Berita Balai,
03 March 2026
<div>Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, didampingi Kepala BBWS Bengawan Solo, Gatut Bayuadji beserta jajaran, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali, serta BBWS Brantas, melakukan peninjauan kesiapan Jalan Pantura, Jawa Timur, dalam menghadapi arus mudik 2026 pada Minggu, 1 Maret 2026.<br><br></div><div> Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan infrastruktur secara menyeluruh, mencakup kondisi fisik jalan, kelengkapan fasilitas pendukung, hingga sistem penunjang keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Selain itu, perhatian juga difokuskan pada kesiapan langkah mitigasi terhadap potensi gangguan, termasuk genangan dan luapan air di sejumlah titik. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan perjalanan mudik yang aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat.<br><br></div><div> Melalui kolaborasi antara Balai Jalan dan Balai Sungai, disiapkan pompa air guna mempercepat surutnya genangan dengan target penanganan maksimal tidak lebih dari satu jam agar arus lalu lintas tetap terjaga. Di samping itu, dilakukan normalisasi sungai serta pemasangan geobag dan sandbag untuk menahan potensi luapan air, sehingga Jalan Nasional tetap aman dan terlindungi dari limpasan sungai maupun luapan saluran di sekitarnya.<br><br></div><div>Mitigasi dan Penanganan Darurat Bencana Banjir<br><br></div><ol><li>Normalisasi sungai di Kabupaten Lamongan </li><li>Pemasangan <em>geobag </em>di Kabupaten Tuban</li><li>Pembuatan dan peninggian tanggul menggunakan <em>sandbag </em>di Kabupaten Lamongan </li><li>Siaga mobile pump di lokasi rawan banjir</li><li><em>Walkthrough </em>titik rawan banjir di Jalan Nasional Tuban - Babat </li><li>Pengoperasian pompa mobile pump di Kabupaten Gresik<br><br></li></ol><div>Dalam rangka mengantisipasi titik-titik rawan banjir di jalan nasional, saya sudah menginstuksikan untuk dibuat posko bersama antara Balai Jalan dan Balai Sungai. Nantinya, tim Balai Sungai akan bawa pompa-pompanya. Begitu banjir, kita upayakan agar pompa digunakan tidak lebih dari satu jam, agar arus lalu lintas tidak banyak terganggu. <br><br></div><div> Selain itu, Balai Sungai juga akan melakukan normalisasi sungai serta memasang geobag maupun sandbag di titik-titik yang membutuhkan sebagai langkah pengamanan tambahan. Seandainya pun harus terjadi luapan air dari sungai, parit atau dari mana pun harapannya tidak sampai menghantam Jalan Nasional.<br><br></div><div> (Menteri PU, Dody Hanggodo)<br><br></div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
25 May 2022
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyiapkan sejumlah langkah antisipasi melalui Rencana Tindak Darurat (RTD) Bendungan Songputri, Bendungan Nawangan dan Bendungan Parangjoho jika mengalami kegagalan konstruksi. Meskipun saat ini ketiga bendungan tersebut dalam kondisi normal, tetap harus dilakukan monitoring secara terus menerus. Kegiatan Koordinasi Rencana Tindak Darurat ini dilakukan di Kantor Dinas Bupati Wonogiri, Jawa Tengah, Rabu (25/05/2022). Acara tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kegiatan koordinasi ini dihadiri oleh BBWS Bengawan Solo, Bupati Wonogiri, Setda Wonogiri, serta sejumlah Camat dan Kepala Desa. Kabid Operasi dan Pemeliharaan (O&P) SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si., dalam hal ini mewakili Kepala BBWSBS menyampaikan sesuai Peraturan Menteri PUPR Nomor 27 Tahun 2015 Pasal 2 bahwa konsepsi keamanan bendungan harus memiliki 3 pilar yang salah satunya adalah kesiapsiagaan tindak darurat. Maka dari itu pengelola bendungan harus menyusun dokumen RTD. “Dokumen RTD merupakan dokumen yang digunakan sebagai pedoman atau petunjuk yang didalamnya memuat Pengamanan Bendungan dan Penyelamatan Masyarakat serta Lingkungan, dimana dokumen ini disiapkan secara baik, cermat, dan lengkap, sehingga pada saat keadaan darurat bendungan, dapat dilakukan tindakan pencegahan secara cepat, tepat, dan efektif yang pada akhirnya dapat dicegah atau setidaknya dikurangi risiko terjadinya kegagalan bendungan,” ujarnya. Sri Wahyu mengatakan bahwa BBWS Bengawan Solo telah menyusun RTD guna menjaga keamanan bendungan dari Bendungan Songputri, Nawangan dan Parangjoho itu sendiri. “Dengan adanya acara ini, kami mengharapkan masukan dari pihak-pihak terkait guna kesempurnaan Dokumen RTD ini sehingga kegagalan bendungan dapat diminimalisir dan bendungan selalu bermanfaat banyak bagi masyarakat sekitar,” katanya. (BBWSBS/Tamara)
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
06 April 2026
<div>BBWSBS membuka rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Program P3-TGAI T.A. 2026 <br><br></div><div>Pendaftaran dibuka pada 6 April 2026<br><br></div><div>Sebelum mendaftar, pastikan #KoncoBengawan sudah cek persyaratan dan tata cara pendaftaran melalui barcode di poster atau link berikut:<br><br></div><div><a href="http://p3tgai.pu.go.id/rekrutmentpm">p3tgai.pu.go.id/rekrutmentpm<br></a><br></div><div>Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi nomor yang tercantum di postingan ini.</div><div>Mari ikut berkontribusi dalam pengelolaan air untuk negeri<br><br></div><div>Informasi lebih lanjut klik link di bawah:</div><div><a href="http://p3tgai.pu.go.id/rekrutmentpm">https://bit.ly/REKRUTMEN-TPM-P3TGAI-2026<br></a><br></div><div>Contact Person:</div><div>0822-2552-0510<br><br></div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
11 March 2026
<div>Kepala BBWSBS, Gatut Bayuadji, beserta jajaran menerima kunjungan Direktur Kepatuhan Intern, Muhammad Rizal dan pada Selasa, 10 Maret 2026. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan arahan serta berbagi pengalaman mengenai strategi dan langkah-langkah pembangunan Zona Integritas (ZI) di lingkungan BBWSBS. Motivasi juga diberikan kepada seluruh Tim Pembangunan ZI Bengawan Solo dalam proses penilaian pembangunan ZI tahun 2026.<br><br>Dalam pertemuan tersebut juga dibahas berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh BBWSBS untuk mendukung kinerja organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, salah satunya SIGab Bengawan Solo. SIGab Bengawan Solo merupakan aplikasi gabungan yang mengintegrasikan berbagai layanan dan platform informasi di lingkungan BBWSBS, sehingga layanan dan informasi dapat diakses secara terpadu dalam satu aplikasi. SIGab diharapkan dapat mendukung program nasional yaikni Portal Satu Data Indonesia. <br><br>Melalui kegiatan ini, diharapkan meningkatkan komitmen dan semangat implementasi pembangunan ZI seluruh jajaran BBWSBS, sehingga mampu mewujudkan birokrasi yang bersih, berintegritas, dan melayani serta meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).</div>
Baca Selengkapnya