Berita Terkini

Informasi Terkini Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung

Kilas Pengumuman :
Sosialisasi dan Persiapan Self Assessment RBO-PB BBWS Mesuji Sekampung
Post
10 Juli 2026 Admin

Sosialisasi dan Persiapan Self Assessment RBO-PB BBWS Mesuji Sekampung

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menggelar kegiatan sosialisasi dan persiapan Self Assessment River Basin Organization Performance Benchmarking (RBO-PB) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Margatiga BBWS Mesuji Sekampung pada Kamis, 9 Juli 2026 dan dipimpin oleh Dr. Iskandar Rahim selaku Plt. Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha. Sebelumnya, Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, telah menerbitkan keputusan tentang pembentukan Tim RBO-PB BBWS Mesuji Sekampung Tahun Anggaran 2026. Pembentukan tim tersebut dilakukan sebagai upaya mengukur kinerja River Basin Organization (RBO) BBWS Mesuji Sekampung melalui evaluasi kinerja Self Assessment menggunakan alat (tool) RBO Performance Benchmarking yang diterbitkan oleh Networks of Asian River Basin Organizations (NARBO). Self Assessment merupakan proses pengukuran kinerja RBO terhadap lima bidang kritis dan 16 indikator penilaian yang dilakukan oleh pimpinan dan staf BBWS Mesuji Sekampung. Penilaian dilakukan dengan membandingkan pelaksanaan tugas terhadap norma, standar, pedoman, dan/atau kriteria yang telah ditetapkan. Kegiatan ini bertujuan untuk menjamin adanya perbaikan kinerja RBO secara berkelanjutan dalam rangka mewujudkan keterpaduan pengelolaan sumber daya air. Untuk mendukung pelaksanaan penilaian tersebut, telah dibentuk Tim Self Assessment yang terdiri dari pejabat dan pegawai BBWS Mesuji Sekampung yang dinilai memiliki kompetensi sesuai bidangnya. Kepala BBWS Mesuji Sekampung bertindak sebagai pengarah, sementara sejumlah kepala bidang ditunjuk sebagai wakil pengarah, ketua, wakil ketua, serta anggota tim yang berasal dari berbagai unit kerja di lingkungan BBWS Mesuji Sekampung. (Pan)
Baca Selengkapnya
Pekerjaan Lantai Dasar Saluran BRS III–1 DI Jabung Kiri Lampung Timur Dimulai
Post
09 Juli 2026 Admin

Pekerjaan Lantai Dasar Saluran BRS III–1 DI Jabung Kiri Lampung Timur Dimulai

Pekerjaan lantai dasar (Lean Concrete/LC)) pada Saluran BRS III–1 Daerah Irigasi (DI) Jabung Kiri, Kabupaten Lampung Timur, mulai dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan rehabilitasi jaringan irigasi. Pekerjaan ini menggunakan beton ready mix mutu fc' 10 yang diperuntukkan sebagai lantai kerja sebelum pembangunan struktur utama saluran. Lean Concrete (LC) merupakan lapisan beton kurus yang berfungsi menciptakan permukaan dasar yang rata, bersih, dan stabil. Keberadaannya penting untuk menjaga kualitas konstruksi, mencegah kontaminasi material dengan tanah dasar, serta mendukung ketahanan dan umur layanan bangunan saluran. Pekerjaan yang berlokasi di Desa Asahan, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, tersebut menggunakan beton ready mix fc' 10 karena mampu memberikan mutu yang lebih seragam, mempercepat pelaksanaan, serta meningkatkan efisiensi pekerjaan di lapangan. Mutu beton ini umum digunakan untuk pekerjaan nonstruktural, seperti lantai kerja yang menjadi alas bagi konstruksi berikutnya. Selama proses pengecoran, pelaksanaan dilakukan sesuai spesifikasi teknis, mulai dari persiapan permukaan, penghamparan beton secara merata, hingga proses perataan dan pengendalian mutu. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketebalan dan elevasi lantai dasar sesuai dengan gambar kerja yang telah ditetapkan. Melalui pekerjaan ini, konstruksi Saluran BRS III–1 diharapkan memiliki fondasi yang lebih stabil sehingga mampu mendukung kinerja jaringan irigasi secara optimal. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen dalam menghadirkan infrastruktur sumber daya air yang andal dan berkualitas guna mendukung kelancaran distribusi air irigasi serta meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Lampung Timur. (*)
Baca Selengkapnya
Sosialisasi Rehabilitasi Daerah Irigasi Way Rarem Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
Post
08 Juli 2026 Admin

Sosialisasi Rehabilitasi Daerah Irigasi Way Rarem Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang transparan, partisipatif, dan tepat sasaran, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menggelar sosialisasi pelaksanaan Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Way Rarem. Kegiatan ini melibatkan masyarakat, unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan terkait. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai rencana pelaksanaan rehabilitasi, ruang lingkup pekerjaan, manfaat yang akan diperoleh, serta tahapan kegiatan di lapangan. Melalui forum ini, seluruh pihak diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan pembangunan dan peran masing-masing dalam mendukung kelancaran pelaksanaannya. Dalam kesempatan tersebut, BBWS Mesuji Sekampung menjelaskan bahwa rehabilitasi DI Way Rarem merupakan upaya meningkatkan layanan irigasi guna mendukung produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan. Pekerjaan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi air, mengurangi kehilangan air pada saluran, serta menjamin ketersediaan air irigasi yang lebih optimal bagi para petani. Keterlibatan TNI dan Polri menjadi bentuk dukungan dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pekerjaan berlangsung. Sementara itu, masyarakat sebagai penerima manfaat utama diberikan ruang untuk menyampaikan masukan, saran, dan aspirasi terkait pelaksanaan kegiatan di wilayahnya. Melalui dialog yang terbuka dan konstruktif, terbangun komitmen bersama untuk mendukung kelancaran rehabilitasi DI Way Rarem. Partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting agar pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat yang maksimal bagi wilayah layanan irigasi. Kegiatan sosialisasi ini juga diharapkan semakin memperkuat komunikasi, pemahaman, dan kolaborasi antara BBWS Mesuji Sekampung, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan keberhasilan rehabilitasi DI Way Rarem demi meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan. "Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong seluruh pemangku kepentingan, rehabilitasi DI Way Rarem diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan." (Pan)
Baca Selengkapnya
Sistem Bendungan di Provinsi Lampung Menopang Swasembada Pangan Nasional
Post
08 Juli 2026 Admin

