Berita Balai


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Audiensi Rencana Revitalisasi Kawasan Waduk Cengklik

07 June 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) mengikuti kegiatan audiensi bersama Komunitas Peduli Waduk (KPW) Tirta Kartika di kawasan Waduk Cengklik, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (04/06/2021) malam. Audiensi terkait rencana revitalisasi Waduk Cengklik tersebut digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Waduk Cengklik tentunya memiliki banyak manfaat selain untuk obyek wisata. Namun, dilihat dari segi teknis, kondisi Waduk Cengklik cukup membahayakan. Kerena banyak warung-warung yang berdiri di area tubuh bendung. Kondisi kawasan waduk tersebut juga terdapat sekitar sekitar 700 keramba, 71 warung di badan tanggul serta aktivitas pertanian pasang surut di genangan waduk. Hal-hal tersebut menjadi faktor penyebab waduk tidak sehat. Seperti yang kita ketahui, Waduk Cengklik merupakan suatu potensi luar biasa, yang bisa mendatangkan manfaat bagi warga disekitarnya. Kendati demikian, bila tidak ada kepedulian dari seluruh warga, maka keberadaan Waduk Cengklik tidak akan berarti. Melalui sinergitas yang dibangun oleh semua stakeholders, baik pemerintah juga masyarakat, tentunya dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar. Dalam pertemuan tersebut, Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., menyampaikan bahwa dengan kegiatan sosialisasi yang baik tentunya permasalahan terkait air dapat dipecahkan bersama melalui solusi yang efektif dan tepat sasaran. “Melalui pertemuan ini kami juga berharap terbentuk pemahaman pada masyarakat bahwa tidak hanya mereka memiliki hak sebagai pengguna air, tetapi juga memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk memberikan kontribusi dalam memelihara sumber air dan lingkungan. Karena dalam proses revitalisasi nantinya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, sehingga memerlukan dukungan penuh dan kolaborasi dari berbagai pihak terkait, termasuk elemen masyarakat, agar proses dalam proses pelaksanaannya berjalan lancar,” pesannya. Sebagai tambahan informasi, Waduk Cengklik yang berlokasi di Kecamatan Ngemplak, Boyolali, dibangun oleh Pemerintah Hindia-Belanda sekitar tahun 1923-1931. Tubuh bendungan tersebut memiliki tipe urugan tanah homogen, dengan volume efektif sebesar 9,87 juta m3. Waduk cengklik juga dilengkapi dengan tiga bangunan intake, yakni intake utama berupa menara dengan dua buah pintu tipe butterfly valve, serta pintu sorong pada bagian intake kiri dan kanan. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Penanaman Pohon Untuk Konservasi Lingkungan di Arboretum Mongkrang

06 December 2021

Dalam rangka berperan aktif terhadap konservasi alam sekaligus pengembangan potensi ekonomi lokal, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rayat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA), yang dalam hal ini diwakili oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menggelar acara penanaman pohon di Arboretum Desa Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Jumat (03/12/2021). Acara penanaman pohon yang bernilai ekonomis yang dilakukan secara simbolis oleh Kepala BBWS Bengawan Solo dan pejabat di lingkungan BBWSBS tersebut diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pelaksanaan penanaman pohon yang dilakukan pada seluruh kawasan Arboretum Mongkrang dengan total 215 pohon tersebut dalam rangka memperingati Hari Bakti (Harbak) PU ke-76 tahun 2021. Varietas pohon yang ditanam dalam kegiatan tersebut beranekaragam yang beberapa diantaranya merupakan pohon alpukat dan durian. Kegiatan penanaman pohon tersebut sebagai tindak lanjut pembangunan infrastruktur kedepan yang harus menjadi perhatian yakni dengan lebih memperhatikan keberlanjutan lingkungan dengan mengikuti kaidah-kaidah green infrastruktur. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., disela kegiatan penanaman menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan bagian dari komitmen kuat Kementerian PUPR dalam rangka menciptakan pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang ramah lingkungan (environmental friendly).  “Memperingati Hari Bakti PU ke-76 BBWS Bengawan Solo melakukan penanaman pohon di Arboretum Desa Mongkrang karena kita harus merawat ekosistem yang ada dan mencintai pohon seperti kita mencintai anak cucu kita,” (BBWSBS/Fira)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan P3TGAI Provinsi Jawa Tengah

