© 2026 BBWS Mesuji Sekampung.

PU-Net
      

Berita Balai

Berita Balai
Direktur Bina OP Ditjen SDA Kementerian PU Tinjau Langsung Perbaikan Irigasi Gantung di Mesuji Tulang Bawang
Direktur Bina OP Ditjen SDA Kementerian PU Tinjau Langsung Perbaikan Irigasi Gantung di Mesuji Tulang Bawang

Direktur Bina Operasional dan Pemeliharaan (OP) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum, A. Adi Umar Dani, meninjau langsung kondisi irigasi gantung di Daerah Irigasi Rawajitu, Mesuji–Tulang Bawang, Sabtu (9/5/2026).

Direktur Bina OP melihat proses perbaikan di sejumlah titik irigasi didampingi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Elroy Koyari. Termasuk meninjau kondisi pompa air serta saluran pembuang primer (SPP) Rawajitu yang saat ini sedang dinormalisasi.

Adi Umar Dani mengatakan, jaringan irigasi gantung di Mesuji-Tulang Bawang ini dibangun pada periode 2020 hingga 2023. Saat ini beberapa bagian saluran yang rusak sedang dalam perbaikan oleh tim BBWS Mesuji Sekampung.

“Kami hadir di sini untuk memastikan perbaikan ini segera dilaksanakan. Dan saat ini Balai juga sudah bergerak melakukan perbaikan,” ujarnya.

Untuk mempercepat proses pekerjaan, Adi Umar Dani meminta jumlah tenaga kerja ditambah.

“Saya menginstruksikan penambahan tenaga kerja agar perbaikan lebih cepat selesai. Harapan kami, dalam waktu paling lambat dua minggu, beberapa sektor sudah selesai dan dapat kembali berfungsi,” jelasnya.

Ia juga menegaskan komitmen Kementerian PU untuk memastikan infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani di Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang.

Tak hanya fokus pada jaringan irigasi gantung, pihaknya juga akan melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap pompa-pompa air yang kinerjanya belum optimal.

“Permasalahannya ternyata bukan hanya pada jaringan, tetapi juga pada pompa air yang sudah dibangun. Nanti akan kami analisis kembali apa saja yang perlu dioptimalkan agar biaya operasional pompa bisa lebih efisien dan manfaatnya bagi petani lebih maksimal,” tambahnya.

Untuk memastikan pasokan air tetap tersedia bagi area persawahan, saat ini juga tengah dilakukan normalisasi saluran sepanjang 10,2 kilometer.

Normalisasi tersebut mencakup tiga desa, yakni Desa Wono Agung dan Desa Bumi Ratu di Tulang Bawang, serta Desa Bandar Anom di Mesuji.

“Di saluran primer saat ini sedang dilakukan pembersihan, tujuannya agar debit air yang tersedia untuk lahan petani bisa lebih maksimal,” tutupnya.

Dengan percepatan perbaikan dan normalisasi, Kementerian PU berharap jaringan irigasi gantung dapat kembali berfungsi maksimal, sehingga distribusi air ke lahan pertanian tetap terjaga guna mendukung sektor pertanian di wilayah Lampung. (*)

11 Mei 2026 Selengkapnya

Berita Balai
Kementerian PU Siapkan Master Plan dan Skema Penanganan Banjir di Bandar Lampung
Kementerian PU Siapkan Master Plan dan Skema Penanganan Banjir di Bandar Lampung

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memberikan perhatian khusus terhadap penanganan banjir di Kota Bandar Lampung.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Sungai dan Pantai Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU, Mochammad Dian Alma’ruf, turun langsung ke Bandar Lampung untuk meninjau kondisi tanggul Sungai Kuala di Kecamatan Garuntang serta kawasan di sekitar RSUD Abdul Moeloek.

Peninjauan tersebut dilakukan bersama Kepala BBWS Mesuji Sekampung Elroy Koyari, Asisten I Pemkot Bandar Lampung, Wilson Faisol, dan sejumlah kepala OPD, Rabu (29/4/2026).

Usai peninjauan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi penanganan banjir di Aula Batutegi, Kantor BBWS Mesuji Sekampung, yang terhubung secara daring dengan Dirjen SDA.

Berdasarkan kajian awal, penyebab banjir antara lain berkurangnya kapasitas sungai akibat sedimentasi dan okupasi lahan. Selain itu, belum optimalnya infrastruktur pengendali banjir, penyempitan badan sungai, serta perubahan tata guna lahan turut menjadi faktor pemicu.

