Berita Balai

Informasi Terkini Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung

Kilas Pengumuman :
BBWS Mesuji Sekampung dan Direktorat ATAB Rapat Koordinasi GRASS Project untuk Wilayah Lampung
Post
13 Agustus 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung dan Direktorat ATAB Rapat Koordinasi GRASS Project untuk Wilayah Lampung

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung mengikuti Rapat Koordinasi Kegiatan Feasibility Studies and Engineering Design for Groundwater Sector (GRASS Project) yang berlangsung di Ruang Rapat Margatiga pada Kamis, 13 Agustus 2026. Rapat ini dihadiri oleh tim Subdirektorat Wilayah I Direktorat Air Tanah dan Air Baku (ATAB) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung dan pemerintah kabupaten/kota yang mengikuti secara daring melalui Zoom. Rapat koordinasi tersebut membahas rencana pembangunan dan rehabilitasi Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di sejumlah provinsi, termasuk Provinsi Lampung, melalui GRASS Project. Berdasarkan data yang dipaparkan Direktorat ATAB, program ini menargetkan pembangunan 1.300 unit sumur JIAT baru, rehabilitasi 1.000 unit JIAT, serta pembangunan 100 unit sumur pantau pada periode 2027–2031. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Ditjen SDA dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penyediaan air bagi lahan pertanian. Program tersebut ditargetkan mampu menambah luas layanan irigasi hingga 30.000 hektare di 19 provinsi di Indonesia. Untuk Provinsi Lampung sendiri, tercatat sudah ada 169 usulan pembangunan JIAT baru dan 81 usulan rehabilitasi JIAT pada tahun 2026. Sebagai langkah awal pelaksanaan program, akan dilakukan feasibility studies atau studi kelayakan dengan sejumlah aspek yang menjadi fokus penilaian guna memastikan pembangunan sumur baru maupun rehabilitasi JIAT layak dan siap dilaksanakan. Adapun aspek yang menjadi cakupan studi kelayakan meliputi: Kelayakan teknis dan hidrologi, untuk memastikan potensi air tanah, debit air, kondisi sumur, serta jaringan irigasi sesuai dengan karakteristik lokasi. Manfaat bagi sektor pertanian, dengan mengkaji kebutuhan air, luas layanan, indeks pertanaman, produktivitas, serta jumlah penerima manfaat. Kelayakan ekonomi dan keuangan, melalui penilaian biaya investasi, manfaat ekonomi, biaya operasi, serta kemampuan pembiayaan. Aspek lingkungan dan sosial, dengan mengidentifikasi risiko, status lahan, penerimaan masyarakat, serta langkah-langkah mitigasi yang diperlukan. Kesiapan pengelolaan dan pelaksanaan, untuk memastikan kejelasan kewenangan pengelola, operator, koordinasi antarinstansi, dukungan pemerintah daerah, serta keberlanjutan layanan. Melalui studi kelayakan yang komprehensif tersebut, diharapkan pelaksanaan GRASS Project dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produktivitas pertanian serta penguatan ketahanan pangan nasional. (Pan)
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Campang Raya Bandar Lampung
Post
11 Agustus 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Campang Raya Bandar Lampung

Di tengah musim kemarau dan potensi kekeringan, kebutuhan akan air bersih menjadi perhatian bersama. Kondisi tersebut mendorong berbagai upaya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air sehari hari. Sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya mitigasi dampak kekeringan, BBWS Mesuji Sekampung menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Perumahan Puri Cantika RT 002, Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung. Pada 9 Agustus 2026, sebanyak 4.000 liter air bersih disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdiri dari 50 kepala keluarga (KK). Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya BBWS Mesuji Sekampung untuk terus hadir di tengah masyarakat, memantau kondisi di lapangan, serta memberikan dukungan bagi warga yang terdampak kekeringan. Air adalah kebutuhan kita bersama. Mari gunakan air secara bijak dan jaga keberlanjutan sumber daya air untuk hari ini dan masa depan. *
Baca Selengkapnya
Koordinasi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Bupati Pringsewu Kunjungi BBWS Mesuji Sekampung
Post
11 Agustus 2026 Admin

Koordinasi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Bupati Pringsewu Kunjungi BBWS Mesuji Sekampung

Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan perwakilan kelompok tani melakukan kunjungan ke Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Senin (10/8/2026). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, didampingi para kepala bidang, kepala satuan kerja, serta pejabat pembuat komitmen (PPK) di Ruang Rapat Margatiga. Pertemuan ini menjadi bagian dari koordinasi antara Pemkab Pringsewu dan BBWS Mesuji Sekampung dalam membahas kebutuhan air bagi lahan pertanian yang terdampak kekeringan. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan kelompok tani menyampaikan usulan pemanfaatan air dari Sungai Sekampung untuk mendukung pengairan sekitar 70 hektare lahan pertanian melalui sistem pompa. Menanggapi usulan tersebut, Kepala BBWS Mesuji Sekampung menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan kajian dan perhitungan teknis secara menyeluruh guna memastikan pemanfaatan air dapat dilakukan secara optimal tanpa mengganggu alokasi kebutuhan air yang telah ditetapkan untuk berbagai sektor. Elroy Koyari menjelaskan bahwa pengelolaan sumber daya air di Provinsi Lampung dilakukan melalui sistem yang terintegrasi. Bendungan Batutegi di Kabupaten Tanggamus, Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu, dan Bendungan Margatiga di Kabupaten Lampung Timur saling terhubung dalam satu sistem pengelolaan yang mendukung berbagai kebutuhan pemanfaatan air di wilayah Lampung. Sebagai tindak lanjut, BBWS Mesuji Sekampung akan melakukan kajian terhadap usulan yang disampaikan serta terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan para pemangku kepentingan terkait. Diharapkan melalui sinergi yang baik, dapat diperoleh solusi yang tepat untuk mendukung keberlanjutan sektor pertanian sekaligus menjaga keberlangsungan pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan. (*)  
Baca Selengkapnya
DWP Kementerian PU Wilayah Lampung dan Tim SDA Muda Mengajar Gelar 'PU Mengajar' di SDN 6 Metro Utara
Post
11 Agustus 2026 Admin

