29 Januari 2026
Berita
Mojokerto — Senyum lega tampak dari wajah para petani di Desa Ngrowo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Harapan mereka terhadap panen yang lebih baik perlahan mulai terwujud seiring berjalannya kegiatan Rehabilitasi Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama Kewenangan Daerah di BBWS Brantas (Inpres Tahap III) yang saat ini tengah dikerjakan di Daerah Irigasi (DI) Pendowo.
Proyek yang telah mencapai 59,05 persen progres fisik ini diharapkan mampu meningkatkan fungsi irigasi untuk mengairi lahan seluas 72,75 hektare. Bagi para petani, ketersediaan air yang stabil bukan hanya urusan pembangunan fisik—melainkan menyangkut keberlangsungan hidup keluarga mereka.
Salah satu petani Desa Ngrowo, Tono, mengungkapkan bagaimana perbaikan saluran irigasi memberi harapan baru setelah selama bertahun-tahun mereka harus menghadapi risiko gagal panen akibat distribusi air yang tidak merata.
“Pelaksanaan pekerjaan berjalan cukup baik. Bangunan saluran terlihat lebih kuat dan pasangan batunya rapi. Dengan ini kami lebih tenang menggarap sawah,” ujar Tono dengan mata berbinar.
Perbaikan irigasi ini menjadi angin segar bagi para petani yang menggantungkan hidupnya pada keberhasilan tanam. Air yang terjamin bukan hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memberi ketenangan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Program ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata pemerintah dalam mendukung kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah melalui infrastruktur air yang lebih baik dan berkelanjutan.
29 Januari 2026
29 Januari 2026
27 Januari 2026
27 Januari 2026
22 Januari 2026
21 Januari 2026