Menurutnya, kondisi tersebut merupakan hal yang wajar seiring dengan pesatnya perkembangan wilayah perkotaan.

Untuk itu, Kementerian PU telah menyiapkan skema penanganan banjir yang dibagi menjadi jangka pendek, menengah, dan panjang.

Pada jangka pendek, dilakukan normalisasi sungai. Saat ini, BBWS Mesuji Sekampung telah melakukan normalisasi di 10 sungai. Selain itu, disiapkan bahan penanganan darurat seperti geobag yang ditempatkan di titik tanggul rawan limpasan, serta bronjong untuk memperkuat tanggul yang mulai rapuh.

Pemerintah juga akan menyiapkan mobile pump berkapasitas 250 liter per detik untuk mempercepat pengeringan genangan air di sejumlah titik.

Untuk jangka menengah, akan disusun master plan pengendalian banjir. Ditjen SDA Kementerian PU telah menyiapkan anggaran sekitar Rp5 miliar pada tahun 2026.

Ia berharap master plan tersebut dapat rampung pada Desember 2026 sehingga menjadi pedoman dalam pengambilan langkah strategis.

“Dari master plan itu, kita akan mengetahui daerah mana yang perlu dibebaskan, dibangun tanggul, dinormalisasi, atau dibuatkan polder,” jelasnya.

Sementara itu, untuk jangka panjang, akan dilakukan pembebasan lahan dan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir oleh Kementerian PU sesuai dengan rencana yang telah disusun dalam master plan. (*)

06 Mei 2026 Selengkapnya

Berita Balai
Turun ke Lokasi, BBWS Mesuji Sekampung Pastikan Perbaikan Irigasi Gantung Rawajitu Mesuji-Tulang Bawang
Turun ke Lokasi, BBWS Mesuji Sekampung Pastikan Perbaikan Irigasi Gantung Rawajitu Mesuji-Tulang Bawang

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung memastikan akan memperbaiki seluruh titik kerusakan pada irigasi gantung di Daerah Irigasi (DI) Rawajitu Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, bersama jajaran meninjau langsung kondisi irigasi tersebut pada Selasa, 5 Mei 2026.
Dalam peninjauan itu, perbaikan di beberapa titik irigasi yang rusak juga tengah dilakukan oleh petugas di lapangan.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung menyebutkan, data kerusakan seperti kebocoran atau retakan harus dihimpun secara menyeluruh agar perbaikan dapat dilakukan secara optimal.

“Secepatnya kita himpun datanya dimana saja titik kerusakan, kemudian tim langsung turun dan kerjakan,” kata Elroy Koyari.

Pada kesempatan itu, tim BBWS juga mencoba mesin pompa air yang telah tersedia di lokasi tersebut. Hasilnya, air dapat mengalir dengan debit besar dan lancar melewati saluran irigasi gantung hingga ke area persawahan warga.

Artinya saluran irigasi gantung tersebut dapat digunakan dengan baik, termasuk pompa-pompa air juga berfungsi optimal untuk menyalurkan air.

Selain itu, Tim Operasi dan Pemeliharaan (OP) BBWS juga melakukan normalisasi dengan menurunkan alat berat excavator long arm di saluran pembuang primer (SPP) yang telah dipenuhi tumbuhan gulma.

Normalisasi ini bertujuan memperlancar aliran air sehingga lebih mudah dipompa melalui saluran irigasi gantung menuju sawah warga.

Diketahui, saluran irigasi gantung di Mesuji dan Tulang Bawang ini rampung dibangun pada tahun 2023 dengan panjang mencapai 93 kilometer.

Saluran irigasi tersebut terdiri dari tiga jenis, yakni saluran sekunder sepanjang 4,5 kilometer, kolektor 7,5 kilometer, dan sub-sekunder sepanjang 81 kilometer.

Sistem irigasi gantung ini digunakan karena elevasi area persawahan lebih tinggi dibandingkan sumber air.

Sistem ini bekerja dengan memompa air dari saluran irigasi primer ke saluran ferosemen, kemudian air mengalir mengikuti gaya gravitasi hingga ke lahan pertanian.