Sistem Bendungan di Provinsi Lampung Menopang Swasembada Pangan Nasional

Di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, swasembada pangan menjadi program prioritas nasional. Sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di luar Pulau Jawa, Provinsi Lampung memegang peran penting dalam mewujudkan target tersebut. Salah satu kunci swasembada pangan adalah peningkatan Indeks Pertanaman (IP) hingga 300, atau tiga kali tanam dalam setahun pada lahan yang sama. Target ini hanya dapat dicapai jika ketersediaan air irigasi terjamin sepanjang tahun. Di sinilah peran strategis sistem bendungan di Lampung. Infrastruktur ini memastikan pasokan air irigasi tetap stabil, sehingga petani tidak lagi bergantung sepenuhnya pada curah hujan dan dapat menjalankan pola tanam secara berkelanjutan. Tiga Bendungan Penopang Pertanian Lampung: Produktivitas pertanian di wilayah Pringsewu, Tanggamus, Lampung Selatan, hingga Lampung Timur ditopang oleh sistem bendungan berjenjang (cascade dam system) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Way Sekampung. Bendungan Batutegi berfungsi sebagai penyimpan cadangan air utama saat musim hujan. Bendungan ini menjadi penyangga pasokan air ketika kemarau panjang atau El Niño melanda. Bendungan Way Sekampung berperan sebagai pusat distribusi air. Air dari Batutegi dan aliran sungai sekitar diatur dan disalurkan ke berbagai daerah irigasi, mendukung lebih dari 55.000 hektare sawah agar tetap mendapat pasokan air secara merata. Bendungan Margatiga menjadi penjaga wilayah hilir. Bendungan ini memanfaatkan potensi air yang sebelumnya terbuang ke laut serta meningkatkan intensitas tanam di kawasan yang selama ini rentan kekeringan. Dampak bagi Swasembada Pangan: Integrasi ketiga bendungan tersebut memberikan manfaat langsung bagi sektor pertanian, antara lain: 1. Meningkatkan luas panen dengan mengaktifkan lahan yang sebelumnya tidak produktif saat musim kemarau. 2. Meningkatkan produksi padi melalui pasokan air yang lebih terukur sesuai kebutuhan tanaman. 3. Meningkatkan kesejahteraan petani melalui kepastian musim tanam dan hasil panen yang lebih stabil. Dalam mendukung target ketahanan pangan nasional, bendungan di Lampung tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur pengelolaan air. Lebih dari itu, bendungan menjadi aset strategis yang menjaga produktivitas pertanian, stabilitas pasokan pangan, dan kemandirian pangan nasional. (*)
Baca Selengkapnya
Pemasangan Patok dan Pengukuran untuk Rehabilitasi Daerah Irigasi Way Rarem
Post
08 Juli 2026 Admin

Pemasangan Patok dan Pengukuran untuk Rehabilitasi Daerah Irigasi Way Rarem

Sebagai bagian dari tahapan awal Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Way Rarem, Lampung Utara, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melakukan pemasangan patok dan pengukuran lokasi pekerjaan. Kegiatan pada Senin 21 Juni ini bertujuan memberikan batas serta acuan yang jelas sesuai hasil pengukuran dan desain teknis yang telah ditetapkan. Pemasangan patok memiliki peran penting untuk memastikan ketepatan posisi, dimensi, dan elevasi pekerjaan di lapangan. Dengan adanya titik kontrol tersebut, pelaksanaan rehabilitasi jaringan irigasi dapat berjalan lebih terarah, akurat, dan sesuai spesifikasi teknis. Tim teknis melakukan pemasangan patok secara cermat dengan memperhatikan kondisi lapangan, sehingga seluruh titik pekerjaan dapat teridentifikasi dengan baik. Tahapan ini menjadi langkah penting untuk mencegah kesalahan pelaksanaan konstruksi dan menjaga kualitas hasil pekerjaan. Melalui rehabilitasi Daerah Irigasi Way Rarem, diharapkan kinerja jaringan irigasi semakin meningkat sehingga distribusi air ke lahan pertanian menjadi lebih efektif, merata, dan berkelanjutan. Dengan layanan irigasi yang lebih baik, produktivitas pertanian masyarakat di wilayah layanan Way Rarem diharapkan terus meningkat dan mendukung ketahanan pangan daerah. (*)
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Hasil Rehabilitasi Daerah Irigasi Way Bumi Agung Lampung Utara
Post
07 Juli 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Hasil Rehabilitasi Daerah Irigasi Way Bumi Agung Lampung Utara

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, didampingi Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA), Arie Bayu Purnomo, meninjau hasil rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Way Bumi Agung di Kabupaten Lampung Utara, Jumat (3/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan yang telah rampung sesuai dengan spesifikasi teknis, berfungsi optimal, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani yang memanfaatkan layanan irigasi tersebut. Rehabilitasi DI Way Bumi Agung dilaksanakan pada tahun 2025 dengan tujuan mengembalikan kondisi jaringan irigasi agar kembali berfungsi seperti semula sekaligus meningkatkan keandalan sistem distribusi air. Adapun pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi normalisasi saluran primer sepanjang 12.674 meter, pembangunan kembali satu unit gorong-gorong avour BBA.4b sepanjang 46,5 meter, serta pekerjaan lining pada empat titik gorong-gorong, yakni BBA.3a, BBA.3c, BBA.4a, dan BBA.4b. Selain itu, juga dibangun saluran drainase menggunakan U-Ditch ukuran 60 x 50 x 120 sentimeter sepanjang 3.076,8 meter atau sebanyak 2.564 unit. Pada sektor bangunan pelengkap, rehabilitasi mencakup pemasangan 18 unit pintu air baru serta perbaikan dan perawatan 32 set pintu air yang telah ada. Daerah Irigasi Way Bumi Agung merupakan jaringan irigasi yang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui BBWS Mesuji Sekampung. Saat ini, daerah irigasi tersebut melayani areal irigasi seluas 391 hektare, dengan rencana pengembangan hingga mencapai 4.063 hektare. Selain itu, jaringan ini juga memberikan suplesi air sebesar 3,40 meter kubik per detik ke Daerah Irigasi Way Tulung Mas. Melalui rehabilitasi ini, diharapkan distribusi air irigasi menjadi lebih lancar, efisien, dan andal sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Lampung Utara. BBWS Mesuji Sekampung memastikan pengelolaan dan pembangunan infrastruktur sumber daya air terus dilakukan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. (Pan)
Baca Selengkapnya
Segera Dimulai, BBWS Mesuji Sekampung Sosialisasikan Program P3-TGAI Tahun Anggaran 2026
Post
07 Juli 2026 Admin

