Berita Terkini

Informasi Terkini Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung

Kilas Pengumuman :
BBWS Mesuji Sekampung Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan PKS Dengan Ketua P3A Untuk Pelaksanaan P3-TGAI Tahun 2026
Post
30 Juni 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan PKS Dengan Ketua P3A Untuk Pelaksanaan P3-TGAI Tahun 2026

Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung menggelar penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Ketua P3A untuk pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Grand Mercure, Senin (29/6) dan dihadiri Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, beserta jajaran. Hadir pula perwakilan Komisi V DPR RI, para lurah, kepala desa, dan Ketua P3A dari berbagai daerah di Lampung dengan total 805 peserta. Elroy Koyari mengatakan, pada tahun 2026 Program P3-TGAI di Provinsi Lampung akan dilaksanakan pada 432 lokasi yang tersebar di 14 kabupaten/kota. P3-TGAI merupakan salah program yang melibatkan masyarakat dalam pembangunan dan pengelolaan jaringan irigasi. P3A, GP3A, IP3A, maupun Induk P3A diberikan kepercayaan melaksanakan kegiatan secara swakelola dari tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan, hingga selesai. Dalam setiap tahapan itu, akan turut didampingi oleh Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), dan seluruh pelaksanaan kegiatan harus berpedoman pada Petunjuk Teknis P3-TGAI yang berlaku. Kepala BBWS Mesuji Sekampung menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada P3A harus dijaga melalui pelaksanaan kegiatan yang transparan, akuntabel, tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran. Maka penandatanganan Pakta Integritas dan PKS ini bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan wujud komitmen bersama untuk melaksanakan Program P3-TGAI dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan profesionalisme. Keberhasilan Program P3-TGAI tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik semata, tetapi juga dari tumbuhnya rasa memiliki, semangat gotong royong, dan kemampuan masyarakat dalam mengelola jaringan irigasi secara berkelanjutan. (Pan)
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Gelar Penandatanganan Kerja Sama dan Pelatihan Tenaga Pendamping Masyarakat P3-TGAI Tahun 2026
Post
29 Juni 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Gelar Penandatanganan Kerja Sama dan Pelatihan Tenaga Pendamping Masyarakat P3-TGAI Tahun 2026

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menggelar kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Pelatihan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Bel Hotel Bandar Lampung pada Rabu, 24 Juni 2026 ini dihadiri Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari beserta seluruh TPM yang telah lulus seleksi. Kegiatan ini juga diisi dengan pelatihan bagi TPM guna meningkatkan pemahaman mengenai kebijakan, mekanisme, serta petunjuk teknis pelaksanaan Program P3-TGAI. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya secara menyeluruh, mulai dari tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan. Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diingatkan untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pendampingan di lapangan. P3-TGAI merupakan salah satu program strategis Kementerian PU yang bertujuan meningkatkan kinerja jaringan irigasi tersier melalui pemberdayaan masyarakat petani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A), maupun Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A). Program P3-TGAI Tahun 2026 akan dilaksanakan di 432 lokasi yang tersebar pada 14 kabupaten/kota se-Lampung secara swakelola. Keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh kualitas pekerjaan fisik yang dihasilkan, tetapi juga oleh efektivitas pendampingan kepada masyarakat. Oleh karena itu, Tenaga Pendamping Masyarakat memiliki peran yang sangat strategis sebagai ujung tombak program dalam mendampingi P3A, GP3A, maupun IP3A pada setiap tahapan pelaksanaan kegiatan. (Pan) 
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Gelar Rakor Antisipasi Fenomena El Nino 2026, Gandeng Pemprov Lampung dan Pemda 15 Kabupaten/Kota
Post
26 Juni 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Gelar Rakor Antisipasi Fenomena El Nino 2026, Gandeng Pemprov Lampung dan Pemda 15 Kabupaten/Kota

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Antisipasi Fenomena El Nino Tahun 2026 di Aula Batutegi, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini diikuti perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung serta 15 pemerintah kabupaten/kota, dan juga terhubung secara daring melalui Zoom Meeting. Rakor dipimpin oleh Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari. Kegiatan ini bertujuan merumuskan langkah-langkah konkret dalam penanganan dan peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kekeringan yang ditimbulkan oleh fenomena El Nino. Selain menyamakan persepsi terkait upaya mitigasi bencana, juga dilakukan sinkronisasi data dan informasi agar langkah antisipasi dapat dilakukan secara terpadu, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Sejumlah instansi turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta BMKG Provinsi Lampung dan OPD terkait dari tingkat Kabupaten/Kota. Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi dampak El Nino, sehingga risiko kekeringan dapat diminimalkan dan ketersediaan air bagi masyarakat tetap terjaga. *
Baca Selengkapnya
Perbaikan Irigasi Gantung Rawajitu Rampung 100 Persen, Air Kembali Mengalir Hingga ke Ujung Persawahan
Post
23 Juni 2026 Admin

Perbaikan Irigasi Gantung Rawajitu Rampung 100 Persen, Air Kembali Mengalir Hingga ke Ujung Persawahan

Perbaikan saluran irigasi gantung di Daerah Irigasi Rawajitu, Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang, telah rampung 100 persen di awal Juni 2026. Setelah proses perbaikan yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan, seluruh titik saluran yang mengalami kerusakan berhasil diperbaiki dan kini kembali berfungsi optimal dalam mengalirkan air ke area pertanian. Dari data BBWS Mesuji Sekampung, total panjang saluran yang telah ditangani mencapai 3.410 meter. Terdiri dari 2.998 meter pekerjaan perapian dan 412 meter pekerjaan perbaikan konstruksi. Untuk mempercepat proses pengerjaan, Tim BBWS Mesuji Sekampung membagi pekerjaan ke dalam lima zona yang dikerjakan secara bersamaan. Guna memastikan seluruh saluran berfungsi dengan baik, tim teknis juga telah melakukan uji aliran atau running test pada setiap zona. Hasilnya, air dari rumah pompa dapat mengalir dengan debit yang besar hingga ke area persawahan warga, sehingga siap dimanfaatkan oleh para petani untuk mendukung aktivitas pertanian. Di sisi lain, Tim Operasi dan Pemeliharaan BBWS Mesuji Sekampung juga telah merampungkan pekerjaan normalisasi Saluran Pembuangan Primer atau SPP IPIL Rawajitu yang menjadi sumber pasokan air bagi saluran irigasi gantung. Pekerjaan normalisasi tersebut mencapai 10,2 kilometer yang berada di tiga desa, yakni Desa Wono Agung dan Desa Bumi Ratu di Kabupaten Tulang Bawang, serta Desa Bandar Anom di Kabupaten Mesuji. Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari mengatakan rampungnya perbaikan ini menjadi wujud komitmen Kementerian Pekerjaan Umum khususnya Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui BBWS Mesuji Sekampung dalam menjaga kelancaran sistem irigasi bagi para petani di Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang. “Dengan kembali berfungsinya saluran irigasi secara optimal, produktivitas pertanian diharapkan terus meningkat dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya. Rampungnya perbaikan irigasi gantung ini mendapat respons positif dari warga dan petani di Rawajitu. Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sukatani, Suwarno, mengatakan bahwa keluhan masyarakat terkait kerusakan irigasi tersebut mendapat perhatian langsung dari BBWS Mesuji Sekampung. “Sebelumnya ada beberapa titik yang kondisinya rusak. Hal ini mendorong BBWS untuk segera memperbaiki bagian-bagian yang bocor. Kemarin saat uji coba di titik T15, ada dua jalur yang dialiri air dan alirannya sudah sampai ke ujung saluran irigasi,” kata Suwarno. Hal senada disampaikan Ketua P3A Tirta Lancar, Misranto. Ia berharap rampungnya perbaikan irigasi ini dapat memberikan manfaat bagi para petani dalam mengelola kebutuhan air sawah sehingga mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian. “Alhamdulillah perbaikannya sudah rampung. Harapan kami, saluran beton ini dapat bermanfaat bagi para petani sehingga aliran air menjadi lebih lancar,” ujarnya. Sementara itu, Camat Rawajitu Selatan, Sugianto, mengatakan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang sangat mengapresiasi pelaksanaan program perbaikan irigasi gantung di wilayah Rawajitu. Menurutnya, program tersebut sangat penting karena air merupakan sumber kehidupan, terutama bagi petani dalam mengelola lahan pertanian dan meningkatkan hasil panen. Namun, ia juga berpesan agar saluran yang telah diperbaiki dapat dijaga dan dipelihara bersama sehingga infrastruktur tersebut tetap berfungsi dengan baik dalam jangka waktu yang panjang. “Kebutuhan air sangat penting bagi para petani. Karena itu, bangunan yang sudah diperbaiki ini harus dipelihara dan dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang lama,” tandasnya. (Pan)
Baca Selengkapnya
Gerak Cepat BBWS Mesuji Sekampung dan PT Brantas Abipraya Perbaiki Saluran Irigasi Way Gemol Tulang Bawang Barat
Post
12 Juni 2026 Admin

