© 2026 BBWS Mesuji Sekampung.

PU-Net
      

Berita Balai

Berita Balai
UPT Kementerian PU se-Provinsi Lampung Peringati Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Nilai Persatuan Bangsa
UPT Kementerian PU se-Provinsi Lampung Peringati Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Nilai Persatuan Bangsa

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pekerjaan Umum di Provinsi Lampung menggelar upacara bendera pada Senin, 1 Juni 2026.

Upacara yang berlangsung di Lapangan Tirta Wiguna, BBWS Mesuji Sekampung, tersebut diikuti ratusan pegawai Kementerian PU dari berbagai UPT di Lampung.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Tema ini menegaskan pentingnya Pancasila sebagai pemersatu bangsa sekaligus landasan Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dan harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.

UPT yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Lampung, Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Lampung, serta Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Lampung.

Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi momentum bagi seluruh pegawai untuk memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui peringatan ini, diharapkan seluruh insan Kementerian PU semakin memperkokoh semangat persatuan, integritas dan menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. (Pan) 

02 Juni 2026 Selengkapnya

Berita Balai
KONI Pusat Tinjau Bendungan Way Sekampung untuk Persiapan PON 2032, BBWS Siap Mendukung
KONI Pusat Tinjau Bendungan Way Sekampung untuk Persiapan PON 2032, BBWS Siap Mendukung

 

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, menghadiri kegiatan visitasi Tim KONI Pusat di Bendungan Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu.

Visitasi ini dilakukan untuk mengecek lokasi waduk bendungan yang direncanakan sebagai venue pertandingan cabor Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan digelar tahun 2032 mendatang.

Peninjauan ini juga berbarengan dengan persiapan pengembangan objek wisata air di area waduk bendungan bersama Wakil Bupati Pringsewu, Umi Laila dan jajaran Polres Pringsewu.

BBWS Mesuji Sekampung menyambut dan mendukung rencana KONI Pusat yang akan menjadikan waduk Bendungan Way Sekampung sebagai lokasi pertandingan cabang olahraga PON.

Namun, bendungan ini merupakan aset vital milik negara yang memiliki peran penting dalam penyediaan air baku dan irigasi.

Maka rencana penggunaan waduk untuk kegiatan olahraga harus melalui kajian serta perizinan dari Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum.

Selanjutnya, Komisi Keamanan Bendungan akan melakukan kajian terkait aspek keamanan, elevasi air, serta ketersediaan air di bendungan agar tetap terjaga dalam melayani kebutuhan masyarakat.

Untuk rencana pengembangan objek wisata di sekitar waduk juga harus melalui perizinan Ditjen SDA, sehingga kegiatannya tidak mengganggu fungsi utama bendungan. (Pan)

29 Mei 2026 Selengkapnya

Berita Balai
Plt Direktur Irigasi dan Rawa Ditjen SDA Kementerian PU Hadiri Rakor Peningkatan Produksi Pangan Provinsi Lampung
Plt Direktur Irigasi dan Rawa Ditjen SDA Kementerian PU Hadiri Rakor Peningkatan Produksi Pangan Provinsi Lampung

Plt Direktur Irigasi dan Rawa Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum, Dedi Yudha Lesmana, menghadiri rapat koordinasi peningkatan produksi pangan di Gedung Pusiban, Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Selasa (26/5/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, beserta jajaran dan dibuka langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.

Dalam paparannya, Dedi Yudha Lesmana menyampaikan berdasarkan data IGT Maret 2026, Provinsi Lampung memiliki 865 daerah irigasi dengan total luas mencapai 180.096 hektare. Terdiri dari 12 daerah irigasi kewenangan pusat, 19 kewenangan provinsi, dan 834 kewenangan kabupaten/kota.

Sementara untuk daerah irigasi rawa (DIR), terdapat 4 DIR kewenangan pusat, 1 DIR kewenangan provinsi, dan 87 DIR kewenangan kabupaten/kota.

Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Lampung terus berupaya meningkatkan produksi pangan yang didukung jaringan irigasi andal dan berkelanjutan.

Pada 2024, hasil panen gabah Lampung mencapai 2,79 juta ton gabah kering giling (GKG). Pada 2025 naik 16,53 persen menjadi 3,25 juta ton GKG.

Dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan, Ditjen SDA melalui BBWS Mesuji Sekampung terus berkolaborasi dengan seluruh instansi dan pemangku kepentingan di Provinsi Lampung.

Empat program utama yang dilaksanakan dalam peningkatan produksi beras nasional yaitu rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), rehabilitasi jaringan tersier melalui program P3TGAI, serta pembangunan jaringan irigasi baru.

Terkait kebutuhan air tahun 2026, khususnya menghadapi potensi El Nino, BBWS Mesuji Sekampung akan mengoptimalkan penyaluran air dari sejumlah bendungan di Lampung.

Di antaranya Bendungan Batutegi, Bendungan Way Sekampung, Bendungan Margatiga, Bendungan Way Rarem, dan Bendungan Way Jepara. (Pan)

29 Mei 2026 Selengkapnya

Berita Balai
Perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, BBWS Mesuji Sekampung Salurkan 10 Hewan Kurban
Perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, BBWS Mesuji Sekampung Salurkan 10 Hewan Kurban

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melaksanakan pemotongan hewan kurban dalam rangka perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026).

Sebanyak 10 ekor sapi kurban dipotong dalam kegiatan yang digelar di halaman Kantor BBWS Mesuji Sekampung.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, beserta jajaran pegawai.

Dalam sambutannya, Elroy Koyari berharap proses pemotongan hingga pembagian daging kurban dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar lingkungan kantor.

Ia juga menegaskan agar penyaluran daging kurban diprioritaskan kepada warga yang benar-benar membutuhkan, sehingga nilai kebersamaan dan kepedulian sosial dalam perayaan Iduladha dapat dirasakan secara luas.

Proses pemotongan hewan kurban dilakukan oleh panitia yang terdiri dari pegawai BBWS Mesuji Sekampung bersama warga sekitar secara gotong royong.

Kegiatan kurban ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial BBWS Mesuji Sekampung kepada masyarakat.

Selain mempererat tali silaturahmi antara pegawai dan warga, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbagi dan kebersamaan dalam momentum Hari Raya Iduladha. (Pan)

29 Mei 2026 Selengkapnya

Berita Balai
Direktur Bina OP Ditjen Kementerian PU Tinjau Penanganan Sungai Rawan Banjir di Bandar Lampung
Direktur Bina OP Ditjen Kementerian PU Tinjau Penanganan Sungai Rawan Banjir di Bandar Lampung

Direktur Bina Operasional dan Pemeliharaan (OP) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum, A. Adi Umar Dani, meninjau sejumlah sungai rawan banjir di Kota Bandar Lampung, Minggu (10/5/2026).

Peninjauan tersebut didampingi Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, beserta jajaran dengan meninjau beberapa titik yang menjadi fokus penanganan banjir.

Lokasi pertama yang dikunjungi yakni kegiatan normalisasi Sungai Way Lunik di Jalan KH Mochammad Salim, Telukbetung Selatan.

Di lokasi ini, Tim OP BBWS Mesuji Sekampung menurunkan alat berat untuk mengeruk sedimentasi yang telah banyak menumpuk di badan sungai.

Rombongan kemudian bergerak menuju sungai di samping RSUD Abdul Moeloek, Tanjungkarang Pusat yang dipadati kawasan pemukiman warga.

Selanjutnya, rombongan meninjau sungai di dekat Perumahan Arinda Permai, Kecamatan Tanjung Senang. Di lokasi ini telah dibangun tanggul sungai baru di dua titik, salah satunya berada di pertemuan dua aliran sungai yang selama ini kerap meluap saat hujan deras.

Peninjauan di lokasi tersebut juga dihadiri jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung, di antaranya Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wilson Faisol, beserta jajaran terkait.

Melalui peninjauan ini, Direktorat Jenderal SDA Kementerian PU terus memperkuat upaya mitigasi banjir.

Sebelumnya, Ditjen SDA juga telah mengalokasikan anggaran Rp5 miliar untuk penyusunan master plan dan DED penanganan banjir di Bandar Lampung sebagai langkah strategis dalam penanganan banjir secara terpadu.

Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem pengendalian banjir sekaligus meningkatkan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dengan lebih efektif dan berkelanjutan. *

25 Mei 2026 Selengkapnya

Berita Balai
BBWS Mesuji Sekampung Lakukan Running Test Aliran Air Irigasi Gantung Mesuji-Tulang Bawang
BBWS Mesuji Sekampung Lakukan Running Test Aliran Air Irigasi Gantung Mesuji-Tulang Bawang

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melaksanakan running test saluran irigasi gantung di Daerah Irigasi Rawajitu, Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang.

Running test dilakukan dari rumah pompa titik B11 Zona 1 di Desa Wono Agung untuk melihat hasil perbaikan saluran irigasi gantung yang telah berjalan selama dua pekan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, beserta jajaran dari satuan kerja terkait, Sabtu, 23 Mei 2026.

Hasilnya, air dapat mengalir lancar menuju area persawahan melalui jaringan verosemen. Air yang dipompa dari SPP Rawajitu bahkan mampu mencapai ujung saluran irigasi yang berjarak sekitar 1.200 meter dengan debit yang cukup besar.

Rombongan juga turun langsung memantau hingga ke ujung saluran untuk memastikan aliran air berjalan lancar tanpa kendala.

Running test ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk memfungsikan seluruh trase irigasi gantung guna mendukung sektor pertanian di wilayah tersebut.

Sementara sejumlah titik saluran yang rusak masih terus diperbaiki oleh tim BBWS Mesuji Sekampung bersama para pekerja dan ditargetkan segera rampung.

Dalam peninjauan tersebut, Elroy Koyari juga memberikan arahan teknis agar proses perbaikan bisa lebih cepat. Ia juga meminta tim di lapangan harus memastikan kualitas perbaikannya baik dan layak digunakan.

BBWS Mesuji Sekampung sebagai UPT Kementerian Pekerjaan Umum berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan irigasi dan mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan air sawah demi mendukung produktivitas petani di Provinsi Lampung. *

25 Mei 2026 Selengkapnya

Berita Balai
Direktur Bina OP Ditjen SDA Kementerian PU Tinjau Langsung Perbaikan Irigasi Gantung di Mesuji Tulang Bawang
Direktur Bina OP Ditjen SDA Kementerian PU Tinjau Langsung Perbaikan Irigasi Gantung di Mesuji Tulang Bawang

Direktur Bina Operasional dan Pemeliharaan (OP) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum, A. Adi Umar Dani, meninjau langsung kondisi irigasi gantung di Daerah Irigasi Rawajitu, Mesuji–Tulang Bawang, Sabtu (9/5/2026).

Direktur Bina OP melihat proses perbaikan di sejumlah titik irigasi didampingi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Elroy Koyari. Termasuk meninjau kondisi pompa air serta saluran pembuang primer (SPP) Rawajitu yang saat ini sedang dinormalisasi.

Adi Umar Dani mengatakan, jaringan irigasi gantung di Mesuji-Tulang Bawang ini dibangun pada periode 2020 hingga 2023. Saat ini beberapa bagian saluran yang rusak sedang dalam perbaikan oleh tim BBWS Mesuji Sekampung.

“Kami hadir di sini untuk memastikan perbaikan ini segera dilaksanakan. Dan saat ini Balai juga sudah bergerak melakukan perbaikan,” ujarnya.

Untuk mempercepat proses pekerjaan, Adi Umar Dani meminta jumlah tenaga kerja ditambah.

“Saya menginstruksikan penambahan tenaga kerja agar perbaikan lebih cepat selesai. Harapan kami, dalam waktu paling lambat dua minggu, beberapa sektor sudah selesai dan dapat kembali berfungsi,” jelasnya.

Ia juga menegaskan komitmen Kementerian PU untuk memastikan infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani di Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang.

Tak hanya fokus pada jaringan irigasi gantung, pihaknya juga akan melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap pompa-pompa air yang kinerjanya belum optimal.

