Berita SDA


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

BBWSBS Lanjutkan Pemberian Vaksinasi Covid-19 Dosis I untuk Keluarga Kementerian PUPR

28 July 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) kembali melanjutkan program pemerintah dalam rangka percepatan vaksinasi Covid-19 dengan menggandeng tim vaksinasi dari Rumah Sakit Ortopedi (RSO) Prof. Dr. R. Soeharso. Peserta vaksin dosis pertama yang pada Jumat (16/07/2021) belum memenuhi syarat atau yang berhalangan hadir, mulai melaksanakan kegiatan vaksinasi di Gedung Joglo RSO, Rabu (28/07/2021) mulai pukul 09.00 WIB. Kementerian Pekerjaan Umum Pekerjaan Rakyat (PUPR) telah melakukan vaksinasi tidak hanya untuk pegawai PUPR, tetapi untuk keluarga dan saudara terdekatnya terutama yang berada dalam satu tempat tinggal. Vaksinasi untuk keluarga pegawai PUPR dilaksanakan untuk mendukung program Pemerintah satu juta vaksinasi per hari sebagai upaya melindungi warga Indonesia dari pandemi COVID-19. Keikutsertaan segenap jajaran Kementerian PUPR dalam vaksinasi COVID-19 sekaligus merupakan bentuk partisipasi dalam program Pemerintah untuk mempercepat penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi selama lebih dari setahun. Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Tata Usaha (TU) BBWSBS, Bambang, S.E., S.T., M.T., berharap bahwa melalui pemberian vaksinasi ini dapat menjadi sarana untuk segera memutus rantai penyebaran Covid-19 sehingga dapat mencapai kekebalan kelompok khususnya di keluarga besar PUPR pada lingkungan BBWSBS. Selain itu, para pegawai dan keluarga pegawai Kementerian PUPR diminta terus melakukan protokol kesehatan secara ketat dengan tetap disiplin di lingkungan kerjanya. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Serah Terima Hasil Kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi Kabupaten Wonogiri

04 October 2021

Sehubungan dengan selesainya pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahun anggaran 2021, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menyelenggarakan kegiatan Serah Terima Hasil Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahap I Tahun Anggaran 2021 pada wilayah kerja Bengawan Solo Hulu untuk wilayah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Senin (04/10/2021). Kegiatan yang turut dihadiri Kepala Balai BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OPSDA), Sri Wahyu Kusumastuti, ST. M.Si, dan Kepala Satuan Kerja (Satker) OP SDA Bengawan Solo, Surendro Andi Wibowo, S.T., MPSDA beserta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo tersebut diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehata (prokes) pencegahan Covid-19. Selain untuk mendukung program ketahanan pangan Nasional, kegiatan P3TGAI diharapkan dapat meningkatkan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat khususnya petani. Program tersebut juga bermanfaat untuk memperkuat sekaligus meningkatkan kemandirian masyarakat petani dalam kegiatan pengelolaan jaringan irigasi. Untuk wilayah kerja Bengawan Solo Hulu di Provinsi Jawa Tengah mendapatkan alokasi sejumlah 177 desa yang tersebar di 6 Kabupaten yaitu Klaten, Sukoharjo, Boyolali, Sragen, Karanganyar, dan Wonogiri. Jumlah desa di Kabupaten Wonogiri yang menjadi penerima P3TGAI pada Tahap I sejumlah 31 (tiga puluh satu) desa yang diampu oleh 17 (tujuh belas) TPM (Tenaga Pendamping Masyarakat) dan 1 (satu) Koordinator TPM. Sedangkan untuk hasil pekerjaan saluran tersier terbangun minimal sepanjang 300 sampai dengan 800 meter dalam waktu kurang lebih 5 (lima) bulan. Kepala BBWSBS, dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat sehingga kegiatan P3TGAI ini dapat diselesaikan dengan baik. Agus Rudyanto juga berharap jika nantinya kegiatan tersebut dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah lokasi pekerjaan. Kegiatan Serah Terima Hasil Pekerjaan P3TGAI Tahap I di Kabupaten Wonogiri ini juga turut dihadiri oleh Bupati Wonogiri, Ketua DPRD Kabupaten Wonogiri, Sekretaris Kabupaten Wonogiri serta Kepala Desa dan Ketua P3A Kabupaten Wonogiri Tahap I. “Progres pelaksanaan fisik maupun keuangan untuk Tahap I telah mencapai 100% sehingga dilaksanakan kegiatan serah terima hasil kegiatan P3TGAI khusus untuk Kabupaten Wonogiri Tahap I. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat khususnya Bapak Bupati dan OPD yang terkait, Aparatur Keamanan serta Bapak ibu Camat, Kepala Desa, P3A, TPM, KMB, Satker dan PPK OP SDA sehingga kegiatan P3TGAI ini dapat diselesaikan dengan baik,” paparnya. Kepala Satuan Kerja (Satker) Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) Bengawan Solo turut berpesan agar kegiatan P3TGAI ini bisa dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat untuk masyarakat khususnya para petani. “Kegiatan program yang dilaksanakan oleh masyarakat petani harus dapat dipertanggungjawabkan dalam hal ketepatan sasaran, waktu, pembiayaan dan mutu pekerjaan. Hasil kegiatan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat petani secara berkelanjutan (sustainable), sehingga dapat dilanjutkan dan dikembangkan secara mandiri oleh P3A/GP3A/IP3A.,” paparnya. (Safira-MG Inki)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Sinergitas Bidang Sumber Daya Air di Kabupaten Lamongan

