Berita Balai


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Penandatanganan Kontrak Bersama Paket-paket di Lingkungan BBWSBS

05 February 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar acara Penandatanganan Kontrak Bersama Paket-paket di Lingkungan BBWSBS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Graha Tirta I, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (05/02/2021). Acara penandatanganan tersebut terhubung secara daring melalui video conference yang disaksikan oleh jajaran Direktur di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA)¬¬—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dalam kesempatan ini, BBWSBS menandatangani dua belas paket pekerjaan, yakni empat paket dari Satker BBWSBS, satu paket dari SNVT PJSA Bengawan Solo, empat paket dari SNVT PJPA Bengawan Solo, dua paket SNVT Pembangunan Bendungan BBWSBS, dan satu paket dari Satker Operasi dan Pemeliharaan (OP) SDA Bengawan Solo. Dengan rincian paket diantaranya DD Pembangunan Tembok Penahan Gelombang Laut di Wilayah Tuban, Jawa Timur, Peningkatan Kapasitas Sudetan Floodway (Pelangwot-Sedayu Lawas) di Lamongan, Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Gondang di Karanganyar dan Sragen (Lanjutan), LARAP Pembangunan D.I. Bengawan Jero, Supervisi Pembangunan Bendungan Bendo Tahap II di Ponorogo, Rehabilitasi Bendung Plesungan D.I. Pondok di Ngawi, Review DD Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Gondang di Lamongan, Supervisi Pembangunan Bendungan Gongseng Tahap II di Bojonegoro, Supervisi Pengeboran Ulang (Redrilling) Sumur Produksi Air Tanah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, DD Penanganan Kali Anyar di Kota Solo, Supervisi Rehabilitasi Bendung Plesungan D.I. Pondok di Ngawi, dan Pemeliharaan Berkala Tanggul/ Tebing Bengawan Solo Hulu. “Pada kesempatan ini kami mengucapkan terimakasih kepada Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah Jawa Tengah yang telah bekerja keras dan sudah menyelesaikan paket-paket, semoga target yang akan diharapkan dapat terpenuhi bersama,” kata Kepala Bidang (Kabid) PJSA Bengawan Solo, Ir. Isgiyanto, M.T. Kepala BP2JK Jawa Tengah, V. Untoro Kurniawan, S.T., M.M., M.T., juga berpesan agar kedua belah pihak dalam sebuah kontrak pekerjaan dapat saling bahu membahu dan bersinergi menyelesaikan tugas masing-masing. “Penandatanganan kontrak ini bukanlah akhir dari suatu kemenangan untuk penyedia jasa, namun sebagai titik tolak awal dimulainya perjuangan yang lebih berat dan penuh tanggung jawab. Untuk itu bagi semua pihak terkait agar memahami dan mematuhi ketentuan-ketentuan dan dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai yang tertuang dalam kontrak tersebut,” pesannya. Direktur Sungai dan Pantai (Supan) Ditjen SDA, Ir. Bob Arthur Lombogia, M.Si., secara daring menyampaikan bahwa akan selalu mendukung sekaligus berperan sebagai pembina. “Kami ingin agar para pihak yang terkait agar segera action di lapangan sehingga jangan bersantai setelah penandatanganan kontrak. Dan bagi Kasatker maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) segera membuat action plan yang lebih aktual dan realistis dengan kondisi di lapangan untuk kontraktornya, karena nantinya saat di lapangan akan berhadapan dengan permasalahan-permasalahan baru,” tutupnya. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Penandatanganan Kontrak Penanganan Banjir Sungai di Pacitan

03 March 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar acara Penandatanganan Kontrak Penanganan Banjir Sungai Asem Gandok, Grindulu, dan Anak Sungainya di Pacitan di Kantor BBWSBS di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (03/03/2021). Acara penandatanganan tersebut dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Penandatanganan paket pekerjaan dengan nilai kontrak sebesar Rp9.520.000.113 tersebut dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai dan Pantai (Supan) I, Yuhanes Widi Nugroho, S.T., dengan perwakilan penyedia jasa dari PT. Cahaya Agung Perdana Karya, yang disaksikan oleh jajaran pejabat dan staf BBWSBS. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., dalam sambutannya menyampaikan bahwa selama pelaksanaan pekerjaan nantinya, diharapkan tetap mengutamakan keselamatan kerja. “Medan pengerjaan di Pacitan harus diwaspadai, apalagi saat musim penghujan, karena ketinggian airnya tidak bisa diprediksi. Kami berharap kepada PPK dan penyedia jasa selalu berkoordinasi dengan baik, sehingga dapat pekerjaan dapat terselesaikan dengan baik dan sesuai dengan spesifikasinya,” pesannya. “Semoga pelaksanaan pekerjaan yang utamanya perkuatan tebing sungai (revetment) ini, dapat memenuhi target yakni tepat mutu dan tepat waktu,” imbuh Kepala Bidang (Kabid) PJSA Bengawan Solo, Ir. Isgiyanto, M.T. Penandatanganan kontrak paket pekerjaan bukanlah akhir dari suatu kemenangan untuk penyedia jasa, namun sebagai titik tolak awal dimulainya perjuangan yang lebih berat dan penuh tanggung jawab. Untuk itu, semua pihak terkait diharapkan dapat memahami dan mematuhi ketentuan-ketentuan dan dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai yang tertuang dalam kontrak. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan di Lingkungan BBWS Bengawan Solo

19 February 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Melakukan Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan pada PPK Perencanaan dan Program yang terdiri dari empat Paket Pekerjaan senilai 10,2 Milyar yang ditandatangani oleh PPK Perencanaan dan Program Ni Nyoman Indah Pramadewi, ST, M.Eng, serta satu Paket Pekerjaan pada PPK Perencanaan Bendungan senilai 1,2 Milyar yang ditandatangani PPK Perencanaan Bendungan Arif Gunawan, ST, MT di Ruang Sidang Bengawan Solo, Jumat (19/02/2021) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Paket Pekerjaan tersebut yaitu DD Pengembangan Solo Vallei Werken oleh PT. Indra Karya (Persero) Divisi Engineering I senilai 2,7 Milyar, DD Pengendalian Banjir Sungai Bengawan Solo Hilir di Kabupaten Tuban, Lamongan, dan Gresik oleh PT. Sarana Bagja Bumi (KSO) dan PT. Segoro Kidul senilai 1,7 Milyar, DED Pemanfaatan Sumber Air di Kecamatan Dander untuk Air Baku di Kabupaten Bojonegoro oleh PT. Satyakarsa Mudatama dan CV. Intishar Karya (KSO) senilai 1,2 Milyar, Review DD Pembangunan DI Bengawan Jero oleh PT. INAKKO Internasional Konsulindo senilai 4,5 Milyar, dan Persiapan OP Bendungan Gondang di Kabupaten Karanganyar oleh PT. Satyakarsa Mudatama 1,2 Milyar. Penandatanganan ini disaksikan oleh Kepala BBWS Bengawan Solo Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech (secara daring), Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha Bambang, SE, ST, MT, Kepala Bidang PJSA Bengawan Solo Ir. Isgiyanto, MT, Kepala Bidang Keterpaduan Infrastruktur SDA Ali Rahmat, ST, MT. Ir. Isgiyanto, MT mewakili Kepala BBWS Bengawan Solo mengucapkan selamat kepada Penyedia Jasa yang telah lolos dalam kompetisi yang sehat, dan kami juga mengucapkan terimakasih kepada BP2JK Jawa Tengah yang telah mendapatkan empat Penyedia Jasa yang nanti akan menjadi mitra kami di BBWS Bengawan Solo. “Saya mengharapkan pekerjaan ini dapat terselesaikan satu tahun anggaran, sehingga kita harus bekerja tepat waktu dan tepat mutu pekerjaanya, serta desain perencanaan ini bisa diaplikasikan dilapangan,” tutupnya(BBWSBS/charis).

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Bendungan Gongseng Siap Diresmikan

26 November 2021

Proyek strategis nasional (PSN) Bendungan Gongseng yang berada di Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ditargetkan selesai tahun ini dan bisa diresmikan pada Desember 2021. Saat ini progres pembangunan waduk sudah mencapai hampir 97%. Hal itu disampaikan oleh Direktur Bendungan dan Danau, Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Airlangga Mardjono, S.T., M.T., Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, Krisno Yuwono, S.T., M.T dalam kunjungannya ke Kabupaten Bojonegoro, Jumat (26/11/2021). Airlangga Mardjono mengatakan Bendungan Gongseng merupakan salah satu dari 61 bendungan atau waduk yang harus selesai pembangunannya maksimal 2024. Dari jumlah itu, sebanyak 13 bendungan ditargetkan selesai pada 2021. “Nah, Bendungan Gongseng masuk dalam prioritas 13 bendungan yang selesai pada 2021. Ditargetkan pada Desember 2021 tahun ini Bendungan Gongseng bisa diresmikan,” kata dia. Kunjungannya bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech beserta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo ke Bendungan Gongseng, menurut , Airlangga Mardjono, untuk mengecek kesiapan untuk menyelesaikan Bendungan Gongseng hingga akhir 2021. Sehingga pada Desember 2021 nanti bisa diresmikan. “Selama ini tidak ada masalah dalam pembanguan fisik waduk. Pekerjaan pembangunan yang berat sudah selesai. Penyelesaian pembangunan waduk ini harus terbangun solidaritas antar stakeholder di jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dan Badan Pertanahan Nasional. Kalau enggak kompak susah,” kata dia. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengatakan impounding atau pengisian awal sebagai syarat penyelesaian proyek waduk telah dilakukan pada 22 September 2021. Pengisian Bendungan Gongseng dilaksanakan secara bertahap agar dapat memantau perilaku bendungan secara intensif. Selama pelaksanaan yang membutuhkan waktu 63 hari, air tetap dialirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bagian hilir bendungan. “Menurut data Per 25 November progres pembangunan pembangunan Bendungan Gongseng sudah mencapai mencapai 97,027%. Bendungan Gongseng ini diperkirakan akan diresmikan pada Desember 2021 mendatang,” ujarnya. Bendungan Gongseng merupakan salah satu dari PSN yang bertujuan menambah kapasitas tampungan air sehingga keberlanjutan suplai air irigasi ke sawah terjaga. Kehadiran waduk ini juga memiliki potensi air baku, energi, pengendalian banjir, dan pariwisata yang akan menumbuhkan ekonomi lokal. Bendungan Gongseng ini dirancang memiliki kapasitas 22,43 juta meter kubik dan memiliki lima potensi manfaat yakni untuk irigasi seluas 6.191 hektare, penyediaan air baku 300 liter/detik, konservasi pariwisata, reduksi banjir hingga 133,27 meter kubik/detik serta sebagai pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,7 mega watt. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya