Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
blog-img-10

Posted by : ppid_cimancis

Breakwater Pantai Dadap sebagai Infrastruktur Pengaman Pesisir di Kabupaten Indramayu

Pembangunan breakwater di Pantai Dadap, Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, merupakan salah satu infrastruktur pengaman pantai yang berfungsi mengurangi dampak gelombang timur laut yang kerap terjadi pada periode angin musiman. Struktur pemecah gelombang ini menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas garis pantai sekaligus mendukung aktivitas masyarakat pesisir yang bergantung pada perairan setempat.

Secara teknis, breakwater Pantai Dadap dibangun dengan panjang sekitar 1,9 kilometer dan dirancang untuk menghambat energi gelombang sebelum mencapai garis pantai. Konsep peredaman gelombang dilakukan melalui struktur batu ganda yang disusun berlapis sehingga mampu menahan gaya gelombang dan mengurangi laju transportasi sedimen. Dengan permukaan perairan yang lebih tenang, kawasan pesisir dapat berfungsi lebih optimal untuk kegiatan nelayan dan akses masyarakat lainnya.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah pesisir Indramayu kerap mengalami gelombang timur laut dengan tinggi berkisar 1,25–2,5 meter pada puncak musim angin, sehingga diperlukan infrastruktur yang mampu memberikan perlindungan bagi masyarakat. Selain itu, data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan menunjukkan bahwa abrasi di beberapa pesisir utara Jawa mencapai rata-rata 1–3 meter per tahun, sehingga keberadaan breakwater menjadi salah satu upaya pengendalian yang diperlukan. Angka tersebut bersifat perkiraan berdasarkan kajian teknis kawasan pesisir utara Jawa.

Dari sisi manfaat, keberadaan breakwater Pantai Dadap memberikan perlindungan bagi permukiman pesisir, fasilitas umum, dan area aktivitas masyarakat yang berada di sekitar garis pantai. Perairan yang lebih tenang juga mendukung peningkatan keselamatan kapal nelayan serta membantu menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir yang rentan terhadap perubahan dinamika gelombang. Stabilitas garis pantai yang terjaga turut memperkuat keberlanjutan ekonomi lokal berbasis perikanan dan pesisir.

Pembangunan breakwater ini dilaksanakan dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai, serta Rencana Induk Pengelolaan Wilayah Pesisir dari Kementerian Pekerjaan Umum sebagai pedoman penataan dan pengamanan wilayah pesisir. Landasan regulasi tersebut memastikan setiap tahapan pembangunan dijalankan sesuai ketentuan teknis pengelolaan sumber daya air dan perlindungan pesisir.

Melalui penyelesaian breakwater Pantai Dadap, BBWS Cimanuk Cisanggarung mendorong penguatan infrastruktur pengaman pantai yang mendukung keberlanjutan wilayah pesisir Kabupaten Indramayu. Diharapkan, struktur ini dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang untuk menjaga garis pantai, memperkuat ketahanan wilayah, dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang bergantung pada perairan pesisir.