Berita Balai

Informasi Terkini Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung

Kilas Pengumuman :
BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Lokasi Peresmian Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 oleh Presiden RI
Post
01 Agustus 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Lokasi Peresmian Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 oleh Presiden RI

Jajaran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melakukan pengecekan dan peninjauan lokasi yang akan digunakan untuk peresmian Program Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 pada Tahun Anggaran 2026. Peresmian program tersebut direncanakan berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia dan akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan nasional itu dipusatkan dari Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, serta diikuti secara daring oleh daerah-daerah yang menjadi lokasi pelaksanaan program. Di Provinsi Lampung, BBWS Mesuji Sekampung menetapkan area di sekitar Sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) Sukadamai, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, sebagai lokasi pelaksanaan peresmian. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi salah satu titik pelaksanaan kegiatan yang mendukung peningkatan layanan irigasi dan produktivitas pertanian. Dalam peninjauan tersebut, Sabtu (1/8/2026), Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, bersama jajaran melakukan pengecekan kesiapan lapangan, termasuk penentuan lokasi panggung utama, pemasangan tenda, akses peserta, hingga berbagai kebutuhan teknis lainnya guna memastikan kegiatan peresmian berjalan lancar. Peresmian Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 di Lampung nantinya akan dihadiri oleh Gubernur Lampung beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, perwakilan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. Sebagai informasi, Inpres Nomor 2 Tahun 2025 diterbitkan pemerintah sebagai langkah percepatan optimalisasi pengelolaan dan pengembangan jaringan irigasi guna mendukung target swasembada pangan nasional. Melalui program ini, pemerintah berupaya meningkatkan keandalan infrastruktur irigasi sehingga mampu menjamin ketersediaan air bagi sektor pertanian secara berkelanjutan. Dalam implementasinya, BBWS Mesuji Sekampung turut melaksanakan berbagai kegiatan strategis yang menjadi bagian dari program tersebut. Antara lain rehabilitasi sistem jaringan irigasi utama (primer dan sekunder), rehabilitasi sistem jaringan irigasi tersier, pembangunan serta rehabilitasi sumur JIAT, dan lain sebagainya. Melalui berbagai kegiatan tersebut, diharapkan layanan irigasi di Provinsi Lampung semakin optimal sehingga dapat mendukung peningkatan indeks pertanaman, produktivitas pertanian, dan ketahanan pangan nasional sebagaimana menjadi salah satu prioritas pembangunan pemerintah. *  
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Terapkan Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu, Dorong Budaya Pilah Sampah di Kantor
Post
31 Juli 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Terapkan Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu, Dorong Budaya Pilah Sampah di Kantor

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu sebagai upaya mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di lingkungan kerja. Penerapan sistem tersebut mengacu pada Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum nomor 6/SE/Sj/2026 yang berlaku bagi seluruh kantor dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian PU di Indonesia. Surat edaran tersebut menjadi pedoman dalam pelaksanaan pengelolaan sampah yang lebih tertib, efektif, dan berkelanjutan. Sosialisasi penerapan sistem pengelolaan sampah terpadu dilaksanakan di Ruang Rapat Margatiga pada Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan dipimpin oleh Plt. Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha BBWS Mesuji Sekampung, Iskandar Rahim, dengan pemaparan materi oleh PPK Ketatalaksanaan, Rindu Trisna. Melalui penerapan sistem ini, BBWS Mesuji Sekampung menargetkan peningkatan budaya pemilahan sampah di lingkungan kerja, meningkatkan kesadaran pegawai terhadap pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan, serta mendukung Kementerian PU menjadi role model dalam pengelolaan sampah. Langkah ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap target nasional pengurangan sampah. Skema yang diterapkan dimulai dari pemilahan sampah sejak dari sumbernya, yakni di lingkungan kantor. Sampah dipisahkan ke dalam tiga kategori utama, yaitu sampah organik, sampah anorganik, dan sampah lainnya. Pemilahan sejak sumber diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh pegawai terhadap pentingnya tata kelola sampah yang baik sekaligus mendukung upaya pengurangan timbulan sampah. Kebijakan ini sejalan dengan paradigma baru pengelolaan sampah yang mengedepankan pengolahan dan pemanfaatan kembali sampah. Dalam konsep tersebut, pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru tidak lagi menjadi prioritas. Sebaliknya, pengelolaan sampah diarahkan melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), sementara TPA hanya digunakan untuk menampung residu atau sampah yang tidak dapat diolah maupun didaur ulang. Sampah organik, seperti sisa makanan dan limbah dapur, akan disalurkan kepada offtaker sampah organik untuk diolah menjadi kompos atau produk bermanfaat lainnya. Sementara itu, sampah anorganik seperti kertas, karton, plastik, dan gelas akan diserahkan kepada bank sampah atau pengepul untuk didaur ulang menjadi bahan baku baru. Adapun sampah residu atau sampah lainnya, seperti puntung rokok, popok bekas, karet bekas, dan jenis sampah yang sulit didaur ulang, akan dikumpulkan secara terpisah untuk selanjutnya dibuang ke TPA. Sebagai bagian dari sistem pengelolaan yang terintegrasi, seluruh sampah yang dihasilkan nantinya juga akan didata dan ditimbang berdasarkan jenisnya. Pendataan tersebut menjadi dasar evaluasi sekaligus pengukuran efektivitas program pengurangan sampah di lingkungan BBWS Mesuji Sekampung. (Pan)
Baca Selengkapnya
Lagi, BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Masyarakat yang Membutuhkan di Pesawaran
Post
30 Juli 2026 Admin

Lagi, BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Masyarakat yang Membutuhkan di Pesawaran

