Berita Balai


Berita Balai,

Perbedaan Karakteristik Banjir Antara Sungai Permanen dan Sungai Musiman

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

13 February 2026

<div>karakteristik yang berbeda, seperti banjir di sungai permanen dan banjir di sungai musiman.<br>Hal ini terjadi karena sisi durasi, kecepatan aliran, maupun dampaknya yang berbeda. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kondisi hidrologi, curah hujan, serta karakter daerah aliran sungai masing-masing wilayah.<br><br>BBWSBS terus mendorong edukasi publik agar masyarakat lebih waspada dan memahami potensi banjir di sekitarnya. Informasi yang akurat diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan bersama. Pemahaman terhadap karakteristik ini penting sebagai dasar mitigasi bencana yang tepat.<br><br>Yuk, kita kenali perbedaan banjir berdasarkan karakteristiknya pada postingan berikut 😉<br><strong><br>Sungai permanen</strong> adalah sungai yang mengalirkan air sepanjang tahun</div><div><br></div><div><strong>Sungai ephemeral (musiman)</strong> adalah sungai yang berada dalam keadaan kering selama musim kemarau, hal ini disebabkan berkurangnya curah hujan dan terbatasnya kapasitas deras aliran sungai bagian hulu dalam menampung air permukaan.</div><div><br></div><div><strong>Karakteristik Banjir-banjir di Sungai Permanen</strong></div><div>- Frekuensi : Terjadi setiap tahun</div><div>- Intensutas: Besar dengan durasi lama</div><div>- Waktu peringatan: Panjang</div><div>- Luas genangan: Daerah genangan luas</div><div><br><strong>Karakteristik Banjir-banjir di Sungai Ephemeral (Musiman)</strong></div><div>- Frekuensi: Ditentukan oleh Intensitas hujan (diperlukan hujan 2 tahunan untuk terjadi banjir)</div><div>- Intensitas: Banjir Bandang (Flash Flood) dengan durasi pendek</div><div>- Waktu Peringatan: Pendek</div><div>- Luas Genangan: Daerah genangan kecil<br><br></div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Sinergitas Perencanaan dan Pelaksanaan Pengendalian Banjir Kota Surakarta

01 July 2022

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo yang dipimpin oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, S.T. M.Si., didampingi oleh Kabid KPI SDA Bengawan Solo, Ali Rahmat, S.T. M.T, Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo, Panji Satrio, S.T. M.T. MDM, dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo mengunjungi Kantor Walikota Surakarta, Kamis (30/06/2022). Kunjungan kerja BBWS Bengawan Solo yang diterima oleh Walikota Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka tersebut sudah menaati prokes pencegahan Covid-19. Kedatangan BBWS Bengawan Solo kali ini dalam rangka koordinasi terkait Pengendalian Banjir di Kota Surakarta yang meliputi Penataan Kawasan Kali Pepe Hilir Lanskap, Pengendalian Banjir Kota Surakarta di Premulung, Jenes, Boro, Brojo, dan Anak Kali Kebo. Diketahui, konsep penataan kali pepe hilir tetap dijadikan satu benang merah dengan kawasan PA Demangan Baru, dimana terdapat beberapa ruas yang ditonjolkan yakni Pemanfaatan jalan inspeksi sebagai jogging track, Sebaran titik shelter/anjungan sebagai tempat berteduh, Aplikasi tanaman sebagai peneduh di sisi pergola dan tebing sungai, dan Jembatan. Sedangkan Pengendalian banjir Kali Pepe Hulu dan Anak Sungai Bengawan Solo tersebar di beberapa titik ruas sungai di Kota Surakarta diantaranya adalah Kali Premulung, Kalai Jenes, Kali Boro, Kali Brojo, Anak Kali Kebo, dan Kali Pepe Hulu. Kepala BBWS Bengawan Solo menyampaikan permasalahan umum yang ditemukan dalam pengendalian banjir di kota Surakarta sehingga dibutuhkan dukungan dari Pemerintah Kota Surakarta agar pelaksanaan pengendalian banjir di Kota Surakarta bisa segera berproses. “Permasalahan umum yang ditemukan dalam pengendalian banjir di kota Surakarta yakni sempadan sungai sudah beralih fungsi menjadi hunian, sehingga sebagian besar perlu dilakukan relokasi dan pembebasan lahan. Oleh karenanya kami meminta dukungan dari Pemerintah Kota Surakarta agar pelaksanaan pengendalian banjir di Kota Surakarta bisa segera berproses dan bisa bergerak,” paparnya. Menanggapi permasalahan tersebut, Gibran Rakabuming Raka mengaku siap mendukung upaya pengendalian banjir di Kota Surakarta. Walikota Kota Surakarta tersebut siap berkoordinasi dengan BBWS Bengawan Solo agar masalah-masalah pemukiman yang mengganggu untuk segera diselesaikan.(BBWSBS/Safira)

