Berita Balai,
22 November 2025
<div>Kementerian Pekerjaan Umum mengadakan rapat pembahasan penyusunan kajian teknis pengembangan PLTS terapung pada 259 bendungan yang dikelola Kementerian PU di Wilayah Sumatera, Jawa, dan Bali. Pertemuan yang berlangsung pada Selasa, 18 November 2025 di BBWSBS ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan pemanfaatan energi bersih melalui teknologi PLTS terapung di berbagai bendungan nasional.<br><br>Teknologi PLTS terapung dipandang mampu mendukung penyediaan listrik ramah lingkungan tanpa mengganggu fungsi utama bendungan. Melalui pembahasan ini, berbagai aspek kelayakan dibahas, termasuk potensi pemanfaatan ruang perairan serta peluang pengembangan energi terbarukan yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat terutama dalam mendukung swasembada energi.<br><br>Sehari sebelumnya, pada Senin, 17 November 2025, dilakukan kunjungan lapangan ke Bendungan Wonogiri. Kegiatan ini memberikan gambaran langsung mengenai kondisi bendungan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kajian teknis, sehingga rekomendasi yang disusun dapat lebih sesuai dengan kebutuhan lapangan.<br><br>BBWSBS mendukung penuh rangkaian kegiatan ini sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendorong swasembada energi melalui pengembangan energi bersih dan pemanfaatan bendungan yang berkelanjutan di wilayah sungai.</div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
23 June 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan di lingkungan SNVT Air Tanah dan Air Baku (ATAB) Bengawan Solo di Kantor BBWS Bengawan Solo, Pabelan, Sukoharjo, Kamis, (23/06/2022). Acara penandatanganan tersebut dihadiri oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, S.T, M.Si., Kepala Bidang PJPA Bengawan Solo, Indra Kurniawan, ST., M.Sc, Kepala SNVT ATAB Air Bengawan Solo yaitu Nely Mulyaningsih, S.P., MPSDA..serta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19. Dalam kesempatan ini, PPK Penyediaan Air Baku, Fathoro Trimariat, ST, MT., menandatangani paket pekerjaan Pembangunan Lumbung Air Sukodono di Kabupaten Gresik Tahap II dengan penyedia jasa PT. Arsimuru Mitra Mulya senilai Rp. 20.850.020.113,16 dengan jangka waktu pelaksanaan 185 hari kalender. Dalam arahannya, Maryadi Utama, S.T, M.Si., menyampaikan bahwa setelah tanda tangan kontrak berarti tanggung jawab yang harus diimplementasikan akan dimulai, sehingga Kepala BBWSBS tersebut meminta penyedia jasa dan PPK untuk terus mengawal pekerjaan tersebut. “Saya berharap semua bisa bekerja keras untuk melaksanakan pekerjaan dengan penuh tanggungjawab, kualitas pekerjaan bagus. Semoga pekerjaan ini bisa tuntas tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran pada konstruksi dan manfaatnya,” pesan Maryadi Utama. (BBWSBS/Safira)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
19 March 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar acara Penandatanganan Kontrak Paket-paket Pekerjaan di Lingkungan BBWSBS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Kantor BBWSBS, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (19/03/2021). Acara penandatanganan tersebut terhubung secara daring melalui video conference yang disaksikan oleh jajaran Direktur di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA)—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dalam kesempatan ini, BBWSBS menandatangani enam paket pekerjaan, yakni Penataan Kawasan Bendungan Cengklik, Pacal, dan Pondok senilai Rp3.920.650.000 yang ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) OP SDA I, Ratih Nilam Sari, S.T., MPSDA., dengan penyedia jasa KSO PT. Hilmy Anugerah-PT. Multimera Harapan, Penyiapan dan Penataan Ijin Operasi Lalung dan Pacal senilai Rp3.585.225.000 yang ditandatangani oleh PPK OP SDA I, Ratih Nilam Sari, S.T., MPSDA., dengan penyedia jasa PT. Wahana Krida Konsulinda JV PT. Ika Adya Perkasa, Pemeliharaan Berkala Tanggul/Tebing Sungai Bengawan Solo Hilir senilai Rp2.800.405.557 yang ditandatangani oleh PPK OP SDA III, Pranata Setyo Kuntoro, S.T., dengan penyedia jasa KSO PT. Bintang Surya Tunas Mandiri-PT. Wira Bangunartha Persada. Selanjutnya, Pemeliharaan Berkala Tanggul/Tebing Sungai Wilayah Madiun senilai Rp2.126.333.564 yang ditandatangani oleh PPK OP SDA IV, Antonius Suryono, S.H., MMT., dengan penyedia jasa PT. Winangun Inti Nusantara, Supervisi Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Bendo di Kabupaten Ponorogo (Tahap II) senilai Rp1.710.929.000 yang ditandatangani oleh PPK Irigasi dan Rawa (Irwa) II, Ery Suryo Kusumo, S.Pd., M.T., dengan penyedia jasa PT. Ika Adya Perkasa, Pengendalian Banjir 3 (Tiga) Sungai di Kabupaten Ponorogo dan Anak Sungainya Tahap I senilai Rp26.879.999.964 yang ditandatangani oleh PPK Sungai dan Pantai (Supan) I, Yuhanes Widi Widodo, S.T., dengan penyedia jasa PT. Arsimuru Mitra Mulya. Kepala BP2JK Jawa Tengah, V. Untoro Kurniawan, S.T., M.M., M.T., juga berpesan agar kedua belah pihak dalam sebuah kontrak pekerjaan dapat saling bahu membahu dan bersinergi, karena penandatanganan kontrak ini bukanlah akhir dari suatu kemenangan untuk penyedia jasa, namun sebagai titik awal dimulainya perjuangan yang lebih berat dan penuh tanggung jawab. “Kami berharap bagi semua pihak terkait agar memahami dan mematuhi ketentuan-ketentuan dan dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai yang tertuang dalam kontrak tersebut,” pesannya. “Pada kesempatan ini kami mengucapkan terimakasih kepada Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah Jawa Tengah yang telah bekerja keras dan sudah menyelesaikan paket-paket tersebut. Untuk Kasatker maupun PPK segera saja membuat action plan yang lebih aktual dan realistis dengan kondisi di lapangan untuk kontraktornya, karena nantinya saat di lapangan akan berhadapan dengan permasalahan-permasalahan baru. Semoga target yang akan diharapkan dapat terpenuhi bersama,” kata Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech. (BBWSBS/Ferri)
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
30 October 2025
<div>Rehabilitasi jaringan irigasi tidak hanya sebatas memperbaiki saluran yang rusak, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa air dapat didistribusikan secara efektif, efisien, dan merata ke lahan pertanian.<br><br>Rehabilitasi jaringan irigasi D.I. Asin Bawah di Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Madiun merupakan langkah penting untuk menjaga ketersediaan air secara berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya memberi kepastian bagi petani, tetapi juga menjadi pondasi penting mengingat air merupakan salah satu faktor utama penentu keberhasilan produksi pertanian dalam mendukung swasembada pangan nasional.</div>
Baca Selengkapnya