Segera Dimulai, BBWS Mesuji Sekampung Sosialisasikan Program P3-TGAI Tahun Anggaran 2026

BBWS Mesuji Sekampung menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di Hotel Novotel Bandar Lampung, Senin (22/6). P3-TGAI merupakan salah satu program strategis Kementerian PU dalam meningkatkan kinerja jaringan irigasi tersier melalui pemberdayaan masyarakat petani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan P3A (GP3A), maupun Induk P3A (IP3A). Masyarakat diberikan kesempatan untuk berperan aktif dalam pembangunan dan pengelolaan jaringan irigasi di wilayahnya. Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari mengatakan tahun ini ada sebanyak 432 lokasi P3-TGAI akan dilaksanakan di 14 kabupaten/kota se-Lampung. Kegiatan ini dilaksanakan secara swakelola dengan tahapan yang meliputi persiapan, perencanaan, pelaksanaan konstruksi, hingga penyelesaian pekerjaan. Dalam sosialisasi ini juga diadakan penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kerja Sama sebagai bentuk komitmen mengawali pelaksanaan P3-TGAI secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Selama proses pelaksanaan, setiap P3A, GP3A, dan IP3A akan mendapatkan pendampingan dari Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM). Pendampingan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) P3-TGAI, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaporan akhir. Program ini akan diwujudkan melalui rehabilitasi, peningkatan, dan pembangunan jaringan irigasi tersier guna mendukung produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Lampung. *
Baca Selengkapnya
Satker OP BBWS Mesuji Sekampung Gelar Tanda Tangan Petugas Pintu Air
Post
07 Juli 2026 Admin

Satker OP BBWS Mesuji Sekampung Gelar Tanda Tangan Petugas Pintu Air

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melaksanakan penandatanganan kontrak Petugas Pintu Air (PPA) di Kantor UPI Sekampung, Kota Metro, Senin (22/6/2026). Penandatanganan kontrak ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan kegiatan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi di Daerah Irigasi (DI) Way Sekampung untuk Semester II Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Pejabat Pembuat Komitmen Operasi dan Pemeliharaan (PPK OP II) BBWS Mesuji Sekampung, MF. Nur Yuniar, dan diikuti oleh puluhan Petugas Pintu Air yang akan bertugas mendukung pengelolaan jaringan irigasi di wilayah DI Way Sekampung. Selain penandatanganan kontrak, kegiatan juga dirangkaikan dengan koordinasi bersama para koordinator wilayah dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Irigasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh PPA dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal, mulai dari pengaturan distribusi air, pemantauan, hingga pelaporan berbagai permasalahan di lapangan secara cepat dan tepat. Keberadaan PPA memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan layanan irigasi yang andal dan berkelanjutan. Dengan sinergi yang baik, diharapkan para PPA terus mendukung peningkatan produktivitas pertanian di wilayah layanan irigasi Sekampung System. (Pan)
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan PKS Dengan Ketua P3A Untuk Pelaksanaan P3-TGAI Tahun 2026
Post
30 Juni 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan PKS Dengan Ketua P3A Untuk Pelaksanaan P3-TGAI Tahun 2026

Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung menggelar penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Ketua P3A untuk pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Grand Mercure, Senin (29/6) dan dihadiri Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, beserta jajaran. Hadir pula perwakilan Komisi V DPR RI, para lurah, kepala desa, dan Ketua P3A dari berbagai daerah di Lampung dengan total 805 peserta. Elroy Koyari mengatakan, pada tahun 2026 Program P3-TGAI di Provinsi Lampung akan dilaksanakan pada 432 lokasi yang tersebar di 14 kabupaten/kota. P3-TGAI merupakan salah program yang melibatkan masyarakat dalam pembangunan dan pengelolaan jaringan irigasi. P3A, GP3A, IP3A, maupun Induk P3A diberikan kepercayaan melaksanakan kegiatan secara swakelola dari tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan, hingga selesai. Dalam setiap tahapan itu, akan turut didampingi oleh Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), dan seluruh pelaksanaan kegiatan harus berpedoman pada Petunjuk Teknis P3-TGAI yang berlaku. Kepala BBWS Mesuji Sekampung menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada P3A harus dijaga melalui pelaksanaan kegiatan yang transparan, akuntabel, tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran. Maka penandatanganan Pakta Integritas dan PKS ini bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan wujud komitmen bersama untuk melaksanakan Program P3-TGAI dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan profesionalisme. Keberhasilan Program P3-TGAI tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik semata, tetapi juga dari tumbuhnya rasa memiliki, semangat gotong royong, dan kemampuan masyarakat dalam mengelola jaringan irigasi secara berkelanjutan. (Pan)
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Gelar Penandatanganan Kerja Sama dan Pelatihan Tenaga Pendamping Masyarakat P3-TGAI Tahun 2026
Post
29 Juni 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Gelar Penandatanganan Kerja Sama dan Pelatihan Tenaga Pendamping Masyarakat P3-TGAI Tahun 2026

