© 2026 BBWS Mesuji Sekampung.

PU-Net
      

Berita Balai

Berita Balai
Sidang Pleno III Wilayah Sungai Seputih Sekampung
Sidang Pleno III Wilayah Sungai Seputih Sekampung

 

 

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melalui Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) menyelenggarakan Sidang Pleno Wilayah Sungai (WS) Seputih Sekampung dalam rangka Perhitungan Indeks Ketahanan Air (IKtA).
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 28–29 Oktober 2025, dengan diikuti oleh 17 instansi pemerintah dan non-pemerintah yang berperan dalam pengelolaan sumber daya air di wilayah tersebut.

Kepala Bidang OP SDA BBWS Mesuji Sekampung, Samuelson Sianipar, menjelaskan bahwa sidang pleno ini dilaksanakan sebagai forum untuk merumuskan bahan pertimbangan dalam penetapan Indeks Ketahanan Air, yang menjadi indikator penting dalam upaya menjaga keberlanjutan pengelolaan air di wilayah Sungai Seputih Sekampung.

Selain pembahasan utama mengenai indeks ketahanan air, dalam kegiatan ini juga dilakukan Sosialisasi Peraturan Gubernur Lampung Nomor 17 Tahun 2025 tentang Sistem Informasi Hidrologi, yang diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan integrasi data antar lembaga.
Adapun narasumber yang hadir secara daring ialah Solistiana Bintang, selaku Sekretariat Dewan Sumber Daya Air Nasional (DSDAN).

Sementara itu, Iskandar Rahim, Kepala Bidang KPISDA BBWS Mesuji Sekampung, hadir mewakili Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari.
Dalam paparannya, Iskandar menyampaikan bahwa Indeks Ketahanan Air (IKtA) ditetapkan dengan memperhatikan empat aspek utama, yaitu ketersediaan air, pemanfaatan, keberlanjutan, dan tingkat kerentanan terhadap perubahan lingkungan maupun tekanan kebutuhan.

“Rapat pleno ini menjadi wadah penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya air di wilayah sungai, menghasilkan rekomendasi yang konstruktif, dan memperkuat sinergi antar lembaga baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, BBWS Mesuji Sekampung berkomitmen untuk terus meningkatkan kolaborasi dan memperkuat tata kelola sumber daya air yang berkelanjutan, guna mendukung ketahanan air nasional serta kesejahteraan masyarakat di wilayah Lampung.

04 November 2025 Selengkapnya

Berita Balai
Entri Meeting dan Penandatanganan  pakta Integritas pengamanan Pembangunan Strategi (PPS)
Entri Meeting dan Penandatanganan pakta Integritas pengamanan Pembangunan Strategi (PPS)

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) menyelenggarakan kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) sebagai bentuk komitmen dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, serta sinergi lintas lembaga dalam pelaksanaan proyek strategis nasional.

Acara ini diselenggarakan di Gedung Pendopo Kementerian PU, Jakarta, pada Kamis, 30 Oktober 2025, dan diikuti oleh seluruh satuan kerja Ditjen SDA di daerah melalui sambungan daring.

Turut hadir secara virtual Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, bersama 35 Kepala BBWS dan Kepala BWS lainnya dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, pihak Ditjen SDA menegaskan bahwa Penandatanganan Pakta Integritas PPS merupakan langkah konkret untuk memperkuat kerja sama antara Ditjen SDA dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia dalam hal pengamanan pelaksanaan pembangunan strategis nasional. Kolaborasi ini diharapkan dapat memastikan setiap kegiatan pembangunan infrastruktur sumber daya air berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik (good governance), bebas dari penyimpangan, serta tepat sasaran dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selanjutnya, masing-masing Kepala BBWS dan BWS akan melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) di wilayahnya untuk melanjutkan penandatanganan pakta integritas di daerah. Proses ini menjadi bagian penting dalam memperkuat integritas lembaga serta meningkatkan sinergi antara instansi pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan sumber daya air yang berkelanjutan.