DWP Kementerian PU Wilayah Lampung dan Tim SDA Muda Mengajar Gelar 'PU Mengajar' di SDN 6 Metro Utara

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Lampung bersama Tim SDA Muda Mengajar menggelar kegiatan PU Mengajar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SD Negeri 6 Metro Utara, Kota Metro, pada Kamis, 7 Agustus 2026. Para siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan penuh semangat. Mengusung tema "Semangat Kemerdekaan, Mempererat Kebersamaan, Menguatkan Kepedulian", kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan, kebersihan, serta perilaku hidup sehat sejak usia dini. Kegiatan PU Mengajar ini dihadiri Ketua DWP Kementerian PU Provinsi Lampung Mardalina Koyari, Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, Tim SDA Muda Mengajar, para guru, serta Pengurus Lintas DWP Balai Provinsi Lampung Kementerian Pekerjaan Umum. Para siswa mendapatkan berbagai materi edukatif yang dikemas dengan menarik dan interaktif. Di antaranya edukasi pemilahan sampah ke tempat yang sesuai dengan cara permainan kelompok. Selain edukasi pengelolaan sampah, para siswa juga mendapatkan pembelajaran mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui demonstrasi enam langkah mencuci tangan yang benar. Para siswa kemudian mempraktikkan langsung cara mencuci tangan dengan pendampingan fasilitator, sehingga dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan, DWP Kementerian PU Lampung juga menyerahkan bingkisan serta bantuan berupa buku, alat tulis, dan perlengkapan sekolah kepada para siswa. Melalui kegiatan ini, DWP Kementerian PU Provinsi Lampung berharap dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta membangun kebiasaan hidup sehat. (Pan)
Baca Selengkapnya
Sambut HUT ke-81 RI, BBWS Mesuji Sekampung Gelar Gerakan Irigasi Bersih di Metro
Post
11 Agustus 2026 Admin

Sambut HUT ke-81 RI, BBWS Mesuji Sekampung Gelar Gerakan Irigasi Bersih di Metro

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menggelar kegiatan Gerakan Irigasi Bersih di Kota Metro, Kamis (7/8/2026). Kegiatan dipusatkan di saluran irigasi yang berada di Desa Karangrejo, Kecamatan Metro Utara. Gerakan Irigasi Bersih dilaksanakan secara serentak di seluruh provinsi dan dibuka secara nasional oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, dari Provinsi Banten. Kegiatan tersebut diikuti ratusan pegawai BBWS Mesuji Sekampung, perwakilan pemerintah daerah, serta unsur TNI dan Polri. Para peserta bersama-sama turun membersihkan sampah di saluran kemudian dibawa ke lokasi pembuangan. Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari mengatakan Gerakan Irigasi Bersih memiliki sejumlah tujuan penting. Di antaranya meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan irigasi, memperkuat koordinasi dan sinergi antarpemangku kepentingan dalam pengelolaan sumber daya air, khususnya untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian. Saluran irigasi yang bersih dan berfungsi optimal menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan. Selain itu, irigasi yang lancar juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Dengan pasokan air yang memadai, lahan pertanian tetap bisa produktif dan menghasilkan panen yang lebih baik. Melalui kegiatan Gerakan Irigasi Bersih ini, BBWS Mesuji Sekampung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan irigasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. *
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Tegaskan Pembangunan Pengaman Pantai Mandiri Sejati Sesuai Spesifikasi dan Standar Mutu
Post
05 Agustus 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Tegaskan Pembangunan Pengaman Pantai Mandiri Sejati Sesuai Spesifikasi dan Standar Mutu

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung memastikan pembangunan Pengaman Pantai Mandiri Sejati di Kabupaten Pesisir Barat telah sesuai mutu dan memenuhi ketentuan spesifikasi teknis yang berlaku. Melalui Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BBWS Mesuji Sekampung menegaskan bahwa monitoring pekerjaan pembangunan Pengaman Pantai Mandiri Sejati telah dilakukan terhadap material buis beton dan kubus beton. Bahan-bahan yang digunakan dalam pekerjaan buis beton dan kubus beton telah memenuhi ketentuan spesifikasi teknis. Pasir yang digunakan bukan berasal dari pasir laut dan telah dilakukan pengujian sampel material dengan hasil yang memenuhi persyaratan spesifikasi teknis. Bahkan, material yang tidak memenuhi persyaratan telah di-reject atau ditolak oleh konsultan supervisi dan pengawas pekerjaan serta tidak diizinkan untuk digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan. Buis beton yang dibuat merupakan armor untuk bangunan pelindung pantai, bukan untuk pekerjaan gorong-gorong yang menerima beban langsung seperti beban lalu lintas. Fungsi tulangan dalam pekerjaan buis beton untuk pengaman pantai adalah menahan retak saat proses pengangkatan dan pengangkutan, menahan benturan saat pemasangan, serta menjaga keutuhan buis beton. Dalam pekerjaan ini, mutu buis beton telah memenuhi persyaratan dan telah dilakukan uji coba pengangkatan, pengangkutan, serta pemasangan. Hasilnya menunjukkan bahwa kondisi buis beton tetap baik dan tidak mengalami retakan. Selain dilakukan uji pengangkatan, pengangkutan, dan pemasangan, mutu beton pada buis beton dan kubus beton yang digunakan dalam pekerjaan ini juga telah dilakukan pengujian sesuai dengan ketentuan spesifikasi teknis yang berlaku. Sementara itu, terkait plang proyek, BBWS Mesuji Sekampung menegaskan bahwa plang proyek telah terpasang di lokasi pekerjaan yang berada di Pantai Mandiri Sejati, Pekon Balai Kencana, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat. Pembangunan infrastruktur ini merupakan upaya pemerintah dalam mengurangi dampak abrasi yang terus mengancam kawasan pesisir. Selain melindungi permukiman dan infrastruktur masyarakat, pembangunan pengaman pantai juga bertujuan menjaga keberlanjutan kawasan pesisir agar tetap aman dan produktif bagi masyarakat. Dengan hadirnya Pengaman Pantai Mandiri Sejati ini, diharapkan risiko abrasi di wilayah pesisir dapat berkurang secara signifikan. Bangunan pengaman pantai akan berfungsi meredam energi gelombang laut, memperlambat laju pengikisan garis pantai, serta melindungi ruang hidup masyarakat pesisir. Keberadaan infrastruktur ini juga diharapkan mampu mendukung keberlanjutan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat sekitarnya, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang garis pantai. (Pan)  
Baca Selengkapnya
Bidang OP BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Pembersihan Gulma Bendungan Way Rarem
Post
05 Agustus 2026 Admin