“Permasalahannya ternyata bukan hanya pada jaringan, tetapi juga pada pompa air yang sudah dibangun. Nanti akan kami analisis kembali apa saja yang perlu dioptimalkan agar biaya operasional pompa bisa lebih efisien dan manfaatnya bagi petani lebih maksimal,” tambahnya.

Untuk memastikan pasokan air tetap tersedia bagi area persawahan, saat ini juga tengah dilakukan normalisasi saluran sepanjang 10,2 kilometer.

Normalisasi tersebut mencakup tiga desa, yakni Desa Wono Agung dan Desa Bumi Ratu di Tulang Bawang, serta Desa Bandar Anom di Mesuji.

“Di saluran primer saat ini sedang dilakukan pembersihan, tujuannya agar debit air yang tersedia untuk lahan petani bisa lebih maksimal,” tutupnya.

Dengan percepatan perbaikan dan normalisasi, Kementerian PU berharap jaringan irigasi gantung dapat kembali berfungsi maksimal, sehingga distribusi air ke lahan pertanian tetap terjaga guna mendukung sektor pertanian di wilayah Lampung. (*)

11 Mei 2026 Selengkapnya

Berita Balai
Kementerian PU Siapkan Master Plan dan Skema Penanganan Banjir di Bandar Lampung
Kementerian PU Siapkan Master Plan dan Skema Penanganan Banjir di Bandar Lampung

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memberikan perhatian khusus terhadap penanganan banjir di Kota Bandar Lampung.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Sungai dan Pantai Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU, Mochammad Dian Alma’ruf, turun langsung ke Bandar Lampung untuk meninjau kondisi tanggul Sungai Kuala di Kecamatan Garuntang serta kawasan di sekitar RSUD Abdul Moeloek.

Peninjauan tersebut dilakukan bersama Kepala BBWS Mesuji Sekampung Elroy Koyari, Asisten I Pemkot Bandar Lampung, Wilson Faisol, dan sejumlah kepala OPD, Rabu (29/4/2026).

Usai peninjauan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi penanganan banjir di Aula Batutegi, Kantor BBWS Mesuji Sekampung, yang terhubung secara daring dengan Dirjen SDA.

Berdasarkan kajian awal, penyebab banjir antara lain berkurangnya kapasitas sungai akibat sedimentasi dan okupasi lahan. Selain itu, belum optimalnya infrastruktur pengendali banjir, penyempitan badan sungai, serta perubahan tata guna lahan turut menjadi faktor pemicu.

Menurutnya, kondisi tersebut merupakan hal yang wajar seiring dengan pesatnya perkembangan wilayah perkotaan.

Untuk itu, Kementerian PU telah menyiapkan skema penanganan banjir yang dibagi menjadi jangka pendek, menengah, dan panjang.

Pada jangka pendek, dilakukan normalisasi sungai. Saat ini, BBWS Mesuji Sekampung telah melakukan normalisasi di 10 sungai. Selain itu, disiapkan bahan penanganan darurat seperti geobag yang ditempatkan di titik tanggul rawan limpasan, serta bronjong untuk memperkuat tanggul yang mulai rapuh.

Pemerintah juga akan menyiapkan mobile pump berkapasitas 250 liter per detik untuk mempercepat pengeringan genangan air di sejumlah titik.

Untuk jangka menengah, akan disusun master plan pengendalian banjir. Ditjen SDA Kementerian PU telah menyiapkan anggaran sekitar Rp5 miliar pada tahun 2026.

Ia berharap master plan tersebut dapat rampung pada Desember 2026 sehingga menjadi pedoman dalam pengambilan langkah strategis.

“Dari master plan itu, kita akan mengetahui daerah mana yang perlu dibebaskan, dibangun tanggul, dinormalisasi, atau dibuatkan polder,” jelasnya.