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak bencana kekeringan. Kali ini, bantuan air bersih disalurkan kepada warga Desa Gunung Sugih, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran.  Bantuan tersebut didistribusikan menggunakan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air selama musim kemarau. Penyaluran bantuan ini merupakan adalah respons cepat BBWS Mesuji Sekampung dalam membantu masyarakat yang kekurangan air akibat musim kemarau yang berlangsung di sejumlah daerah. Sebelumnya, tim BBWS Mesuji Sekampung juga telah menyalurkan bantuan serupa di berbagai wilayah terdampak kekeringan, di antaranya Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, serta Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur.  BBWS Mesuji Sekampung akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai upaya mitigasi dan penanganan dampak kekeringan guna memastikan ketersediaan air bersih tetap terpenuhi.  Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan air secara bijak dan menjaga kelestarian sumber daya air demi keberlanjutan kebutuhan air di masa mendatang. *
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih di Kecamatan Panjang Bandar Lampung
Post
30 Juli 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih di Kecamatan Panjang Bandar Lampung

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung terus bergerak menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di berbagai wilayah. Kali ini, Tim BBWS Mesuji Sekampung menyalurkan bantuan air bersih di Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, pada Rabu (29/7/2026). Penyaluran bantuan dilakukan di Perumahan Bukit Alam Asri, Jalan Raya Suban dengan jumlah warga sekitar 250 KK yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau. Tim BBWS Mesuji Sekampung menurunkan satu unit mobil tangki berkapasitas 5.000 liter dan disambut antusias oleh warga yang telah menyiapkan berbagai wadah penampungan, seperti jeriken, tong air, ember, hingga galon isi ulang. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya BBWS Mesuji Sekampung dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan yang sedang terjadi. Sebelumnya, bantuan air bersih juga telah disalurkan di sejumlah lokasi terdampak kekeringan, antara lain Desa Rejo Katon dan Desa Rantau Fajar, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur. Sebagai langkah antisipasi kekeringan akibat fenomena El Niño, BBWS Mesuji Sekampung telah membentuk Posko Siaga Kekeringan yang siap menerima laporan dan permintaan bantuan dari masyarakat. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau informasi terkait penanganan kekeringan, dapat menghubungi Hotline Posko Siaga Kekeringan BBWS Mesuji Sekampung di nomor 0823-7512-3622 atau 0823-7311-4310. (*)
Baca Selengkapnya
Jaga Keandalan Infrastruktur Sungai, BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Rehabilitasi Tanggul Way Ketibung–Way Sulan
Post
28 Juli 2026 Admin

Jaga Keandalan Infrastruktur Sungai, BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Rehabilitasi Tanggul Way Ketibung–Way Sulan

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, bersama jajaran SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Mesuji Sekampung kembali melakukan peninjauan lapangan pada pekerjaan rehabilitasi Tanggul Sungai Way Ketibung–Way Sulan di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan. Kunjungan yang dilaksanakan pada 28 Juli 2026 ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi kualitas, keselamatan kerja, maupun capaian progres di lapangan. Dalam peninjauan tersebut, rombongan BBWS Mesuji Sekampung meninjau sejumlah titik pekerjaan yang saat ini tengah berlangsung. Berbagai kegiatan konstruksi tampak dikerjakan, mulai dari pengerukan dan pembentukan badan tanggul menggunakan alat berat, pembuatan bronjong sebagai penguat lereng, hingga pemasangan cerucuk untuk memperkuat struktur tanggul. Rehabilitasi Tanggul Sungai Way Ketibung–Way Sulan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan keandalan infrastruktur pengendali banjir. Keberadaan tanggul yang lebih kuat dan kokoh diharapkan mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat, lahan pertanian, serta infrastruktur di kawasan sekitar dari ancaman luapan sungai. Selain mendukung upaya pengurangan risiko bencana, pekerjaan ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan sumber daya air di Kabupaten Lampung Selatan. Pada kesempatan tersebut, Kepala BBWS Mesuji Sekampung memberikan arahan kepada pihak pelaksana pekerjaan agar terus mengoptimalkan sumber daya yang tersedia, baik peralatan maupun tenaga kerja, guna mempercepat progres konstruksi tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga standar pelaksanaan di lapangan sehingga seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat mutu, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat. (Pan)
Baca Selengkapnya
Antisipasi Kekeringan Lahan, BBWS Mesuji Sekampung Buka Floodway Bendung Gerak Jabung
Post
23 Juli 2026 Admin

Antisipasi Kekeringan Lahan, BBWS Mesuji Sekampung Buka Floodway Bendung Gerak Jabung

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung bergerak cepat menangani dampak kekeringan di sejumlah wilayah di Provinsi Lampung. Salah satunya di Daerah Irigasi (DI) Desa Sukapura, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, yang dilakukan oleh Tim Operasional dan Pemeliharaan (OP) III pada Kamis (23/7/2026). Upaya yang dilakukan berupa pengoperasian Pintu Floodway Nomor 1 dan Pintu Floodway Nomor 2 pada Bendung Gerak Jabung. Kedua pintu dibuka dengan elevasi masing-masing 10 cm sehingga menghasilkan debit aliran sebesar 23,56 meter kubik per detik. Pengaliran air ke bagian hilir Bendung Gerak Jabung menuju Desa Sukapura, Kecamatan Sragi, mampu mengisi Saluran Floodway Pisang serta mendorong intrusi air laut sehingga berubah menjadi air tawar dengan pH 7. Langkah ini memberikan manfaat bagi areal persawahan seluas 500 hektare. Dengan adanya pengaliran tersebut, Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Sumber Rezeki di Desa Sukapura dapat memanfaatkan air untuk mendukung pertumbuhan tanaman padi. Perlu diketahui, pola operasi Bendung Gerak Jabung tidak menjadi satu kesatuan dengan pola operasi Bendungan Margatiga. BBWS Mesuji Sekampung berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan kondisi sumber daya air serta mengoptimalkan pengoperasian bangunan air guna menjamin ketersediaan air bagi kebutuhan irigasi masyarakat.  Melalui koordinasi yang intensif dengan pemerintah daerah, petugas lapangan, dan kelompok petani, BBWS Mesuji Sekampung akan terus mengambil langkah-langkah responsif dalam menghadapi potensi kekeringan sehingga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di wilayah layanan tetap terjaga. Data Teknis Bendung Gerak Jabung 23 Juli 2026:  TMA Genangan : 3,19 m TMA Intake : 0,59 m Total Floodway + Scouring : 23,56 m³/detik Keterangan : Surut Arus Air : Normal. (*) 
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 1.200 KK di Lampung Timur
Post
23 Juli 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 1.200 KK di Lampung Timur