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menggelar kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Pelatihan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Bel Hotel Bandar Lampung pada Rabu, 24 Juni 2026 ini dihadiri Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari beserta seluruh TPM yang telah lulus seleksi. Kegiatan ini juga diisi dengan pelatihan bagi TPM guna meningkatkan pemahaman mengenai kebijakan, mekanisme, serta petunjuk teknis pelaksanaan Program P3-TGAI. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya secara menyeluruh, mulai dari tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan. Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diingatkan untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pendampingan di lapangan. P3-TGAI merupakan salah satu program strategis Kementerian PU yang bertujuan meningkatkan kinerja jaringan irigasi tersier melalui pemberdayaan masyarakat petani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A), maupun Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A). Program P3-TGAI Tahun 2026 akan dilaksanakan di 432 lokasi yang tersebar pada 14 kabupaten/kota se-Lampung secara swakelola. Keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh kualitas pekerjaan fisik yang dihasilkan, tetapi juga oleh efektivitas pendampingan kepada masyarakat. Oleh karena itu, Tenaga Pendamping Masyarakat memiliki peran yang sangat strategis sebagai ujung tombak program dalam mendampingi P3A, GP3A, maupun IP3A pada setiap tahapan pelaksanaan kegiatan. (Pan) 
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Gelar Rakor Antisipasi Fenomena El Nino 2026, Gandeng Pemprov Lampung dan Pemda 15 Kabupaten/Kota
Post
26 Juni 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Gelar Rakor Antisipasi Fenomena El Nino 2026, Gandeng Pemprov Lampung dan Pemda 15 Kabupaten/Kota

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Antisipasi Fenomena El Nino Tahun 2026 di Aula Batutegi, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini diikuti perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung serta 15 pemerintah kabupaten/kota, dan juga terhubung secara daring melalui Zoom Meeting. Rakor dipimpin oleh Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari. Kegiatan ini bertujuan merumuskan langkah-langkah konkret dalam penanganan dan peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kekeringan yang ditimbulkan oleh fenomena El Nino. Selain menyamakan persepsi terkait upaya mitigasi bencana, juga dilakukan sinkronisasi data dan informasi agar langkah antisipasi dapat dilakukan secara terpadu, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Sejumlah instansi turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta BMKG Provinsi Lampung dan OPD terkait dari tingkat Kabupaten/Kota. Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi dampak El Nino, sehingga risiko kekeringan dapat diminimalkan dan ketersediaan air bagi masyarakat tetap terjaga. *
Baca Selengkapnya
Perbaikan Irigasi Gantung Rawajitu Rampung 100 Persen, Air Kembali Mengalir Hingga ke Ujung Persawahan
Post
23 Juni 2026 Admin

Perbaikan Irigasi Gantung Rawajitu Rampung 100 Persen, Air Kembali Mengalir Hingga ke Ujung Persawahan

Perbaikan saluran irigasi gantung di Daerah Irigasi Rawajitu, Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang, telah rampung 100 persen di awal Juni 2026. Setelah proses perbaikan yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan, seluruh titik saluran yang mengalami kerusakan berhasil diperbaiki dan kini kembali berfungsi optimal dalam mengalirkan air ke area pertanian. Dari data BBWS Mesuji Sekampung, total panjang saluran yang telah ditangani mencapai 3.410 meter. Terdiri dari 2.998 meter pekerjaan perapian dan 412 meter pekerjaan perbaikan konstruksi. Untuk mempercepat proses pengerjaan, Tim BBWS Mesuji Sekampung membagi pekerjaan ke dalam lima zona yang dikerjakan secara bersamaan. Guna memastikan seluruh saluran berfungsi dengan baik, tim teknis juga telah melakukan uji aliran atau running test pada setiap zona. Hasilnya, air dari rumah pompa dapat mengalir dengan debit yang besar hingga ke area persawahan warga, sehingga siap dimanfaatkan oleh para petani untuk mendukung aktivitas pertanian. Di sisi lain, Tim Operasi dan Pemeliharaan BBWS Mesuji Sekampung juga telah merampungkan pekerjaan normalisasi Saluran Pembuangan Primer atau SPP IPIL Rawajitu yang menjadi sumber pasokan air bagi saluran irigasi gantung. Pekerjaan normalisasi tersebut mencapai 10,2 kilometer yang berada di tiga desa, yakni Desa Wono Agung dan Desa Bumi Ratu di Kabupaten Tulang Bawang, serta Desa Bandar Anom di Kabupaten Mesuji. Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari mengatakan rampungnya perbaikan ini menjadi wujud komitmen Kementerian Pekerjaan Umum khususnya Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui BBWS Mesuji Sekampung dalam menjaga kelancaran sistem irigasi bagi para petani di Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang. “Dengan kembali berfungsinya saluran irigasi secara optimal, produktivitas pertanian diharapkan terus meningkat dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya. Rampungnya perbaikan irigasi gantung ini mendapat respons positif dari warga dan petani di Rawajitu. Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sukatani, Suwarno, mengatakan bahwa keluhan masyarakat terkait kerusakan irigasi tersebut mendapat perhatian langsung dari BBWS Mesuji Sekampung. “Sebelumnya ada beberapa titik yang kondisinya rusak. Hal ini mendorong BBWS untuk segera memperbaiki bagian-bagian yang bocor. Kemarin saat uji coba di titik T15, ada dua jalur yang dialiri air dan alirannya sudah sampai ke ujung saluran irigasi,” kata Suwarno. Hal senada disampaikan Ketua P3A Tirta Lancar, Misranto. Ia berharap rampungnya perbaikan irigasi ini dapat memberikan manfaat bagi para petani dalam mengelola kebutuhan air sawah sehingga mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian. “Alhamdulillah perbaikannya sudah rampung. Harapan kami, saluran beton ini dapat bermanfaat bagi para petani sehingga aliran air menjadi lebih lancar,” ujarnya. Sementara itu, Camat Rawajitu Selatan, Sugianto, mengatakan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang sangat mengapresiasi pelaksanaan program perbaikan irigasi gantung di wilayah Rawajitu. Menurutnya, program tersebut sangat penting karena air merupakan sumber kehidupan, terutama bagi petani dalam mengelola lahan pertanian dan meningkatkan hasil panen. Namun, ia juga berpesan agar saluran yang telah diperbaiki dapat dijaga dan dipelihara bersama sehingga infrastruktur tersebut tetap berfungsi dengan baik dalam jangka waktu yang panjang. “Kebutuhan air sangat penting bagi para petani. Karena itu, bangunan yang sudah diperbaiki ini harus dipelihara dan dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang lama,” tandasnya. (Pan)
Baca Selengkapnya