Sementara itu, untuk jangka panjang, akan dilakukan pembebasan lahan dan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir oleh Kementerian PU sesuai dengan rencana yang telah disusun dalam master plan. (*)

06 Mei 2026 Selengkapnya

Berita Balai
Turun ke Lokasi, BBWS Mesuji Sekampung Pastikan Perbaikan Irigasi Gantung Rawajitu Mesuji-Tulang Bawang
Turun ke Lokasi, BBWS Mesuji Sekampung Pastikan Perbaikan Irigasi Gantung Rawajitu Mesuji-Tulang Bawang

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung memastikan akan memperbaiki seluruh titik kerusakan pada irigasi gantung di Daerah Irigasi (DI) Rawajitu Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, bersama jajaran meninjau langsung kondisi irigasi tersebut pada Selasa, 5 Mei 2026.
Dalam peninjauan itu, perbaikan di beberapa titik irigasi yang rusak juga tengah dilakukan oleh petugas di lapangan.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung menyebutkan, data kerusakan seperti kebocoran atau retakan harus dihimpun secara menyeluruh agar perbaikan dapat dilakukan secara optimal.

“Secepatnya kita himpun datanya dimana saja titik kerusakan, kemudian tim langsung turun dan kerjakan,” kata Elroy Koyari.

Pada kesempatan itu, tim BBWS juga mencoba mesin pompa air yang telah tersedia di lokasi tersebut. Hasilnya, air dapat mengalir dengan debit besar dan lancar melewati saluran irigasi gantung hingga ke area persawahan warga.

Artinya saluran irigasi gantung tersebut dapat digunakan dengan baik, termasuk pompa-pompa air juga berfungsi optimal untuk menyalurkan air.

Selain itu, Tim Operasi dan Pemeliharaan (OP) BBWS juga melakukan normalisasi dengan menurunkan alat berat excavator long arm di saluran pembuang primer (SPP) yang telah dipenuhi tumbuhan gulma.

Normalisasi ini bertujuan memperlancar aliran air sehingga lebih mudah dipompa melalui saluran irigasi gantung menuju sawah warga.

Diketahui, saluran irigasi gantung di Mesuji dan Tulang Bawang ini rampung dibangun pada tahun 2023 dengan panjang mencapai 93 kilometer.

Saluran irigasi tersebut terdiri dari tiga jenis, yakni saluran sekunder sepanjang 4,5 kilometer, kolektor 7,5 kilometer, dan sub-sekunder sepanjang 81 kilometer.

Sistem irigasi gantung ini digunakan karena elevasi area persawahan lebih tinggi dibandingkan sumber air.

Sistem ini bekerja dengan memompa air dari saluran irigasi primer ke saluran ferosemen, kemudian air mengalir mengikuti gaya gravitasi hingga ke lahan pertanian.

BBWS Mesuji Sekampung berkomitmen akan terus melakukan pemantauan dan percepatan perbaikan di seluruh titik kerusakan, guna memastikan distribusi air tetap optimal demi mendukung ketahanan pangan nasional. ***

06 Mei 2026 Selengkapnya

Berita Balai
Kolaborasi Penanaman 1.000 Pohon di Bendungan Way Sekampung dan Batutegi
Kolaborasi Penanaman 1.000 Pohon di Bendungan Way Sekampung dan Batutegi

BANDAR LAMPUNG - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung berpartisipasi dalam penanaman seribu bibit pohon sebagai rangkaian peringatan Hari Bakti PU ke-80, Jumat 12 Desember 2025.

Kegiatan ini digelar di dua lokasi: area Bendungan Way Sekampung di Pringsewu dan greenbelt Bendungan Batutegi di Tanggamus.

Penanaman pohon ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Menanam Pohon Nasional 2025 yang diinisiasi oleh Perum Jasa Tirta II, bekerja sama dengan BBWS Mesuji Sekampung dan PLN Nusantara Power.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, menegaskan bendungan merupakan infrastruktur vital untuk ketahanan air, pangan, dan energi di Provinsi Lampung.

Namun keberlanjutan fungsi bendungan sangat bergantung pada kesehatan Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah hulu. Menurutnya, erosi dan sedimentasi masih menjadi tantangan besar yang perlu diatasi bersama-sama.

Elroy juga menyampaikan duka cita mendalam atas bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya konservasi. Semoga ikhtiar penanaman pohon ini menjadi bagian dari solusi untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor di masa yang akan datang,” ujarnya.

