body { background: #dedede; font-family: Arial, sans-serif; color: #404042; -webkit-font-smoothing: antialiased; } #container { padding: 0 15px; margin: 10px auto; backgrou"> Balai Wilayah Sungai Maluku Utara
Slide 1

Berita Balai Wilayah Sungai Maluku Utara


Foto

Senin, 20 Oktober 2025

Bendung Sangowo di Pulau Morotai Sedang Dibangun, Dorong Produktivitas Pertanian di Pulau Morotai

Morotai — Pembangunan Bendung Sangowo di Kabupaten Pulau Morotai kini memasuki tahap konstruksi. Proyek yang menjadi bagian dari upaya swasembada pangan di wilayah Kabupaten Pulau Morotai. Pembangunan bendung tersebut dirancang untuk ...

Foto

Senin, 20 Oktober 2025

Langkah Baru Petani Maluku Utara: P3TGAI Tahap II 2025 Siap Mengalirkan Harapan ke Sawah-Sawah

Keberlanjutan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) kembali menjadi fokus utama Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara di tahun anggaran 2025. Memasuki Tahap II pelaksanaan program, upaya ini diharapkan mampu memper...

Foto

Senin, 20 Oktober 2025

Dari Kabupaten Pulau Morotai hingga Kota Tidore Kepulauan: 83 Kelompok Petani dari 6 Kabupaten/Kota Merasakan Manfaat P3TGAI Tahap I 2025  

  Ternate — Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Maluku Utara terus menunjukkan hasil nyata dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung pemberdayaan masyarakat petani. Pada pelaksanaan Tahap I Tah...

Foto

Sabtu, 18 Oktober 2025

Seperti 660 Lapangan Bola Yang Dipenuhi Pemain, Lahan-lahan Itu Kini Kembali Dipenuhi Sawah-Sawah

Seperti 660 Lapangan Bola Yang Dipenuhi Pemain, Lahan-lahan Itu Kini Kembali Dipenuhi Sawah-SawahBayangkan sebuah padang hijau seluas 660 lapangan bola. Itulah gambaran nyata dari lahan pertanian yang kini kembali berfungsi berkat program P...

Foto

Jumat, 17 Oktober 2025

P3TGAI Bukan Hanya Proyek, Tapi Tentang Harapan dari Desa yang Selalu Mengalir

    Wonosari, Halmahera Utara — Di tengah hamparan sawah yang mulai menghijau, senyum Ibu Sumiem merekah. Udara pagi masih lembap, dan genangan air di petak sawah memantulkan langit kelabu. Di kejauhan, beberapa petani sud...