Berita Balai


Berita Balai,

Pengumuman Penutupan Layanan BBWS Bengawan Solo

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

18 March 2026

<div>Dalam rangka Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idulfitri 1447 H, layanan BBWS Bengawan Solo tutup sementara pada tanggal 18–24 Maret 2026 dan akan kembali beroperasi pada tanggal 25 Maret 2026.<br><br>Untuk kondisi darurat kebencanaan, Posko Siaga Bencana tetap aktif dan siap melayani masyarakat. Silakan menghubungi posko terdekat apabila diperlukan.<br>&nbsp;<br><br></div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Rencana Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko

18 January 2022

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kab. Blora, DPUPR Kab. Blora, Dinas Rumkimhub Kab. Blora dan KHDTK UGM melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo di Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (18/01/2022). Rapat koordinasi yang diikuti oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Teech didampingi pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo tersebut dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Koordinasi kali ini dalam rangka percepatan pembangunan Bendung Gerak Karangnongko sekaligus sebagai langkah koordinasi untuk relokasi lahan warga yang terdampak pembangunan Bendung Gerak Karangnongko, sehingga perlu dilakukan koordinasi lebih lanjut dalam penanganannya. Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir Sungai Bengawan Solo sebagai kesatuan dengan tiga bending gerak yang sudah ada yaitu Bendung Gerak Babat, Bendung Gerak Bojonegoro, dan Bendung Gerak Sembayat. Bendung Gerak Karangnongko akan berfungsi untuk pasokan air irigasi dan air baku di daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo sebelah hilir yang cukup luas. Bendung Gerak Karangnongko bermanfaat untuk daerah irigasi Karangnongko kiri (Kabupaten Blora) seluas 1.747Ha dan daerah irigasi Karangnongko kanan (Kabupaten Bojonegoro) seluas 158.000 Ha. Selain itu, nantinya juga bermanfaat untuk air baku sebesar 1.155 liter/detik untuk 4 (empat) kabupaten yaitu Kabupaten Bojonegoro, Blora, Tuban, dan Ngawi. Kepala BBWS Bengawan Solo dan perwakilan Kabupaten Blora melakukan koordinasi dengan membahas progress rencana pembangunan Bendung Gerak Karangnongko terkait mekanisme dalam proses pembangunan seperti pembebasan lahan, relokasi masyarakat, pembahasan teknis sekaligus opsi solusi yang akan dilakukan yang menyesuaikan budaya masyarakat yang ada di sekitar Kabupaten Blora. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo turut meminta dukungan dari segala pihak dan menyatakan akan senantiasa bekerjasama dengan berbagai Instansi dalam pembangunan Bendung Gerak Karangnongko.  “Bupati Blora sebelumnya sudah menyampaikan dukungan untuk pembangunan Bendung Gerak Karangnongko. Pada kesempatan ini, kami berharap semua pihak untuk dapat memberikan arahan maupun mengutarakan langkah-langkah apa saja yang diharapkan dalam pembangunan Bendung Gerak Karangnongko,” paparnya. Disampaikan pula oleh Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur (KPI) SDA, Ali Rahmat, S.T., M.T, terkait progres rencana pembangunan Bendung Karangnongko untuk pelaksanaan pembebasan lahan rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2022 hingga 2024 oleh Pemerintah Kabupaten Bkora dan Bojonegoro yang selanjutnya dilakukan pelaksanaan pembebasan lahan yang selanjutnya dilakukan pembangunan Bendung Gerak Karangnongko. Selain itu Ali Rahmat juga meminta kerjasama kepada semua pihak dalam hal tahapan pembebasan lahan karena memerlukan sosialisasi yang tidak mudah terhadap 5 desa di Kabupaten Blora. (BBWSBS/Fira)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Kepala BBWS Bengawan Solo Tinjau Bendungan Bendo di Ponorogo

17 June 2022

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), Maryadi Utama, ST. M.Si., melakukan kunjungan lapangan di Bendungan Bendo, Kabupaten Ponorogo, di Jawa Timur, pada Kamis (16/06/2022). Dalam kunjungan lapangan tersebut Kepala BWBSBS didampingi oleh pejabat dan staf beserta rombongan di lingkungan BBWSBS dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19. Sebagai informasi, Bendungan Bendo berada di Dusun Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo yang dikerjakan sejak tahun 2013 dan selesai pada tahun 2021. Bendungan Bendo dibangun dengan kapasitas total tampungan sebesar 43,11 juta m3 dengan tinggi bendungan 71 m. Kehadiran waduk ini juga memiliki potensi air baku, energi, pengendalian banjir, dan pariwisata yang akan menumbuhkan ekonomi lokal. Selain dapat mengairi lahan persawahan seluas 7.800 hektare dan sumber air baku serta air minum dengan debit 7.900 liter per detik, bendungan tersebut juga bisa sebagai pembangkit listrik. Bendungan Bendo juga berfungsi sebagai pengendali banjir dan sebagai lahan konservasi serta pariwisata sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Sementara itu, kunjungan Kepala BBWSBS ini sebagai langkah awal dalam melakukan koordinasi. “Harapan kami Bendungan Bendo juga dapat diandalkan saat musim kemarau tiba, sehingga memberikan manfaat yang sangat besar dengan dapat mengairi sawah guna meningkatkan indeks pertanaman, memperkuat ketahanan pangan, dan memperkuat ketahanan air,” pungkasnya. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

Selamat Hari Raya Nyepi

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

19 March 2026

<div>Selamat Hari Raya Nyepi<br>&nbsp;<br>Momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta melalui keheningan, refleksi diri, serta pengendalian diri.<br>&nbsp;<br>Dalam keheningan Nyepi, kita diajak untuk merenungkan langkah yang telah dilalui serta memperkuat kesadaran akan pentingnya hidup selaras dengan lingkungan dan sesama.<br>&nbsp;<br>Melalui semangat Nyepi, mari bersama menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya air demi masa depan yang damai, seimbang, dan berkelanjutan</div>

Baca Selengkapnya