Langkah ini juga sejalan dengan semangat Kementerian PUPR dalam mewujudkan Pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat melalui prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme.

04 November 2025 Selengkapnya

Berita Balai
BBWS Mesuji Sekampung Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Pengaliran Air Musim Tanam I Tahun 2025–2026 di DI Rarem
BBWS Mesuji Sekampung Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Pengaliran Air Musim Tanam I Tahun 2025–2026 di DI Rarem

Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan kegiatan pengaliran air untuk Musim Tanam I (MT-I) Tahun 2025–2026 di Daerah Irigasi (DI) Rarem, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung.

Kegiatan pengaliran air ini merupakan hasil kolaborasi antara BBWS Mesuji Sekampung dengan Pemerintah Daerah Tulang Bawang Barat, serta dihadiri oleh Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Bapak Nadirsyah, M.F. Yuniar selaku perwakilan BBWS Mesuji Sekampung, dan para UPTD serta Satuan Pelaksana di lingkungan DI Rarem.

Pelaksanaan pengaliran air ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan air irigasi bagi lahan pertanian seluas ±21.000 hektare di wilayah Tubaba, sehingga kegiatan Musim Tanam I dapat berjalan tepat waktu dan optimal. Sumber air utama berasal dari Bendungan Way Rarem yang mampu memasok kebutuhan jaringan irigasi teknis hingga ke petak tersier.

Dengan berfungsinya sistem irigasi secara maksimal, diharapkan Indeks Pertanaman (IP) di wilayah tersebut meningkat, produktivitas lahan semakin tinggi, serta kesejahteraan petani dapat terus tumbuh. Upaya ini menjadi bagian nyata dari peran BBWS Mesuji Sekampung dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan hasil pertanian di Provinsi Lampung.

03 November 2025 Selengkapnya

Berita Balai
Rehabilitasi Saluran Irigasi Tersier – Inpres Nomor 02 Tahun 2025
Rehabilitasi Saluran Irigasi Tersier – Inpres Nomor 02 Tahun 2025

 

“Air On The Move | Petani On The Rise”

Dalam rangka mendukung Instruksi Presiden Nomor 02 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi, Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung melaksanakan kegiatan Rehabilitasi Saluran Irigasi Tersier (RSIT) di Kabupaten Pringsewu. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan fungsi dan efisiensi jaringan irigasi di tingkat desa.

Pelaksanaan kegiatan ini berfokus pada perbaikan dan optimalisasi saluran irigasi tersier agar air dapat mengalir dengan lancar dan merata ke lahan-lahan pertanian masyarakat.

Lokasi Kegiatan

Kegiatan Rehabilitasi Saluran Irigasi Tersier dilaksanakan di dua desa pada Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, dengan rincian sebagai berikut:
Desa Panutan
> • Panjang saluran: ± 650 meter
> • Luas layanan (outcome): ± 25 hektare
Desa Gumuk Mas
> • Panjang saluran: ± 500 meter
> • Luas layanan (outcome): ± 50 hektare

Tujuan dan Manfaat

* Program ini dilaksanakan untuk mencapai beberapa sasaran utama:
* Meningkatkan fungsi dan kapasitas saluran irigasi tersier dalam mendukung distribusi air ke lahan pertanian.
* Memperbaiki saluran yang mengalami kerusakan, sedimentasi, atau penyempitan aliran air.
* Menjamin ketersediaan air secara merata bagi lahan pertanian yang dilayani jaringan irigasi.
* Meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan masyarakat tani penerima manfaat.

Dengan terbangunnya saluran irigasi tersier di Desa Panutan dan Desa Gumuk Mas, distribusi air kini menjadi lebih efisien dan merata. Lahan yang sebelumnya kesulitan mendapatkan air kini dapat kembali ditanami dua hingga tiga kali dalam setahun. Produktivitas pertanian meningkat, dan kesejahteraan petani pun ikut terangkat.

