Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
01 October 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menyelenggarakan Apel Kesiapsiagaan Bencana 2021-2022 di Kantor BBWS Bengawan Solo, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (01/10/2021). Kegiatan tersebut digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Apel tersebut dalam rangka meningkatkan koordinasi dan mendukung tugas dan fungsi penanggulangan ataupun mitigasi jika terjadi bencana banjir. BBWS Bengawan Solo juga membentuk satgas yang terbagi di beberapa titik mulai dari hulu hingga hilir daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo, dengan memanfaatkan instrumen yang ada untuk ikut memantau cuaca, iklim, dan memprediksi terjadinya banjir. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M. Tech., mengatakan selain menyiagakan pasukan, kelengkapan peralatan untuk tanggap bencana juga diperiksa. Mulai dari kesiapan peralatan untuk keamanan petugas atau sukarelawan hingga kesiapan armada patroli dan perahu. “Kami melihat peristiwa sebelumnya. Saya juga berharap agar kita semua bersiap diri untuk menghadapi bencana yang akan terjadi, serta meningkatkan kesadaran dan sikap tanggap dalam menghadapi bencana banjir, tanah longsor, maupun kekeringan,” ujar Agus. Selain itu, masyarakat dapat berpartisipasi dalam pelaporan kejadian bencana banjir, longsor akibat banjir, dan kerusakan infrastruktur bangunan air akibat banjir melalui laman SIBENSOL di alamat bbwsbengawansolo.id/sibensol Kepala Bidang (Kabid) Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, S.T., M.Si., mengatakan pada saat ini BBWS Bengawan Solo sudah membentuk Satgas Bencana. “Turun hujan sudah mulai merata sehingga hal itu mengisyaratkan kita harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan kami membentuk tiga Satgas Bencana yang terbagi atas koordinator satgas di wilayah hulu hingga hilir pada daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur,” pungkasnya. Sejumlah alat berat di antaranya eskavator, truk crane, pompa air, dan perahu karet juga disiagakan khususnya di tiga titik Satgas Bencana. BBWS Bengawan Solo telah mempersiapkan segala hal, baik sumber daya manusia (SDM) maupun peralatan untuk mencegah kerugian yang lebih besar akibat bencana banjir. (BBWSBS/Tamara/MG - Inki)
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
25 October 2025
<div>Sebagai langkah nyata dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional, BBWSBS melaksanakan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Kewenangan Pemerintah Daerah di wilayah Jawa Timur. Upaya ini menjadi bagian penting dalam memastikan ketersediaan air irigasi yang andal bagi sektor pertanian.<br><br>Program rehabilitasi mencakup 49 Daerah Irigasi di 7 kabupaten, dengan total luas manfaat 5.625,44 hektare dan panjang pekerjaan saluran 49,94 kilometer.<br><br>Melalui rehabilitasi jaringan irigasi ini, BBWSBS terus berperan aktif dalam menjaga ketersediaan air bagi sektor pertanian, memperkuat fondasi ketahanan pangan, dan mendorong terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.<br><br></div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
28 October 2025
<div>Kepala BBWSBS, Gatut Bayuadji melakukan koordinasi lapangan bersama Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Supardiyanto, Direktur Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Dhani Gartina, serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo, Bagas Widaryanto dalam rangka penyampaian progres pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 02 Tahun 2025 di Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah pada Kamis (9/10/2025).<br><br>Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Sukoharjo tersebut bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan peningkatan infrastruktur irigasi pertanian, guna mendukung ketahanan pangan nasional.<br><br>Dalam forum tersebut, dibahas berbagai capaian dan tantangan teknis di lapangan, termasuk peran strategis BBWSBS dalam mendukung ketersediaan air irigasi melalui pengelolaan sumber daya air yang terintegrasi dan berkelanjutan.<br><br>Kunjungan ini menjadi langkah penting untuk memastikan pelaksanaan Inpres berjalan tepat sasaran, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan melalui kolaborasi antara sektor pertanian dan sumber daya air.</div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
06 May 2021
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo bersama staff meninjau lokasi Program Percepatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Dusun Jajar, Desa Sukosewu, Kecamatan Sukoseweu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (05/05/2021). P3TGAI di lokasi ini dikerjakan oleh 15 orang dan saat ini Progres Fisik nya telah mencapai 23%. Pekerjaan yang telah dilaksanakan adalah galian tanah sedalam 120 m, pasangan batu 120 m dan plesteran 50 m. Dengan Pola Tanam Padi Padi Palawija yang dapat menghasilkan produksi 7 Ton/Ha para petani sangat antusias terhadap Program P3TGAI. Dalam kesempatan ini Kepala BBWS Bengawan Solo berkesempatan berinteraksi langsung dengan Petani yang mengerjakan P3TGAI di saluran sepanjang 280 meter ini. Ia berpesan agar semua dapat terus bekerja dengan baik sampai saluran ini jadi dan nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat petani. “Ayo terus semangat sampai saluran ini jadi agar nanti dapat menjadi teman baik dalam melakukan usaha tani!” Pesan Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech dengan penuh suka cita. P3TGAI merupakan Program Padat Karya Tunai (Cash for Work) yang melibatkan partisipasi langsung dari masyarakat khususnya petani. sehingga masyarakat dapat semakin guyup rukun dalam melaksanakan kegiatan usahatani sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian (bbwsbs/sita).
Baca Selengkapnya