Bidang OP BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Pembersihan Gulma Bendungan Way Rarem

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung bersama jajaran Kodam XXI/Radin Inten terus melakukan pembersihan dan pengangkatan gulma di Waduk Bendungan Way Rarem. Selain pembersihan gulma, juga dilakukan penataan Keramba Jaring Apung (KJA) yang berada di area waduk bendungan. Pada Senin, 3 Agustus 2026, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (OP) BBWS Mesuji Sekampung, Samuelson Hansen Sianipar, bersama Kepala Satuan Kerja OP, Firman Humala Pantas Yudha, meninjau kondisi bendungan yang telah dibersihkan sejak awal Juni lalu. Selain melakukan peninjauan, jajaran BBWS Mesuji Sekampung juga melaksanakan sosialisasi penataan KJA kepada para pemilik agar lebih tertib dan mematuhi ketentuan pemanfaatan bendungan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pembersihan gulma ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pekerjaan Umum bersama TNI dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Air dari Bendungan Way Rarem memiliki peran penting dalam mendukung sektor pertanian di Kabupaten Lampung Utara dan beberapa daerah lainnya. Terutama pada musim kemarau seperti saat ini, air dari waduk dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan irigasi sehingga lahan pertanian tetap memperoleh pasokan air yang cukup. Dengan demikian, kegiatan pertanian dapat terus berlangsung dan produktivitas petani tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim kemarau. (Pan)
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Ikuti Zoom Persiapan Peresmian Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025
Post
04 Agustus 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Ikuti Zoom Persiapan Peresmian Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025

Jajaran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung mengikuti persiapan peresmian Program Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 Tahun Anggaran 2026 yang digelar melalui Zoom Meeting, Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang dipusatkan dari Provinsi Riau tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU Arnold A.P. Ritiauw. Kepala BBWS Mesuji Sekampung Elroy Koyari bersama para kepala bidang, kepala satker dan jajaran pegawai mengikuti kegiatan tersebut dari kawasan pertanian di Desa Sukadamai, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Peresmian Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 dijadwalkan berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia dan akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan nasional tersebut rencananya dipusatkan di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, serta diikuti secara daring oleh daerah-daerah yang menjadi lokasi pelaksanaan program.Dalam kegiatan tersebut, masing-masing BWS dan BBWS menyampaikan laporan singkat terkait lokasi dan kesiapan di lapangan. Dirjen SDA Arnold A.P. Ritiauw dalam arahannya mengingatkan seluruh jajaran BWS dan BBWS agar terus mempersiapkan seluruh kebutuhan menjelang peresmian yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. BBWS Mesuji Sekampung sendiri telah melaksanakan berbagai kegiatan melalui Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 di Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut meliputi rehabilitasi jaringan irigasi utama dengan total outcome mencapai 16.080,84 hektare, rehabilitasi jaringan irigasi tersier tahap I seluas 4.699 hektare dan tahap III seluas 7.411 hektare. Kemudian rehabilitasi Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) sebanyak 11 titik di Kabupaten Pringsewu, Lampung Selatan, dan Lampung Timur dengan total outcome mencapai 151 hektare. Melalui program tersebut, pemerintah terus memperkuat infrastruktur sumber daya air guna mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya di Provinsi Lampung. (Pan)
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Lokasi Peresmian Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 oleh Presiden RI
Post
01 Agustus 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Lokasi Peresmian Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 oleh Presiden RI

Jajaran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melakukan pengecekan dan peninjauan lokasi yang akan digunakan untuk peresmian Program Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 pada Tahun Anggaran 2026. Peresmian program tersebut direncanakan berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia dan akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan nasional itu dipusatkan dari Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, serta diikuti secara daring oleh daerah-daerah yang menjadi lokasi pelaksanaan program. Di Provinsi Lampung, BBWS Mesuji Sekampung menetapkan area di sekitar Sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) Sukadamai, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, sebagai lokasi pelaksanaan peresmian. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi salah satu titik pelaksanaan kegiatan yang mendukung peningkatan layanan irigasi dan produktivitas pertanian. Dalam peninjauan tersebut, Sabtu (1/8/2026), Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, bersama jajaran melakukan pengecekan kesiapan lapangan, termasuk penentuan lokasi panggung utama, pemasangan tenda, akses peserta, hingga berbagai kebutuhan teknis lainnya guna memastikan kegiatan peresmian berjalan lancar. Peresmian Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 di Lampung nantinya akan dihadiri oleh Gubernur Lampung beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, perwakilan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. Sebagai informasi, Inpres Nomor 2 Tahun 2025 diterbitkan pemerintah sebagai langkah percepatan optimalisasi pengelolaan dan pengembangan jaringan irigasi guna mendukung target swasembada pangan nasional. Melalui program ini, pemerintah berupaya meningkatkan keandalan infrastruktur irigasi sehingga mampu menjamin ketersediaan air bagi sektor pertanian secara berkelanjutan. Dalam implementasinya, BBWS Mesuji Sekampung turut melaksanakan berbagai kegiatan strategis yang menjadi bagian dari program tersebut. Antara lain rehabilitasi sistem jaringan irigasi utama (primer dan sekunder), rehabilitasi sistem jaringan irigasi tersier, pembangunan serta rehabilitasi sumur JIAT, dan lain sebagainya. Melalui berbagai kegiatan tersebut, diharapkan layanan irigasi di Provinsi Lampung semakin optimal sehingga dapat mendukung peningkatan indeks pertanaman, produktivitas pertanian, dan ketahanan pangan nasional sebagaimana menjadi salah satu prioritas pembangunan pemerintah. *  
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Terapkan Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu, Dorong Budaya Pilah Sampah di Kantor
Post
31 Juli 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Terapkan Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu, Dorong Budaya Pilah Sampah di Kantor

