Berita Bencana

Informasi Terkini Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung

Kilas Pengumuman :
BBWS Mesuji Sekampung Sebut Jaringan Irigasi Air Tanah Jadi Alternatif Saat El Nino untuk Atasi Kekeringan
Post
21 Juli 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Sebut Jaringan Irigasi Air Tanah Jadi Alternatif Saat El Nino untuk Atasi Kekeringan

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung Elroy Koyari menyebutkan bahwa melalui pemanfaatan jaringan irigasi air tanah (JIAT) dapat menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan sumber air saat fenomena El Nino berlangsung di daerahnya. "Prediksi awal musim kemarau pada Mei, puncaknya September. Neraca air tahunan cukup dan banyak usulan untuk sumur bor mengantisipasi kekeringan, dan untuk Lampung perlu ditingkatkan usulannya karena masih kurang," ujar Kepala BBWS Mesuji Sekampung Elroy Koyari di Bandarlampung, Sabtu. Ia mengatakan sumur bor yang merupakan bagian dari jaringan irigasi air tanah tersebut dapat menjadi alternatif bagi masyarakat di daerah irigasi dalam mengakses air selama musim kemarau ekstrem terjadi. "Jaringan irigasi air tanah ini jadi alternatif utama karena ini memanfaatkan cadangan air tanah, saat intensitas hujan berkurang. Yang mengusulkan ini baru ada 115 unit sumur bor. Jadi kami mendorong agar kabupaten dan kota segera mengusulkan karena usulan masih dibuka sampai Mei," katanya. Dia menjelaskan suplai jaringan irigasi air tanah saat ini total ada 115 unit sumur bor, dengan debit pompa 217,95 liter per detik, dengan luas daerah irigasi 2.044 hektare. Terinci di Kabupaten Lampung Selatan ada 74 unit sumur bor, dengan luas daerah irigasi 1.294 hektare, dan debit air pompa 108,25 liter per detik, Kabupaten Lampung Tengah 11 unit sumur bor, dengan luas daerah irigasi 190 hektare, dan debit pompa 56,44 liter per detik. Kabupaten Lampung Timur 27 unit sumur bor, dengan luas irigasi 510 hektare dan debit pompa 43,36 liter per detik, Kabupaten Pesawaran 1 unit sumur bor dengan luas irigasi 20 hektare, dan Kabupaten Pringsewu dua unit sumur bor, dengan luas irigasi 30 hektare dengan debit pompa 9,9 liter per detik. "Daerah dengan potensi daerah irigasi paling banyak ada di Kabupaten Lampung Timur, Lampung Tengah, dan Lampung Utara. Jadi kabupaten serta kota bisa mengusulkan ini sebagai langkah mitigasi terjadinya kemarau Panjang," ucap dia. Berdasarkan data BBWS Mesuji Sekampung daftar usulan sumur kekeringan tahun 2026 yakni ada di Desa Kelawi Lampung Selatan, Desa Bakauheni Lampung Selatan, Desa Totoharjo Lampung Selatan, Desa Donomulyo Lampung Timur, dan Desa Catur Swako Lampung Timur. Kemudian Desa Margo Dadi Tulang Bawang Barat, Desa Way Sido Tulang Bawang Barat, Desa Lempuyang Bandar Lampung Tengah, Desa Purna Tunggal Lampung Tengah, Desa Tanjung Anom Lampung Tengah, dan Desa Adi Jaya Lampung Tengah. (*)
Baca Selengkapnya
kepala BBWS Mesuji Sekampung Roy Panagom Pardede dampingi PJ Gubernur Lampung Samsudin meninjau lokasi terdampak banjir di 3 lokasi
Post
22 Januari 2025 Admin

kepala BBWS Mesuji Sekampung Roy Panagom Pardede dampingi PJ Gubernur Lampung Samsudin meninjau lokasi terdampak banjir di 3 lokasi