BBWS Mesuji Sekampung berkomitmen akan terus melakukan pemantauan dan percepatan perbaikan di seluruh titik kerusakan, guna memastikan distribusi air tetap optimal demi mendukung ketahanan pangan nasional. ***

06 Mei 2026 Selengkapnya

Berita Balai
Kolaborasi Penanaman 1.000 Pohon di Bendungan Way Sekampung dan Batutegi
Kolaborasi Penanaman 1.000 Pohon di Bendungan Way Sekampung dan Batutegi

BANDAR LAMPUNG - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung berpartisipasi dalam penanaman seribu bibit pohon sebagai rangkaian peringatan Hari Bakti PU ke-80, Jumat 12 Desember 2025.

Kegiatan ini digelar di dua lokasi: area Bendungan Way Sekampung di Pringsewu dan greenbelt Bendungan Batutegi di Tanggamus.

Penanaman pohon ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Menanam Pohon Nasional 2025 yang diinisiasi oleh Perum Jasa Tirta II, bekerja sama dengan BBWS Mesuji Sekampung dan PLN Nusantara Power.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, menegaskan bendungan merupakan infrastruktur vital untuk ketahanan air, pangan, dan energi di Provinsi Lampung.

Namun keberlanjutan fungsi bendungan sangat bergantung pada kesehatan Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah hulu. Menurutnya, erosi dan sedimentasi masih menjadi tantangan besar yang perlu diatasi bersama-sama.

Elroy juga menyampaikan duka cita mendalam atas bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya konservasi. Semoga ikhtiar penanaman pohon ini menjadi bagian dari solusi untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor di masa yang akan datang,” ujarnya.

Elroy menambahkan, kolaborasi penanaman pohon bukan sekadar seremoni, tetapi wujud komitmen bersama dalam menjaga kelestarian sumber daya air. Pohon-pohon yang ditanam berfungsi sebagai infrastruktur hijau yang mampu menahan erosi, meningkatkan resapan air, serta menjaga umur panjang bendungan.

“Semoga 1.000 pohon yang kita tanam hari ini menjadi warisan hijau bagi anak cucu kelak,” tutupnya.

Total sebanyak 1.587 bibit pohon yang ditanam. Terdiri dari pohon alpukat, mangga, rambutan, dan jenis buah lainnya dan penanamannya berlangsung selama 2 minggu. ***

22 Januari 2026 Selengkapnya

Berita Balai
BBWS Mesuji Sekampung dan Pemkab Lamsel Teken MoU Penyediaan Air Baku Way Andeng
BBWS Mesuji Sekampung dan Pemkab Lamsel Teken MoU Penyediaan Air Baku Way Andeng

BANDAR LAMPUNG - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama pemanfaatan, pengelolaan, serta pembagian tugas operasi dan pemeliharaan penyediaan air baku Way Andeng.

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan air sekaligus mendukung sektor pertanian di Kabupaten Lampung Selatan. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dan Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, Senin (22/12/2025).

Kegiatan dilanjutkan dengan audiensi yang membahas sejumlah isu strategis bidang sumber daya air. Dalam pertemuan tersebut, Elroy Koyari memaparkan berbagai program BBWS Mesuji Sekampung yang telah berjalan di tahun 2025, serta rencana kegiatan tahun 2026.

Sejumlah program yang telah berjalan di Kabupaten Lampung Selatan antara lain pembangunan jaringan irigasi tersier, Program P3TGAI, pembangunan jaringan air baku, hingga pengamanan pantai Kalianda.
Sementara Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengucapkan terima kasih atas berbagai program yang telah dilaksanakan oleh BBWS Mesuji Sekampung.

Ia menyampaikan, Kabupaten Lampung Selatan merupakan salah satu daerah penghasil pangan terbesar di Provinsi Lampung. Namun demikian, kondisi di lapangan masih kerap dihadapkan pada berbagai kendala, seperti kekeringan dan banjir.

Bupati Radityo berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. ***

22 Januari 2026 Selengkapnya

Berita Balai
BBWS Mesuji Sekampung Ikuti Sosialisasi PPPK Paruh Waktu Direktorat Jenderal SDA
BBWS Mesuji Sekampung Ikuti Sosialisasi PPPK Paruh Waktu Direktorat Jenderal SDA

BANDAR LAMPUNG - Jajaran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung mengikuti kegiatan Sosialisasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA), Kementerian Pekerjaan Umum.

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti secara daring melalui aplikasi Zoom di Aula Batutegi, Kantor BBWS Mesuji Sekampung, pada Rabu (21/1/2026).

