Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
18 June 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo mengadakan kegiatan serah terima PROM (Preparation of Operation and Maintanance) Penanganan Banjir Kota Surakarta Paket 1,2, dan 3 serta diskusi pengelolaan aset di Kota Surakarta. Kegiatan serah terima PROM tersebut dihadiri oleh Kepala BBWS Bengawan Solo dan pejabat di lingkungan BBWS yang digelar pada Jumat, (18/06/2021). Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat BBWS Bengawan Solo itu sebelumnya telah menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Daftar Dokumen serah terima PROM Penanganan Banjir Kota Surakarta Paket 1 berupa Pedoman O&P Pintu Air dan Bendung Kali Pepe Hilir, Pedoman O&P Kali Pepe Hili, Daftar Aset, dan KIB (Kartu Identitas Barang). Paket 2 berupa Pedoman O&P Pintu Air Sungai Bengawan Solo, Pedoman O&P Pompa Air Sungai Bengawan Solo, Daftar Aset, dan KIB (Kartu Identitas Barang). Sedangkan Penanganaan Banjir Kota Surakarta Paket 3 berupa Pedoman O&P Bendung Tirtonadi, Pedoman O&P Pompa Air/Banjir dan Pintu Air di Kali Pepe Hulu, Daftar Aset, dan KIB (Kartu Identitas Barang). Kegiatan serah terima tersebut berlangsung dengan penandatanganan PROM ( Preparation of Operation and Maintanance) oleh Kepala SNVT PJSA BBWS Bengawan Solo, R. Panji Satrio, S.T., M.T., MDM dan Kepala Satker Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) Bengawan Solo, Surendro Andi Wibowo, ST., MPSDA Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech berharap jika setelah kegiatan serah terima PROM akan menjadi penyerahan beban tanggung jawab dari Satker PJSA ke Satker OP yang harus dikerjakan semaksimal mungkin. "Perlu untuk dicatat jika sekarang tanggung jawab sudah berpindah. Bagi yang diserahi tugas diharap bisa menjaga sebaik-baiknya dan bekerja semaksimal mungkin,” paparnya. (BBWSBS/Fira)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
16 July 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar program vaksinasi Covid-19 yang didapatkan oleh Kementerian PUPR difasilitasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukoharjo untuk pegawai dan keluarga di lingkungan BBWSBS di Rumah Sakit Ortopedi (RSO) dr. Soeharso, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (16/07/2021). Sebelumnya, peserta vaksinasi juga diwajibkan memakai masker medis, menjaga jarak, dan cuci tangan pakai sabun serta kegiatan vaksinasi tersebut diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Alur vaksinasi diawali dengan peserta vaksinasi sudah masuk ke kompleks Rumah Sakit Ortopedi dr. Soeharso, kemudian mengisi daftar hadir yang dipandu oleh petugas jaga. Selanjutnya, pegawai atau keluarga yang akan divaksin harus melalui meja 1 (pendaftaran) kemudian meja 2 (skrining). Pada tahap ini, pegawai yang akan divaksin dicek petugas terkait suhu dan tekanan darah. Di samping itu ditanya pernah kontak erat dengan pasien positif Covid-19, memiliki riwayat alergi obat, dan lainnya. Jika sudah melewati keseluruhan tahapan itu, setiap peserta langsung disuntik vaksin Covid-19. Bagi yang tidak memenuhi syarat, maka vaksinasi akan ditunda. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., disela kegiatan peninjauan menyampaikan bahwa peserta vaksinasi kali ini merupakan pegawai yang sebelumnya berhalangan hadir untuk vaksinasi di kesempatan sebelumnya dan anggota keluarga Kementerian PUPR salah satunya di lingkungan BBWSBS yang bekerjasama dengan RSO dr. Soeharso. “Atas instruksi Pak Menteri PUPR, terkait masalah pandemi Covid-19 saat ini, mengimbau agar semuanya harus divaksinasi. Harapan kami kedepannya, setelah mendapat vaksinasi, baik pegawai maupun keluarga di BBWBSBS yang terpapar Covid-19 akan berkurang, sehingga nantinya sejalan dengan target dari pemerintah untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity),” imbuhnya. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha (TU) BBWSBS, Bambang, S.E., S.T., M.T., bahwa vaksinasi kali ini dapat menjadi sarana untuk segera memutus rantai penyebaran Covid-19 di keluarga besar PUPR. Untuk total pendaftar pada vaksinasi tersebut sekitar 600 orang dan pada hari ini tersedia 300 vaksin untuk 300 orang. “Meskipun telah divaksin, para pegawai dan keluarga pegawai Kementerian PUPR di BBWSBS diingatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan tetap disiplin mengedepankan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilitas dan interaksi),” pungkasnya. (BBWSBS/Ferri-Fira)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
06 May 2021
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo bersama staff meninjau lokasi Program Percepatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Dusun Jajar, Desa Sukosewu, Kecamatan Sukoseweu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (05/05/2021). P3TGAI di lokasi ini dikerjakan oleh 15 orang dan saat ini Progres Fisik nya telah mencapai 23%. Pekerjaan yang telah dilaksanakan adalah galian tanah sedalam 120 m, pasangan batu 120 m dan plesteran 50 m. Dengan Pola Tanam Padi Padi Palawija yang dapat menghasilkan produksi 7 Ton/Ha para petani sangat antusias terhadap Program P3TGAI. Dalam kesempatan ini Kepala BBWS Bengawan Solo berkesempatan berinteraksi langsung dengan Petani yang mengerjakan P3TGAI di saluran sepanjang 280 meter ini. Ia berpesan agar semua dapat terus bekerja dengan baik sampai saluran ini jadi dan nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat petani. “Ayo terus semangat sampai saluran ini jadi agar nanti dapat menjadi teman baik dalam melakukan usaha tani!” Pesan Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech dengan penuh suka cita. P3TGAI merupakan Program Padat Karya Tunai (Cash for Work) yang melibatkan partisipasi langsung dari masyarakat khususnya petani. sehingga masyarakat dapat semakin guyup rukun dalam melaksanakan kegiatan usahatani sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian (bbwsbs/sita).