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu sebagai upaya mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di lingkungan kerja. Penerapan sistem tersebut mengacu pada Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum nomor 6/SE/Sj/2026 yang berlaku bagi seluruh kantor dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian PU di Indonesia. Surat edaran tersebut menjadi pedoman dalam pelaksanaan pengelolaan sampah yang lebih tertib, efektif, dan berkelanjutan. Sosialisasi penerapan sistem pengelolaan sampah terpadu dilaksanakan di Ruang Rapat Margatiga pada Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan dipimpin oleh Plt. Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha BBWS Mesuji Sekampung, Iskandar Rahim, dengan pemaparan materi oleh PPK Ketatalaksanaan, Rindu Trisna. Melalui penerapan sistem ini, BBWS Mesuji Sekampung menargetkan peningkatan budaya pemilahan sampah di lingkungan kerja, meningkatkan kesadaran pegawai terhadap pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan, serta mendukung Kementerian PU menjadi role model dalam pengelolaan sampah. Langkah ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap target nasional pengurangan sampah. Skema yang diterapkan dimulai dari pemilahan sampah sejak dari sumbernya, yakni di lingkungan kantor. Sampah dipisahkan ke dalam tiga kategori utama, yaitu sampah organik, sampah anorganik, dan sampah lainnya. Pemilahan sejak sumber diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh pegawai terhadap pentingnya tata kelola sampah yang baik sekaligus mendukung upaya pengurangan timbulan sampah. Kebijakan ini sejalan dengan paradigma baru pengelolaan sampah yang mengedepankan pengolahan dan pemanfaatan kembali sampah. Dalam konsep tersebut, pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru tidak lagi menjadi prioritas. Sebaliknya, pengelolaan sampah diarahkan melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), sementara TPA hanya digunakan untuk menampung residu atau sampah yang tidak dapat diolah maupun didaur ulang. Sampah organik, seperti sisa makanan dan limbah dapur, akan disalurkan kepada offtaker sampah organik untuk diolah menjadi kompos atau produk bermanfaat lainnya. Sementara itu, sampah anorganik seperti kertas, karton, plastik, dan gelas akan diserahkan kepada bank sampah atau pengepul untuk didaur ulang menjadi bahan baku baru. Adapun sampah residu atau sampah lainnya, seperti puntung rokok, popok bekas, karet bekas, dan jenis sampah yang sulit didaur ulang, akan dikumpulkan secara terpisah untuk selanjutnya dibuang ke TPA. Sebagai bagian dari sistem pengelolaan yang terintegrasi, seluruh sampah yang dihasilkan nantinya juga akan didata dan ditimbang berdasarkan jenisnya. Pendataan tersebut menjadi dasar evaluasi sekaligus pengukuran efektivitas program pengurangan sampah di lingkungan BBWS Mesuji Sekampung. (Pan)
Baca Selengkapnya
Lagi, BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Masyarakat yang Membutuhkan di Pesawaran
Post
30 Juli 2026 Admin

Lagi, BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Masyarakat yang Membutuhkan di Pesawaran

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak bencana kekeringan. Kali ini, bantuan air bersih disalurkan kepada warga Desa Gunung Sugih, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran.  Bantuan tersebut didistribusikan menggunakan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air selama musim kemarau. Penyaluran bantuan ini merupakan adalah respons cepat BBWS Mesuji Sekampung dalam membantu masyarakat yang kekurangan air akibat musim kemarau yang berlangsung di sejumlah daerah. Sebelumnya, tim BBWS Mesuji Sekampung juga telah menyalurkan bantuan serupa di berbagai wilayah terdampak kekeringan, di antaranya Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, serta Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur.  BBWS Mesuji Sekampung akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai upaya mitigasi dan penanganan dampak kekeringan guna memastikan ketersediaan air bersih tetap terpenuhi.  Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan air secara bijak dan menjaga kelestarian sumber daya air demi keberlanjutan kebutuhan air di masa mendatang. *
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih di Kecamatan Panjang Bandar Lampung
Post
30 Juli 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih di Kecamatan Panjang Bandar Lampung

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung terus bergerak menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di berbagai wilayah. Kali ini, Tim BBWS Mesuji Sekampung menyalurkan bantuan air bersih di Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, pada Rabu (29/7/2026). Penyaluran bantuan dilakukan di Perumahan Bukit Alam Asri, Jalan Raya Suban dengan jumlah warga sekitar 250 KK yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau. Tim BBWS Mesuji Sekampung menurunkan satu unit mobil tangki berkapasitas 5.000 liter dan disambut antusias oleh warga yang telah menyiapkan berbagai wadah penampungan, seperti jeriken, tong air, ember, hingga galon isi ulang. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya BBWS Mesuji Sekampung dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan yang sedang terjadi. Sebelumnya, bantuan air bersih juga telah disalurkan di sejumlah lokasi terdampak kekeringan, antara lain Desa Rejo Katon dan Desa Rantau Fajar, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur. Sebagai langkah antisipasi kekeringan akibat fenomena El Niño, BBWS Mesuji Sekampung telah membentuk Posko Siaga Kekeringan yang siap menerima laporan dan permintaan bantuan dari masyarakat. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau informasi terkait penanganan kekeringan, dapat menghubungi Hotline Posko Siaga Kekeringan BBWS Mesuji Sekampung di nomor 0823-7512-3622 atau 0823-7311-4310. (*)
Baca Selengkapnya