Guna mengantisipasi kekeringan akibat dampak fenomena El Nino, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung memperkuat strategi mitigasi guna menjaga ketahanan pangan serta ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Langkah yang mulai digulirkan meliputi optimalisasi infrastruktur penampungan air seperti waduk dan embung, penyaluran bantuan pompa air ke kawasan pertanian yang rawan puso, serta pemetaan rute armada truk tangki untuk menyuplai kebutuhan air bersih ke permukiman warga. Wujud dari langkah tersebut dilakukan oleh BBWS Mesuji Sekampung melalui Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan (OP) SDA IV dengan menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan di Kabupaten Lampung Timur, tepatnya di Desa Rantau Fajar, Kecamatan Raman Utara. Di lokasi ini, tim OP SDA IV menyalurkan air bersih kepada sekitar 1.200 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan. Pengiriman dilakukan menggunakan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat setempat selama musim kemarau. Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, juga meminta tim yang terjun langsung ke lapangan untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar lebih bijak dan hemat dalam menggunakan air bersih. Elroy menyebut penyaluran bantuan air bersih ini sebagai wujud komitmen Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam mengantisipasi kekurangan air di tengah masyarakat selama musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino. Melalui upaya ini, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat dapat tetap terpenuhi serta dampak kekeringan dapat diminimalkan hingga kondisi cuaca kembali normal. *
Baca Selengkapnya
Dukung Swasembada Pangan, BBWS Mesuji Sekampung dan TNI AD Tuntaskan Pembersihan Gulma Way Rarem
Post
23 Juli 2026 Admin

Dukung Swasembada Pangan, BBWS Mesuji Sekampung dan TNI AD Tuntaskan Pembersihan Gulma Way Rarem

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melaksanakan pembersihan gulma di Waduk Bendungan Way Rarem, Kabupaten Lampung Utara. Dalam mendukung kelancaran kegiatan ini, BBWS Mesuji Sekampung menggandeng TNI Angkatan Darat melalui Kodam XXI/Radin Inten. Pembersihan dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan berkala untuk mengoptimalkan fungsi Bendungan Way Rarem serta menjaga pasokan air bagi lahan pertanian di Lampung Utara dan wilayah sekitarnya. Secara keseluruhan, area gulma yang dibersihkan mencapai 40 hektare dan telah dilakukan sejak awal Juni 2026. Dalam prosesnya, tim lapangan mengoperasikan dua unit excavator amfibi, satu unit excavator long arm, satu unit harvester, serta dua unit dump truck. Gulma yang sudah diangkat dari waduk, kemudian diangkut ke disposal area menggunakan dump truck. TNI Angkatan Darat turut mengerahkan 80 personel yang dibagi ke dalam beberapa tim untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan. Dengan pembersihan gulma ini, Bendungan Way Rarem diharapkan dapat berfungsi lebih optimal dalam menyimpan dan menyalurkan air, serta memastikan pasokan air bagi ribuan hektare lahan pertanian tetap terjaga. Kolaborasi antara BBWS Mesuji Sekampung dan TNI Angkatan Darat ini juga diharapkan turut mendukung peningkatan produktivitas pertanian, kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan swasembada pangan nasional. (Pan) 
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Hadiri Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan Pelantikan Pejabat Fungsional Ditjen SDA
Post
23 Juli 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Hadiri Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan Pelantikan Pejabat Fungsional Ditjen SDA

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum menggelar kegiatan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 serta Pelantikan Pejabat Fungsional Tertentu pada Rabu, 22 Juli 2026. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji dilaksanakan di Gedung Ditjen SDA, Jakarta, sementara peserta dari berbagai provinsi mengikuti kegiatan secara daring melalui video conference. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh PNS di lingkungan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung. Secara keseluruhan, sebanyak 160 peserta mengikuti kegiatan secara luring di Jakarta, sedangkan peserta lainnya mengikuti rangkaian acara secara daring dari kantor masing-masing. Dari BBWS Mesuji Sekampung, sebanyak 12 PNS turut mengikuti kegiatan tersebut. Delapan orang di antaranya merupakan PNS yang resmi dilantik dari formasi seleksi tahun 2024. Pengambilan sumpah/janji PNS merupakan bagian penting dalam pembentukan aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab. Melalui momentum ini, para PNS Ditjen SDA diharapkan dapat menjalankan tugas dan amanah dengan penuh dedikasi, serta memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pengelolaan sumber daya air dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan bagi masyarakat. (Pan)  
Baca Selengkapnya
Hadapi Musim Kemarau, BBWS Mesuji Sekampung Aktifkan Sejumlah Sumur JIAT di Lampung
Post
22 Juli 2026 Admin

Hadapi Musim Kemarau, BBWS Mesuji Sekampung Aktifkan Sejumlah Sumur JIAT di Lampung