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
09 July 2021
Pandemi Covid-19 di Indonesia memberikan dampak tidak hanya pada kesehatan masyarakatnya, akan tetapi juga pada gaya hidup akibat berbagai kebijakan yang berlaku untuk penanganannya. Untuk itu Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar kegiatan video conference dengan topik Arahan Menteri PUPR Terkait Penanganan Covid-19, pada Kamis (08/07/2021) malam. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh keluarga besar BBWS Bengawan Solo baik yang berada di wilayah Jawa Tengah (Jateng) maupun Jawa Timur (Jatim). Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menyampaikan arahan yang disampaikan oleh Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., paparan dari Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha (TU) BBWSBS, Bambang, S.E., S.T., M.T., paparan dari narasumber penyintas, serta Sapa Isolas Mandiri (Isoman) untuk pegawai BBWSBS yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir.Agus Rudyanto, M.Tech mengingatkan bagi seluruh keluarga besar BBWS Bengawan Solo tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan. Karena pandemi Covid-19 belum berakhir, selain itu klaster keluarga menyumbang kasus positif Covid-19 yang cukup banyak. “Jangan sampai keluarga tertular karena kita beraktivitas di luar rumah. Kasus dari klaster keluarga cenderung meningkat. Salah satu kuncinya tetap menerapkan protokol 3M,” ujarnya. Agus mengatakan akan menyiapkan tempat isolasi mandiri khusus bagi pegawai yang terinfeksi Covid-19. “Kita tidak menginginkan pegawai BBWSBS yang terpapar Covid-19 semakin banyak. Bagi pegawai yang sedang menjalani isoman yang membutuhkan tempat isolasi kami membantu siapkan tempat. Siapa tahu membutuhkan tempat, karena kalau di rumah bisa membahayakan anggota keluarga yang lain. Selain itu kami juga akan memberikan pasokan obat – obatan penanganan Covid-19, hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan tingkat kesembuhan penderita Covid-19,” ujarnya. Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha (TU) BBWSBS, Bambang, S.E., S.T., M.T mengatakan dengan adanya kegiatan video conference dengan seluruh jajaran keluarga besar BBWS Bengawan Solo baik yang berada di wilayah Jawa Tengah (Jateng) maupun Jawa Timur (Jatim). Kegiatan ini, dilakukan untuk menjaga komunikasi antar pegawai agar tetap terjaga yang sedang menjalani isoman. Selain itu untuk para penyintas dapat membagikan tips agar cepat sembuh dari virus Covid-19. “Ada beberapa pegawai BBWSBS yang terpapar Covid-19, kita tanyakan apa saja kebutuhan mereka saat menjalankan isoman. Jangan sampai pegawai yang sedang menjalani isoman tidak mendapatkan obat atau kekurangan kebutuhan lainnya,” katanya. Bambang mengimbau seluruh pegawai BBWSBS untuk tetap semangat melaksanakan protokol kesehatan. Sebab dengan menjalankan protokol kesehatan, bisa membantu mengurangi penularan Covid-19. “Untuk menangkal virus, baiknya ada peningkatan daya tahan tubuh atau sistem imun di dalam tubuh kita. Cara mengupayakan kekebalan tubuh itu adalah dengan melaksanakan perilaku hidup sehat, dengan makan lebih banyak buah dan sayur, istirahat cukup serta olahraga berkala,” lanjut dia. Guna mencegah penyebarluasan Covid-19 dengan pertimbangan seksama dari masing-masing pegawai BBWSBS telah melaksanakan pola hidup bersih dan sehat serta melakukan prosedur kesehatan sesuai Protokol Kesehatan dari Pemerintah untuk Penanganan Covid-19. Dengan ini diharapkan dapat melakukan pekerjaan masing-masing dengan baik tanpa terganggunya penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik, serta pada saat yang bersamaan dapat mengurangi terjadinya penyebaran virus corona di Indonesia. (BBWSBS/Tamara - Ferri)
Baca Selengkapnya