Berita Balai


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

PKM - I Studi Penyusunan Review RPSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo

22 June 2022

Solo - Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menyelenggarakan acara Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) - I Review Rencana Pengelolaan Sumber Daya Air (RPSDA)di Swiss Belinn - Saripetojo, Solo, Rabu (22/06/2022). Acara tersebut digelar dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pemanfaatan sumber daya air untuk berbagai keperluan terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini sebagai dampak pertumbuhan penduduk dan pengembangan aktivitasnya. Padahal di lain pihak ketersediaan sumber daya air semakin terbatas, bahkan cenderung semakin langka, terutama akibat penurunan kualitas lingkungan dan penurunan kualitas air akibat pencemaran. RPSDA merupakan hasil perencanaan secara menyeluruh dan terpadu yang diperlukan dalam merencanakan, melaksanakan, memantau, dan mengevaluasi kegiatan konservasi sumber daya air (SDA), pendayagunaan SDA, dan pengendalian daya rusak air pada wilayah sungai. Untuk itu, guna memenuhi kebutuhan air yang terus meningkat diperlukan suatu perencanaan terpadu yang berbasis wilayah sungai guna menentukan langkah dan tindakan yang harus dilakukan agar dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan mengoptimalkan potensi pengembangan sumber daya air, melindungi/melestarikan serta meningkatkan nilai sumber daya air dan lahan. Dalam sambutannya, Kepala BBWSBS, Maryadi Utama, S.T., M.Si., yang disampaikan oleh Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air (KPI SDA) Bengawan Solo, Ali Rahmat, S.T., M.T., mengatakan bahwa kegiatan PKM ini merupakan salah satu wujud keterbukaan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dengan melibatkan berbagai pihak pemangku kepentingan dalam penyusunan Review RPSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo yang diharapkan menjadi moment yang tepat untuk menghasilkan suatu konsep atau model pengelolaan SDA berbasis wilayah sungai yang sesuai untuk wilayah Sungai Bengawan Solo ini. "Harapan kami setiap pemikiran konstruktif yang disampaikan para peserta akan menjadi masukan berharga demi kesempurnaan Studi Penyusunan Review RPSDA WS Bengawan Solo, sehingga terjaganya kelestarian sumber daya air untuk mendukung pembangunan di WS Bengawan Solo," pesannya. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Penandatanganan Kontrak 5 Paket Pekerjaan di Lingkungan BBWS Bengawan Solo

18 February 2022

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menggelar acara Penandatanganan Kontrak Secara Offline di Lingkungan BBWS Bengawan Solo di Kantor BBWS Bengawan Solo, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (18/02/2022). Acara penandatanganan tersebut diikuti oleh Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Jawa Tengah, Kepala BBWS Bengawan Solo dan pejabat di lingkungan BBWSBS.dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Dalam kesempatan ini, BBWS Bengawan Solo diwakili oleh PPK Perencanaan dan Program menandatangani lima paket pekerjaan. Dengan rincian paket diantaranya Paket Pekerjaan DD Pengembangan DI. Solo Valley Werken dengan penyedia jasa PT. Vitraha Consindotama senilai Rp. 2.685.122.000,-, kemudian Paket Pekerjaan DD Pengendalian Banjir di Anak-anak Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Sukoharjo dengan penyedia jada PT. Trideconst KSO PT. Adiguna Mitra Terpercaya Consultans senilai Rp. 1.800.363.400,-. Selanjutnya ada Paket Pekerjaan Penyusunan Dokumen Lingkungan dan LARAP Pengendalian Banjir Kali Langsur di Kab. Sukoharjo dengan penyedia jasa PT. Globetek Glory Konsultan KSO CV. Atrium Arsitek Konsultan KSO PT. Prima Jaya Konsulindo senilai Rp. 2.047.760.000,-, Paket Pekerjaan Studi Penyusunan Review RPSDA WS Bengawan Solo dengan penyedia jasa PT. Arga Pasca Rencana (Jo) – PT. Jasapatria Gunatama senilai Rp. 2.485.010.000,-, dan Paket Pekerjaan SID/ DD Pembangunan DI Tukul di Kab. Pacitan dengan penyedia jasa PT. Kencana Layana Konsultan senilai Rp. 1.753.730.000,- yang kelimanya memiliki waktu pelaksanaan 240 hari kalender. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech berharap nantinya pekerjaan tersebut bisa dikerjakan sebaik-baiknya dan para penyedia jasa dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kontrak, dengan menerapkan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. “Pada kesempatan ini kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dan sudah menyelesaikan paket-paket, semoga target yang diharapkan dapat terpenuhi bersama dan nantinya penyedia jasa bisa menyampaikan desain yang berkualitas. Selamat bekerja semoga pekerjaan sesuai dengan kontrak, dengan menerapkan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran,” paparnya. Kepala BP2JK Jawa Tengah, Yanuar Munlait S.T., M.Tech. juga berpesan agar kedua belah pihak dalam sebuah kontrak pekerjaan dapat saling bahu membahu dan bersinergi menyelesaikan tugas masing-masing. “Saya berpesan jika penyedia jasa tidak melakukan sesuai dengan kontrak yang ditentukan dimohon untuk diberi sanksi. Untuk itu bagi semua pihak terkait agar memahami dan mematuhi ketentuan-ketentuan dan dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai yang tertuang dalam kontrak tersebut,” pesannya. (BBWSBS/Fira)