Kepala BBWS Mesuji Sekampung Roy Panagom Pardede dampingi PJ Gubernur Lampung Samsudin meninjau lokasi terdampak banjir di 3 lokasi yaitu : Way Lunik Kec. Panjang, Jembatan Beton Kel. Persawahan Kec. Teluk Betung Selatan, dan Lempasing Kec. Teluk Pandan Kab. Pesawaran.Dalam tinjauannya PJ. Gubernur Lampung mengatakan saya bersama Kepala BBWS Mesuji Sekampung melakukan upaya penanggulangan, dan itu akan dilakukan segera mungkin dan juga dari Dinas PSDA, tentu apa saja Insfrastruktur yang harus diselesaikan, segera kita selesaikan," Tegasnya.
Baca Selengkapnya
Upaya pembersihan sisa lumpur Pasca banjir
Post
22 Januari 2025 Admin

Upaya pembersihan sisa lumpur Pasca banjir

Pasca banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Bandarlampung pada Jumat (17/1/2025) malam, sejumlah warga mulai melakukan upaya pembersihan sisa lumpur.Sabtu (18/1) siang, di salah satu lokasi terdampak banjir di sepanjang Sungai Way Kuripan, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandarlampung, warga dibantu dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) BBWS Mesuji Sekampung, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandarlampung bahu-membahu melakukan upaya pembersihan sisa lumpur.BBWS Mesuji Sekampung menyiapkan 5 mesin pompa air agar cepat membuang sisa lumpur di rumah warga terdampak.Tidak itu saja Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) BBWS Mesuji Sekampung juga melakukan survey identifikasi di titik - titik lokasi terdampak Banjir di Kota Bandar Lampung.
Baca Selengkapnya
Hujan melanda wilayah Kota Bandar Lampung hingga terjadi banjir
Post
22 Januari 2025 Admin

Hujan melanda wilayah Kota Bandar Lampung hingga terjadi banjir

  Hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem saat ini melanda wilayah Kota Bandar Lampung, Jumat (17/01). Hingga pukul 20.20 WIB, curah hujan tercatat mencapai 113,4 mm dan diprediksi akan terus berlanjut hingga dini hari.Terjadi peningkatan curah hujan 80 mm dalam waktu 1 jam. Situasi ini telah menyebabkan genangan air di banyak lokasi, dan berpotensi meluas seiring dengan curah hujan yang terus bertambah hingga dini hari nanti.Tim Reaksi Cepat (TRC) BBWS Mesuji Sekampung bersinergi dengan Pemda Kota Bandar Lampung (Walikota Ibu Eva), PBDB, Polresta-AIRUD, Tagana dan Muspika melalui koordinasi dan Investigasi dampak banjir.Berdasarkan citra satelit, hampir seluruh wilayah Lampung tertutup awan hujan.Dibawa koordinator tim: MF.Nur Yuniar Tim Reaksi Cepat (TRC) BBWS Mesuji Sekampung telah melakukan invetarisasi akibat banjir dan telah melaporkan kepada Pembina Direktorat OP. SDA Kementerian Pekerjaan Umum (PU).Kiat dan kesiapsiagaan Apa yang Harus Dilakukan jika bencana banjir terjadi!1?? Hindari berjalan di air banjir yang mengalir deras, karena dapat membahayakan. Gunakan alas kaki untuk menghindari risiko luka atau infeksi dari benda tajam di dalam air.2?? Pastikan dokumen penting dan barang berharga Anda disimpan di tempat yang aman.3?? Pastikan listrik di rumah Anda dimatikan untuk menghindari risiko korsleting atau sengatan listrik.4?? Persiapkan PerbekalanJika harus mengungsi, siapkan perbekalan darurat seperti pakaian, obat-obatan, air minum, dan makanan ringan.5?? Jika rumah Anda mulai kemasukan air, segera hubungi BPBD Kota Bandar Lampung melalui:???? 0721-6016451.  
Baca Selengkapnya
Banjir di 19 titik di Kota Bandar Lampung dan sejumlah Daerah Kabupaten tersebar di wilayah Provinsi Lampung
Post
22 Januari 2025 Admin

Banjir di 19 titik di Kota Bandar Lampung dan sejumlah Daerah Kabupaten tersebar di wilayah Provinsi Lampung

Awal tahun 2025, Bandar Lampung telah dilanda 6 kali banjir akibat hujan lebat hingga ekstrem dalam durasi singkat. Curah hujan tertinggi terjadi pada 17 Januari 2025, mencapai 122.4 mm dalam waktu singkat, menyebabkan banjir di 19 titik di Kota Bandar Lampung dan sejumlah Daerah Kabupaten tersebar di wilayah Provinsi Lampung.Berdasarkan info dari Koordinator TRC BBWS Mesuji Sekampung Kementerian PU Ir. MF. Nur Yuniar, S.T.,M.T bahwa Banjir saat ini terindentifikasi dari pola Monsun Asia dan aliran konvergensi meningkatkan suplai uap air di wilayah Lampung, hal ini memicu hujan lebat dan pembentukan awan-awan konvektif intens yang mengakibatkan:- Curah hujan dalam kategori lebat hingga ekstrem sering kali berlangsung singkat, tapi cukup untuk memicu banjir di wilayah rawan.- Infrastruktur seperti drainase dan kawasan resapan air yang kurang memadai memperparah dampak hujan.Investigasi dilakukan dengan:1. Perbaikan Drainase: Pastikan air hujan cepat mengalir ke sungai atau laut.2. Penambahan Kolam Retensi: Mengurangi beban aliran air.3. Reboisasi DAS: Menahan air hujan di hulu sungai.4. Tata Ruang yang Berkelanjutan: Hindari pembangunan di kawasan rawan banjir.5. Pengerukan Sungai: Atasi sedimentasi yang menghambat aliran air.Tim TRC BBWS Mesuji Sekampung saat ini melakukan pengiriman bahan banjiran GEOBAG dan karung penyekat sebagai aksi darurat bencana di:- Kab.Lampung Tengah (Kec.Bekri)- Kab. Tulangbawang (Kec.Dente teladas dan Kec.Brantasena adiwarna)- Kab. Lampung Timur (Kec.Sragi,Kec.Jabung).- Kàb. Lampung Selatan (Kec.Palas).- Kota Bandar Lampung (Kec.TBB-TBT) Pompanisasi pasca banjir.Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten-kota sangat diperlukan agar kejadian seperti ini tidak terus berulang. Mitigasi bencana harus jadi prioritas bersama kedepan.
Baca Selengkapnya
Penanganan Darurat Bencana
Post
19 Desember 2024 Admin

Penanganan Darurat Bencana

Info BMKG kondisi iklim yang terjadi saat ini, serta adanya Monsun Asia menyebabkan peningkatan kecepatan angin dan peningkatan curah hujan dan tinggi gelombang laut. Kondisi ini menyebabkan banjir Rob sepanjang pesisir pantai di Provinsi Lampung.Banjir rob terjadi di Kampung Sungai Burung Kec.Dente Teladas Kab.Tulang Bawang tanggal: 3 s/d 10 Desember 2024 mengakibatkan tergenang setinggi 50cm-100 cm.Permukiman seluas 940 Ha (478 KK) dan fasilitas - fasilitas publik seperti Sekolah, Puskesmas, Masjid, Balai Desa dan lain - lain tergenang dan menganggu aktifitas warga.Melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Darurat Bencana BBWS Mesuji Sekampung Kementerian PU melakukan penanganan Darurat Bencana dibawa koordinator Tim: MF.Nur Yuniar.ST.MT bersama Agung Setiawan.ST.MT dan tim mengirimkan bahan banjiran berupa GEOBAG 1.000 pcs (1.000m³).GEOBAG adalah bahan banjiran efektif utk membuat tanggul sementara semi permanen.Penyerahan bahan banjiran diterima langsung oleh Kepala Desa Mashuri didampingi Kenedi Khoheri.SE.,MM (Kalak BPBD.Kab.Tulang Bawang).Pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWS) Kementerian PU tetap berkerja aktif membantu bencana alam akibat cuaca ekstrim yang terjadi saat ini di Provinsi Lampung.
Baca Selengkapnya
Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung Melakukan Proses Pembersihan Pasca Banjir Di Kabupaten Tanggamus
Post
16 Januari 2020 Admin

Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung Melakukan Proses Pembersihan Pasca Banjir Di Kabupaten Tanggamus

TIM Satgas dan Tim Reaksi Cepat BBWS Mesuji Sekampung saat ini sudah berkoordinasi dengan Bupati Tanggamus pasca terjadinya banjir dan tanah longsor di bagian barat Provinsi Lampung, Kabupaten Tanggamus akibat meluapnya sungai Semaka. Dan saat ini pula alat berat yg di turunkan oleh BBWSMS sedang melakukan pembersihan lumpur, rating - ranting, batu - batu dan pohon tumbang di tempat - tempat yang terkena bencana banjir.             
Baca Selengkapnya
Meluapnya Sungai Semaka Mengakibatkan Terjadinya Banjir dan Terendamnya Permukiman di Kecamatan Sedayu dan Kecamatan Kota Agung Timur serta Jalan Lintas Barat
Post
15 Januari 2020 Admin

Meluapnya Sungai Semaka Mengakibatkan Terjadinya Banjir dan Terendamnya Permukiman di Kecamatan Sedayu dan Kecamatan Kota Agung Timur serta Jalan Lintas Barat

Akibat hujan turun merata dibagian barat provinsi Lampung Kabupaten Tanggamus dengan intensitas sedang sampai tinggi, pada kamis (09/01/2020) sampai jumat (10/01/2020) mulai dari pukul 16.00 WIB sampai 02.00 WIB menyebabkan meluapnya Sungai Semaka yang mengakibatkan terjadinya banjir dan terendamnya permukiman di kecamatan sedayu dan kecamatan kota agung timur serta jalan lintas barat digenangi tanah bercampur bebatuan pada KM 121 – KM 128. Tim Satgas dan Tim Reaksi Cepat BBWS Mesuji Sekampung telah melakukan monitoring sekaligus inventarisasi kerusakan ke lokasi sekaligus koordinasi dengan BPBD Kabupaten Tanggamus di bantu oleh masyarakat setempat.          
Baca Selengkapnya

Berita Bencana

Informasi Terkini Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung

Kilas Pengumuman :
BBWS Mesuji Sekampung Sebut Jaringan Irigasi Air Tanah Jadi Alternatif Saat El Nino untuk Atasi Kekeringan
Post
21 Juli 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Sebut Jaringan Irigasi Air Tanah Jadi Alternatif Saat El Nino untuk Atasi Kekeringan

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung Elroy Koyari menyebutkan bahwa melalui pemanfaatan jaringan irigasi air tanah (JIAT) dapat menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan sumber air saat fenomena El Nino berlangsung di daerahnya. "Prediksi awal musim kemarau pada Mei, puncaknya September. Neraca air tahunan cukup dan banyak usulan untuk sumur bor mengantisipasi kekeringan, dan untuk Lampung perlu ditingkatkan usulannya karena masih kurang," ujar Kepala BBWS Mesuji Sekampung Elroy Koyari di Bandarlampung, Sabtu. Ia mengatakan sumur bor yang merupakan bagian dari jaringan irigasi air tanah tersebut dapat menjadi alternatif bagi masyarakat di daerah irigasi dalam mengakses air selama musim kemarau ekstrem terjadi. "Jaringan irigasi air tanah ini jadi alternatif utama karena ini memanfaatkan cadangan air tanah, saat intensitas hujan berkurang. Yang mengusulkan ini baru ada 115 unit sumur bor. Jadi kami mendorong agar kabupaten dan kota segera mengusulkan karena usulan masih dibuka sampai Mei," katanya. Dia menjelaskan suplai jaringan irigasi air tanah saat ini total ada 115 unit sumur bor, dengan debit pompa 217,95 liter per detik, dengan luas daerah irigasi 2.044 hektare. Terinci di Kabupaten Lampung Selatan ada 74 unit sumur bor, dengan luas daerah irigasi 1.294 hektare, dan debit air pompa 108,25 liter per detik, Kabupaten Lampung Tengah 11 unit sumur bor, dengan luas daerah irigasi 190 hektare, dan debit pompa 56,44 liter per detik. Kabupaten Lampung Timur 27 unit sumur bor, dengan luas irigasi 510 hektare dan debit pompa 43,36 liter per detik, Kabupaten Pesawaran 1 unit sumur bor dengan luas irigasi 20 hektare, dan Kabupaten Pringsewu dua unit sumur bor, dengan luas irigasi 30 hektare dengan debit pompa 9,9 liter per detik. "Daerah dengan potensi daerah irigasi paling banyak ada di Kabupaten Lampung Timur, Lampung Tengah, dan Lampung Utara. Jadi kabupaten serta kota bisa mengusulkan ini sebagai langkah mitigasi terjadinya kemarau Panjang," ucap dia. Berdasarkan data BBWS Mesuji Sekampung daftar usulan sumur kekeringan tahun 2026 yakni ada di Desa Kelawi Lampung Selatan, Desa Bakauheni Lampung Selatan, Desa Totoharjo Lampung Selatan, Desa Donomulyo Lampung Timur, dan Desa Catur Swako Lampung Timur. Kemudian Desa Margo Dadi Tulang Bawang Barat, Desa Way Sido Tulang Bawang Barat, Desa Lempuyang Bandar Lampung Tengah, Desa Purna Tunggal Lampung Tengah, Desa Tanjung Anom Lampung Tengah, dan Desa Adi Jaya Lampung Tengah. (*)
Baca Selengkapnya
kepala BBWS Mesuji Sekampung Roy Panagom Pardede dampingi PJ Gubernur Lampung Samsudin meninjau lokasi terdampak banjir di 3 lokasi
Post
22 Januari 2025 Admin

kepala BBWS Mesuji Sekampung Roy Panagom Pardede dampingi PJ Gubernur Lampung Samsudin meninjau lokasi terdampak banjir di 3 lokasi

Kepala BBWS Mesuji Sekampung Roy Panagom Pardede dampingi PJ Gubernur Lampung Samsudin meninjau lokasi terdampak banjir di 3 lokasi yaitu : Way Lunik Kec. Panjang, Jembatan Beton Kel. Persawahan Kec. Teluk Betung Selatan, dan Lempasing Kec. Teluk Pandan Kab. Pesawaran.Dalam tinjauannya PJ. Gubernur Lampung mengatakan saya bersama Kepala BBWS Mesuji Sekampung melakukan upaya penanggulangan, dan itu akan dilakukan segera mungkin dan juga dari Dinas PSDA, tentu apa saja Insfrastruktur yang harus diselesaikan, segera kita selesaikan," Tegasnya.
Baca Selengkapnya
Upaya pembersihan sisa lumpur Pasca banjir
Post
22 Januari 2025 Admin

Upaya pembersihan sisa lumpur Pasca banjir

Pasca banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Bandarlampung pada Jumat (17/1/2025) malam, sejumlah warga mulai melakukan upaya pembersihan sisa lumpur.Sabtu (18/1) siang, di salah satu lokasi terdampak banjir di sepanjang Sungai Way Kuripan, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandarlampung, warga dibantu dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) BBWS Mesuji Sekampung, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandarlampung bahu-membahu melakukan upaya pembersihan sisa lumpur.BBWS Mesuji Sekampung menyiapkan 5 mesin pompa air agar cepat membuang sisa lumpur di rumah warga terdampak.Tidak itu saja Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) BBWS Mesuji Sekampung juga melakukan survey identifikasi di titik - titik lokasi terdampak Banjir di Kota Bandar Lampung.
Baca Selengkapnya
Hujan melanda wilayah Kota Bandar Lampung hingga terjadi banjir
Post
22 Januari 2025 Admin

