Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
11 March 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menggelar acara Penandatanganan Kontrak 12 Paket Pekerjaan di Lingkungan BBWS Bengawan Solo di Kantor BBWS Bengawan Solo, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (11/03/2022). Acara penandatanganan tersebut diikuti oleh Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Jawa Tengah, Kepala BBWS Bengawan Solo dan pejabat di lingkungan BBWSBS dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Dalam kesempatan ini, PPK Perencanaan dan Program menandatangani tiga paket pekerjaan. Dengan rincian paket diantaranya Paket Pekerjaan SID/ DD Pembangunan DI Jlantah Kab. Karanganyar dengan penyedia jasa PT. Bina Buana Raya KSO PT. Tricons Karya Mandiri senilai RP 1.674.310.00,-, kemudian Paket LARAP Pembangunan DI Tukul Kab. Pacitan dengan penyedia jasa PT. Rencana Cipta Mandiri KSO PT. Sarana Perencana Jaya senilai Rp 1.350.360.000,-, dan Paket LARAP Pembangunan DI Jlantah Kab. Karanganyar dengan penyedia jasa PT. Rencana Cipta Mandiri KSO PT. Sarana Perencana Jaya senilai Rp 1.342.825.000,-. Selanjutnya PPK Sungai dan Pantai I menandatangani dua paket pekerjaan. Dengan rincian Paket Penanganan Banjir Kali Jeroan Kab. Madiun (Tahap II) dengan penyedia jasa PT. Bina Cipta Utama – PT. Bangkit Ampuh Abadi, KSO senilai Rp. 50.820.000.000,-, dan Paket Supervisi Penanganan Banjir Kali Jeroan Kab Madiun (Tahap II) dengan Penyedia jasa PT. INAKKO Internasional Konsulindo KSO PT. Mitra Utama Kenzo senilai Rp 3.491.455.000,-. PPK Sungai dan Pantai II menandatangani dua paket pekerjaan. Dengan rincian Paket Peningkatan Kapasitas Sudetan Floodway Plangwoot – Sedayu Lawas (Tahap II) dengan penyedia jasa PT. Kelman Infra Pratama senilai Rp 27.131.996.500,-, dan Paket Supervisi Pengendalian Banjir Kali Lamong dengan penyedia jasa PT. Wahana Prakarsa Urama Cabang Jatim senilai Rp 777.744.000,-. Kemudian, PPK Irigasi dan Rawa II menandatangani tiga paket pekerjaan. Dengan rincian Paket Rehabilitasi Bendung Klepek DI. Pacal di Kabupaten Bojonegoro (Tahap II) dengan penyedia jasa PT. Jaya Mulya Konstruksi senilai Rp 8.639.997.617,85,-, Paket Supervisi Rehabilitasi Bendung Klepek DI Pacal di Kabupaten Bojonegoro (Tahap II) dengan penyedia jasa PT. Brahma Seta Indonesia senilai Rp 1.317.855.000,-, dan Paket Supervisi Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. SIM di Kabupaten Madiun (Tahap II) (IPDMIP) dengan penyedia jasa PT. Hilmy Anugerah – PT. Indec Internusa – PT. Mitra Utama Kenzo, KSO senilai Rp 2.424.150.000,-. Terakhir, PPK Perencanaan Bendungan menandatangani empat paket pekerjaan. Dengan rincian Paket Persiapan OP Bendungan Pidekso di Kab. Wonogiri dengan penyedia jasa PT. Ika Adya Perkasa senilai Rp 1.722.050.000,-, Paket Persiapan OP Bendungan Tukul di Kab. Pacitan dengan penyedia jasa PT. Trideconst KSO PT. Adiguna Mitra Terpercaya Consultans senilai Rp 1.719.667.000,-, kemudian Paket Persiapan OP Bandung Bendo di Kab Ponorogo dengan penyedia jasa PT. Jasapatria Gunatama senilai Rp 1.749.077.000,-, dan Paket Persiapan OP Bendungan Gongseng di Kab Bojonegoro dengan penyedia jasa PT. Trideconst KSO PT. Adiguna Mitra Terpercaya Consultans senilai Rp 1.764.504.500,-. yang keseluruhannya memiliki waktu pelaksanaan 240 hari kalender. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech berharap penyedia jasa dapat menjaga komitmennya dalam melaksanakan kontrak dengan baik dan tepat waktu. Kepala BBWSBS juga berpesan kepada para PPK untuk mengawal dan memonitoring dengan baik. “Kami harapkan komitmen dari bapak ibu semua dari penyedia jasa untuk menyelesaikan pekerjaan ini dengan baik dengan menerapkan tepat waktu dan tepat mutu. Kepada para PPK mohon untuk mengawal pelaksanaan program ini dengan baik, koordinasi secara intensif dan memonitoring secara berkala,”paparnya. Kepala BP2JK Jawa Tengah, Yanuar Munlait S.T., M.Tech. juga berharap kedepannya dapat bekerjasama dan berhasil menyelesaikan paket – paket dengan baik. “Saya berharap para penyedia jasa benar – benar berkomitmen untuk bisa menyelesaikan paket – paket pekerjaan dengan baik sehingga bisa selesai dan tidak menyulitkan,” pesannya. (BBWSBS/Fira-Remares)
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
11 November 2025
<div>BBWSBS melaksanakan Serah Terima Jabatan Perbendaharaan Satuan Kerja pada Kamis, 6 November 2025, bertempat di Lobby Kantor BBWSBS. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BBWSBS, Gatut Bayuadji, bersama para Kepala Bidang, Kepala Satker, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Ketua Tim Pelaksana Urusan, PPSPM, Bendahara, dan pengurus Dharma Wanita Persatuan.<br><br>Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BBWSBS dalam memperkuat tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berintegritas guna mendukung pelaksanaan program pembangunan sumber daya air yang efektif dan berkelanjutan. Momentum ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi dan profesionalisme di lingkungan kerja BBWSBS.<br><br>Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya disampaikan kepada para pejabat sebelumnya atas dedikasi serta kontribusinya selama menjabat. Selamat bertugas kepada para pejabat baru, semoga amanah dan terus memberikan kinerja terbaik bagi kemajuan BBWSBS dan masyarakat.</div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
25 June 2022
Ketua Tim World Bank, Ijsbrand Harko de Jong didampingi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Maryadi Utama, ST. M.Si., beserta sejumlah pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo meninjau proyek Rehabilitasi Bendungan Pacal yang berada di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (24/06/2022). Kunjungan tersebut, tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 Kunjungannya ke proyek Rehabilitasi Bendungan Pacal, dalam rangka site visit oleh Tim World Bank guna melakukan monitoring pelaksanaan pekerjaan yang termasuk dalam program dalam pelaksanaan program Dam Operational and Safety Project (DOISP) Phase II. Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, ST. M.Si mengatakan Kegiatan site visit ini dilakukan di tiga lokasi, lokasi pertama yang dikunjungi adalah Bendungan Cengklik, Waduk Kedungwuling dan yang terakhir Bendungan Pacal. “Untuk mendukung kegiatan rehabilitasi bendungan Pacal, telah dilakukan pekerjaan investigasi yang meliputi penyelidikan geoteknik, analisis kestabilan lereng tubuh bendungan, Analisa hidrolika, hidrologi, hidromekanikal serta membuat desain perbaikan pada tahun 2018. Pekerjaan ini menggunakan dana DOISP Phase-II,” ujarnya. Sebagai informasi, Bendungan Pacal yang terletak di Kecamatan Temayang tersebut memiliki tipe urugan batu dengan membran beton. Tinggi maksimal bendungan yakni 35 meter dan lebar puncak 7 meter. Bendungan Pacal menjadi sumber air bagi daerah irigasi (DI) Pacal dengan luasan baku sawah 16.688 Ha. Lingkup pekerjaan Rehabilitasi Bendungan Pacal antara lain pekerjaan rehabilitasi bangunan pelimpah, pekerjaan perbaikan tubuh bendungan dan pengamanan abutmen jembatan. (BBWSBS/Tamara)
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
31 December 2025