Gerak Cepat BBWS Mesuji Sekampung dan PT Brantas Abipraya Perbaiki Saluran Irigasi Way Gemol Tulang Bawang Barat

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung bergerak cepat melakukan perbaikan saluran irigasi Daerah Irigasi (DI) Way Gemol di Desa Gedung Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Peninjauan lokasi dilakukan pada Kamis (11/6/2026) dan dipimpin Kepala Satker Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) BBWS Mesuji Sekampung, Arie Bayu Purnomo, bersama pihak PT Brantas Abipraya. Dari hasil peninjauan, ditemukan sejumlah konstruksi U-Ditch beton bergeser bahkan terguling dari posisi semula akibat luapan air saat hujan deras. Menindaklanjuti kondisi tersebut, PT Brantas Abipraya selaku kontraktor pelaksana langsung melakukan perbaikan dengan menurunkan alat berat dan tenaga kerja ke lokasi. SEM Proyek PT Brantas Abipraya, Nadil, mengatakan pekerjaan tersebut merupakan bagian dari proyek Inpres Tahap III Tahun 2025 yang masih berada dalam masa pemeliharaan. Karena itu, proses perbaikan langsung dimulai dan ditargetkan selesai dalam waktu tujuh hari. "Perbaikan langsung kami mulai hari ini. Untuk alatnya satu unit excavator kami datangkan untuk mengangkat U-Ditch dan 10 pekerja sudah dj lokasi. Insyaallah dalam tujuh hari pekerjaan dapat diselesaikan," ujarnya. Menurut Nadil, kerusakan terjadi karena luapan air yang tidak lagi tertampung sehingga menyebabkan bagian U-Ditch bergeser. Untuk mencegah kejadian serupa, pondasi atau dudukan U-Ditch akan diperkuat dan diperbaiki sesuai kondisi lapangan. Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker PJPA BBWS Mesuji Sekampung, Fudi Firmantoro, mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi kerusakan dan menentukan langkah rehabilitasi yang tepat. "Hari ini kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan dan akan terus melakukan monitoring selama proses perbaikan berlangsung oleh pihak Brantas," katanya. Ia menambahkan, hasil peninjauan juga menjadi dasar penyusunan metode rehabilitasi agar perbaikan lebih optimal dan saluran dapat berfungsi dengan baik dalam jangka panjang. "Perbaikan kami percepat untuk mengantisipasi musim tanam berikutnya. Setelah pekerjaan selesai, kami pastikan saluran ini dapat kembali berfungsi normal dalam mengalirkan air ke lahan pertanian," tutupnya. Perbaikan tersebut diharapkan dapat mengembalikan fungsi optimal saluran irigasi Way Gemol dalam mendukung kebutuhan air bagi lahan pertanian di Kabupaten Tulang Bawang Barat. (Pan)
Baca Selengkapnya
UPT Kementerian PU se-Provinsi Lampung Peringati Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Nilai Persatuan Bangsa
Post
02 Juni 2026 Admin

UPT Kementerian PU se-Provinsi Lampung Peringati Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Nilai Persatuan Bangsa

