Berita Balai,
28 October 2025
<div>BBWSBS terus berkomitmen mendukung upaya peningkatan ketahanan dan kemandirian pangan nasional melalui pembangunan infrastruktur sumber daya air yang berkelanjutan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembangunan Sumur JIAT (Jaringan Irigasi Air Tanah) sebagai sumber irigasi bagi lahan pertanian di wilayah potensial.<br> <br>Kegiatan pembangunan Sumur JIAT di Provinsi Jawa Tengah ini tersebar di empat kabupaten, dengan total luas layanan mencapai 60 hektare dan panjang jaringan irigasi 2,8 kilometer. Program tersebut, diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan air irigasi, terutama pada musim kemarau, sehingga produktivitas tanam untuk pertanian dapat terjaga secara berkelanjutan.<br> <br>Melalui pembangunan ini, BBWSBS berperan aktif dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional, sekaligus memperkuat kesejahteraan petani serta menjaga stabilitas pasokan pangan. Inisiatif ini menjadi wujud nyata sinergi antara pengelolaan sumber daya air dan pembangunan sektor pertanian menuju kedaulatan pangan di Indonesia.<br><br></div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
06 January 2026
<div>Bendungan Jlantah merupakan salah satu infrastruktur sumber daya air yang berada di Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar. Bendungan ini dibangun sebagai tampungan air buatan yang berfungsi menjaga ketersediaan air bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.<br><br></div><div>Keberadaan bendungan ini memberikan manfaat penting, terutama untuk mendukung irigasi pertanian, penyediaan air baku, serta membantu mengurangi potensi banjir. Dengan pengelolaan yang baik, bendungan menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan air dan kelestarian lingkungan.<br><br></div><div>Selain manfaatnya, Bendungan Jlantah juga memiliki peran strategis dalam konservasi sumber daya air. Tampungan air yang tersedia membantu menahan air saat musim hujan dan menyediakannya kembali saat musim kemarau.<br><br></div><div>BBWSBS terus berkomitmen mengelola dan memelihara Bendungan Jlantah agar dapat berfungsi optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat serta mendukung ketahanan air di Wilayah Sungai Bengawan Solo.</div><div><br></div><div><strong>Manfaat Bendungan</strong></div><div>Irigasi 1,494 Ha</div><div>Penyediaan Air Baku 0.15 liter/detik</div><div>Reduksi Bajir 70.36 m³/detik<br><br></div><div><strong>Data Teknis</strong></div><div>Tipe Bendungan : Urugan Tanah</div><div>Luas Genangan : 535,000 m²</div><div>Volume Total : 11,960,000 m³<br><br></div><div> </div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
20 June 2022
Pembangunan infrastruktur merupakan cerminan pembangunan suatu bangsa ke depannya yang dikerjakan oleh sumber daya manusia berkompeten dan sesuai bidangnya. Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) melaksanakan elantikan Pejabat Pengawas dan Pengukuhan Sub Koordinator (Subkor)/Ketua Tim secara serentak melalui teleconferece pada masing-masing unit kerja dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang berlaku, Senin (20/06/2022). Direktur Jenderal (Dirjen) SDA, Ir. Jarot Widyoko, Sp-1, menyampaikan arahan dalam acara tersebut bahwa pelantikan pejabat adalah suatu hal biasa yang terus dilakukan dalam rangka penyegaran, kelengkapan, dan regenerasi pada suatu organisasi. “Kami berharap saudara-saudara yang telah dilantik dapat melaksanakan tugas dengan sebaikbaiknya sesuai dengan tanggung jawab yang dibebankan. Semoga Tuhan YME senantiasa bersama kita dan capaian kinerja pada tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya,” pesannya. Adapun pejabat di Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) yang dilantik, yakni Arie Budiharjo, S.Sos. sebagai Ketua Tim Kepegawaian, Pengelolaan Arsip, dan Layanan Utama, Haris Hadihanafi, S.I.P., M.S.P. sebagai Ketua Tim Keuangan, Fasilitasi Pengelolaan Barang