Berita Balai

Informasi Terkini Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung

Kilas Pengumuman :
BBWS Mesuji Sekampung dan Direktorat ATAB Rapat Koordinasi GRASS Project untuk Wilayah Lampung
Post
13 Agustus 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung dan Direktorat ATAB Rapat Koordinasi GRASS Project untuk Wilayah Lampung

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung mengikuti Rapat Koordinasi Kegiatan Feasibility Studies and Engineering Design for Groundwater Sector (GRASS Project) yang berlangsung di Ruang Rapat Margatiga pada Kamis, 13 Agustus 2026. Rapat ini dihadiri oleh tim Subdirektorat Wilayah I Direktorat Air Tanah dan Air Baku (ATAB) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung dan pemerintah kabupaten/kota yang mengikuti secara daring melalui Zoom. Rapat koordinasi tersebut membahas rencana pembangunan dan rehabilitasi Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di sejumlah provinsi, termasuk Provinsi Lampung, melalui GRASS Project. Berdasarkan data yang dipaparkan Direktorat ATAB, program ini menargetkan pembangunan 1.300 unit sumur JIAT baru, rehabilitasi 1.000 unit JIAT, serta pembangunan 100 unit sumur pantau pada periode 2027–2031. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Ditjen SDA dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penyediaan air bagi lahan pertanian. Program tersebut ditargetkan mampu menambah luas layanan irigasi hingga 30.000 hektare di 19 provinsi di Indonesia. Untuk Provinsi Lampung sendiri, tercatat sudah ada 169 usulan pembangunan JIAT baru dan 81 usulan rehabilitasi JIAT pada tahun 2026. Sebagai langkah awal pelaksanaan program, akan dilakukan feasibility studies atau studi kelayakan dengan sejumlah aspek yang menjadi fokus penilaian guna memastikan pembangunan sumur baru maupun rehabilitasi JIAT layak dan siap dilaksanakan. Adapun aspek yang menjadi cakupan studi kelayakan meliputi: Kelayakan teknis dan hidrologi, untuk memastikan potensi air tanah, debit air, kondisi sumur, serta jaringan irigasi sesuai dengan karakteristik lokasi. Manfaat bagi sektor pertanian, dengan mengkaji kebutuhan air, luas layanan, indeks pertanaman, produktivitas, serta jumlah penerima manfaat. Kelayakan ekonomi dan keuangan, melalui penilaian biaya investasi, manfaat ekonomi, biaya operasi, serta kemampuan pembiayaan. Aspek lingkungan dan sosial, dengan mengidentifikasi risiko, status lahan, penerimaan masyarakat, serta langkah-langkah mitigasi yang diperlukan. Kesiapan pengelolaan dan pelaksanaan, untuk memastikan kejelasan kewenangan pengelola, operator, koordinasi antarinstansi, dukungan pemerintah daerah, serta keberlanjutan layanan. Melalui studi kelayakan yang komprehensif tersebut, diharapkan pelaksanaan GRASS Project dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produktivitas pertanian serta penguatan ketahanan pangan nasional. (Pan)
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Campang Raya Bandar Lampung
Post
11 Agustus 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Campang Raya Bandar Lampung

Di tengah musim kemarau dan potensi kekeringan, kebutuhan akan air bersih menjadi perhatian bersama. Kondisi tersebut mendorong berbagai upaya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air sehari hari. Sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya mitigasi dampak kekeringan, BBWS Mesuji Sekampung menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Perumahan Puri Cantika RT 002, Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung. Pada 9 Agustus 2026, sebanyak 4.000 liter air bersih disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdiri dari 50 kepala keluarga (KK). Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya BBWS Mesuji Sekampung untuk terus hadir di tengah masyarakat, memantau kondisi di lapangan, serta memberikan dukungan bagi warga yang terdampak kekeringan. Air adalah kebutuhan kita bersama. Mari gunakan air secara bijak dan jaga keberlanjutan sumber daya air untuk hari ini dan masa depan. *
Baca Selengkapnya
Koordinasi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Bupati Pringsewu Kunjungi BBWS Mesuji Sekampung
Post
11 Agustus 2026 Admin

Koordinasi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Bupati Pringsewu Kunjungi BBWS Mesuji Sekampung

Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan perwakilan kelompok tani melakukan kunjungan ke Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Senin (10/8/2026). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, didampingi para kepala bidang, kepala satuan kerja, serta pejabat pembuat komitmen (PPK) di Ruang Rapat Margatiga. Pertemuan ini menjadi bagian dari koordinasi antara Pemkab Pringsewu dan BBWS Mesuji Sekampung dalam membahas kebutuhan air bagi lahan pertanian yang terdampak kekeringan. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan kelompok tani menyampaikan usulan pemanfaatan air dari Sungai Sekampung untuk mendukung pengairan sekitar 70 hektare lahan pertanian melalui sistem pompa. Menanggapi usulan tersebut, Kepala BBWS Mesuji Sekampung menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan kajian dan perhitungan teknis secara menyeluruh guna memastikan pemanfaatan air dapat dilakukan secara optimal tanpa mengganggu alokasi kebutuhan air yang telah ditetapkan untuk berbagai sektor. Elroy Koyari menjelaskan bahwa pengelolaan sumber daya air di Provinsi Lampung dilakukan melalui sistem yang terintegrasi. Bendungan Batutegi di Kabupaten Tanggamus, Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu, dan Bendungan Margatiga di Kabupaten Lampung Timur saling terhubung dalam satu sistem pengelolaan yang mendukung berbagai kebutuhan pemanfaatan air di wilayah Lampung. Sebagai tindak lanjut, BBWS Mesuji Sekampung akan melakukan kajian terhadap usulan yang disampaikan serta terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan para pemangku kepentingan terkait. Diharapkan melalui sinergi yang baik, dapat diperoleh solusi yang tepat untuk mendukung keberlanjutan sektor pertanian sekaligus menjaga keberlangsungan pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan. (*)  
Baca Selengkapnya
DWP Kementerian PU Wilayah Lampung dan Tim SDA Muda Mengajar Gelar 'PU Mengajar' di SDN 6 Metro Utara
Post
11 Agustus 2026 Admin