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pekerjaan Umum di Provinsi Lampung menggelar upacara bendera pada Senin, 1 Juni 2026. Upacara yang berlangsung di Lapangan Tirta Wiguna, BBWS Mesuji Sekampung, tersebut diikuti ratusan pegawai Kementerian PU dari berbagai UPT di Lampung. Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema ini menegaskan pentingnya Pancasila sebagai pemersatu bangsa sekaligus landasan Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dan harmoni di tengah masyarakat yang majemuk. UPT yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Lampung, Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Lampung, serta Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Lampung. Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi momentum bagi seluruh pegawai untuk memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Melalui peringatan ini, diharapkan seluruh insan Kementerian PU semakin memperkokoh semangat persatuan, integritas dan menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. (Pan) 
Baca Selengkapnya
KONI Pusat Tinjau Bendungan Way Sekampung untuk Persiapan PON 2032, BBWS Siap Mendukung
Post
29 Mei 2026 Admin

KONI Pusat Tinjau Bendungan Way Sekampung untuk Persiapan PON 2032, BBWS Siap Mendukung

  Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, menghadiri kegiatan visitasi Tim KONI Pusat di Bendungan Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu. Visitasi ini dilakukan untuk mengecek lokasi waduk bendungan yang direncanakan sebagai venue pertandingan cabor Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan digelar tahun 2032 mendatang. Peninjauan ini juga berbarengan dengan persiapan pengembangan objek wisata air di area waduk bendungan bersama Wakil Bupati Pringsewu, Umi Laila dan jajaran Polres Pringsewu. BBWS Mesuji Sekampung menyambut dan mendukung rencana KONI Pusat yang akan menjadikan waduk Bendungan Way Sekampung sebagai lokasi pertandingan cabang olahraga PON. Namun, bendungan ini merupakan aset vital milik negara yang memiliki peran penting dalam penyediaan air baku dan irigasi. Maka rencana penggunaan waduk untuk kegiatan olahraga harus melalui kajian serta perizinan dari Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum. Selanjutnya, Komisi Keamanan Bendungan akan melakukan kajian terkait aspek keamanan, elevasi air, serta ketersediaan air di bendungan agar tetap terjaga dalam melayani kebutuhan masyarakat. Untuk rencana pengembangan objek wisata di sekitar waduk juga harus melalui perizinan Ditjen SDA, sehingga kegiatannya tidak mengganggu fungsi utama bendungan. (Pan)
Baca Selengkapnya
Plt Direktur Irigasi dan Rawa Ditjen SDA Kementerian PU Hadiri Rakor Peningkatan Produksi Pangan Provinsi Lampung
Post
29 Mei 2026 Admin

Plt Direktur Irigasi dan Rawa Ditjen SDA Kementerian PU Hadiri Rakor Peningkatan Produksi Pangan Provinsi Lampung

Plt Direktur Irigasi dan Rawa Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum, Dedi Yudha Lesmana, menghadiri rapat koordinasi peningkatan produksi pangan di Gedung Pusiban, Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Selasa (26/5/2026). Rapat tersebut turut dihadiri Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, beserta jajaran dan dibuka langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Dalam paparannya, Dedi Yudha Lesmana menyampaikan berdasarkan data IGT Maret 2026, Provinsi Lampung memiliki 865 daerah irigasi dengan total luas mencapai 180.096 hektare. Terdiri dari 12 daerah irigasi kewenangan pusat, 19 kewenangan provinsi, dan 834 kewenangan kabupaten/kota. Sementara untuk daerah irigasi rawa (DIR), terdapat 4 DIR kewenangan pusat, 1 DIR kewenangan provinsi, dan 87 DIR kewenangan kabupaten/kota. Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Lampung terus berupaya meningkatkan produksi pangan yang didukung jaringan irigasi andal dan berkelanjutan. Pada 2024, hasil panen gabah Lampung mencapai 2,79 juta ton gabah kering giling (GKG). Pada 2025 naik 16,53 persen menjadi 3,25 juta ton GKG. Dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan, Ditjen SDA melalui BBWS Mesuji Sekampung terus berkolaborasi dengan seluruh instansi dan pemangku kepentingan di Provinsi Lampung. Empat program utama yang dilaksanakan dalam peningkatan produksi beras nasional yaitu rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), rehabilitasi jaringan tersier melalui program P3TGAI, serta pembangunan jaringan irigasi baru. Terkait kebutuhan air tahun 2026, khususnya menghadapi potensi El Nino, BBWS Mesuji Sekampung akan mengoptimalkan penyaluran air dari sejumlah bendungan di Lampung. Di antaranya Bendungan Batutegi, Bendungan Way Sekampung, Bendungan Margatiga, Bendungan Way Rarem, dan Bendungan Way Jepara. (Pan)
Baca Selengkapnya
Perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, BBWS Mesuji Sekampung Salurkan 10 Hewan Kurban
Post
29 Mei 2026 Admin

Perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, BBWS Mesuji Sekampung Salurkan 10 Hewan Kurban

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melaksanakan pemotongan hewan kurban dalam rangka perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026). Sebanyak 10 ekor sapi kurban dipotong dalam kegiatan yang digelar di halaman Kantor BBWS Mesuji Sekampung. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, beserta jajaran pegawai. Dalam sambutannya, Elroy Koyari berharap proses pemotongan hingga pembagian daging kurban dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar lingkungan kantor. Ia juga menegaskan agar penyaluran daging kurban diprioritaskan kepada warga yang benar-benar membutuhkan, sehingga nilai kebersamaan dan kepedulian sosial dalam perayaan Iduladha dapat dirasakan secara luas. Proses pemotongan hewan kurban dilakukan oleh panitia yang terdiri dari pegawai BBWS Mesuji Sekampung bersama warga sekitar secara gotong royong. Kegiatan kurban ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial BBWS Mesuji Sekampung kepada masyarakat. Selain mempererat tali silaturahmi antara pegawai dan warga, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbagi dan kebersamaan dalam momentum Hari Raya Iduladha. (Pan)
Baca Selengkapnya
Direktur Bina OP Ditjen Kementerian PU Tinjau Penanganan Sungai Rawan Banjir di Bandar Lampung
Post
25 Mei 2026 Admin

Direktur Bina OP Ditjen Kementerian PU Tinjau Penanganan Sungai Rawan Banjir di Bandar Lampung

Direktur Bina Operasional dan Pemeliharaan (OP) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum, A. Adi Umar Dani, meninjau sejumlah sungai rawan banjir di Kota Bandar Lampung, Minggu (10/5/2026). Peninjauan tersebut didampingi Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, beserta jajaran dengan meninjau beberapa titik yang menjadi fokus penanganan banjir. Lokasi pertama yang dikunjungi yakni kegiatan normalisasi Sungai Way Lunik di Jalan KH Mochammad Salim, Telukbetung Selatan. Di lokasi ini, Tim OP BBWS Mesuji Sekampung menurunkan alat berat untuk mengeruk sedimentasi yang telah banyak menumpuk di badan sungai. Rombongan kemudian bergerak menuju sungai di samping RSUD Abdul Moeloek, Tanjungkarang Pusat yang dipadati kawasan pemukiman warga. Selanjutnya, rombongan meninjau sungai di dekat Perumahan Arinda Permai, Kecamatan Tanjung Senang. Di lokasi ini telah dibangun tanggul sungai baru di dua titik, salah satunya berada di pertemuan dua aliran sungai yang selama ini kerap meluap saat hujan deras. Peninjauan di lokasi tersebut juga dihadiri jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung, di antaranya Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wilson Faisol, beserta jajaran terkait. Melalui peninjauan ini, Direktorat Jenderal SDA Kementerian PU terus memperkuat upaya mitigasi banjir. Sebelumnya, Ditjen SDA juga telah mengalokasikan anggaran Rp5 miliar untuk penyusunan master plan dan DED penanganan banjir di Bandar Lampung sebagai langkah strategis dalam penanganan banjir secara terpadu. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem pengendalian banjir sekaligus meningkatkan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dengan lebih efektif dan berkelanjutan. *
Baca Selengkapnya
BBWS Mesuji Sekampung Lakukan Running Test Aliran Air Irigasi Gantung Mesuji-Tulang Bawang
Post
25 Mei 2026 Admin

BBWS Mesuji Sekampung Lakukan Running Test Aliran Air Irigasi Gantung Mesuji-Tulang Bawang