Hujan melanda wilayah Kota Bandar Lampung hingga terjadi banjir

  Hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem saat ini melanda wilayah Kota Bandar Lampung, Jumat (17/01). Hingga pukul 20.20 WIB, curah hujan tercatat mencapai 113,4 mm dan diprediksi akan terus berlanjut hingga dini hari.Terjadi peningkatan curah hujan 80 mm dalam waktu 1 jam. Situasi ini telah menyebabkan genangan air di banyak lokasi, dan berpotensi meluas seiring dengan curah hujan yang terus bertambah hingga dini hari nanti.Tim Reaksi Cepat (TRC) BBWS Mesuji Sekampung bersinergi dengan Pemda Kota Bandar Lampung (Walikota Ibu Eva), PBDB, Polresta-AIRUD, Tagana dan Muspika melalui koordinasi dan Investigasi dampak banjir.Berdasarkan citra satelit, hampir seluruh wilayah Lampung tertutup awan hujan.Dibawa koordinator tim: MF.Nur Yuniar Tim Reaksi Cepat (TRC) BBWS Mesuji Sekampung telah melakukan invetarisasi akibat banjir dan telah melaporkan kepada Pembina Direktorat OP. SDA Kementerian Pekerjaan Umum (PU).Kiat dan kesiapsiagaan Apa yang Harus Dilakukan jika bencana banjir terjadi!1?? Hindari berjalan di air banjir yang mengalir deras, karena dapat membahayakan. Gunakan alas kaki untuk menghindari risiko luka atau infeksi dari benda tajam di dalam air.2?? Pastikan dokumen penting dan barang berharga Anda disimpan di tempat yang aman.3?? Pastikan listrik di rumah Anda dimatikan untuk menghindari risiko korsleting atau sengatan listrik.4?? Persiapkan PerbekalanJika harus mengungsi, siapkan perbekalan darurat seperti pakaian, obat-obatan, air minum, dan makanan ringan.5?? Jika rumah Anda mulai kemasukan air, segera hubungi BPBD Kota Bandar Lampung melalui:???? 0721-6016451.  
Baca Selengkapnya
Banjir di 19 titik di Kota Bandar Lampung dan sejumlah Daerah Kabupaten tersebar di wilayah Provinsi Lampung
Post
22 Januari 2025 Admin

Banjir di 19 titik di Kota Bandar Lampung dan sejumlah Daerah Kabupaten tersebar di wilayah Provinsi Lampung

Awal tahun 2025, Bandar Lampung telah dilanda 6 kali banjir akibat hujan lebat hingga ekstrem dalam durasi singkat. Curah hujan tertinggi terjadi pada 17 Januari 2025, mencapai 122.4 mm dalam waktu singkat, menyebabkan banjir di 19 titik di Kota Bandar Lampung dan sejumlah Daerah Kabupaten tersebar di wilayah Provinsi Lampung.Berdasarkan info dari Koordinator TRC BBWS Mesuji Sekampung Kementerian PU Ir. MF. Nur Yuniar, S.T.,M.T bahwa Banjir saat ini terindentifikasi dari pola Monsun Asia dan aliran konvergensi meningkatkan suplai uap air di wilayah Lampung, hal ini memicu hujan lebat dan pembentukan awan-awan konvektif intens yang mengakibatkan:- Curah hujan dalam kategori lebat hingga ekstrem sering kali berlangsung singkat, tapi cukup untuk memicu banjir di wilayah rawan.- Infrastruktur seperti drainase dan kawasan resapan air yang kurang memadai memperparah dampak hujan.Investigasi dilakukan dengan:1. Perbaikan Drainase: Pastikan air hujan cepat mengalir ke sungai atau laut.2. Penambahan Kolam Retensi: Mengurangi beban aliran air.3. Reboisasi DAS: Menahan air hujan di hulu sungai.4. Tata Ruang yang Berkelanjutan: Hindari pembangunan di kawasan rawan banjir.5. Pengerukan Sungai: Atasi sedimentasi yang menghambat aliran air.Tim TRC BBWS Mesuji Sekampung saat ini melakukan pengiriman bahan banjiran GEOBAG dan karung penyekat sebagai aksi darurat bencana di:- Kab.Lampung Tengah (Kec.Bekri)- Kab. Tulangbawang (Kec.Dente teladas dan Kec.Brantasena adiwarna)- Kab. Lampung Timur (Kec.Sragi,Kec.Jabung).- Kàb. Lampung Selatan (Kec.Palas).- Kota Bandar Lampung (Kec.TBB-TBT) Pompanisasi pasca banjir.Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten-kota sangat diperlukan agar kejadian seperti ini tidak terus berulang. Mitigasi bencana harus jadi prioritas bersama kedepan.
Baca Selengkapnya
Penanganan Darurat Bencana
Post
19 Desember 2024 Admin

Penanganan Darurat Bencana

Info BMKG kondisi iklim yang terjadi saat ini, serta adanya Monsun Asia menyebabkan peningkatan kecepatan angin dan peningkatan curah hujan dan tinggi gelombang laut. Kondisi ini menyebabkan banjir Rob sepanjang pesisir pantai di Provinsi Lampung.Banjir rob terjadi di Kampung Sungai Burung Kec.Dente Teladas Kab.Tulang Bawang tanggal: 3 s/d 10 Desember 2024 mengakibatkan tergenang setinggi 50cm-100 cm.Permukiman seluas 940 Ha (478 KK) dan fasilitas - fasilitas publik seperti Sekolah, Puskesmas, Masjid, Balai Desa dan lain - lain tergenang dan menganggu aktifitas warga.Melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Darurat Bencana BBWS Mesuji Sekampung Kementerian PU melakukan penanganan Darurat Bencana dibawa koordinator Tim: MF.Nur Yuniar.ST.MT bersama Agung Setiawan.ST.MT dan tim mengirimkan bahan banjiran berupa GEOBAG 1.000 pcs (1.000m³).GEOBAG adalah bahan banjiran efektif utk membuat tanggul sementara semi permanen.Penyerahan bahan banjiran diterima langsung oleh Kepala Desa Mashuri didampingi Kenedi Khoheri.SE.,MM (Kalak BPBD.Kab.Tulang Bawang).Pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWS) Kementerian PU tetap berkerja aktif membantu bencana alam akibat cuaca ekstrim yang terjadi saat ini di Provinsi Lampung.
Baca Selengkapnya
Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung Melakukan Proses Pembersihan Pasca Banjir Di Kabupaten Tanggamus
Post
16 Januari 2020 Admin

Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung Melakukan Proses Pembersihan Pasca Banjir Di Kabupaten Tanggamus

TIM Satgas dan Tim Reaksi Cepat BBWS Mesuji Sekampung saat ini sudah berkoordinasi dengan Bupati Tanggamus pasca terjadinya banjir dan tanah longsor di bagian barat Provinsi Lampung, Kabupaten Tanggamus akibat meluapnya sungai Semaka. Dan saat ini pula alat berat yg di turunkan oleh BBWSMS sedang melakukan pembersihan lumpur, rating - ranting, batu - batu dan pohon tumbang di tempat - tempat yang terkena bencana banjir.             
Baca Selengkapnya
Meluapnya Sungai Semaka Mengakibatkan Terjadinya Banjir dan Terendamnya Permukiman di Kecamatan Sedayu dan Kecamatan Kota Agung Timur serta Jalan Lintas Barat
Post
15 Januari 2020 Admin

Meluapnya Sungai Semaka Mengakibatkan Terjadinya Banjir dan Terendamnya Permukiman di Kecamatan Sedayu dan Kecamatan Kota Agung Timur serta Jalan Lintas Barat

Akibat hujan turun merata dibagian barat provinsi Lampung Kabupaten Tanggamus dengan intensitas sedang sampai tinggi, pada kamis (09/01/2020) sampai jumat (10/01/2020) mulai dari pukul 16.00 WIB sampai 02.00 WIB menyebabkan meluapnya Sungai Semaka yang mengakibatkan terjadinya banjir dan terendamnya permukiman di kecamatan sedayu dan kecamatan kota agung timur serta jalan lintas barat digenangi tanah bercampur bebatuan pada KM 121 – KM 128. Tim Satgas dan Tim Reaksi Cepat BBWS Mesuji Sekampung telah melakukan monitoring sekaligus inventarisasi kerusakan ke lokasi sekaligus koordinasi dengan BPBD Kabupaten Tanggamus di bantu oleh masyarakat setempat.          
Baca Selengkapnya