DWP Kementerian PU Wilayah Lampung dan Tim SDA Muda Mengajar Gelar 'PU Mengajar' di SDN 6 Metro Utara

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Lampung bersama Tim SDA Muda Mengajar menggelar kegiatan PU Mengajar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SD Negeri 6 Metro Utara, Kota Metro, pada Kamis, 7 Agustus 2026. Para siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan penuh semangat. Mengusung tema "Semangat Kemerdekaan, Mempererat Kebersamaan, Menguatkan Kepedulian", kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan, kebersihan, serta perilaku hidup sehat sejak usia dini. Kegiatan PU Mengajar ini dihadiri Ketua DWP Kementerian PU Provinsi Lampung Mardalina Koyari, Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, Tim SDA Muda Mengajar, para guru, serta Pengurus Lintas DWP Balai Provinsi Lampung Kementerian Pekerjaan Umum. Para siswa mendapatkan berbagai materi edukatif yang dikemas dengan menarik dan interaktif. Di antaranya edukasi pemilahan sampah ke tempat yang sesuai dengan cara permainan kelompok. Selain edukasi pengelolaan sampah, para siswa juga mendapatkan pembelajaran mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui demonstrasi enam langkah mencuci tangan yang benar. Para siswa kemudian mempraktikkan langsung cara mencuci tangan dengan pendampingan fasilitator, sehingga dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan, DWP Kementerian PU Lampung juga menyerahkan bingkisan serta bantuan berupa buku, alat tulis, dan perlengkapan sekolah kepada para siswa. Melalui kegiatan ini, DWP Kementerian PU Provinsi Lampung berharap dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta membangun kebiasaan hidup sehat. (Pan)
Baca Selengkapnya
Sambut HUT ke-81 RI, BBWS Mesuji Sekampung Gelar Gerakan Irigasi Bersih di Metro
Post
11 Agustus 2026 Admin

Sambut HUT ke-81 RI, BBWS Mesuji Sekampung Gelar Gerakan Irigasi Bersih di Metro

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menggelar kegiatan Gerakan Irigasi Bersih di Kota Metro, Kamis (7/8/2026). Kegiatan dipusatkan di saluran irigasi yang berada di Desa Karangrejo, Kecamatan Metro Utara. Gerakan Irigasi Bersih dilaksanakan secara serentak di seluruh provinsi dan dibuka secara nasional oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, dari Provinsi Banten. Kegiatan tersebut diikuti ratusan pegawai BBWS Mesuji Sekampung, perwakilan pemerintah daerah, serta unsur TNI dan Polri. Para peserta bersama-sama turun membersihkan sampah di saluran kemudian dibawa ke lokasi pembuangan. Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari mengatakan Gerakan Irigasi Bersih memiliki sejumlah tujuan penting. Di antaranya meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan irigasi, memperkuat koordinasi dan sinergi antarpemangku kepentingan dalam pengelolaan sumber daya air, khususnya untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian. Saluran irigasi yang bersih dan berfungsi optimal menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan. Selain itu, irigasi yang lancar juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Dengan pasokan air yang memadai, lahan pertanian tetap bisa produktif dan menghasilkan panen yang lebih baik. Melalui kegiatan Gerakan Irigasi Bersih ini, BBWS Mesuji Sekampung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan irigasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. *
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Tegaskan Pembangunan Pengaman Pantai Mandiri Sejati Sesuai Spesifikasi dan Standar Mutu
Post
05 Agustus 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Tegaskan Pembangunan Pengaman Pantai Mandiri Sejati Sesuai Spesifikasi dan Standar Mutu

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung memastikan pembangunan Pengaman Pantai Mandiri Sejati di Kabupaten Pesisir Barat telah sesuai mutu dan memenuhi ketentuan spesifikasi teknis yang berlaku. Melalui Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BBWS Mesuji Sekampung menegaskan bahwa monitoring pekerjaan pembangunan Pengaman Pantai Mandiri Sejati telah dilakukan terhadap material buis beton dan kubus beton. Bahan-bahan yang digunakan dalam pekerjaan buis beton dan kubus beton telah memenuhi ketentuan spesifikasi teknis. Pasir yang digunakan bukan berasal dari pasir laut dan telah dilakukan pengujian sampel material dengan hasil yang memenuhi persyaratan spesifikasi teknis. Bahkan, material yang tidak memenuhi persyaratan telah di-reject atau ditolak oleh konsultan supervisi dan pengawas pekerjaan serta tidak diizinkan untuk digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan. Buis beton yang dibuat merupakan armor untuk bangunan pelindung pantai, bukan untuk pekerjaan gorong-gorong yang menerima beban langsung seperti beban lalu lintas. Fungsi tulangan dalam pekerjaan buis beton untuk pengaman pantai adalah menahan retak saat proses pengangkatan dan pengangkutan, menahan benturan saat pemasangan, serta menjaga keutuhan buis beton. Dalam pekerjaan ini, mutu buis beton telah memenuhi persyaratan dan telah dilakukan uji coba pengangkatan, pengangkutan, serta pemasangan. Hasilnya menunjukkan bahwa kondisi buis beton tetap baik dan tidak mengalami retakan. Selain dilakukan uji pengangkatan, pengangkutan, dan pemasangan, mutu beton pada buis beton dan kubus beton yang digunakan dalam pekerjaan ini juga telah dilakukan pengujian sesuai dengan ketentuan spesifikasi teknis yang berlaku. Sementara itu, terkait plang proyek, BBWS Mesuji Sekampung menegaskan bahwa plang proyek telah terpasang di lokasi pekerjaan yang berada di Pantai Mandiri Sejati, Pekon Balai Kencana, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat. Pembangunan infrastruktur ini merupakan upaya pemerintah dalam mengurangi dampak abrasi yang terus mengancam kawasan pesisir. Selain melindungi permukiman dan infrastruktur masyarakat, pembangunan pengaman pantai juga bertujuan menjaga keberlanjutan kawasan pesisir agar tetap aman dan produktif bagi masyarakat. Dengan hadirnya Pengaman Pantai Mandiri Sejati ini, diharapkan risiko abrasi di wilayah pesisir dapat berkurang secara signifikan. Bangunan pengaman pantai akan berfungsi meredam energi gelombang laut, memperlambat laju pengikisan garis pantai, serta melindungi ruang hidup masyarakat pesisir. Keberadaan infrastruktur ini juga diharapkan mampu mendukung keberlanjutan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat sekitarnya, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang garis pantai. (Pan)  
Baca Selengkapnya
Bidang OP BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Pembersihan Gulma Bendungan Way Rarem
Post
05 Agustus 2026 Admin