Persediaan Bencana dan Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), Novia Ana Lestari, S.H.sebagai Ketua Tim Hukum dan Komunikasi Publik, Adiel Putra Wijaya, S.T., M.Eng. sebagai Subkoordinator Perencanaan Umum, Muhammad Witjaksono, S.T. sebagai Ketua Tim Penyusunan Program dan Anggaran, Hanif Triawan usuma, S.T.P. M.T. sebagai Subkoordinator Pengendalian Pelaksanaan Irigasi dan Rawa, Muhammad Arwan Fatchul Aziz, S.T., M.Eng. sebagai Subkoordinator Pengendalian Pelaksanaan Air Tanah dan Air Baku, Sugeng Wiratna, S.T., M.T. sebagai Subkoordinator Pengendalian Pelaksanaan Sungai dan Pantai, Khoirul Murod, S.T., M.T. sebagai Subkoordinator Pengendalian Pelaksanaan Bendungan dan Danau, Herawati Anna Purwaningsih, S.T., M.PSDA. sebagai Subkoordinator Perencanaan Operasi dan Pemeliharaan, Santosa, S.ST., M.T. sebagai Subkoordinator Pelaksanaan Operasi dan Pemeliharaan dan untuk Ambar Puspitosari, S.T., MDM. sebagai Subkoordinator Perencanaan Teknis I Subdirektorat Perencanaan Teknis Air Tanah dan Air Baku, Direktorat Air Tanah dan Air Baku. Diharapkan kedepannya pejabat yang mendapat amanah dapat menjalankan tugas semaksimal mungkin, bekerja dengan baik, ikhlas dan sesuai dengan prosedur yang ada di lapangan, serta melayani masyarakat baik dalam dalam arti umum maupun spesifik. Hal tersebut tentunya bertujuan untuk melakukan percepatan pelaksanaan pekerjaan dan kegiatan di lingkungan SDA yang tersebar Indonesia. (BBWSBS/Ferri)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
25 April 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menyelenggarakan acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di The Alana Hotel and Convention Center, Jawa Tengah, Senin (25/04/2022). Kegiatan tersebut tetap dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Program P3TGAI selain untuk mendukung program ketahanan pangan Nasional, juga sebagai upaya peningkatan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat khususnya petani. Selain itu, memperkuat dan meningkatkan kemandirian masyarakat petani dalam kegiatan pengelolaan jaringan irigasi. P3TGAI juga menyasar pada pemberdayaan Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa) maupun Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dalam kegiatan teknis perbaikan dan peningkatan jaringan irigasi air. Tujuannya untuk mengembalikan kondisi dan fungsi saluran dan bangunan irigasi seperti semula secara parsial. Selain itu, juga bermanfaat untuk meningkatkan fungsi dan kondisi jaringan yang sudah ada melalui kegiatan rehabilitasi atau menambah luas area pelayanan pada jaringan irigasi yang sudah ada dengan mempertimbangkan perubahan kondisi lingkungannya. Total penerima manfaat kegiatan P3TGAI TA 2022 di Wilayah PPK OP SDA II ada sebanyak 289 (dua ratus delapan puluh sembilan) desa untuk Provinsi Jawa Tengah. Penerima manfaat kegiatan P3TGAI tahap I ada sebanyak 203 desa yang berlokasi di 6 (enam) kabupaten yaitu 28 desa di Kab. Wonogiri, 37 desa di Kab. Sukoharjo, 25 desa di Kab. Karanganyar, 35 desa di Kab. Sragen, 37 desa di Kab. Boyolali, dan 41 desa di Kab. Klaten. Kabid Operasi dan Pemeliharaan (O&P) SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si., mengatakan kegiatan hari ini dilaksanakan bersama penandatanganan perjanjian kerja sama untuk 203 desa penerima pada tahap 1 pelaksanaan program P3-TGAI tahun 2022. Penandatanganan ini menjadi sebuah bentuk komitmen bersama dan bukti bahwa kita bersama siap mengemban tugas dan amanah menyelesaikan program P3-TGAI. “Saya berharap melalui kegiataan P3TGAI dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya bagi masyarakat desa penerima. Selain itu kegiatan P3-TGAI ini menjadi program yang mampu membangun kebersamaan petani dalam memafaatkan air untuk irigasi melalui saluran yang telah dibangun. Hingga pada akhirnya tercipta kedaulatan pangan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan,” katanya. (BBWSBS/Tamara)
Baca Selengkapnya