Dalam sosialisasi ini, peserta mendapatkan pemaparan terkait berbagai ketentuan dan regulasi PPPK Paruh Waktu. Meliputi aspek administrasi kepegawaian, jam kerja, disiplin pegawai, hak cuti, penggajian, dan berbagai ketentuan lainnya.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Direktorat Jenderal SDA, Dedy Natrifahrizal, dengan narasumber Kepala Bagian Perencanaan Ditjen SDA, Dedi Eka Winata.

Dalam arahannya, Dedy Natrifahrizal menekankan empat poin penting terkait proses pengangkatan PPPK Paruh Waktu di lingkungan Ditjen SDA.

  1. Seluruh unit kerja diminta melaksanakan kebijakan PPPK Paruh Waktu secara utuh dan konsisten, serta memastikan data PPPK telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  2. Penyusunan dan verifikasi Surat Perjanjian Kerja (SPK) PPPK Paruh Waktu harus dilakukan secara teliti, cermat, dan bertanggung jawab.
  3. Perkuat koordinasi antarunit kerja, unit organisasi, serta biro kepegawaian guna menjamin kelancaran seluruh proses yang berjalan.
  4. Junjung tinggi integritas, transparansi, dan akuntabilitas. Seluruh proses pengangkatan serta penyusunan administrasi PPPK Paruh Waktu tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. (*)

21 Januari 2026 Selengkapnya

Berita Balai
BBWS Mesuji Sekampung Turunkan Alat Berat Atasi Banjir di Kabupaten Lampung Timur dan Lampung Selatan
BBWS Mesuji Sekampung Turunkan Alat Berat Atasi Banjir di Kabupaten Lampung Timur dan Lampung Selatan

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menurunkan alat berat untuk penanganan banjir di dua Kabupaten, yakni Lampung Timur dan Lampung Selatan. Langkah ini sebagai bentuk respon cepat terhadap wilayah yang terdampak genangan akibat curah hujan tinggi.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari meninjau langsung pelaksanaan penanganan banjir tersebut pada Minggu, 28 Desember 2025 dengan didampingi aparatur Pemerintah Daerah setempat. Di Antaranya dari pihak Kecamatan, BPBD, Babinkamtibmas, Babinsa, dan warga sekitar.

Di Kabupaten Lampung Timur, antisipasi banjir difokuskan melalui pengerukan gulma pada saluran SPP Rawa Kramat sepanjang 12,3 kilometer. BBWS Mesuji Sekampung mengerahkan satu unit alat berat excavator long arm untuk membersihkan gulma yang menghambat aliran air.

Di Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan, Kepala BBWS Mesuji Sekampung meninjau dua lokasi yaitu di Desa Pulau Jaya dan Tanjung Jaya. Penanganan dilakukan dengan mengerahkan satu unit excavator long arm untuk normalisasi saluran serta pengangkatan gulma dan akan dilanjutkan dengan perbaikan tanggul yang rusak. (*)

19 Januari 2026 Selengkapnya

Berita Balai
BBWS Mesuji Sekampung dan Kodam XXI/Radin Inten Jalin Kerjasama Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu
BBWS Mesuji Sekampung dan Kodam XXI/Radin Inten Jalin Kerjasama Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat melalui Komando Daerah Militer (Kodam) XXI/Radin Inten Lampung, Senin (29/12/2025), bertempat di Aula Batutegi.

Penandatanganan PKS ini mengusung tema “Dukungan Pengelolaan Sumber Daya Air Secara Terpadu di Wilayah Sungai Seputih–Sekampung dan Wilayah Sungai Mesuji–Tulang Bawang dalam Rangka Penguatan Pembinaan Teritorial (Binter) di Provinsi Lampung.”


PKS ditandatangani oleh Panglima Kodam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, dan Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari.

Kerja sama ini merupakan wujud komitmen bersama dalam memperkuat sinergi lintas sektoral antara Kementerian Pekerjaan Umum dan TNI Angkatan Darat guna mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan strategis nasional.

Fokus utama kerja sama diarahkan pada penanganan Bendungan Way Rarem di Kabupaten Lampung Utara. Bendungan yang dibangun sejak tahun 1981 tersebut saat ini menghadapi sejumlah tantangan, antara lain pertumbuhan gulma air berupa eceng gondok yang sangat pesat, meningkatnya jumlah Keramba Jaring Apung (KJA) yang berdampak pada penurunan kualitas air dan tingginya sedimentasi, serta berkurangnya luas layanan irigasi yang berpengaruh terhadap ketahanan pangan.