31 Oktober 2025 Selengkapnya

Berita Balai
Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Desa Wonokarto, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur
Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Desa Wonokarto, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur

Dari Air untuk Kehidupan, dari Irigasi untuk Kemakmuran
Air adalah sumber kehidupan. Melalui Program P3-TGAI yang dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung, masyarakat Desa Wonokarto, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur kembali merasakan manfaat nyata dari pengelolaan air yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Program ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjaga keberlanjutan jaringan irigasi.

Informasi Teknis Kegiatan
- Lokasi: Desa Wonokarto, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur
- Daerah Irigasi (D.I): Sekampung Batang Hari
- Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A): Suko Makmur
- Output: 776 Meter saluran irigasi direhabilitasi
- Outcome: 20 Hektar area sawah kembali berfungsi optimal
- Luas Layanan: 75 Hektar
Kegiatan ini dilaksanakan secara padat karya tunai, melibatkan masyarakat setempat dalam seluruh proses pembangunan saluran irigasi, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, sehingga membuka lapangan kerja baru dan memperkuat gotong royong di tingkat desa.

Manfaat Program
- Meningkatkan Produktivitas Pertanian melalui pasokan air yang lebih stabil.
- Meningkatkan Hasil Tanam dari IP 200 menjadi IP 213,3.
- Meningkatkan Efisiensi Penggunaan Air melalui saluran yang lebih baik.
- Memberdayakan Petani dan P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) sebagai pelaku utama pengelolaan irigasi.
- Meningkatkan Infrastruktur Pedesaan dengan memperbaiki jaringan air.
- Menumbuhkan Ekonomi Lokal melalui kegiatan padat karya.
- Mendukung Ketahanan Pangan Nasional melalui peningkatan hasil panen.
- Menjamin Keberlanjutan Jaringan Irigasi melalui partisipasi aktif masyarakat.

Dari Tetes Air, Tumbuh Kesejahteraan
Melalui program ini, masyarakat bekerja bersama memperbaiki saluran air dan membangun kembali harapan. Kini sawah kembali hijau, panen kembali melimpah, dan kehidupan desa menjadi lebih sejahtera.
P3-TGAI menjadi bukti nyata bahwa dari air yang mengalir, tumbuh kehidupan dan kemakmuran bagi rakyat.

30 Oktober 2025 Selengkapnya

Berita Balai
Koordinasi Sistem Informasi Hidrologi Hidrometorologi dan Hidrogeologi Provnsi Lampung
Koordinasi Sistem Informasi Hidrologi Hidrometorologi dan Hidrogeologi Provnsi Lampung

 

 

Pada hari Selasa, 21 Oktober 2025, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Koordinasi Sistem Informasi Hidrologi, Hidrometeorologi, dan Hidrogeologi Provinsi Lampung.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari ditetapkannya Peraturan Gubernur Lampung Nomor 17 Tahun 2025 tentang Kebijakan Pengelolaan Sistem Informasi Hidrologi, Hidrometeorologi, dan Hidrogeologi (SIH3).

Rapat dihadiri oleh berbagai instansi terkait, yaitu BMKG Stasiun Klimatologi Lampung,Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung,Dinas Komunikasi, Informatika,Statistik Provinsi Lampung,Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Lampung dan Bappeda Provinsi Lampung.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi data dan informasi sumber daya air lintas sektor untuk mendukung perencanaan dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di Provinsi Lampung.

27 Oktober 2025 Selengkapnya

Berita Balai
Pentingnya Swasembada Pangan : Mendorong Pertumbuhan Sektor Pertanian Yang Menjadi Tulang Punggung Ekonomi Di Indonesia
Pentingnya Swasembada Pangan : Mendorong Pertumbuhan Sektor Pertanian Yang Menjadi Tulang Punggung Ekonomi Di Indonesia

 

 

Mewujudkan Swasembada Pangan untuk Kemandirian Bangsa Indonesia
Melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Produksi Padi dan Jagung Nasional, pemerintah berkomitmen memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Upaya ini mencakup peningkatan infrastruktur irigasi, optimalisasi lahan pertanian, serta pendampingan bagi petani agar produktivitas semakin meningkat.
Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, diharapkan Indonesia mampu mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan, demi kesejahteraan rakyat dan kedaulatan bangsa Indonesia.