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melaksanakan running test saluran irigasi gantung di Daerah Irigasi Rawajitu, Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang. Running test dilakukan dari rumah pompa titik B11 Zona 1 di Desa Wono Agung untuk melihat hasil perbaikan saluran irigasi gantung yang telah berjalan selama dua pekan. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, beserta jajaran dari satuan kerja terkait, Sabtu, 23 Mei 2026. Hasilnya, air dapat mengalir lancar menuju area persawahan melalui jaringan verosemen. Air yang dipompa dari SPP Rawajitu bahkan mampu mencapai ujung saluran irigasi yang berjarak sekitar 1.200 meter dengan debit yang cukup besar. Rombongan juga turun langsung memantau hingga ke ujung saluran untuk memastikan aliran air berjalan lancar tanpa kendala. Running test ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk memfungsikan seluruh trase irigasi gantung guna mendukung sektor pertanian di wilayah tersebut. Sementara sejumlah titik saluran yang rusak masih terus diperbaiki oleh tim BBWS Mesuji Sekampung bersama para pekerja dan ditargetkan segera rampung. Dalam peninjauan tersebut, Elroy Koyari juga memberikan arahan teknis agar proses perbaikan bisa lebih cepat. Ia juga meminta tim di lapangan harus memastikan kualitas perbaikannya baik dan layak digunakan. BBWS Mesuji Sekampung sebagai UPT Kementerian Pekerjaan Umum berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan irigasi dan mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan air sawah demi mendukung produktivitas petani di Provinsi Lampung. *
Baca Selengkapnya
Direktur Bina OP Ditjen SDA Kementerian PU Tinjau Langsung Perbaikan Irigasi Gantung di Mesuji Tulang Bawang
Post
11 Mei 2026 Admin

Direktur Bina OP Ditjen SDA Kementerian PU Tinjau Langsung Perbaikan Irigasi Gantung di Mesuji Tulang Bawang

Direktur Bina Operasional dan Pemeliharaan (OP) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum, A. Adi Umar Dani, meninjau langsung kondisi irigasi gantung di Daerah Irigasi Rawajitu, Mesuji–Tulang Bawang, Sabtu (9/5/2026). Direktur Bina OP melihat proses perbaikan di sejumlah titik irigasi didampingi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Elroy Koyari. Termasuk meninjau kondisi pompa air serta saluran pembuang primer (SPP) Rawajitu yang saat ini sedang dinormalisasi. Adi Umar Dani mengatakan, jaringan irigasi gantung di Mesuji-Tulang Bawang ini dibangun pada periode 2020 hingga 2023. Saat ini beberapa bagian saluran yang rusak sedang dalam perbaikan oleh tim BBWS Mesuji Sekampung. “Kami hadir di sini untuk memastikan perbaikan ini segera dilaksanakan. Dan saat ini Balai juga sudah bergerak melakukan perbaikan,” ujarnya. Untuk mempercepat proses pekerjaan, Adi Umar Dani meminta jumlah tenaga kerja ditambah. “Saya menginstruksikan penambahan tenaga kerja agar perbaikan lebih cepat selesai. Harapan kami, dalam waktu paling lambat dua minggu, beberapa sektor sudah selesai dan dapat kembali berfungsi,” jelasnya. Ia juga menegaskan komitmen Kementerian PU untuk memastikan infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani di Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang. Tak hanya fokus pada jaringan irigasi gantung, pihaknya juga akan melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap pompa-pompa air yang kinerjanya belum optimal. “Permasalahannya ternyata bukan hanya pada jaringan, tetapi juga pada pompa air yang sudah dibangun. Nanti akan kami analisis kembali apa saja yang perlu dioptimalkan agar biaya operasional pompa bisa lebih efisien dan manfaatnya bagi petani lebih maksimal,” tambahnya. Untuk memastikan pasokan air tetap tersedia bagi area persawahan, saat ini juga tengah dilakukan normalisasi saluran sepanjang 10,2 kilometer. Normalisasi tersebut mencakup tiga desa, yakni Desa Wono Agung dan Desa Bumi Ratu di Tulang Bawang, serta Desa Bandar Anom di Mesuji. “Di saluran primer saat ini sedang dilakukan pembersihan, tujuannya agar debit air yang tersedia untuk lahan petani bisa lebih maksimal,” tutupnya. Dengan percepatan perbaikan dan normalisasi, Kementerian PU berharap jaringan irigasi gantung dapat kembali berfungsi maksimal, sehingga distribusi air ke lahan pertanian tetap terjaga guna mendukung sektor pertanian di wilayah Lampung. (*)
Baca Selengkapnya