Melalui pelaksanaan PKS ini, ditetapkan empat target utama yang ingin dicapai, yaitu :

1. Mewujudkan waduk yang lebih bersih dengan peningkatan kapasitas tampung

2. Mengurangi potensi konflik dalam penertiban Keramba Jaring Apung

3. Menjamin ketersediaan air irigasi dalam rangka mendukung swasembada pangan

4. Memperkuat ketahanan air sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan negara.

BBWS Mesuji Sekampung berharap kerja sama ini dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang terpadu, aman, dan berdaya guna di Provinsi Lampung. (*)

19 Januari 2026 Selengkapnya

Berita Balai
BBWS Mesuji Sekampung dan Pemprov Lampung Optimalkan Pajak Air Permukaan (PAP) untuk Perkuat PAD 
BBWS Mesuji Sekampung dan Pemprov Lampung Optimalkan Pajak Air Permukaan (PAP) untuk Perkuat PAD 

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung bersama Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen mengoptimalkan Pajak Air Permukaan (PAP) sebagai salah satu upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Komitmen ini mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar pada Senin, 12 Januari 2025 di Ruang Sakai Sambayan, yang membahas penguatan tata kelola pemanfaatan air permukaan secara tertib, adil, dan berkelanjutan.


PAP merupakan pajak daerah atas pengambilan dan pemanfaatan air permukaan dengan tarif maksimal 10% dari Nilai Perolehan Air Permukaan (NPAP), dan menjadi salah satu instrumen penting dalam kemandirian fiskal daerah.

Strategi Optimalisasi:
Sinkronisasi data perizinan lintas instansi
Penerapan alat ukur debit (water meter) digital bagi pengguna air permukaan
Sosialisasi regulasi untuk meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam melakukan perizinan penggunaan air permukaan

Dengan pengelolaan yang optimal, PAP berpotensi meningkatkan kemandirian fiskal daerah hingga 10–15%, sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya air yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

BBWS Mesuji Sekampung berkomitmen mendukung tata kelola sumber daya air yang tertib, transparan, dan berdampak nyata bagi pembangunan daerah.

19 Januari 2026 Selengkapnya

Berita Balai
BBWS Mesuji Sekampung Terapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016
BBWS Mesuji Sekampung Terapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016

Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWS Mesuji Sekampung) terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001:2016.

Penerapan SMAP ini merupakan bagian dari strategi pencegahan korupsi di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum, sekaligus wujud nyata pelaksanaan Reformasi Birokrasi, penguatan integritas organisasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang profesional, transparan, serta akuntabel.

Melalui penerapan SMAP, BBWS Mesuji Sekampung menegaskan komitmen untuk mencegah, mendeteksi, dan menangani risiko penyuapan dalam seluruh proses bisnis dan pelaksanaan tugas, mulai dari perencanaan hingga pelayanan kepada masyarakat.

Sehubungan dengan hal tersebut, BBWS Mesuji Sekampung mengimbau kepada seluruh pegawai untuk:

  1. Mematuhi seluruh persyaratan SMAP serta menerapkan prinsip perbaikan berkelanjutan sesuai ketentuan yang berlaku;
  2. Tidak menerima pemberian berupa barang, uang, fasilitas, atau janji dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan kerja sama pekerjaan;
  3. Menjaga integritas dalam setiap proses kerja dan pengambilan keputusan, serta menghindari segala bentuk konflik kepentingan;
  4. Mendukung penuh penerapan SMAP di seluruh unit kerja dari hulu hingga hilir, termasuk melakukan pelaporan apabila menemukan indikasi penyuapan.

Sebagai bagian dari upaya penguatan pengendalian internal, BBWS Mesuji Sekampung menyediakan beberapa saluran pelaporan, antara lain:

  1. Portal Whistleblowing System (WBS) Kementerian PU: https://wispu.pu.go.id/
  2. Saluran Pengaduan Internal BBWS Mesuji Sekampung: https://bit.ly/WBS_BBWSMS

Apabila pegawai menerima gratifikasi yang tidak dapat ditolak, diwajibkan untuk melaporkan melalui:

  1. Portal Gratifikasi Kementerian PU: https://gol.itjen.pu.go.id/
  2. Saluran Internal BBWS Mesuji Sekampung: https://bit.ly/laporgratifikasi_bbwsms

Informasi lengkap mengenai kebijakan dan penerapan SMAP di BBWS Mesuji Sekampung dapat diakses melalui laman resmi: https://sites.google.com/view/smapbbwsms/

Keberhasilan penerapan SMAP membutuhkan komitmen dan partisipasi aktif seluruh pegawai. Dengan sinergi bersama, BBWS Mesuji Sekampung bertekad mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, berintegritas, dan bebas dari praktik penyuapan.