Tim Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) II BBWS Mesuji Sekampung melakukan berbagai upaya penanganan kekeringan di sejumlah wilayah Provinsi Lampung. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bagi masyarakat, khususnya sektor pertanian, agar musim tanam tetap berjalan optimal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengoperasikan sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Kabupaten Pringsewu dan Lampung Selatan. Berdasarkan data OP SDA II, di Kabupaten Pringsewu terdapat dua sumur JIAT yang diaktifkan, yaitu Sumur SBE.36 di Kecamatan Pardasuka dengan debit 22,11 liter per detik serta Sumur SBP.109 di Kecamatan Pardasuka dengan debit 22,63 liter per detik. Kedua sumur tersebut mampu memberikan layanan irigasi bagi sekitar 300 hektare lahan pertanian. Sementara di Lampung Selatan, sumur yang dioperasikan sama-sama berada di Kecamatan Natar yaitu Sumur SBP.175 (debit 29 liter per detik) dan Sumur SBP.93 (debit mencapai 83,36 liter per detik). Kedua sumur ini memberikan layanan irigasi untuk sekitar 400 hektare lahan pertanian. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) OP SDA II BBWS Mesuji Sekampung, MF. Nur Yuniar, mengatakan bahwa pengoperasian kembali sumur JIAT menjadi salah satu langkah strategis untuk membantu Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) menghadapi musim kemarau serta mendukung pelaksanaan Musim Tanam II (MT II) Tahun 2026. “Langkah penyediaan air ini merupakan bagian dari upaya kami dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional,” ujarnya, Selasa (21/7/2026). Ia menjelaskan, menghadapi musim kemarau tahun ini, Tim OP SDA II secara berkala mengaktifkan kembali sumur-sumur JIAT yang tersebar di wilayah Lampung agar dapat beroperasi secara optimal. “Sumur-sumur JIAT difungsikan kembali untuk mendukung kebutuhan air irigasi pada MT II. Harapannya, upaya ini dapat membantu para petani menjaga produktivitas pertanian di tengah musim kemarau,” pungkasnya. (*)  
Baca Selengkapnya
Pemeliharaan Berkala Daerah Iigasi Jabung Lampung Timur Rampung 100 Persen
Post
21 Juli 2026 Admin

Pemeliharaan Berkala Daerah Iigasi Jabung Lampung Timur Rampung 100 Persen

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung telah menyelesaikan kegiatan pemeliharaan berkala di Daerah Irigasi (DI) Jabung, Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan tahun anggaran 2026 ini dilakukan untuk menjaga kinerja jaringan irigasi agar tetap optimal dalam melayani kebutuhan air bagi lahan pertanian. Pemeliharaan dilaksanakan melalui pengangkatan sedimen pada saluran SPP BJA 0 hingga BJA 6 menggunakan excavator long arm. Pekerjaan ini bertujuan untuk menjaga kapasitas saluran serta memastikan aliran air tetap lancar menuju area layanan irigasi. Hingga saat ini, progres pelaksanaan kegiatan telah mencapai 100 persen dengan total panjang penanganan sepanjang 10.400 meter. Dengan berkurangnya sedimentasi di saluran, distribusi air irigasi diharapkan menjadi lebih efektif dan merata, terutama dalam mendukung produktivitas pertanian di wilayah Lampung Timur. Kegiatan pemeliharaan berkala ini merupakan bagian dari komitmen BBWS Mesuji Sekampung dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur sumber daya air. Melalui pemeliharaan yang rutin dan berkesinambungan, fungsi layanan irigasi dapat terus berjalan secara optimal, sehingga mendukung peningkatan produksi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional. (Pan)
Baca Selengkapnya
Rehabilitasi Daerah Irigasi Way Rarem Capai 28,72 Persen, Tingkatkan Layanan Irigasi bagi Lahan Pertanian
Post
21 Juli 2026 Admin

Rehabilitasi Daerah Irigasi Way Rarem Capai 28,72 Persen, Tingkatkan Layanan Irigasi bagi Lahan Pertanian

Pekerjaan Rehabilitasi Daerah Irigasi (D.I.) Way Rarem terus berjalan dengan baik sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur sumber daya air untuk mendukung sektor pertanian di Provinsi Lampung. Hingga saat ini, progres fisik pekerjaan telah mencapai 28,72%, sesuai dengan tahapan pelaksanaan yang telah direncanakan. Dalam pelaksanaannya, proyek ini memiliki target rehabilitasi jaringan irigasi sepanjang 40 kilometer. Hingga periode pelaporan saat ini, telah terealisasi 2 kilometer pekerjaan yang meliputi rehabilitasi saluran irigasi beserta pekerjaan struktur pendukungnya. Setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan memperhatikan standar mutu konstruksi, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pengawasan teknis yang ketat agar hasil pembangunan memberikan manfaat yang optimal. Dari sisi manfaat, rehabilitasi D.I. Way Rarem direncanakan mampu meningkatkan pelayanan irigasi pada lahan pertanian seluas 3.400 hektare. Sejauh ini, jaringan yang telah selesai dikerjakan telah memberikan pelayanan irigasi pada sekitar 1.000 hektare lahan pertanian, sehingga petani mulai merasakan manfaat berupa distribusi air yang lebih lancar dan efisien. Keberadaan jaringan irigasi yang andal diharapkan dapat mendukung peningkatan intensitas tanam, menjaga ketersediaan air selama musim tanam, mengurangi kehilangan air di sepanjang saluran, serta meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Proyek ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan serta kerja sama masyarakat sekitar, pekerjaan Rehabilitasi D.I. Way Rarem diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan. Setelah seluruh pekerjaan rampung, jaringan irigasi ini akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi 3.400 hektare lahan pertanian, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (Pan)
Baca Selengkapnya

Berita Balai

Informasi Terkini Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung

Kilas Pengumuman :
BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Lokasi Peresmian Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 oleh Presiden RI
Post
01 Agustus 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Lokasi Peresmian Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 oleh Presiden RI

Jajaran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melakukan pengecekan dan peninjauan lokasi yang akan digunakan untuk peresmian Program Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 pada Tahun Anggaran 2026. Peresmian program tersebut direncanakan berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia dan akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan nasional itu dipusatkan dari Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, serta diikuti secara daring oleh daerah-daerah yang menjadi lokasi pelaksanaan program. Di Provinsi Lampung, BBWS Mesuji Sekampung menetapkan area di sekitar Sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) Sukadamai, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, sebagai lokasi pelaksanaan peresmian. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi salah satu titik pelaksanaan kegiatan yang mendukung peningkatan layanan irigasi dan produktivitas pertanian. Dalam peninjauan tersebut, Sabtu (1/8/2026), Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, bersama jajaran melakukan pengecekan kesiapan lapangan, termasuk penentuan lokasi panggung utama, pemasangan tenda, akses peserta, hingga berbagai kebutuhan teknis lainnya guna memastikan kegiatan peresmian berjalan lancar. Peresmian Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 di Lampung nantinya akan dihadiri oleh Gubernur Lampung beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, perwakilan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. Sebagai informasi, Inpres Nomor 2 Tahun 2025 diterbitkan pemerintah sebagai langkah percepatan optimalisasi pengelolaan dan pengembangan jaringan irigasi guna mendukung target swasembada pangan nasional. Melalui program ini, pemerintah berupaya meningkatkan keandalan infrastruktur irigasi sehingga mampu menjamin ketersediaan air bagi sektor pertanian secara berkelanjutan. Dalam implementasinya, BBWS Mesuji Sekampung turut melaksanakan berbagai kegiatan strategis yang menjadi bagian dari program tersebut. Antara lain rehabilitasi sistem jaringan irigasi utama (primer dan sekunder), rehabilitasi sistem jaringan irigasi tersier, pembangunan serta rehabilitasi sumur JIAT, dan lain sebagainya. Melalui berbagai kegiatan tersebut, diharapkan layanan irigasi di Provinsi Lampung semakin optimal sehingga dapat mendukung peningkatan indeks pertanaman, produktivitas pertanian, dan ketahanan pangan nasional sebagaimana menjadi salah satu prioritas pembangunan pemerintah. *  
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Terapkan Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu, Dorong Budaya Pilah Sampah di Kantor
Post
31 Juli 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Terapkan Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu, Dorong Budaya Pilah Sampah di Kantor

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu sebagai upaya mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di lingkungan kerja. Penerapan sistem tersebut mengacu pada Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum nomor 6/SE/Sj/2026 yang berlaku bagi seluruh kantor dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian PU di Indonesia. Surat edaran tersebut menjadi pedoman dalam pelaksanaan pengelolaan sampah yang lebih tertib, efektif, dan berkelanjutan. Sosialisasi penerapan sistem pengelolaan sampah terpadu dilaksanakan di Ruang Rapat Margatiga pada Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan dipimpin oleh Plt. Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha BBWS Mesuji Sekampung, Iskandar Rahim, dengan pemaparan materi oleh PPK Ketatalaksanaan, Rindu Trisna. Melalui penerapan sistem ini, BBWS Mesuji Sekampung menargetkan peningkatan budaya pemilahan sampah di lingkungan kerja, meningkatkan kesadaran pegawai terhadap pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan, serta mendukung Kementerian PU menjadi role model dalam pengelolaan sampah. Langkah ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap target nasional pengurangan sampah. Skema yang diterapkan dimulai dari pemilahan sampah sejak dari sumbernya, yakni di lingkungan kantor. Sampah dipisahkan ke dalam tiga kategori utama, yaitu sampah organik, sampah anorganik, dan sampah lainnya. Pemilahan sejak sumber diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh pegawai terhadap pentingnya tata kelola sampah yang baik sekaligus mendukung upaya pengurangan timbulan sampah. Kebijakan ini sejalan dengan paradigma baru pengelolaan sampah yang mengedepankan pengolahan dan pemanfaatan kembali sampah. Dalam konsep tersebut, pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru tidak lagi menjadi prioritas. Sebaliknya, pengelolaan sampah diarahkan melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), sementara TPA hanya digunakan untuk menampung residu atau sampah yang tidak dapat diolah maupun didaur ulang. Sampah organik, seperti sisa makanan dan limbah dapur, akan disalurkan kepada offtaker sampah organik untuk diolah menjadi kompos atau produk bermanfaat lainnya. Sementara itu, sampah anorganik seperti kertas, karton, plastik, dan gelas akan diserahkan kepada bank sampah atau pengepul untuk didaur ulang menjadi bahan baku baru. Adapun sampah residu atau sampah lainnya, seperti puntung rokok, popok bekas, karet bekas, dan jenis sampah yang sulit didaur ulang, akan dikumpulkan secara terpisah untuk selanjutnya dibuang ke TPA. Sebagai bagian dari sistem pengelolaan yang terintegrasi, seluruh sampah yang dihasilkan nantinya juga akan didata dan ditimbang berdasarkan jenisnya. Pendataan tersebut menjadi dasar evaluasi sekaligus pengukuran efektivitas program pengurangan sampah di lingkungan BBWS Mesuji Sekampung. (Pan)
Baca Selengkapnya
Lagi, BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Masyarakat yang Membutuhkan di Pesawaran
Post
30 Juli 2026 Admin

Lagi, BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Masyarakat yang Membutuhkan di Pesawaran

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak bencana kekeringan. Kali ini, bantuan air bersih disalurkan kepada warga Desa Gunung Sugih, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran.  Bantuan tersebut didistribusikan menggunakan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air selama musim kemarau. Penyaluran bantuan ini merupakan adalah respons cepat BBWS Mesuji Sekampung dalam membantu masyarakat yang kekurangan air akibat musim kemarau yang berlangsung di sejumlah daerah. Sebelumnya, tim BBWS Mesuji Sekampung juga telah menyalurkan bantuan serupa di berbagai wilayah terdampak kekeringan, di antaranya Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, serta Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur.  BBWS Mesuji Sekampung akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai upaya mitigasi dan penanganan dampak kekeringan guna memastikan ketersediaan air bersih tetap terpenuhi.  Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan air secara bijak dan menjaga kelestarian sumber daya air demi keberlanjutan kebutuhan air di masa mendatang. *
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih di Kecamatan Panjang Bandar Lampung
Post
30 Juli 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih di Kecamatan Panjang Bandar Lampung

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung terus bergerak menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di berbagai wilayah. Kali ini, Tim BBWS Mesuji Sekampung menyalurkan bantuan air bersih di Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, pada Rabu (29/7/2026). Penyaluran bantuan dilakukan di Perumahan Bukit Alam Asri, Jalan Raya Suban dengan jumlah warga sekitar 250 KK yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau. Tim BBWS Mesuji Sekampung menurunkan satu unit mobil tangki berkapasitas 5.000 liter dan disambut antusias oleh warga yang telah menyiapkan berbagai wadah penampungan, seperti jeriken, tong air, ember, hingga galon isi ulang. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya BBWS Mesuji Sekampung dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan yang sedang terjadi. Sebelumnya, bantuan air bersih juga telah disalurkan di sejumlah lokasi terdampak kekeringan, antara lain Desa Rejo Katon dan Desa Rantau Fajar, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur. Sebagai langkah antisipasi kekeringan akibat fenomena El Niño, BBWS Mesuji Sekampung telah membentuk Posko Siaga Kekeringan yang siap menerima laporan dan permintaan bantuan dari masyarakat. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau informasi terkait penanganan kekeringan, dapat menghubungi Hotline Posko Siaga Kekeringan BBWS Mesuji Sekampung di nomor 0823-7512-3622 atau 0823-7311-4310. (*)
Baca Selengkapnya
Jaga Keandalan Infrastruktur Sungai, BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Rehabilitasi Tanggul Way Ketibung–Way Sulan
Post
28 Juli 2026 Admin

Jaga Keandalan Infrastruktur Sungai, BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Rehabilitasi Tanggul Way Ketibung–Way Sulan

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, bersama jajaran SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Mesuji Sekampung kembali melakukan peninjauan lapangan pada pekerjaan rehabilitasi Tanggul Sungai Way Ketibung–Way Sulan di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan. Kunjungan yang dilaksanakan pada 28 Juli 2026 ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi kualitas, keselamatan kerja, maupun capaian progres di lapangan. Dalam peninjauan tersebut, rombongan BBWS Mesuji Sekampung meninjau sejumlah titik pekerjaan yang saat ini tengah berlangsung. Berbagai kegiatan konstruksi tampak dikerjakan, mulai dari pengerukan dan pembentukan badan tanggul menggunakan alat berat, pembuatan bronjong sebagai penguat lereng, hingga pemasangan cerucuk untuk memperkuat struktur tanggul. Rehabilitasi Tanggul Sungai Way Ketibung–Way Sulan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan keandalan infrastruktur pengendali banjir. Keberadaan tanggul yang lebih kuat dan kokoh diharapkan mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat, lahan pertanian, serta infrastruktur di kawasan sekitar dari ancaman luapan sungai. Selain mendukung upaya pengurangan risiko bencana, pekerjaan ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan sumber daya air di Kabupaten Lampung Selatan. Pada kesempatan tersebut, Kepala BBWS Mesuji Sekampung memberikan arahan kepada pihak pelaksana pekerjaan agar terus mengoptimalkan sumber daya yang tersedia, baik peralatan maupun tenaga kerja, guna mempercepat progres konstruksi tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga standar pelaksanaan di lapangan sehingga seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat mutu, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat. (Pan)
Baca Selengkapnya
Antisipasi Kekeringan Lahan, BBWS Mesuji Sekampung Buka Floodway Bendung Gerak Jabung
Post
23 Juli 2026 Admin

Antisipasi Kekeringan Lahan, BBWS Mesuji Sekampung Buka Floodway Bendung Gerak Jabung

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung bergerak cepat menangani dampak kekeringan di sejumlah wilayah di Provinsi Lampung. Salah satunya di Daerah Irigasi (DI) Desa Sukapura, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, yang dilakukan oleh Tim Operasional dan Pemeliharaan (OP) III pada Kamis (23/7/2026). Upaya yang dilakukan berupa pengoperasian Pintu Floodway Nomor 1 dan Pintu Floodway Nomor 2 pada Bendung Gerak Jabung. Kedua pintu dibuka dengan elevasi masing-masing 10 cm sehingga menghasilkan debit aliran sebesar 23,56 meter kubik per detik. Pengaliran air ke bagian hilir Bendung Gerak Jabung menuju Desa Sukapura, Kecamatan Sragi, mampu mengisi Saluran Floodway Pisang serta mendorong intrusi air laut sehingga berubah menjadi air tawar dengan pH 7. Langkah ini memberikan manfaat bagi areal persawahan seluas 500 hektare. Dengan adanya pengaliran tersebut, Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Sumber Rezeki di Desa Sukapura dapat memanfaatkan air untuk mendukung pertumbuhan tanaman padi. Perlu diketahui, pola operasi Bendung Gerak Jabung tidak menjadi satu kesatuan dengan pola operasi Bendungan Margatiga. BBWS Mesuji Sekampung berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan kondisi sumber daya air serta mengoptimalkan pengoperasian bangunan air guna menjamin ketersediaan air bagi kebutuhan irigasi masyarakat.  Melalui koordinasi yang intensif dengan pemerintah daerah, petugas lapangan, dan kelompok petani, BBWS Mesuji Sekampung akan terus mengambil langkah-langkah responsif dalam menghadapi potensi kekeringan sehingga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di wilayah layanan tetap terjaga. Data Teknis Bendung Gerak Jabung 23 Juli 2026:  TMA Genangan : 3,19 m TMA Intake : 0,59 m Total Floodway + Scouring : 23,56 m³/detik Keterangan : Surut Arus Air : Normal. (*) 
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 1.200 KK di Lampung Timur
Post
23 Juli 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 1.200 KK di Lampung Timur

Guna mengantisipasi kekeringan akibat dampak fenomena El Nino, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung memperkuat strategi mitigasi guna menjaga ketahanan pangan serta ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Langkah yang mulai digulirkan meliputi optimalisasi infrastruktur penampungan air seperti waduk dan embung, penyaluran bantuan pompa air ke kawasan pertanian yang rawan puso, serta pemetaan rute armada truk tangki untuk menyuplai kebutuhan air bersih ke permukiman warga. Wujud dari langkah tersebut dilakukan oleh BBWS Mesuji Sekampung melalui Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan (OP) SDA IV dengan menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan di Kabupaten Lampung Timur, tepatnya di Desa Rantau Fajar, Kecamatan Raman Utara. Di lokasi ini, tim OP SDA IV menyalurkan air bersih kepada sekitar 1.200 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan. Pengiriman dilakukan menggunakan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat setempat selama musim kemarau. Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, juga meminta tim yang terjun langsung ke lapangan untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar lebih bijak dan hemat dalam menggunakan air bersih. Elroy menyebut penyaluran bantuan air bersih ini sebagai wujud komitmen Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam mengantisipasi kekurangan air di tengah masyarakat selama musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino. Melalui upaya ini, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat dapat tetap terpenuhi serta dampak kekeringan dapat diminimalkan hingga kondisi cuaca kembali normal. *
Baca Selengkapnya
Dukung Swasembada Pangan, BBWS Mesuji Sekampung dan TNI AD Tuntaskan Pembersihan Gulma Way Rarem
Post
23 Juli 2026 Admin

Dukung Swasembada Pangan, BBWS Mesuji Sekampung dan TNI AD Tuntaskan Pembersihan Gulma Way Rarem

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melaksanakan pembersihan gulma di Waduk Bendungan Way Rarem, Kabupaten Lampung Utara. Dalam mendukung kelancaran kegiatan ini, BBWS Mesuji Sekampung menggandeng TNI Angkatan Darat melalui Kodam XXI/Radin Inten. Pembersihan dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan berkala untuk mengoptimalkan fungsi Bendungan Way Rarem serta menjaga pasokan air bagi lahan pertanian di Lampung Utara dan wilayah sekitarnya. Secara keseluruhan, area gulma yang dibersihkan mencapai 40 hektare dan telah dilakukan sejak awal Juni 2026. Dalam prosesnya, tim lapangan mengoperasikan dua unit excavator amfibi, satu unit excavator long arm, satu unit harvester, serta dua unit dump truck. Gulma yang sudah diangkat dari waduk, kemudian diangkut ke disposal area menggunakan dump truck. TNI Angkatan Darat turut mengerahkan 80 personel yang dibagi ke dalam beberapa tim untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan. Dengan pembersihan gulma ini, Bendungan Way Rarem diharapkan dapat berfungsi lebih optimal dalam menyimpan dan menyalurkan air, serta memastikan pasokan air bagi ribuan hektare lahan pertanian tetap terjaga. Kolaborasi antara BBWS Mesuji Sekampung dan TNI Angkatan Darat ini juga diharapkan turut mendukung peningkatan produktivitas pertanian, kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan swasembada pangan nasional. (Pan) 
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Hadiri Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan Pelantikan Pejabat Fungsional Ditjen SDA
Post
23 Juli 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Hadiri Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan Pelantikan Pejabat Fungsional Ditjen SDA

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum menggelar kegiatan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 serta Pelantikan Pejabat Fungsional Tertentu pada Rabu, 22 Juli 2026. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji dilaksanakan di Gedung Ditjen SDA, Jakarta, sementara peserta dari berbagai provinsi mengikuti kegiatan secara daring melalui video conference. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh PNS di lingkungan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung. Secara keseluruhan, sebanyak 160 peserta mengikuti kegiatan secara luring di Jakarta, sedangkan peserta lainnya mengikuti rangkaian acara secara daring dari kantor masing-masing. Dari BBWS Mesuji Sekampung, sebanyak 12 PNS turut mengikuti kegiatan tersebut. Delapan orang di antaranya merupakan PNS yang resmi dilantik dari formasi seleksi tahun 2024. Pengambilan sumpah/janji PNS merupakan bagian penting dalam pembentukan aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab. Melalui momentum ini, para PNS Ditjen SDA diharapkan dapat menjalankan tugas dan amanah dengan penuh dedikasi, serta memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pengelolaan sumber daya air dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan bagi masyarakat. (Pan)  
Baca Selengkapnya
Hadapi Musim Kemarau, BBWS Mesuji Sekampung Aktifkan Sejumlah Sumur JIAT di Lampung
Post
22 Juli 2026 Admin

Hadapi Musim Kemarau, BBWS Mesuji Sekampung Aktifkan Sejumlah Sumur JIAT di Lampung