Berita Terkini

Informasi Terkini Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung

Kilas Pengumuman :
Sosialisasi dan Persiapan Self Assessment RBO-PB BBWS Mesuji Sekampung
Post
10 Juli 2026 Admin

Sosialisasi dan Persiapan Self Assessment RBO-PB BBWS Mesuji Sekampung

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menggelar kegiatan sosialisasi dan persiapan Self Assessment River Basin Organization Performance Benchmarking (RBO-PB) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Margatiga BBWS Mesuji Sekampung pada Kamis, 9 Juli 2026 dan dipimpin oleh Dr. Iskandar Rahim selaku Plt. Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha. Sebelumnya, Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, telah menerbitkan keputusan tentang pembentukan Tim RBO-PB BBWS Mesuji Sekampung Tahun Anggaran 2026. Pembentukan tim tersebut dilakukan sebagai upaya mengukur kinerja River Basin Organization (RBO) BBWS Mesuji Sekampung melalui evaluasi kinerja Self Assessment menggunakan alat (tool) RBO Performance Benchmarking yang diterbitkan oleh Networks of Asian River Basin Organizations (NARBO). Self Assessment merupakan proses pengukuran kinerja RBO terhadap lima bidang kritis dan 16 indikator penilaian yang dilakukan oleh pimpinan dan staf BBWS Mesuji Sekampung. Penilaian dilakukan dengan membandingkan pelaksanaan tugas terhadap norma, standar, pedoman, dan/atau kriteria yang telah ditetapkan. Kegiatan ini bertujuan untuk menjamin adanya perbaikan kinerja RBO secara berkelanjutan dalam rangka mewujudkan keterpaduan pengelolaan sumber daya air. Untuk mendukung pelaksanaan penilaian tersebut, telah dibentuk Tim Self Assessment yang terdiri dari pejabat dan pegawai BBWS Mesuji Sekampung yang dinilai memiliki kompetensi sesuai bidangnya. Kepala BBWS Mesuji Sekampung bertindak sebagai pengarah, sementara sejumlah kepala bidang ditunjuk sebagai wakil pengarah, ketua, wakil ketua, serta anggota tim yang berasal dari berbagai unit kerja di lingkungan BBWS Mesuji Sekampung. (Pan)
Baca Selengkapnya
Pekerjaan Lantai Dasar Saluran BRS III–1 DI Jabung Kiri Lampung Timur Dimulai
Post
09 Juli 2026 Admin

Pekerjaan Lantai Dasar Saluran BRS III–1 DI Jabung Kiri Lampung Timur Dimulai

Pekerjaan lantai dasar (Lean Concrete/LC)) pada Saluran BRS III–1 Daerah Irigasi (DI) Jabung Kiri, Kabupaten Lampung Timur, mulai dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan rehabilitasi jaringan irigasi. Pekerjaan ini menggunakan beton ready mix mutu fc' 10 yang diperuntukkan sebagai lantai kerja sebelum pembangunan struktur utama saluran. Lean Concrete (LC) merupakan lapisan beton kurus yang berfungsi menciptakan permukaan dasar yang rata, bersih, dan stabil. Keberadaannya penting untuk menjaga kualitas konstruksi, mencegah kontaminasi material dengan tanah dasar, serta mendukung ketahanan dan umur layanan bangunan saluran. Pekerjaan yang berlokasi di Desa Asahan, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, tersebut menggunakan beton ready mix fc' 10 karena mampu memberikan mutu yang lebih seragam, mempercepat pelaksanaan, serta meningkatkan efisiensi pekerjaan di lapangan. Mutu beton ini umum digunakan untuk pekerjaan nonstruktural, seperti lantai kerja yang menjadi alas bagi konstruksi berikutnya. Selama proses pengecoran, pelaksanaan dilakukan sesuai spesifikasi teknis, mulai dari persiapan permukaan, penghamparan beton secara merata, hingga proses perataan dan pengendalian mutu. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketebalan dan elevasi lantai dasar sesuai dengan gambar kerja yang telah ditetapkan. Melalui pekerjaan ini, konstruksi Saluran BRS III–1 diharapkan memiliki fondasi yang lebih stabil sehingga mampu mendukung kinerja jaringan irigasi secara optimal. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen dalam menghadirkan infrastruktur sumber daya air yang andal dan berkualitas guna mendukung kelancaran distribusi air irigasi serta meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Lampung Timur. (*)
Baca Selengkapnya
Sosialisasi Rehabilitasi Daerah Irigasi Way Rarem Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
Post
08 Juli 2026 Admin

Sosialisasi Rehabilitasi Daerah Irigasi Way Rarem Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang transparan, partisipatif, dan tepat sasaran, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menggelar sosialisasi pelaksanaan Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Way Rarem. Kegiatan ini melibatkan masyarakat, unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan terkait. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai rencana pelaksanaan rehabilitasi, ruang lingkup pekerjaan, manfaat yang akan diperoleh, serta tahapan kegiatan di lapangan. Melalui forum ini, seluruh pihak diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan pembangunan dan peran masing-masing dalam mendukung kelancaran pelaksanaannya. Dalam kesempatan tersebut, BBWS Mesuji Sekampung menjelaskan bahwa rehabilitasi DI Way Rarem merupakan upaya meningkatkan layanan irigasi guna mendukung produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan. Pekerjaan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi air, mengurangi kehilangan air pada saluran, serta menjamin ketersediaan air irigasi yang lebih optimal bagi para petani. Keterlibatan TNI dan Polri menjadi bentuk dukungan dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pekerjaan berlangsung. Sementara itu, masyarakat sebagai penerima manfaat utama diberikan ruang untuk menyampaikan masukan, saran, dan aspirasi terkait pelaksanaan kegiatan di wilayahnya. Melalui dialog yang terbuka dan konstruktif, terbangun komitmen bersama untuk mendukung kelancaran rehabilitasi DI Way Rarem. Partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting agar pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat yang maksimal bagi wilayah layanan irigasi. Kegiatan sosialisasi ini juga diharapkan semakin memperkuat komunikasi, pemahaman, dan kolaborasi antara BBWS Mesuji Sekampung, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan keberhasilan rehabilitasi DI Way Rarem demi meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan. "Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong seluruh pemangku kepentingan, rehabilitasi DI Way Rarem diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan." (Pan)
Baca Selengkapnya
Sistem Bendungan di Provinsi Lampung Menopang Swasembada Pangan Nasional
Post
08 Juli 2026 Admin

