Berita Balai


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Pengendalian dan Pengaturan Anak Sungai Kali Kebo

31 January 2022

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan kegiatan monitoring anak sungai Kali Kebo tepatnya di Tempat Pembuangan Akhir Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Surakarta, Senin (31/01/2022). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Naryo Widodo, S.T., M.T., Kabid Operasi dan Pemeliharan (O&P) SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si., Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur (KPI) Sumber Daya Air (SDA), Ali Rahmat, S.T., M.T., dan beberapa pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo. Kegiatan monitoring tersebut sebelumnya telah memenuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Kali Kebo merupakan sungai orde 3 dari Sungai Bengawan Solo yang memerlukan pengendalian dan pengaturan dalam rangka menambah volume tampungan debit banjir dan mengendalikan pencemaran air pada ruas sungai yang masuk di daerah pembuangan sampah. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mengalihkan aliran Kali Kebo mengitari gunungan sampah pada TPA Putri Cempo, yang dalam perencanaannya diperlukan kajian secara detail sebagaimana disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Naryo Widodo, S.T., M.T. “Untuk mengantisipasi kemungkinan adanya dampak negatif dari pengalihan alur sungai, maka perlu dilakukan kajian pengaruh pengalihan sungai terhadap tren perubahan hidrolik, morfologi, dan banjir di hulu dan hilir ruas pengalihan sungai,” katanya. Naryo menjelaskan bahwa BBWS Bengawan Solo melakukan pengendalian dan pengaturan anak sungai Kali Kebo dengan melakukan pengalihan alur sungai melalui tepi area Blok C kearah sungai eksisting yang salahsatu tujuannya adalah dalam rangka mendukung operasional Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional sesuai tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2019. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Bincang Kita Hari Ini Jogo Kali Bengawan Solo #HariAirSeduni2021

20 March 2021

Hari Air Sedunia yang diperingati tanggal 22 Maret tinggal menghitung hari. Memperingati hari yang special tersebut, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (OP) BBWS Bengawan Solo berkesempatan berbagi cakrawala dalam Bincang Kita Hari Ini (BINGKAI) bersama Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 1 Surakarta bertajuk Jogo Kali Bengawan Solo, Sabtu (20/03/2021). Dalam kesempatan ini Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si memperkenalkan tentang Forum Jogo Kali Bengawan Solo (Jokalibe) yang merupakan sebuah Forum yang terdiri dari Instansi Pemerintah, Komunitas Peduli Sungai, Akademisi dan Masyarakat yang merupakan wujud sinergi atau bekerjasama dalam pelaksanaan, pemantauan, pengawasan serta pengelolaan Sungai Bengawan Solo. Sungai Bengawan Solo yang merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat di Jawa Tengah dan Jawa Timur terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Situasi ini mengundang banyak perhatian dari masyarakat yang dibuktikan dengan antuasias masyarakat dalam mengirimkan pertanyaan dan pesan dari masyarakat pada acara Bing Kita Hari In, baik tentang infrastrutkur, kualitas air, pemberdayaan masyarakat dan lain-lain. Momen ini sangatlah tepat dengan tema hari Air Sedunia di Tahun 2021 ini yakni Mengelola Air Menjaga Kehidupan. “Semua itu kembali pada diri kita sendiri, Untuk melestarikan Sungai Bengawan Solo kita harus bersama-sama. BBWS Bengawan Solo bertugas menyiapkan infrastrukturnya dan tugas masyarakat adalah melestarikannya” Pesan Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si. Semoga dialog ini dapat didengarkan oleh seluruh masyarakat Indonesia dimanapun berada, khususnya masyarakat di sepanjang Sungai Bengawan Solo. Besar harapan kami agar dialog ini menjadi pengingat agar dapat melestarikan air dalam menjalani hari di masa depan (bbwsbs/sita).

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Greenbelt Bendungan di Wilayah Sungai Bengawan Solo

30 March 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BWBSBS) menggelar acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara BBWSBS, Ikatan Pensiunan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (IPPU) Komisariat Sumber Daya Air (SDA), dan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Peduli Waduk dalam rangka Pengelolaan Sabuk Hijau (Greenbelt) Bendungan di Wilayah Sungai Bengawan Solo, yang dilaksanakan di Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (30/03/2021). Acara penandatanganan tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Wilayah Sungai Bengawan Solo mempunyai beberapa bendungan baik besar maupun kecil yang memerlukan pengelolaan secara intensif dan berkala. Untuk itu, pengelolaan bendungan dilakukan untuk menjamin kelestarian fungsi, manfaat, efektivitas, dan efisiensi pemanfaatan air beserta keamanan bendungannya. Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (OP) SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST., M.Si., dalam hal ini mewakili Kepala BBWSBS Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., memaparkan bahwa untuk menjaga keberlangsungan fungsi waduk, peran serta masyarakat sangatlah dibutuhkan. “Berdasarkan Pedoman dan Pemanfataan Ruang Terbuka Hijau (RTH), yang dipakai sebagai acuan pemilik/pengelola bendungan dalam pengelolaan greenbelt, bertujuan untuk menjaga ketersediaan lahan hijau sekaligus menjaga keserasian lingkungan bendungan. Selain itu, sebagai prasarana penguat struktur bendungan sekaligus menjaga kesimbangan lingkungan dan partisipasi publik,” sambungnya. Ketua IPPU Provinsi Jawa Timur (Jatim), Ir. Warno Harisasono, M.Eng., juga berpesan agar kegiatan pengelolaan greenbelt bendungan tersebut dapat terlaksana sesuai dengan tujuannya, yakni pelestarian fungsi dan manfaat bendungan itu sendiri. “Pohon yang ditanam tentunya memiliki segi produktivitas dan bernilai ekonomis. Sebab, masyarakat sekitar yang ikut berpartisipasi dalam pengelolaannya akan dapat memanfaatkan hasilnya,” imbuhnya. Penandatanganan Perjanjian Kerjasama tersebut dilakukan oleh perwakilan IPPU dan Pokmas untuk enam bendungan, yakni Bendungan Ketro yang ditandatangani oleh perwakilan Komisariat SDA-Kementerian PUPR, Ir. Hartanto, Dipl.H.E., dengan perwakilan Pokmas Tirto Joyo, Susanto, perwakilan Pokmas Semut Ireng, Bayu Aji Prasetyo (Bendungan Nawangan), perwakilan Pokmas Ngudi Lestari, Suparmo (Bendungan Cengklik), perwakilan Pokmas Kyai Deling, Sigit Sugiyanto, S.E. (Bendungan Delingan). Selanjutnya, Bendungan Pondok yang ditandatangani oleh Ketua IPPU Provinsi Jatim, Ir. Warno Harsasono, M.Eng., dengan perwakilan Pokmas Petruk Pondok Indah, Kandi Wiyono, dan perwakilan Pokmas Gloso Pacal, Suyanto, untuk Bendungan Pacal. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

Penguatan Tebing Sungai Grindulu Kabupaten Pacitan melalui Pembangunan Parapet Beton dan Pemasangan Bronjong

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

17 July 2026

<div>Sebagai salah satu upaya pengendalian banjir, BBWSBS melaksanakan pekerjaan pembangunan parapet beton dan pemasangan bronjong di Sungai Grindulu beserta anak-anak sungainya. Pekerjaan tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko luapan air dari Sungai Grindulu dan kerusakan tebingnya akibat gerusan arus sungai, mencegah longsoran tebing, menjaga kapasitas aliran sungai, serta meningkatkan perlindungan terhadap permukiman, lahan pertanian, dan infrastruktur di sekitar sungai dari ancaman banjir<br><br>Pekerjaan penguatan tebing Sungai Grindulu yang telah dimulai sejak Mei 2026 diawali dengan pemeriksaan kualitas kawat bronjong, pengisian batu sesuai ukuran, kekerasan, dan ketahanan yang dipersyaratkan, dan pengukuran ulang lokasi (staking out). Selain itu, pembangunan parapet beton juga dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pencegahan luapan air sungai ke infrastruktur di sekitarnya. Seluruh tahapan pekerjaan dilakukan dengan mengutamakan standar teknis, keselamatan&nbsp; konstruksi, serta prinsip pembangunan infrastruktur sumber daya air yang berkelanjutan.<br><br>Melalui kegiatan ini, BBWSBS terus berkomitmen memperkuat infrastruktur pengendalian banjir guna meningkatkan ketahanan wilayah terhadap bencana hidrometeorologi serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar Sungai Grindulu dan anak-anak sungainya.<br><br><br></div>

Baca Selengkapnya