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

D.I. Pondok Dorong Swasembada Pangan di Jawa Timur

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

30 October 2025

<div>Sumber air irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Pondok berasal dari Bendungan Pondok yang terletak di Desa Gandong, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Aliran airnya didukung oleh tiga bendung utama, yakni Dero, Sambiroto, dan Plesungan, serta satu bendung suplesi, yaitu Bendung Padas, berperan penting dalam pengaturan dan penyaluran air ke lahan pertanian di wilayah sekitarnya.<br>&nbsp;<br>Melalui pengelolaan BBWSBS, sistem irigasi ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan air bagi pertanian. Infrastruktur irigasi yang andal&nbsp; turut mendukung peningkatan produktivitas lahan dan memperkuat langkah menuju swasembada pangan nasional.</div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Pemulihan Ekonomi Nasional melalui Program Padat Karya P3TGAI

16 April 2021

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech. bersama Direktur Bina Operasi dan pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA), Ir. Lilik Retno Cahyadiningsih, MA., beserta pejabat dan staf BBWSBS lainnya, melakukan memonitoring pekerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Desa Klumprit di Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah, dan Bendungan Lalung Desa Lalung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (16/04/2021). Kegiatan tersebut berjalan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kegiatan ini dalam rangka mempercepat penyelesaian permasalahan pembangunan infrastruktur yang perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi. Pelaksanaannya pembangunan juga perlu dilakukan pendekatan secara teknis dan sosial. Direktur Bina Operasi dan pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA), Ir. Lilik Retno Cahyadiningsih, MA mengatakan kunjungan lapangan ini dalam rangka monitoring kegiatan fisik konstruksi yang sedang berlangsung. Pembangunan fisik harus berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada. “Program Padat Karya Tunai [PKT] Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat [PUPR] dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil. Sehingga diharapkan manfaatnya dapat langsung memberikan kontribusi pada program Pemulihan Ekonomi Nasional [PEN],” ujarnya disela – sela kegiatan. Diharapkan dengan adanya bangunan infrastruktur di bidang SDA yang memadai, serta penanganan yang tepat, masyarakat akan merasa aman. “Banyak masyarakat yang terdampak pemutusan hubungan kerja [PHK] di tempat kerja akibat pandemi Covid-19. Dengan adanya P3TGAI banyak masyarakat yang terbantu, karena proyek ini juga melibatkan warga setempat. Warga bisa menambah penghasilan untuk keluarga,” katanya. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech. mengatakan untuk penyelesaian pembangunan proyek infrastruktur jangan sampai terlambat atau tidak sesuai dengan kontrak. “Gunakan waktu seefektif mungkin,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya