Respons Tanggap Darurat BBWS Cimanuk Cisanggarung dalam Penanganan Pascabencana di Kecamatan Cisurupan, Garut
BBWS Cimanuk Cisanggarung melakukan langkah cepat melalui mobilisasi alat berat dan armada mobil tangki air untuk mendukung percepatan pembersihan pascabencana banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Kegiatan ini menjadi bagian dari tanggung jawab pengelolaan sumber daya air dalam situasi darurat, khususnya pada wilayah yang terdampak kerusakan lingkungan akibat tingginya debit aliran permukaan.
Secara teknis, mobilisasi alat berat diarahkan untuk membantu proses pembersihan material sisa banjir seperti sedimentasi, lumpur, dan puing yang berpotensi mengganggu akses masyarakat maupun aliran sungai. Pengoperasian mobil tangki dilakukan untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi warga terdampak, mengingat kerusakan infrastruktur air minum sering terjadi pasca kejadian banjir bandang. Seluruh kegiatan lapangan dilaksanakan sesuai dengan standar operasional penanganan darurat yang berlaku di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum.
Berdasarkan data sementara dari laporan BPBD Kabupaten Garut, banjir bandang yang melanda Kecamatan Cisurupan mengakibatkan gangguan akses pada sejumlah titik pemukiman serta menimbulkan kebutuhan prioritas berupa pembersihan wilayah dan penyediaan air bersih. Kondisi tersebut memerlukan dukungan instansi teknis, termasuk BBWS Cimanuk Cisanggarung, guna memastikan proses pemulihan berjalan lebih cepat dan terkoordinasi.
Pelaksanaan kegiatan ini berlandaskan pada ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana serta Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 terkait penyelenggaraan penanganan darurat infrastruktur sumber daya air. Dengan mengacu pada regulasi tersebut, setiap tindakan lapangan diarahkan agar memenuhi prinsip keselamatan, efektivitas, dan pemulihan awal infrastruktur.
Melalui sinergi bersama pemerintah daerah, BPBD, serta aparat terkait lainnya, langkah penanganan darurat ini diupayakan untuk mengurangi hambatan aktivitas masyarakat sekaligus mendukung pemulihan sarana umum yang terdampak. Kolaborasi lintas instansi menjadi elemen penting dalam memastikan bahwa setiap proses di lapangan berjalan sesuai kebutuhan dan mampu memberikan manfaat langsung bagi warga.
Secara keseluruhan, BBWS Cimanuk Cisanggarung menegaskan komitmennya dalam memberikan dukungan mitigasi dan penanganan darurat pada wilayah yang terdampak bencana. Upaya yang dilakukan tidak hanya fokus pada pemulihan fisik, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, sehingga proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat, lebih aman, dan berkelanjutan.
















PUPR 