Sistem Bendungan di Provinsi Lampung Menopang Swasembada Pangan Nasional

Di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, swasembada pangan menjadi program prioritas nasional. Sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di luar Pulau Jawa, Provinsi Lampung memegang peran penting dalam mewujudkan target tersebut. Salah satu kunci swasembada pangan adalah peningkatan Indeks Pertanaman (IP) hingga 300, atau tiga kali tanam dalam setahun pada lahan yang sama. Target ini hanya dapat dicapai jika ketersediaan air irigasi terjamin sepanjang tahun. Di sinilah peran strategis sistem bendungan di Lampung. Infrastruktur ini memastikan pasokan air irigasi tetap stabil, sehingga petani tidak lagi bergantung sepenuhnya pada curah hujan dan dapat menjalankan pola tanam secara berkelanjutan. Tiga Bendungan Penopang Pertanian Lampung: Produktivitas pertanian di wilayah Pringsewu, Tanggamus, Lampung Selatan, hingga Lampung Timur ditopang oleh sistem bendungan berjenjang (cascade dam system) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Way Sekampung. Bendungan Batutegi berfungsi sebagai penyimpan cadangan air utama saat musim hujan. Bendungan ini menjadi penyangga pasokan air ketika kemarau panjang atau El Niño melanda. Bendungan Way Sekampung berperan sebagai pusat distribusi air. Air dari Batutegi dan aliran sungai sekitar diatur dan disalurkan ke berbagai daerah irigasi, mendukung lebih dari 55.000 hektare sawah agar tetap mendapat pasokan air secara merata. Bendungan Margatiga menjadi penjaga wilayah hilir. Bendungan ini memanfaatkan potensi air yang sebelumnya terbuang ke laut serta meningkatkan intensitas tanam di kawasan yang selama ini rentan kekeringan. Dampak bagi Swasembada Pangan: Integrasi ketiga bendungan tersebut memberikan manfaat langsung bagi sektor pertanian, antara lain: 1. Meningkatkan luas panen dengan mengaktifkan lahan yang sebelumnya tidak produktif saat musim kemarau. 2. Meningkatkan produksi padi melalui pasokan air yang lebih terukur sesuai kebutuhan tanaman. 3. Meningkatkan kesejahteraan petani melalui kepastian musim tanam dan hasil panen yang lebih stabil. Dalam mendukung target ketahanan pangan nasional, bendungan di Lampung tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur pengelolaan air. Lebih dari itu, bendungan menjadi aset strategis yang menjaga produktivitas pertanian, stabilitas pasokan pangan, dan kemandirian pangan nasional. (*)
Baca Selengkapnya
Pemasangan Patok dan Pengukuran untuk Rehabilitasi Daerah Irigasi Way Rarem
Post
08 Juli 2026 Admin

Pemasangan Patok dan Pengukuran untuk Rehabilitasi Daerah Irigasi Way Rarem

Sebagai bagian dari tahapan awal Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Way Rarem, Lampung Utara, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melakukan pemasangan patok dan pengukuran lokasi pekerjaan. Kegiatan pada Senin 21 Juni ini bertujuan memberikan batas serta acuan yang jelas sesuai hasil pengukuran dan desain teknis yang telah ditetapkan. Pemasangan patok memiliki peran penting untuk memastikan ketepatan posisi, dimensi, dan elevasi pekerjaan di lapangan. Dengan adanya titik kontrol tersebut, pelaksanaan rehabilitasi jaringan irigasi dapat berjalan lebih terarah, akurat, dan sesuai spesifikasi teknis. Tim teknis melakukan pemasangan patok secara cermat dengan memperhatikan kondisi lapangan, sehingga seluruh titik pekerjaan dapat teridentifikasi dengan baik. Tahapan ini menjadi langkah penting untuk mencegah kesalahan pelaksanaan konstruksi dan menjaga kualitas hasil pekerjaan. Melalui rehabilitasi Daerah Irigasi Way Rarem, diharapkan kinerja jaringan irigasi semakin meningkat sehingga distribusi air ke lahan pertanian menjadi lebih efektif, merata, dan berkelanjutan. Dengan layanan irigasi yang lebih baik, produktivitas pertanian masyarakat di wilayah layanan Way Rarem diharapkan terus meningkat dan mendukung ketahanan pangan daerah. (*)
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Hasil Rehabilitasi Daerah Irigasi Way Bumi Agung Lampung Utara
Post
07 Juli 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Hasil Rehabilitasi Daerah Irigasi Way Bumi Agung Lampung Utara

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, didampingi Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA), Arie Bayu Purnomo, meninjau hasil rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Way Bumi Agung di Kabupaten Lampung Utara, Jumat (3/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan yang telah rampung sesuai dengan spesifikasi teknis, berfungsi optimal, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani yang memanfaatkan layanan irigasi tersebut. Rehabilitasi DI Way Bumi Agung dilaksanakan pada tahun 2025 dengan tujuan mengembalikan kondisi jaringan irigasi agar kembali berfungsi seperti semula sekaligus meningkatkan keandalan sistem distribusi air. Adapun pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi normalisasi saluran primer sepanjang 12.674 meter, pembangunan kembali satu unit gorong-gorong avour BBA.4b sepanjang 46,5 meter, serta pekerjaan lining pada empat titik gorong-gorong, yakni BBA.3a, BBA.3c, BBA.4a, dan BBA.4b. Selain itu, juga dibangun saluran drainase menggunakan U-Ditch ukuran 60 x 50 x 120 sentimeter sepanjang 3.076,8 meter atau sebanyak 2.564 unit. Pada sektor bangunan pelengkap, rehabilitasi mencakup pemasangan 18 unit pintu air baru serta perbaikan dan perawatan 32 set pintu air yang telah ada. Daerah Irigasi Way Bumi Agung merupakan jaringan irigasi yang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui BBWS Mesuji Sekampung. Saat ini, daerah irigasi tersebut melayani areal irigasi seluas 391 hektare, dengan rencana pengembangan hingga mencapai 4.063 hektare. Selain itu, jaringan ini juga memberikan suplesi air sebesar 3,40 meter kubik per detik ke Daerah Irigasi Way Tulung Mas. Melalui rehabilitasi ini, diharapkan distribusi air irigasi menjadi lebih lancar, efisien, dan andal sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Lampung Utara. BBWS Mesuji Sekampung memastikan pengelolaan dan pembangunan infrastruktur sumber daya air terus dilakukan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. (Pan)
Baca Selengkapnya
Segera Dimulai, BBWS Mesuji Sekampung Sosialisasikan Program P3-TGAI Tahun Anggaran 2026
Post
07 Juli 2026 Admin

