Berita Balai,
30 October 2025
<div>#KoncoBengawan, sudah tahukah kamu dari mana sumer air irigasi pada Daerah Irigasi (D.I). SIM di Provinsi Jawa Timur?<br> <br>Sumber air irigasi pada D.I. SIM berasal dari Sungai Madiun yang dibendung melalui Bendung Jati dengan debit maksimal mencapai 13,48 m3/detik. Sistem ini turut diperkuat oleh delapan bendung suplesi yang memastikan distribusi air tetap terjaga sepanjang musim tanam.<br> <br>Dengan kerja sama dan kepedulian semua pihak, air yang mengalir dari Sungai Madiun bukan hanya menghidupi lahan, tetapi juga menjadi komitmen dan semangat BBWSBS dalam mewujudkan ketahanan pangan untuk Indonesia yang mandiri dan berdaulat.<br><br></div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
11 November 2025
<div>Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2025, BBWSBS bersama Balai Teknik Sungai melaksanakan Upacara Bendera di Halaman Kantor BBWSBS. Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Kepala Balai Teknik Sungai, Novia Rosalita.<br><br>Dengan mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa. Selain itu, upacara ini juga bertujuan untuk menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan, pengabdian, dan semangat pantang menyerah dalam menjalankan tugas pengelolaan sumber daya air.<br><br>BBWSBS terus berupaya menghadirkan pengelolaan air yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas sebagai bentuk perjuangan masa kini dalam mendukung ketahanan serta swasembada pangan nasional.</div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
07 January 2026
<div>Selamat dan sukses kepada Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA), Dr. Dwi Purwantoro, S.T., M.T., atas penghargaan Satyalancana Wira Karya yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Penghargaan ini merupakan bukti kontribusi dalam mendukung teknis irigasi untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.<br><br>Penghargaan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh insan SDA untuk tetap menjaga profesionalitas, integritas serta mendukung ketahanan pangan Indonesia.<br><br>Semoga ke depan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air semakin sukses dan senantiasa bermanfaat bagi pembangunan bangsa.<br><br><br></div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
09 November 2021
Komandan Korem (Danrem) 074 Warastratama, Kolonel Inf. Rudy Saladin, M.A, Dandim 0723 Klaten Letkol Inf. Joni Eko, didampingi oleh Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Naryo Widodo, S.T., M.T, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Danau, Situ dan Embung (DSE), Yoga Darmawan Diparindra, S.T., M.T, beserta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo melakukan melakukan kegiatan monitoring progres pekerjaan fisik Proyek Revitalisasi di Kawasan Rawa Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, Selasa (09/11/2021). Kegiatan ini tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Kabid Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Naryo Widodo, S.T., M.T, menjelaskan bahwa alokasi anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk program revitalisasi Rawa Jombor senilai Rp22,5 miliar. Alokasi anggaran itu digunakan untuk pekerjaan perbaikan longsoran, pekerjaan pintu dan rumah pintu, rehabilitasi rumah jaga, pedestrian, pembersihan keramba dan warung apung, pemancingan, pekerjaan portal, dan pengerukan (± 10.000 m3). “Rumah Jaga OP tinggal sedikit dan sebentar lagi selesai, Desember 2021 sudah selesai. Ada pembersihan karamba serta warung apung kerja sama dengan TNI. Juga ada pembangunan jalur pedestrian,” kata Naryo. Soal pembangunan jalur pedestrian, Naryo menjelaskan tahun ini proyek pembangunan pedestrian belum bisa dilakukan hingga rampung mengelilingi Rawa Jombor. Dari total keliling waduk sekitar 5,2 km, proyek tahun ini baru bisa membangun jalur pedestrian sepanjang 2,8 km. Proyek jalur pedestrian itu direncanakan dilanjutkan pada 2022. “Tahun depan kami menganggarkan Rp. 4 Miliar dari bidang OP untuk melanjutkan pekerjaan pedestrian melanjutkan kegiatan tahun ini,” kata dia. Kawasan Rawa Jombor bakal ditata dan direvitalisasi untuk mengembalikan fungsi utama rawa tersebut sebagai daerah tangkapan air sekaligus sumber irigasi. “Tahun ini kegiatan difokuskan pada kegiatan pembersihan. Ada kegiatan pengerukan sedimentasi hanya pada daerah yang dialokasikan untuk kegiatan budidaya ikan menggunakan karamba dan pemancingan. Perairan Rawa Jombor yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi warga, 5 persen atau 8,4 ha dari total luasan Rawa Jombor bisa dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya ikan menggunakan karamba dan pemancingan. Rencana lokasi yang bisa dimanfaatkan untuk dua kegiatan tersebut sudah disiapkan di kawasan yang berdekatan dengan spillway atau bangunan pelimpah,” ujarnya. Komando Resor Militer (Danrem) 074 Warastratama, Kolonel Inf. Rudy Saladin, M.A, mengatakan bahwa Revitalisasi Rawa Jombor merupakan program kegiatan dari BBWSBS. Dalam pelaksanaannya, ada kerja sama dengan Kodam IV/Diponegoro pada bidang penertiban serta sosialisasi revitalisasi. “Saat ini sudah ada kegiatan pembangunan fisik di sisi timur rawa yakni pembangunan jogging track serta rumah operasi dan pemeliharaan rawa. Untuk pelaksanaan pembersihan atau pengaturan karamba masih dalam proses penataan,” kata Danrem. (BBWSBS/Tamara)
Baca Selengkapnya