Fokus: Inpres No. 2 Tahun 2025

Instruksi Presiden tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk mendukung swasembada pangan.
Inpres ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dengan fokus pada revitalisasi dan pemeliharaan jaringan irigasi yang mencakup saluran, bangunan, dan bangunan pelengkapnya seperti pintu air, tanggul, embung, dan lain-lain.

27 Oktober 2025 Selengkapnya

Berita Balai
Kegiatan Inpres 2/2025: Percepatan Irigasi Wujudkan Swasembada Pangan
Kegiatan Inpres 2/2025: Percepatan Irigasi Wujudkan Swasembada Pangan

 

Pembangunan jaringan irigasi oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung terus menunjukkan hasil nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Melalui pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi, aliran air kini mampu menjangkau hingga ke pelosok lahan pertanian di berbagai wilayah Lampung.

Salah satu contoh keberhasilan dapat dilihat di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan. Sebelum adanya pembangunan jaringan irigasi, para petani di daerah ini hanya mampu menanam padi dua kali dalam setahun karena keterbatasan pasokan air.
Kini, setelah proyek irigasi selesai dibangun, para petani dapat melakukan tiga kali musim tanam dalam setahun, sehingga produktivitas pertanian meningkat secara signifikan.

Peningkatan hasil panen tersebut berdampak langsung terhadap pendapatan dan kesejahteraan masyarakat petani.
Rasa syukur dan semangat baru pun mengalir di tengah warga Desa Palas Aji, yang kini merasakan manfaat nyata dari pembangunan infrastruktur irigasi oleh BBWS Mesuji Sekampung.

27 Oktober 2025 Selengkapnya

Berita Balai
Kunjungan Lapangan Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI)
Kunjungan Lapangan Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI)

 

 

BPK-RI Audit KINERJA BBWS.Mesuji Sekampung
_(1 s/d 12 Oktober 2025)_

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) melakukan Pemeriksaan Kinerja atas Pengembangan dan Pengelolaan Irigasi Permukaan dan Rawa Guna Mendukung Ketahanan Pangan Tahun 2023 s/d Semester I Tahun 2025 Pada BBWS.Mesuji Sekampung.

Pemeriksaan dilakukan diwilayah Kegiatan TA. 2023-2025 pada kegiatan Satker PJPA- Satker OP.
Tim pemeriksa BPK-RI Bayu Pramono.S dan Tim yang didampingi PPK OP 2 (MF.Nur Yuniar); Kabid.PJPA (Surendro), melakukan pemeriksaan di:
- DIR. Mesuji
- DIR. Rawa Jitu
- DI. Bumi Agung
- DI.Way Umpu
- DI. Sekampung Sistem
- DI. Curub
- DI. Jepara
- Kegiatan TPOP


Selama Audit Tim BPK-RI melakukan wawancara langsung dengan para penerima Manfaat (P3A/GP3A/Gapoktan) disemua wilayah layanan pekerjaan yg sdh dilakukan BBWS.Mesuji Sekampung.

27 Oktober 2025 Selengkapnya

Berita Balai
Kunjungan Lapangan Bendung Gerak Jabung: Pastikan Manfaat untuk Petani Lampung
Kunjungan Lapangan Bendung Gerak Jabung: Pastikan Manfaat untuk Petani Lampung

 

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, bersama Kasubdit Operasi dan Pemeliharaan Irigasi, LM. Bakti, melakukan kunjungan lapangan ke Bendung Gerak Jabung, Kabupaten Lampung Timur, pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kesiapan Bendung Gerak Jabung sebagai bagian dari sistem Daerah Aliran Sungai (DAS) Sekampung yang mendukung program ketahanan pangan di Provinsi Lampung.

