meminta penyedia jasa dan PPK untuk terus mengawal pekerjaan tersebut. “Sebagaimana yang sering disampaikan jika ASN PUPR harus menerapkan 4 Big No’s yakni No Bribery, No Kick Back, No Gift, and No Luxurios Lifestyle. Oleh karenanya, kami mohon penyedia jasa dan PPK mengawal pekerjaan ini sampai tuntas pada kontruksi dan manfaatnya,” pesan Maryadi Utama. (BBWSBS/Safira)
Baca Selengkapnya