Segera Dimulai, BBWS Mesuji Sekampung Sosialisasikan Program P3-TGAI Tahun Anggaran 2026

BBWS Mesuji Sekampung menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di Hotel Novotel Bandar Lampung, Senin (22/6). P3-TGAI merupakan salah satu program strategis Kementerian PU dalam meningkatkan kinerja jaringan irigasi tersier melalui pemberdayaan masyarakat petani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan P3A (GP3A), maupun Induk P3A (IP3A). Masyarakat diberikan kesempatan untuk berperan aktif dalam pembangunan dan pengelolaan jaringan irigasi di wilayahnya. Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari mengatakan tahun ini ada sebanyak 432 lokasi P3-TGAI akan dilaksanakan di 14 kabupaten/kota se-Lampung. Kegiatan ini dilaksanakan secara swakelola dengan tahapan yang meliputi persiapan, perencanaan, pelaksanaan konstruksi, hingga penyelesaian pekerjaan. Dalam sosialisasi ini juga diadakan penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kerja Sama sebagai bentuk komitmen mengawali pelaksanaan P3-TGAI secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Selama proses pelaksanaan, setiap P3A, GP3A, dan IP3A akan mendapatkan pendampingan dari Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM). Pendampingan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) P3-TGAI, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaporan akhir. Program ini akan diwujudkan melalui rehabilitasi, peningkatan, dan pembangunan jaringan irigasi tersier guna mendukung produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Lampung. *
Baca Selengkapnya
Satker OP BBWS Mesuji Sekampung Gelar Tanda Tangan Petugas Pintu Air
Post
07 Juli 2026 Admin

Satker OP BBWS Mesuji Sekampung Gelar Tanda Tangan Petugas Pintu Air

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melaksanakan penandatanganan kontrak Petugas Pintu Air (PPA) di Kantor UPI Sekampung, Kota Metro, Senin (22/6/2026). Penandatanganan kontrak ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan kegiatan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi di Daerah Irigasi (DI) Way Sekampung untuk Semester II Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Pejabat Pembuat Komitmen Operasi dan Pemeliharaan (PPK OP II) BBWS Mesuji Sekampung, MF. Nur Yuniar, dan diikuti oleh puluhan Petugas Pintu Air yang akan bertugas mendukung pengelolaan jaringan irigasi di wilayah DI Way Sekampung. Selain penandatanganan kontrak, kegiatan juga dirangkaikan dengan koordinasi bersama para koordinator wilayah dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Irigasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh PPA dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal, mulai dari pengaturan distribusi air, pemantauan, hingga pelaporan berbagai permasalahan di lapangan secara cepat dan tepat. Keberadaan PPA memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan layanan irigasi yang andal dan berkelanjutan. Dengan sinergi yang baik, diharapkan para PPA terus mendukung peningkatan produktivitas pertanian di wilayah layanan irigasi Sekampung System. (Pan)
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan PKS Dengan Ketua P3A Untuk Pelaksanaan P3-TGAI Tahun 2026
Post
30 Juni 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan PKS Dengan Ketua P3A Untuk Pelaksanaan P3-TGAI Tahun 2026

Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung menggelar penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Ketua P3A untuk pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Grand Mercure, Senin (29/6) dan dihadiri Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, beserta jajaran. Hadir pula perwakilan Komisi V DPR RI, para lurah, kepala desa, dan Ketua P3A dari berbagai daerah di Lampung dengan total 805 peserta. Elroy Koyari mengatakan, pada tahun 2026 Program P3-TGAI di Provinsi Lampung akan dilaksanakan pada 432 lokasi yang tersebar di 14 kabupaten/kota. P3-TGAI merupakan salah program yang melibatkan masyarakat dalam pembangunan dan pengelolaan jaringan irigasi. P3A, GP3A, IP3A, maupun Induk P3A diberikan kepercayaan melaksanakan kegiatan secara swakelola dari tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan, hingga selesai. Dalam setiap tahapan itu, akan turut didampingi oleh Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), dan seluruh pelaksanaan kegiatan harus berpedoman pada Petunjuk Teknis P3-TGAI yang berlaku. Kepala BBWS Mesuji Sekampung menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada P3A harus dijaga melalui pelaksanaan kegiatan yang transparan, akuntabel, tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran. Maka penandatanganan Pakta Integritas dan PKS ini bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan wujud komitmen bersama untuk melaksanakan Program P3-TGAI dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan profesionalisme. Keberhasilan Program P3-TGAI tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik semata, tetapi juga dari tumbuhnya rasa memiliki, semangat gotong royong, dan kemampuan masyarakat dalam mengelola jaringan irigasi secara berkelanjutan. (Pan)
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Gelar Penandatanganan Kerja Sama dan Pelatihan Tenaga Pendamping Masyarakat P3-TGAI Tahun 2026
Post
29 Juni 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Gelar Penandatanganan Kerja Sama dan Pelatihan Tenaga Pendamping Masyarakat P3-TGAI Tahun 2026