19 Januari 2026 Selengkapnya

Berita Balai
BWS Mesuji Sekampung Gelar Sosialisasi dan Uji Coba Nasional Aplikasi SIGER untuk Pengelolaan Jaringan Irigasi
BWS Mesuji Sekampung Gelar Sosialisasi dan Uji Coba Nasional Aplikasi SIGER untuk Pengelolaan Jaringan Irigasi

Pada 24 November 2025, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung dengan dukungan Direktur Irigasi dan Rawa, Ditjen Sumber Daya Air, menyelenggarakan Sosialisasi dan Uji Coba Tingkat Nasional Aplikasi SIGER (Sistem Informasi Geospasial Irigasi). Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan balai dari seluruh Indonesia yang ditunjuk untuk mewakili masing-masing wilayah pulau, yaitu:

  1. BWS Kalimantan II
  2. BWS Sumatera VI
  3. BBWS Citanduy
  4. BWS Sulawesi III
  5. BWS Papua Merauke

Acara dibuka oleh Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, yang menegaskan pentingnya digitalisasi pengusulan kegiatan Inpres 2 Tahun 2025 sebagai langkah percepatan pelaksanaan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi guna mendukung swasembada pangan nasional. Digitalisasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan akurasi data perencanaan.

Pada kegiatan sosialisasi ini diperkenalkan fitur inti aplikasi SIGER yang meliputi: Konsep dan manfaat SIGER, Modul Pengusulan, Modul Monitoring dan Evaluasi, serta Upaya peningkatan akurasi data readiness criteria melalui kecerdasan buatan dan peta geospasial

Pada sesi diskusi, peserta memberikan sejumlah masukan strategis, antara lain rekomendasi agar SIGER terintegrasi penuh dengan SIPURI, serta diskusi mengenai posisi SIGER dalam proses pengusulan kegiatan Inpres 2 Tahun 2025 dan potensi penggunaan modul Monitoring–Evaluasi untuk kegiatan lain di luar irigasi. Masukan ini menjadi nilai tambah bagi penyempurnaan SIGER kedepannya. Dengan dukungan balai-balai di seluruh Indonesia dan Ditjen SDA, aplikasi SIGER semakin siap menjadi platform digital pengusulan, verifikasi, monitoring, dan evaluasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

26 November 2025 Selengkapnya

Berita Balai
PU dan DWP Mengajar di Sekolah Rakyat Bandar Lampung dalam Rangka Hari Bakti PU ke-80
PU dan DWP Mengajar di Sekolah Rakyat Bandar Lampung dalam Rangka Hari Bakti PU ke-80

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Provinsi Lampung menggelar program "PU dan DWP Mengajar" dalam rangka memperingati Hari Bakti PU ke-80. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 24 November 2025, bertempat di Sekolah Rakyat Terintegrasi 35 Kota Bandar Lampung, Jalan Pagar Alam, Kelurahan Segala Mider, Tanjung Karang Barat.

Suasana belajar berlangsung meriah dan interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran, mulai dari pengenalan mengenai infrastruktur Kementerian PUPR, edukasi kebersihan air, pembacaan komik, hingga praktik cuci tangan menggunakan sabun. Salah satu sesi paling menarik bagi siswa adalah permainan edukatif mengenai pengumpulan dan pemilahan sampah sesuai jenisnya. Kegiatan ini dirancang untuk menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, menyampaikan pesan inspiratif agar para siswa tidak takut bermimpi dan terus berusaha meraih cita-cita, meski memiliki keterbatasan. “Jangan pernah ragu mencoba, dan jangan takut bermimpi. Masa depan Negara Indonesia ada di tangan anak-anak semua,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah bagi para siswa serta sesi foto bersama seluruh panitia “PU dan DWP Mengajar” dan Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 35 Bandar Lampung.

26 November 2025 Selengkapnya