Tim Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) II BBWS Mesuji Sekampung melakukan berbagai upaya penanganan kekeringan di sejumlah wilayah Provinsi Lampung. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bagi masyarakat, khususnya sektor pertanian, agar musim tanam tetap berjalan optimal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengoperasikan sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Kabupaten Pringsewu dan Lampung Selatan. Berdasarkan data OP SDA II, di Kabupaten Pringsewu terdapat dua sumur JIAT yang diaktifkan, yaitu Sumur SBE.36 di Kecamatan Pardasuka dengan debit 22,11 liter per detik serta Sumur SBP.109 di Kecamatan Pardasuka dengan debit 22,63 liter per detik. Kedua sumur tersebut mampu memberikan layanan irigasi bagi sekitar 300 hektare lahan pertanian. Sementara di Lampung Selatan, sumur yang dioperasikan sama-sama berada di Kecamatan Natar yaitu Sumur SBP.175 (debit 29 liter per detik) dan Sumur SBP.93 (debit mencapai 83,36 liter per detik). Kedua sumur ini memberikan layanan irigasi untuk sekitar 400 hektare lahan pertanian. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) OP SDA II BBWS Mesuji Sekampung, MF. Nur Yuniar, mengatakan bahwa pengoperasian kembali sumur JIAT menjadi salah satu langkah strategis untuk membantu Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) menghadapi musim kemarau serta mendukung pelaksanaan Musim Tanam II (MT II) Tahun 2026. “Langkah penyediaan air ini merupakan bagian dari upaya kami dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional,” ujarnya, Selasa (21/7/2026). Ia menjelaskan, menghadapi musim kemarau tahun ini, Tim OP SDA II secara berkala mengaktifkan kembali sumur-sumur JIAT yang tersebar di wilayah Lampung agar dapat beroperasi secara optimal. “Sumur-sumur JIAT difungsikan kembali untuk mendukung kebutuhan air irigasi pada MT II. Harapannya, upaya ini dapat membantu para petani menjaga produktivitas pertanian di tengah musim kemarau,” pungkasnya. (*)  
Baca Selengkapnya
Pemeliharaan Berkala Daerah Iigasi Jabung Lampung Timur Rampung 100 Persen
Post
21 Juli 2026 Admin

Pemeliharaan Berkala Daerah Iigasi Jabung Lampung Timur Rampung 100 Persen

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung telah menyelesaikan kegiatan pemeliharaan berkala di Daerah Irigasi (DI) Jabung, Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan tahun anggaran 2026 ini dilakukan untuk menjaga kinerja jaringan irigasi agar tetap optimal dalam melayani kebutuhan air bagi lahan pertanian. Pemeliharaan dilaksanakan melalui pengangkatan sedimen pada saluran SPP BJA 0 hingga BJA 6 menggunakan excavator long arm. Pekerjaan ini bertujuan untuk menjaga kapasitas saluran serta memastikan aliran air tetap lancar menuju area layanan irigasi. Hingga saat ini, progres pelaksanaan kegiatan telah mencapai 100 persen dengan total panjang penanganan sepanjang 10.400 meter. Dengan berkurangnya sedimentasi di saluran, distribusi air irigasi diharapkan menjadi lebih efektif dan merata, terutama dalam mendukung produktivitas pertanian di wilayah Lampung Timur. Kegiatan pemeliharaan berkala ini merupakan bagian dari komitmen BBWS Mesuji Sekampung dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur sumber daya air. Melalui pemeliharaan yang rutin dan berkesinambungan, fungsi layanan irigasi dapat terus berjalan secara optimal, sehingga mendukung peningkatan produksi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional. (Pan)
Baca Selengkapnya
Rehabilitasi Daerah Irigasi Way Rarem Capai 28,72 Persen, Tingkatkan Layanan Irigasi bagi Lahan Pertanian
Post
21 Juli 2026 Admin

Rehabilitasi Daerah Irigasi Way Rarem Capai 28,72 Persen, Tingkatkan Layanan Irigasi bagi Lahan Pertanian

Pekerjaan Rehabilitasi Daerah Irigasi (D.I.) Way Rarem terus berjalan dengan baik sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur sumber daya air untuk mendukung sektor pertanian di Provinsi Lampung. Hingga saat ini, progres fisik pekerjaan telah mencapai 28,72%, sesuai dengan tahapan pelaksanaan yang telah direncanakan. Dalam pelaksanaannya, proyek ini memiliki target rehabilitasi jaringan irigasi sepanjang 40 kilometer. Hingga periode pelaporan saat ini, telah terealisasi 2 kilometer pekerjaan yang meliputi rehabilitasi saluran irigasi beserta pekerjaan struktur pendukungnya. Setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan memperhatikan standar mutu konstruksi, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pengawasan teknis yang ketat agar hasil pembangunan memberikan manfaat yang optimal. Dari sisi manfaat, rehabilitasi D.I. Way Rarem direncanakan mampu meningkatkan pelayanan irigasi pada lahan pertanian seluas 3.400 hektare. Sejauh ini, jaringan yang telah selesai dikerjakan telah memberikan pelayanan irigasi pada sekitar 1.000 hektare lahan pertanian, sehingga petani mulai merasakan manfaat berupa distribusi air yang lebih lancar dan efisien. Keberadaan jaringan irigasi yang andal diharapkan dapat mendukung peningkatan intensitas tanam, menjaga ketersediaan air selama musim tanam, mengurangi kehilangan air di sepanjang saluran, serta meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Proyek ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan serta kerja sama masyarakat sekitar, pekerjaan Rehabilitasi D.I. Way Rarem diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan. Setelah seluruh pekerjaan rampung, jaringan irigasi ini akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi 3.400 hektare lahan pertanian, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (Pan)
Baca Selengkapnya