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menggelar kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Pelatihan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Bel Hotel Bandar Lampung pada Rabu, 24 Juni 2026 ini dihadiri Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari beserta seluruh TPM yang telah lulus seleksi. Kegiatan ini juga diisi dengan pelatihan bagi TPM guna meningkatkan pemahaman mengenai kebijakan, mekanisme, serta petunjuk teknis pelaksanaan Program P3-TGAI. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya secara menyeluruh, mulai dari tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan. Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diingatkan untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pendampingan di lapangan. P3-TGAI merupakan salah satu program strategis Kementerian PU yang bertujuan meningkatkan kinerja jaringan irigasi tersier melalui pemberdayaan masyarakat petani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A), maupun Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A). Program P3-TGAI Tahun 2026 akan dilaksanakan di 432 lokasi yang tersebar pada 14 kabupaten/kota se-Lampung secara swakelola. Keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh kualitas pekerjaan fisik yang dihasilkan, tetapi juga oleh efektivitas pendampingan kepada masyarakat. Oleh karena itu, Tenaga Pendamping Masyarakat memiliki peran yang sangat strategis sebagai ujung tombak program dalam mendampingi P3A, GP3A, maupun IP3A pada setiap tahapan pelaksanaan kegiatan. (Pan) 
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Gelar Rakor Antisipasi Fenomena El Nino 2026, Gandeng Pemprov Lampung dan Pemda 15 Kabupaten/Kota
Post
26 Juni 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Gelar Rakor Antisipasi Fenomena El Nino 2026, Gandeng Pemprov Lampung dan Pemda 15 Kabupaten/Kota

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Antisipasi Fenomena El Nino Tahun 2026 di Aula Batutegi, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini diikuti perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung serta 15 pemerintah kabupaten/kota, dan juga terhubung secara daring melalui Zoom Meeting. Rakor dipimpin oleh Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari. Kegiatan ini bertujuan merumuskan langkah-langkah konkret dalam penanganan dan peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kekeringan yang ditimbulkan oleh fenomena El Nino. Selain menyamakan persepsi terkait upaya mitigasi bencana, juga dilakukan sinkronisasi data dan informasi agar langkah antisipasi dapat dilakukan secara terpadu, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Sejumlah instansi turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta BMKG Provinsi Lampung dan OPD terkait dari tingkat Kabupaten/Kota. Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi dampak El Nino, sehingga risiko kekeringan dapat diminimalkan dan ketersediaan air bagi masyarakat tetap terjaga. *
Baca Selengkapnya
Perbaikan Irigasi Gantung Rawajitu Rampung 100 Persen, Air Kembali Mengalir Hingga ke Ujung Persawahan
Post
23 Juni 2026 Admin

Perbaikan Irigasi Gantung Rawajitu Rampung 100 Persen, Air Kembali Mengalir Hingga ke Ujung Persawahan

Perbaikan saluran irigasi gantung di Daerah Irigasi Rawajitu, Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang, telah rampung 100 persen di awal Juni 2026. Setelah proses perbaikan yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan, seluruh titik saluran yang mengalami kerusakan berhasil diperbaiki dan kini kembali berfungsi optimal dalam mengalirkan air ke area pertanian. Dari data BBWS Mesuji Sekampung, total panjang saluran yang telah ditangani mencapai 3.410 meter. Terdiri dari 2.998 meter pekerjaan perapian dan 412 meter pekerjaan perbaikan konstruksi. Untuk mempercepat proses pengerjaan, Tim BBWS Mesuji Sekampung membagi pekerjaan ke dalam lima zona yang dikerjakan secara bersamaan. Guna memastikan seluruh saluran berfungsi dengan baik, tim teknis juga telah melakukan uji aliran atau running test pada setiap zona. Hasilnya, air dari rumah pompa dapat mengalir dengan debit yang besar hingga ke area persawahan warga, sehingga siap dimanfaatkan oleh para petani untuk mendukung aktivitas pertanian. Di sisi lain, Tim Operasi dan Pemeliharaan BBWS Mesuji Sekampung juga telah merampungkan pekerjaan normalisasi Saluran Pembuangan Primer atau SPP IPIL Rawajitu yang menjadi sumber pasokan air bagi saluran irigasi gantung. Pekerjaan normalisasi tersebut mencapai 10,2 kilometer yang berada di tiga desa, yakni Desa Wono Agung dan Desa Bumi Ratu di Kabupaten Tulang Bawang, serta Desa Bandar Anom di Kabupaten Mesuji. Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari mengatakan rampungnya perbaikan ini menjadi wujud komitmen Kementerian Pekerjaan Umum khususnya Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui BBWS Mesuji Sekampung dalam menjaga kelancaran sistem irigasi bagi para petani di Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang. “Dengan kembali berfungsinya saluran irigasi secara optimal, produktivitas pertanian diharapkan terus meningkat dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya. Rampungnya perbaikan irigasi gantung ini mendapat respons positif dari warga dan petani di Rawajitu. Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sukatani, Suwarno, mengatakan bahwa keluhan masyarakat terkait kerusakan irigasi tersebut mendapat perhatian langsung dari BBWS Mesuji Sekampung. “Sebelumnya ada beberapa titik yang kondisinya rusak. Hal ini mendorong BBWS untuk segera memperbaiki bagian-bagian yang bocor. Kemarin saat uji coba di titik T15, ada dua jalur yang dialiri air dan alirannya sudah sampai ke ujung saluran irigasi,” kata Suwarno. Hal senada disampaikan Ketua P3A Tirta Lancar, Misranto. Ia berharap rampungnya perbaikan irigasi ini dapat memberikan manfaat bagi para petani dalam mengelola kebutuhan air sawah sehingga mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian. “Alhamdulillah perbaikannya sudah rampung. Harapan kami, saluran beton ini dapat bermanfaat bagi para petani sehingga aliran air menjadi lebih lancar,” ujarnya. Sementara itu, Camat Rawajitu Selatan, Sugianto, mengatakan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang sangat mengapresiasi pelaksanaan program perbaikan irigasi gantung di wilayah Rawajitu. Menurutnya, program tersebut sangat penting karena air merupakan sumber kehidupan, terutama bagi petani dalam mengelola lahan pertanian dan meningkatkan hasil panen. Namun, ia juga berpesan agar saluran yang telah diperbaiki dapat dijaga dan dipelihara bersama sehingga infrastruktur tersebut tetap berfungsi dengan baik dalam jangka waktu yang panjang. “Kebutuhan air sangat penting bagi para petani. Karena itu, bangunan yang sudah diperbaiki ini harus dipelihara dan dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang lama,” tandasnya. (Pan)
Baca Selengkapnya