16 June 2021

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) provisi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Satuan Kerja (Satker) Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA), Surendro Adi Wibowo, S.T., M.PSDA, Konsultan Manajemen pada PPK OP SDA II BBWS Bengawan Solo, Sigit Budi Widigyo, ST, dan perwakilan Kejaksaan Tinggi Provisinsi Jawa Tengah . Kegiatan yang diselenggarakan pada Rabu, (16/06/2021) sebelumnya telah diberlakukan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Sebagai informasi, latar belakang kegiatan P3TGAI tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung Ketahanan Pangan Nasional, meningkatkan kesejahteraan petani, memperhatikan kebutuhan setiap orang sehingga tercipta kesetaraan, dan mendukung percepatan program Padat Karya dalam rangka perlindungan sosial ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19. Dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan P3TGAI provinsi Jawa Tengah juga ditunjukan hasil Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan P3TGAI tahap II TA 2020 oleh Kepala Satker OP SDA Bengawan Solo. Tak hanya itu, disebutkan pula rencana tindak lanjut kegiatan P3TGAI kedepannya. “Rencana tindak lanjut kegiatan P3TGAI dua minggu kedepan yakni Evaluasi dan Monitoring Kegiatan P3TGAI terutama masalah teknis dan administrasi. Kemudian kemutakhiran Database mengingat pekerjaan fisik rata-rata sudah diatas 50%, Pencairan termin 2 (30%), pendampingan pelaporan adminsitrasi dan teknik, dan penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan pekerjaan terkait pandemi Covid-19,” paparnya. Kemudian, kegiatan berlanjut dengan pemberian materi pendampingan pelaksanaan kegiatan swakelola PTGAI oleh perwakilan kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Tengah. “Diharapkan pelaksanaan tugas nantinya menurut prinsip P3TGAI yaitu Partisiatif, Transparansi, Pemerataan, dan Akuntabilitas,” paparnya. Selanjutnya, kegiatan Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan P3TGAI provinsi Jawa Tengah yang juga dihadiri oleh Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Klaten, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Sragen berlanjut dengan kegiatan diskusi. Di akhir acara, Kepala Satker OP SDA mengucapkan terima kasih atas usulan yang telah diberikan. “Untuk usulan kegiatan nantinya kami akan cek ke lapangan, apapun masukannya mohon untuk disampakan karena kami akan berupaya menyelesaikan masalahnya,” paparnya. (BBWSBS/Fira).

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Jalin Kolaborasi, BBWS Bengawan Solo Gandeng BPKP Prov. Jateng

20 June 2022

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Maryadi Utama, ST. M.Si., melakukan kunjungan kerja (kunker) di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Prov. Jaw Tengah (Jateng) di Jl. Pantura Semarang – Kendal, Kec. Ngaliyan, Kota Semarang, pada Senin (20/06/2022). Dalam kunjungan tersebut Kepala BWBSBS didampingi oleh pejabat dan staf di lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19. Kunjungan kali ini dalam rangka menjalin koordinasi antara BBWS Bengawan Solo dengan BPKP Prov. Jateng. Kepala BBWS Bengawan Solo melakukan pertemuan koordinasi yang diterima oleh Kepala Perwakilan BPKP Prov. Jateng, Tri Handoyo dengan mengharapkan sinergi antara BBWS Bengawan Solo dan BPKP Prov. Jateng. Kunjungan ini dimaksudkan sebagai langkah awal membangun koordinasi dan kolaborasi yang baik serta meminta masukan yang sejalan dengan penugasan yang sedang di emban oleh BBWS Bengawan Solo. “Kedatangan BBWS Bengawan Solo kali ini rangka silaturahmi dan menjalin koordinasi. Kami siap menerapkan segala aspek yakni legal, substantif, dan finansial. Oleh karenanya, kami mohon izin dan meminta pendampingan agar kedepannya baik BBWS Bengawan Solo dan BPKP bisa aman dan semua bisa berjalan lancar," katanya. Tri Handoyo turut menyambut baik keinginan tersebut dan berharap agar keberadaan BPKP Jateng mampu membantu mengawal pelaksanaan pembangunan di lingkungan BBWS Bengawan Solo. (BBWSBS/Safira)

Baca Selengkapnya