<div>Pemeliharaan jaringan irigasi dilakukan untuk menjaga aliran air tetap lancar, memastikan saluran berfungsi sesuai kapasitasnya, serta mendukung kebutuhan pertanian di wilayah layanan. Proses ini meliputi inventarisasi, perencanaan, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan.<br> <br>Inventarisasi dilakukan untuk mengetahui kondisi, fungsi, serta kebutuhan penanganan di setiap daerah irigasi. Hasil inventarisasi menjadi dasar dalam penyusunan rencana pemeliharaan, termasuk pembagian peran antara pemerintah dan perkumpulan petani pemakai air.<br> <br>Pelaksanaan pemeliharaan menyesuaikan jadwal pengaturan air dan masa pengeringan, sehingga tidak mengganggu kebutuhan irigasi. Kegiatan ini dilengkapi dengan pemantauan dan evaluasi agar setiap pekerjaan terukur, efektif, dan sesuai rencana.<br> <br>Melalui pemeliharaan yang berkelanjutan, jaringan irigasi diharapkan tetap andal dan layanan air bagi sektor pertanian terus terjaga untuk mendukung ketahanan pangan.<br> <br><br></div><div><strong>Tahapan Pemeliharaan Jaringan Irigasi <br></strong><br></div><ol><li>Inventarisasi jaringan irigasi pada setiap daerah irigasi</li><li>Perencanaan pemeliharaan jaringan irigasi</li><li>Pelaksanaan pemeliharaan jaringan irigasi</li><li>Pemantauan dan evaluasi pemeliharaan jaringan irigasi</li></ol><div><strong>Inventarisasi Jaringan Irigasi<br></strong><br></div><div>Inventarisasi jaringan irigasi dilakukan untuk mendapatkan data jumlah, dimensi, jenis, kondisi dan fungsi seluruh asset irigasi serta data ketersediaan air, nilai asset jaringan irigasi dan areal pelayanan pada setiap daerah irigasi.Inventarisasi jaringan irigasi dilaksanakan setiap tahun mengacu pada ketentuan/pedoman yang berlaku.</div><div><br></div><div><strong>Perencanaan Pemeliharaan Jaringan Irigasi <br></strong><br></div><div>Perencanaan pemeliharaan dibuat oleh Dinas/pengelola irigasi bersama perkumpulan petani pemakai air berdasarkan rencana prioritas hasil inventarisasi jaringan irigasi. Dalam rencana pemeliharaan terdapat pembagian tugas, antara P3A dengan pemerintah diantaranya bagian mana bisa ditangani P3A dan bagian mana yang ditangani pemerintah melalui Nota Kesepakatan kerjasama O&P.<strong><br></strong><br></div><div><strong>Pelaksanaan Pemeliharaan<br></strong><br></div><div>Pelaksanaan pemeliharaan dilakukan berdasarkan detail desain dan rencana kerja yang telah disusun oleh Dinas/Pengelola irigasi bersama perkumpulan petani pemakai air. Adapun waktu pelaksanaannya menyesuaikan dengan jadwal pengaturan air dan masa pengeringan yang telah disepakati bersama dan ditetapkan oleh Bupati/Walikota/Gubernur sesuai kewenangannya.</div><div><br></div><div><strong>Pemantauan, Evaluasi, dan Pelaporan<br></strong><br></div><ul><li>Pemantauan dan evaluasi pada pemeliharaan jaringan irigasi dilakukan untuk kegiatan pemeliharaan yang dilaksanakan sendiri secara swakelola ataupun dikontrakkan, baik untuk jenis pengamanan jaringan irigasi, pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala dan penanggulangan/perbaikan darurat.</li><li>Laporan kemajuan pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara berkala meliputi Laporan bulanan dan Laporan Tahunan</li></ul><div><br></div><div><strong>Indikator Keberhasilan Kegiatan Pemeliharaan <br></strong><br></div><ol><li>Terpenuhinya kapasitas saluran sesuai dengan kapasitas rencana. </li><li>Terjaganya kondisi bangunan dan saluran</li><li>Meminimalkan biaya rehabilitasi jaringan irigasi </li><li>Tercapainya umur rencana jaringan irigasi </li></ol><div><br></div><div>*Sumber : Peraturan Menteri PUPR Nomor 12/PRT/M/2015 Tahun 2015 tentang Eksploitasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi, Lampiran II, Hal. 16<br><br></div>
Baca Selengkapnya