Bidang OP BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Pembersihan Gulma Bendungan Way Rarem

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung bersama jajaran Kodam XXI/Radin Inten terus melakukan pembersihan dan pengangkatan gulma di Waduk Bendungan Way Rarem. Selain pembersihan gulma, juga dilakukan penataan Keramba Jaring Apung (KJA) yang berada di area waduk bendungan. Pada Senin, 3 Agustus 2026, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (OP) BBWS Mesuji Sekampung, Samuelson Hansen Sianipar, bersama Kepala Satuan Kerja OP, Firman Humala Pantas Yudha, meninjau kondisi bendungan yang telah dibersihkan sejak awal Juni lalu. Selain melakukan peninjauan, jajaran BBWS Mesuji Sekampung juga melaksanakan sosialisasi penataan KJA kepada para pemilik agar lebih tertib dan mematuhi ketentuan pemanfaatan bendungan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pembersihan gulma ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pekerjaan Umum bersama TNI dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Air dari Bendungan Way Rarem memiliki peran penting dalam mendukung sektor pertanian di Kabupaten Lampung Utara dan beberapa daerah lainnya. Terutama pada musim kemarau seperti saat ini, air dari waduk dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan irigasi sehingga lahan pertanian tetap memperoleh pasokan air yang cukup. Dengan demikian, kegiatan pertanian dapat terus berlangsung dan produktivitas petani tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim kemarau. (Pan)
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Ikuti Zoom Persiapan Peresmian Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025
Post
04 Agustus 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Ikuti Zoom Persiapan Peresmian Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025

Jajaran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung mengikuti persiapan peresmian Program Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 Tahun Anggaran 2026 yang digelar melalui Zoom Meeting, Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang dipusatkan dari Provinsi Riau tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU Arnold A.P. Ritiauw. Kepala BBWS Mesuji Sekampung Elroy Koyari bersama para kepala bidang, kepala satker dan jajaran pegawai mengikuti kegiatan tersebut dari kawasan pertanian di Desa Sukadamai, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Peresmian Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 dijadwalkan berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia dan akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan nasional tersebut rencananya dipusatkan di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, serta diikuti secara daring oleh daerah-daerah yang menjadi lokasi pelaksanaan program.Dalam kegiatan tersebut, masing-masing BWS dan BBWS menyampaikan laporan singkat terkait lokasi dan kesiapan di lapangan. Dirjen SDA Arnold A.P. Ritiauw dalam arahannya mengingatkan seluruh jajaran BWS dan BBWS agar terus mempersiapkan seluruh kebutuhan menjelang peresmian yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. BBWS Mesuji Sekampung sendiri telah melaksanakan berbagai kegiatan melalui Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 di Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut meliputi rehabilitasi jaringan irigasi utama dengan total outcome mencapai 16.080,84 hektare, rehabilitasi jaringan irigasi tersier tahap I seluas 4.699 hektare dan tahap III seluas 7.411 hektare. Kemudian rehabilitasi Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) sebanyak 11 titik di Kabupaten Pringsewu, Lampung Selatan, dan Lampung Timur dengan total outcome mencapai 151 hektare. Melalui program tersebut, pemerintah terus memperkuat infrastruktur sumber daya air guna mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya di Provinsi Lampung. (Pan)
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Lokasi Peresmian Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 oleh Presiden RI
Post
01 Agustus 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Lokasi Peresmian Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 oleh Presiden RI

Jajaran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melakukan pengecekan dan peninjauan lokasi yang akan digunakan untuk peresmian Program Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 pada Tahun Anggaran 2026. Peresmian program tersebut direncanakan berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia dan akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan nasional itu dipusatkan dari Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, serta diikuti secara daring oleh daerah-daerah yang menjadi lokasi pelaksanaan program. Di Provinsi Lampung, BBWS Mesuji Sekampung menetapkan area di sekitar Sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) Sukadamai, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, sebagai lokasi pelaksanaan peresmian. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi salah satu titik pelaksanaan kegiatan yang mendukung peningkatan layanan irigasi dan produktivitas pertanian. Dalam peninjauan tersebut, Sabtu (1/8/2026), Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, bersama jajaran melakukan pengecekan kesiapan lapangan, termasuk penentuan lokasi panggung utama, pemasangan tenda, akses peserta, hingga berbagai kebutuhan teknis lainnya guna memastikan kegiatan peresmian berjalan lancar. Peresmian Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 di Lampung nantinya akan dihadiri oleh Gubernur Lampung beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, perwakilan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. Sebagai informasi, Inpres Nomor 2 Tahun 2025 diterbitkan pemerintah sebagai langkah percepatan optimalisasi pengelolaan dan pengembangan jaringan irigasi guna mendukung target swasembada pangan nasional. Melalui program ini, pemerintah berupaya meningkatkan keandalan infrastruktur irigasi sehingga mampu menjamin ketersediaan air bagi sektor pertanian secara berkelanjutan. Dalam implementasinya, BBWS Mesuji Sekampung turut melaksanakan berbagai kegiatan strategis yang menjadi bagian dari program tersebut. Antara lain rehabilitasi sistem jaringan irigasi utama (primer dan sekunder), rehabilitasi sistem jaringan irigasi tersier, pembangunan serta rehabilitasi sumur JIAT, dan lain sebagainya. Melalui berbagai kegiatan tersebut, diharapkan layanan irigasi di Provinsi Lampung semakin optimal sehingga dapat mendukung peningkatan indeks pertanaman, produktivitas pertanian, dan ketahanan pangan nasional sebagaimana menjadi salah satu prioritas pembangunan pemerintah. *  
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Terapkan Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu, Dorong Budaya Pilah Sampah di Kantor
Post
31 Juli 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Terapkan Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu, Dorong Budaya Pilah Sampah di Kantor

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu sebagai upaya mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di lingkungan kerja. Penerapan sistem tersebut mengacu pada Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum nomor 6/SE/Sj/2026 yang berlaku bagi seluruh kantor dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian PU di Indonesia. Surat edaran tersebut menjadi pedoman dalam pelaksanaan pengelolaan sampah yang lebih tertib, efektif, dan berkelanjutan. Sosialisasi penerapan sistem pengelolaan sampah terpadu dilaksanakan di Ruang Rapat Margatiga pada Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan dipimpin oleh Plt. Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha BBWS Mesuji Sekampung, Iskandar Rahim, dengan pemaparan materi oleh PPK Ketatalaksanaan, Rindu Trisna. Melalui penerapan sistem ini, BBWS Mesuji Sekampung menargetkan peningkatan budaya pemilahan sampah di lingkungan kerja, meningkatkan kesadaran pegawai terhadap pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan, serta mendukung Kementerian PU menjadi role model dalam pengelolaan sampah. Langkah ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap target nasional pengurangan sampah. Skema yang diterapkan dimulai dari pemilahan sampah sejak dari sumbernya, yakni di lingkungan kantor. Sampah dipisahkan ke dalam tiga kategori utama, yaitu sampah organik, sampah anorganik, dan sampah lainnya. Pemilahan sejak sumber diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh pegawai terhadap pentingnya tata kelola sampah yang baik sekaligus mendukung upaya pengurangan timbulan sampah. Kebijakan ini sejalan dengan paradigma baru pengelolaan sampah yang mengedepankan pengolahan dan pemanfaatan kembali sampah. Dalam konsep tersebut, pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru tidak lagi menjadi prioritas. Sebaliknya, pengelolaan sampah diarahkan melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), sementara TPA hanya digunakan untuk menampung residu atau sampah yang tidak dapat diolah maupun didaur ulang. Sampah organik, seperti sisa makanan dan limbah dapur, akan disalurkan kepada offtaker sampah organik untuk diolah menjadi kompos atau produk bermanfaat lainnya. Sementara itu, sampah anorganik seperti kertas, karton, plastik, dan gelas akan diserahkan kepada bank sampah atau pengepul untuk didaur ulang menjadi bahan baku baru. Adapun sampah residu atau sampah lainnya, seperti puntung rokok, popok bekas, karet bekas, dan jenis sampah yang sulit didaur ulang, akan dikumpulkan secara terpisah untuk selanjutnya dibuang ke TPA. Sebagai bagian dari sistem pengelolaan yang terintegrasi, seluruh sampah yang dihasilkan nantinya juga akan didata dan ditimbang berdasarkan jenisnya. Pendataan tersebut menjadi dasar evaluasi sekaligus pengukuran efektivitas program pengurangan sampah di lingkungan BBWS Mesuji Sekampung. (Pan)
Baca Selengkapnya
Lagi, BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Masyarakat yang Membutuhkan di Pesawaran
Post
30 Juli 2026 Admin

Lagi, BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Masyarakat yang Membutuhkan di Pesawaran

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak bencana kekeringan. Kali ini, bantuan air bersih disalurkan kepada warga Desa Gunung Sugih, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran.  Bantuan tersebut didistribusikan menggunakan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air selama musim kemarau. Penyaluran bantuan ini merupakan adalah respons cepat BBWS Mesuji Sekampung dalam membantu masyarakat yang kekurangan air akibat musim kemarau yang berlangsung di sejumlah daerah. Sebelumnya, tim BBWS Mesuji Sekampung juga telah menyalurkan bantuan serupa di berbagai wilayah terdampak kekeringan, di antaranya Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, serta Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur.  BBWS Mesuji Sekampung akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai upaya mitigasi dan penanganan dampak kekeringan guna memastikan ketersediaan air bersih tetap terpenuhi.  Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan air secara bijak dan menjaga kelestarian sumber daya air demi keberlanjutan kebutuhan air di masa mendatang. *
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih di Kecamatan Panjang Bandar Lampung
Post
30 Juli 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih di Kecamatan Panjang Bandar Lampung

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung terus bergerak menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di berbagai wilayah. Kali ini, Tim BBWS Mesuji Sekampung menyalurkan bantuan air bersih di Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, pada Rabu (29/7/2026). Penyaluran bantuan dilakukan di Perumahan Bukit Alam Asri, Jalan Raya Suban dengan jumlah warga sekitar 250 KK yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau. Tim BBWS Mesuji Sekampung menurunkan satu unit mobil tangki berkapasitas 5.000 liter dan disambut antusias oleh warga yang telah menyiapkan berbagai wadah penampungan, seperti jeriken, tong air, ember, hingga galon isi ulang. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya BBWS Mesuji Sekampung dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan yang sedang terjadi. Sebelumnya, bantuan air bersih juga telah disalurkan di sejumlah lokasi terdampak kekeringan, antara lain Desa Rejo Katon dan Desa Rantau Fajar, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur. Sebagai langkah antisipasi kekeringan akibat fenomena El Niño, BBWS Mesuji Sekampung telah membentuk Posko Siaga Kekeringan yang siap menerima laporan dan permintaan bantuan dari masyarakat. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau informasi terkait penanganan kekeringan, dapat menghubungi Hotline Posko Siaga Kekeringan BBWS Mesuji Sekampung di nomor 0823-7512-3622 atau 0823-7311-4310. (*)
Baca Selengkapnya