Bendung Gerak Jabung terletak di wilayah hilir DAS Sekampung, berjarak sekitar 65,6 kilometer dari muara Sungai Way Sekampung. Sementara di bagian hulunya terdapat Bendungan Margatiga, yang berjarak 71,4 kilometer melalui alur sungai.

Dibangun dan diselesaikan pada akhir tahun 2016, Bendung Gerak Jabung memiliki fungsi strategis dalam mengairi lahan pertanian seluas 5.638 hektare di wilayah Kabupaten Lampung Timur.

Tujuan dalam kunjungan lapangan ini meninjau kesiapan bendung gerak jabung yang termasuk dalam DAS sekampung sistem menuju ketahanan pangan di Lampung.

27 Oktober 2025 Selengkapnya

Berita Balai
Mengenal Jaringan Irigasi : Menuju Swasembada Pangan
Mengenal Jaringan Irigasi : Menuju Swasembada Pangan

 

 

Jaringan Irigasi

Jaringan irigasi adalah sistem saluran, bangunan, dan bangunan pelengkap lainnya yang berfungsi untuk menyediakan, membagikan, dan mengalirkan air dari sumbernya (seperti sungai atau waduk) ke lahan pertanian, sehingga mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan.
Catatan: irigasi adalah penunjang penting untuk ketahanan pangan.

Jenis Sistem Jaringan Irigasi

  1. Irigasi Primer
    Saluran utama dalam sistem irigasi yang mengalirkan air dalam jumlah besar dari sumber air (waduk/sungai) ke jaringan yang lebih kecil (sekunder dan tersier) untuk menyuplai area pertanian yang luas.
    Fungsi: mengangkut air dalam jumlah besar untuk menyuplai beberapa daerah atau wilayah besar.
  2. Irigasi Sekunder
    Bagian sistem irigasi yang mengalirkan air dari saluran primer (induk) ke saluran tersier dan petak-petak tersier yang dilayani, termasuk saluran pembuang.
    Fungsi: menyebarkan air ke beberapa unit yang lebih kecil dan lebih spesifik, biasanya untuk beberapa desa atau kawasan pertanian.
  3. Irigasi Tersier
    Sistem saluran pembawa air irigasi yang mendistribusikan air dari saluran sekunder ke petak-petak sawah melalui saluran tersier, saluran kuarter, boks tersier, dan bangunan pelengkap lainnya di petak tersier yang lebih kecil.
    Fungsi: mengalirkan air dari jaringan sekunder ke petak-petak sawah atau kebun yang lebih kecil.

Fungsi Utama Irigasi

  • Menyediakan air untuk tanaman.
  • Mengatasi kekeringan.
  • Mengendalikan kesuburan tanah.
  • Menjaga kualitas hasil pertanian.

Fakta

Indonesia punya lebih dari 7 juta hektar lahan pertanian yang bergantung pada irigasi.
Slogan: Swasembada pangan menuju ketahanan pangan.

 

27 Oktober 2025 Selengkapnya

Berita Balai
Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Pengaman Pantai Lampung Selatan
Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Pengaman Pantai Lampung Selatan

 

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, melakukan kunjungan lapangan pada Kamis, 24 September 2025.
Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) untuk memastikan peningkatan progres pembangunan pengaman pantai di wilayah Lampung Selatan.

Dalam kunjungannya, Elroy Koyari meninjau langsung pelaksanaan pekerjaan pengaman pantai di Pantai Kalianda, yang mencakup area Pantai Canti dan Pantai Banding.
Beliau menyampaikan bahwa progres pekerjaan saat ini telah mencapai 8,2%, dan mendorong seluruh pihak untuk mempercepat penyelesaian agar proyek dapat rampung sebelum akhir November 2025.

27 Oktober 2025 Selengkapnya