Elroy menambahkan, kolaborasi penanaman pohon bukan sekadar seremoni, tetapi wujud komitmen bersama dalam menjaga kelestarian sumber daya air. Pohon-pohon yang ditanam berfungsi sebagai infrastruktur hijau yang mampu menahan erosi, meningkatkan resapan air, serta menjaga umur panjang bendungan.

“Semoga 1.000 pohon yang kita tanam hari ini menjadi warisan hijau bagi anak cucu kelak,” tutupnya.

Total sebanyak 1.587 bibit pohon yang ditanam. Terdiri dari pohon alpukat, mangga, rambutan, dan jenis buah lainnya dan penanamannya berlangsung selama 2 minggu. ***

22 Januari 2026 Selengkapnya

Berita Balai
BBWS Mesuji Sekampung dan Pemkab Lamsel Teken MoU Penyediaan Air Baku Way Andeng
BBWS Mesuji Sekampung dan Pemkab Lamsel Teken MoU Penyediaan Air Baku Way Andeng

BANDAR LAMPUNG - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama pemanfaatan, pengelolaan, serta pembagian tugas operasi dan pemeliharaan penyediaan air baku Way Andeng.

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan air sekaligus mendukung sektor pertanian di Kabupaten Lampung Selatan. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dan Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, Senin (22/12/2025).

Kegiatan dilanjutkan dengan audiensi yang membahas sejumlah isu strategis bidang sumber daya air. Dalam pertemuan tersebut, Elroy Koyari memaparkan berbagai program BBWS Mesuji Sekampung yang telah berjalan di tahun 2025, serta rencana kegiatan tahun 2026.

Sejumlah program yang telah berjalan di Kabupaten Lampung Selatan antara lain pembangunan jaringan irigasi tersier, Program P3TGAI, pembangunan jaringan air baku, hingga pengamanan pantai Kalianda.
Sementara Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengucapkan terima kasih atas berbagai program yang telah dilaksanakan oleh BBWS Mesuji Sekampung.

Ia menyampaikan, Kabupaten Lampung Selatan merupakan salah satu daerah penghasil pangan terbesar di Provinsi Lampung. Namun demikian, kondisi di lapangan masih kerap dihadapkan pada berbagai kendala, seperti kekeringan dan banjir.

Bupati Radityo berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. ***

22 Januari 2026 Selengkapnya

Berita Balai
BBWS Mesuji Sekampung Ikuti Sosialisasi PPPK Paruh Waktu Direktorat Jenderal SDA
BBWS Mesuji Sekampung Ikuti Sosialisasi PPPK Paruh Waktu Direktorat Jenderal SDA

BANDAR LAMPUNG - Jajaran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung mengikuti kegiatan Sosialisasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA), Kementerian Pekerjaan Umum.

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti secara daring melalui aplikasi Zoom di Aula Batutegi, Kantor BBWS Mesuji Sekampung, pada Rabu (21/1/2026).

Dalam sosialisasi ini, peserta mendapatkan pemaparan terkait berbagai ketentuan dan regulasi PPPK Paruh Waktu. Meliputi aspek administrasi kepegawaian, jam kerja, disiplin pegawai, hak cuti, penggajian, dan berbagai ketentuan lainnya.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Direktorat Jenderal SDA, Dedy Natrifahrizal, dengan narasumber Kepala Bagian Perencanaan Ditjen SDA, Dedi Eka Winata.

Dalam arahannya, Dedy Natrifahrizal menekankan empat poin penting terkait proses pengangkatan PPPK Paruh Waktu di lingkungan Ditjen SDA.

  1. Seluruh unit kerja diminta melaksanakan kebijakan PPPK Paruh Waktu secara utuh dan konsisten, serta memastikan data PPPK telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  2. Penyusunan dan verifikasi Surat Perjanjian Kerja (SPK) PPPK Paruh Waktu harus dilakukan secara teliti, cermat, dan bertanggung jawab.
  3. Perkuat koordinasi antarunit kerja, unit organisasi, serta biro kepegawaian guna menjamin kelancaran seluruh proses yang berjalan.
  4. Junjung tinggi integritas, transparansi, dan akuntabilitas. Seluruh proses pengangkatan serta penyusunan administrasi PPPK Paruh Waktu tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. (*)

21 Januari 2026 Selengkapnya