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

Mengenal Unit Pengelola Bendungan (UPB)

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

25 October 2025

<div>Halo <a href="https://www.instagram.com/explore/tags/koncobengawan/">#KoncoBengawan</a>, tahukah kamu siapa pahlawan di balik air yang mengalir lancar ke rumah dan sawah kita?<br><br>Kenalan dulu nih, sama Unit Pengelola Bendungan (UPB)💡<br><br>Salah satu kunci keberhasilan swasembada pangan adalah ketersediaan air irigasi yang terjamin. Di sinilah peran bendungan menjadi sangat penting dan BBWSBS melalui UPB hadir untuk memastikan pengelolaannya berjalan optimal, aman, dan berkelanjutan.<br><br>UPB ditetapkan oleh pemilik bendungan untuk melaksanakan pengelolaan harian, pemeliharaan, serta pengawasan terhadap fungsi dan keamanan bendungan. Pengelolaan ini bertujuan menjaga kelestarian fungsi, meningkatkan efisiensi pemanfaatan air, serta mencegah risiko kerusakan yang dapat berdampak luas.<br><br>Yuk, simak pada postingan ini untuk mengetahui informasi selengkapnya 😉<br><br></div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Penandatanganan Enam Kontrak Paket Pekerjaan di Lingkungan BBWS Bengawan Solo

19 March 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar acara Penandatanganan Kontrak Paket-paket Pekerjaan di Lingkungan BBWSBS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Kantor BBWSBS, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (19/03/2021). Acara penandatanganan tersebut terhubung secara daring melalui video conference yang disaksikan oleh jajaran Direktur di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA)—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dalam kesempatan ini, BBWSBS menandatangani enam paket pekerjaan, yakni Penataan Kawasan Bendungan Cengklik, Pacal, dan Pondok senilai Rp3.920.650.000 yang ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) OP SDA I, Ratih Nilam Sari, S.T., MPSDA., dengan penyedia jasa KSO PT. Hilmy Anugerah-PT. Multimera Harapan, Penyiapan dan Penataan Ijin Operasi Lalung dan Pacal senilai Rp3.585.225.000 yang ditandatangani oleh PPK OP SDA I, Ratih Nilam Sari, S.T., MPSDA., dengan penyedia jasa PT. Wahana Krida Konsulinda JV PT. Ika Adya Perkasa, Pemeliharaan Berkala Tanggul/Tebing Sungai Bengawan Solo Hilir senilai Rp2.800.405.557 yang ditandatangani oleh PPK OP SDA III, Pranata Setyo Kuntoro, S.T., dengan penyedia jasa KSO PT. Bintang Surya Tunas Mandiri-PT. Wira Bangunartha Persada. Selanjutnya, Pemeliharaan Berkala Tanggul/Tebing Sungai Wilayah Madiun senilai Rp2.126.333.564 yang ditandatangani oleh PPK OP SDA IV, Antonius Suryono, S.H., MMT., dengan penyedia jasa PT. Winangun Inti Nusantara, Supervisi Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Bendo di Kabupaten Ponorogo (Tahap II) senilai Rp1.710.929.000 yang ditandatangani oleh PPK Irigasi dan Rawa (Irwa) II, Ery Suryo Kusumo, S.Pd., M.T., dengan penyedia jasa PT. Ika Adya Perkasa, Pengendalian Banjir 3 (Tiga) Sungai di Kabupaten Ponorogo dan Anak Sungainya Tahap I senilai Rp26.879.999.964 yang ditandatangani oleh PPK Sungai dan Pantai (Supan) I, Yuhanes Widi Widodo, S.T., dengan penyedia jasa PT. Arsimuru Mitra Mulya. Kepala BP2JK Jawa Tengah, V. Untoro Kurniawan, S.T., M.M., M.T., juga berpesan agar kedua belah pihak dalam sebuah kontrak pekerjaan dapat saling bahu membahu dan bersinergi, karena penandatanganan kontrak ini bukanlah akhir dari suatu kemenangan untuk penyedia jasa, namun sebagai titik awal dimulainya perjuangan yang lebih berat dan penuh tanggung jawab. “Kami berharap bagi semua pihak terkait agar memahami dan mematuhi ketentuan-ketentuan dan dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai yang tertuang dalam kontrak tersebut,” pesannya. “Pada kesempatan ini kami mengucapkan terimakasih kepada Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah Jawa Tengah yang telah bekerja keras dan sudah menyelesaikan paket-paket tersebut. Untuk Kasatker maupun PPK segera saja membuat action plan yang lebih aktual dan realistis dengan kondisi di lapangan untuk kontraktornya, karena nantinya saat di lapangan akan berhadapan dengan permasalahan-permasalahan baru. Semoga target yang akan diharapkan dapat terpenuhi bersama,” kata Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya