Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
11 August 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melakukan kegiatan monitoring progres pekerjaan Penanganan Longsor Kali Gandong di Kabupaten Magetan, Jawa Timur pada Selasa, (10/08/2021). Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech beserta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo melakukan kegiatan monitoring tersebut dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Sebagai informasi, Kali Gandong merupakan sungai yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Gandong yang bagian hulunya merupakan Gunung Lawu dan hilirnya terletak di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Luas DAS Kali Gandong adalah 158.05 km2. Pada tanggal 21 Januari 2021 telah terjadi banjir di Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur yang menyebabkan longsoran Tebing Sungai Gandong. Berkaitan dengan kejadian banjir tersebut, ditemukan 3 lokasi longsor yang memerlukan penanganan di sepanjang Kali Gandong di Kabupaten Magetan yakni di Jalan Thamrin, Belakang Masjid Agung Magetan dan di Makam Ki Mageti. BBWS Bengawan Solo melakukan penanganan di tiga titik longsor Kali Gandong tersebut. Dalam kegiatan monitoring tersebut, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech meminta agar penanganan longsor Kali Gandong segera dilakukan untuk meminimalisir efek yang terjadi di musim hujan. “Dimohon agar pekerjaan ini segera dikejar sebelum musim hujan datang. Hal tersebut untuk meminimalisir efek yang terjadi di musim hujan karena tebing Kali Gandong rawan longsor,” paparnya. Diketahui progres pekerjaan Penanganan Longsor Kali Gandong Kabupaten Magetan sudah mencapai 53,05% pada 9 Agustus 2021. Sedangkan rencana pekerjaan memiliki target sebesar 55,96% pada 9 Agustus 2021. (BBWSBS/Fira)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
06 May 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melakukan monitoring proyek pembangunan Bendungan di Bojonegoro, Rabu (05/05/2021). Monitoring tersebut dilakukan di lokasi pembangunan Bendungan Gongseng yang berada di wilayah kerja BBWS Bengawan Solo. Kegiatan monitoring di Bendungan Gongseng dipimpin Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech Kepala Bidang Operasi (OP) dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (SDA), Sri Wahyu Kusumastuti, ST. M.Si, Kepala Satuan Kerja (Satker) OP SDA, Surendro Andi Wibowo, S.T., MPSDA., dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan SDA IV, Antonius Suryono, SH, MMT. Disebutkan oleh Agus Rudyanto bahwa kegiatan monitoring Bendungan Gongseng diadakan dalam rangka pengecekan lapangan. “Kegiatan lapangan kunjungan kerja di Wilayah Jawa Timur di Bendungan Gongseng dengan harapan pembangunan Bendungan Gongseng dapat berjalan efektif, tentunya dengan kerjasama dari berbagai pihak terkait.,” paparnya. Dari kunjungan tersebut diketahui rincian laporan mingguan. Adapun progress proyek pembangunan Bendungan Gongseng terhadap keseluruhan mencapai 88,55%. Sebagai informasi, Bendungan Gongseng, berada di Desa Kedungsari Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro yang dibangun pada tahun 2014. Tipe Bendungan berupa urugan batu dengan inti. Bendungan yang dibangun dengan tinggi total 34 meter tersebut akan menyediakan air baku sebesar 300 liter/detik. Selain itu, juga akan meningkatkan intensitas tanam sebesar 250%. Tidak hanya sebagai pengendali banjir, yang dapat mereduksi hingga 133,21 m3/ detik, bendungan tersebut dapat mendukung pengembangan di sektor pariwisata. Pembangunan Bendungan Gongseng sangat diperlukan dalam rangka pengembangan insfrastruktur irigasi untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan penyediaan air baku di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Selain itu, Bendungan Gongseng memiliki beberapa manfaat lain dalam rangka pengelolaan SDA berkelanjutan dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (BBWS/Fira)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
15 March 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) di lingkungan BBWSBS, Senin (15/03/2021). Sebanyak empat kontrak paket pekerjaan yang ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai dan Pantai I, Yuhanes Widi Widodo, S.T., Sungai dan Pantai II,Yudhi Triana Dewi, S.T., M.Eng., Irigasi dan Rawa II, Ery Suryo Kusumo, S.Pd., M.T., yang dilaksanakan di Kantor BBWSBS, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Penandatanganan paket pekerjaan ini disaksikan oleh Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo, R. Panji Satrio, S.T., M.T., MDM beserta pejabat lainnya. Adapun paket pekerjaan yang ditandatangani, yaitu Supervisi Penanganan Banjir Sungai Asem Gandok, Grindulu, atau Anak Sungainya oleh PT. Wahana Prakasa Utama Cabang Jatim senilai Rp. 890.406.000, Supervisi Pengendalian Banjir 3 (Tiga) Sungai di Kabupaten Ponorogo dan Anak sungainya Tahap I oleh PT. Manggala Karya Bangun Sarana KSO, PT. Gunung Giri Engineering Consultant Jo, PT. Skala Pilar Lima senilai Rp. 1.303.570.000, Supervisi Pembangunan Reveretment Kali Anyar Hilir Tirtonadi oleh PT. Arun Prakasa Informindo senilai Rp. 1.770.183.800, Peningkatan Jaringan Irigasi D.I Bendo di Kabupaten Ponorogo (Tahap II) oleh PT. Teknik Jaya Lestari senilai 13.222.596.730. "Selamat bekerja, semoga semua berjalan dengan lancar. Jangan lupa untuk menjaga protokol kesehatan dimanapun berada," pesan Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech selaku Kepala BBWSBS(BBWSBS).
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
31 March 2022
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) di lingkungan BBWSBS, di Kantor BBWSBS, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis, (31/03/2022). Acara yang diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Sebelum dilantik sebagai Kabid PJPA Bengawan Solo, Indra Kurniawan, ST., M.Sc yang sebelumnya bertugas menjadi Kepala Satuan Kerja (Satker) Operasi dan Pemeliharaan BWS Maluku Utara. Sementara itu, Heriantono Waluyadi, ST, MT yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) Bengawan Solo, kini menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Pemantauan, Evaluasi, dan Pengadaan Tanah di Direktorat Sistem dan Strategi Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA). Dalam sambutannya, Indra Kurniawan, ST., M.Sc mengungkapkan, sertijab merupakan upaya peningkatan kinerja yang strategis karena terkait dengan dinamika proses kesinambungan pembinaan secara utuh dan menyeluruh baik pembinaan organisasi, pembinaan personel, maupun regenerasi di lingkungan BBWSBS. “Pergantian pejabat seperti ini, tidak hanya dimaknai sebagai pergantian personel semata, namun merupakan proses kesinambungan pembinaan yang mendorong semangat pembaruan dan penyegaran bagi peningkatan peran suatu organisasi. Semoga saya bisa segera beradaptasi di lingkungan BBWS Bengawan Solo,” katanya. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Dr. Ir Agus Rudyanto, MTech, berpesan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan salah satu proses manajemen dalam organisasi untuk peningkatan kinerja di BBWS Bengawan Solo. Jabatan yang akan diemban nanti adalah untuk peningkatan kinerja. “Kami berharap ada loyalitas dan dedikasi terhadap pekerjaan yang diemban. Keberhasilan itu juga tidak terlepas dari adanya kebersamaan dan kekompakan dari seluruh pejabat dan staf yang solid. Sertijab pejabat berdasarkan keahlian, kemampuan, dan integritas. Saya minta agar para pejabat baru cepat beradaptasi dan loyal dalam merumuskan kebijakan,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara)
Baca Selengkapnya