Harmoni Persembahan Vocal Group UPT Korwil Jawa Barat pada Peringatan Hari Bakti PU ke-80
Perayaan Hari Bakti PU ke-80 tahun ini diwarnai dengan penampilan istimewa dari Vocal Group UPT Korwil Jawa Barat yang membawakan lagu “Bandung” karya Yura Yunita. Penampilan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus simbol kebersamaan dalam memperingati delapan dekade pengabdian Kementerian Pekerjaan Umum dalam pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia.
Alunan vokal yang harmonis bergema di tengah kemegahan Tunnel Cisumdawu, sebuah infrastruktur transportasi modern yang telah membuka aksesibilitas kawasan dan mempercepat mobilitas masyarakat. Di saat yang sama, kokohnya Bendungan Cipanas menjadi saksi keberlanjutan pembangunan sumber daya air sekaligus penopang ketahanan air dan pangan bagi wilayah Jawa Barat.
Melalui penampilan ini, pesan mengenai perjalanan panjang pembangunan infrastruktur diwujudkan dalam bentuk karya seni yang menyentuh. Infrastruktur yang terus tumbuh di Jawa Barat bukan hanya menghadirkan konektivitas, melainkan juga memberikan dampak luas bagi pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Harmoni suara Vocal Group UPT Korwil Jawa Barat menggambarkan kesatuan antara pegunungan dan pesisir, desa dan kota, serta seluruh unsur masyarakat yang bersama-sama merasakan manfaat pembangunan. Persembahan ini menjadi refleksi bahwa pembangunan adalah kerja kolektif yang menghubungkan wilayah serta memperkuat daya saing nasional.
Semangat yang dibawa dalam penampilan tersebut sekaligus menjadi penghormatan bagi insan Pekerjaan Umum yang telah mendedikasikan tenaga dan pemikiran selama delapan puluh tahun. Melalui momen ini, disampaikan harapan agar pembangunan infrastruktur dapat terus berkelanjutan, inklusif, dan memberikan manfaat yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dengan mengusung tema Infrastruktur Berkeadilan, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, penampilan vokal ini menjadi penutup yang menguatkan rasa syukur dan optimisme. Hari Bakti PU ke-80 bukan hanya momentum peringatan sejarah, tetapi juga dorongan untuk melanjutkan kontribusi dalam membangun negeri untuk rakyat.
















PUPR 