13 April 2022

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech, beserta pejabat di lingkungan BBWSBS berkoordinasi dengan Bupati Lamongan, Dr. Yuhronur Efendi, M.B.A., Selasa (12/04/2022) di Kantor Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, kegiatan tersebut diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Dalam kunjungan kali ini, Kepala BBWS Bengawan Solo turut membahas mengenai progress Penanganan Banjir di wilayah Bengawan Jero. Sebagai informasi Bengawan Jero merupakan wilayah yang berbentuk mangkuk dengan dasar yang bergelombang dengan elevasi -0,70 m di sebagian wilayah bahkan sampai -1,20 m. Air dari perbukitan selatan dan area sebelah barat melalui sungai Moropelang, Gondang, Kruwul, Plalangan dan Dapur berkumpul di Bengawan Jero. Bengawan Jero merupakan daerah yang sering tergenang dan banjir pada saat musim penghujan. BBWS Bengawan Solo sudah memiliki upaya jangka pendek dan jangka panjang untuk mengantisipasi banjir di Bengawan Jero. Selain itu, koordinasi BBWS Bengawan Solo dengan Bupati Lamongan membahas mengenai Pemanfaatan Lahan Solo Valley dan dan Rencana Pengelolaan Waduk Gondang di Lamongan. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr.Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengatakan melalui koordinasi ini kami sudah membahas beberapa aspek salah satunya pembahasan mengenai penanganan banjir di Kabupaten Lamongan. BBWS Bengawan Solo sudah memiliki upaya penanganan jangka pendek dan jangka panjang. BBWS Bengawan Solo dalam penanganan jangka pendek membantu alat berat untuk normalisasi Kali Dinoyo pada titik kritis yang sudah dilaksanakan pada Bulan Januari lalu. Sedangkan penanganan jangka panjang BBWS Bengawan Solo melakukan Rehabilitasi Sluis Kuro. “Penanganan Bengawan Jero dilakukan dengan Rehabilitasi Sluice Kuro, penambahan pompa dan normalisasi sungai,”ujarnya Bupati Lamongan, Dr. Yuhronur Efendi, M.B.A., mendukung penuh pengembangan SDA oleh BBWS Bengawan Solo. “ Semoga kedepannya percepatan pembangunan yang melibatkan BBWBS di Kabupaten Lamongan ini dapat berjalan lancar dan menjadi komitmen bersama bagi kita dalam menentukan skala prioritas,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Antisipasi Melalui Rencana Tindak Darurat

25 May 2022

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyiapkan sejumlah langkah antisipasi melalui Rencana Tindak Darurat (RTD) Bendungan Songputri, Bendungan Nawangan dan Bendungan Parangjoho jika mengalami kegagalan konstruksi. Meskipun saat ini ketiga bendungan tersebut dalam kondisi normal, tetap harus dilakukan monitoring secara terus menerus. Kegiatan Koordinasi Rencana Tindak Darurat ini dilakukan di Kantor Dinas Bupati Wonogiri, Jawa Tengah, Rabu (25/05/2022). Acara tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kegiatan koordinasi ini dihadiri oleh BBWS Bengawan Solo, Bupati Wonogiri, Setda Wonogiri, serta sejumlah Camat dan Kepala Desa. Kabid Operasi dan Pemeliharaan (O&P) SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si., dalam hal ini mewakili Kepala BBWSBS menyampaikan sesuai Peraturan Menteri PUPR Nomor 27 Tahun 2015 Pasal 2 bahwa konsepsi keamanan bendungan harus memiliki 3 pilar yang salah satunya adalah kesiapsiagaan tindak darurat. Maka dari itu pengelola bendungan harus menyusun dokumen RTD. “Dokumen RTD merupakan dokumen yang digunakan sebagai pedoman atau petunjuk yang didalamnya memuat Pengamanan Bendungan dan Penyelamatan Masyarakat serta Lingkungan, dimana dokumen ini disiapkan secara baik, cermat, dan lengkap, sehingga pada saat keadaan darurat bendungan, dapat dilakukan tindakan pencegahan secara cepat, tepat, dan efektif yang pada akhirnya dapat dicegah atau setidaknya dikurangi risiko terjadinya kegagalan bendungan,” ujarnya. Sri Wahyu mengatakan bahwa BBWS Bengawan Solo telah menyusun RTD guna menjaga keamanan bendungan dari Bendungan Songputri, Nawangan dan Parangjoho itu sendiri. “Dengan adanya acara ini, kami mengharapkan masukan dari pihak-pihak terkait guna kesempurnaan Dokumen RTD ini sehingga kegagalan bendungan dapat diminimalisir dan bendungan selalu bermanfaat banyak bagi masyarakat sekitar,” katanya. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya