Berita Balai


Berita Balai,

Penguatan Infrastruktur SDA di Tuban - Untuk Swasembada Pangan Nasional

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

31 October 2025

<div>Anggota Komisi IV DPR RI, Eko Wahyudi dan Anggota Komisi V DPR RI, Ali Mufthi, serta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban didampingi Kepala BBWSBS, Gatut Bayuadji melakukan peninjauan dalam rangka percepatan normalisasi tata guna irigasi dan perpompaan pada Selasa (5/8/2025) di Kali Avur, Tuban, Jawa Timur.<br><br>Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah pusat, legislatif, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung penguatan infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) guna menunjang produktivitas pertanian serta mendorong terwujudnya program swasembada pangan nasional.<br><br>Peninjauan tersebut dilanjutkan dengan kegiatan forum diskusi bersama para petani di Kali Avur, Desa Plumpang, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Dalam forum ini, sejumlah petani menyampaikan berbagai aspirasinya, antara lain penyelesaian pembangunan Bendungan Jabung Ring Dyke dan permasalahan sedimentasi di Kali Avur.<br><br>Gatut Bayuadji menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif masyarakat, dalam mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Bendungan Jabung Ring Dyke akan dilaksanakan secara bertahap dan diharapkan dapat berfungsi optimal dalam mengurangi potensi genangan serta melindungi lahan pertanian produktif di sekitarnya.<br><br>BBWSBS akan terus berupaya untuk menghadirkan layanan infrastruktur air yang andal, inklusif, dan berkelanjutan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.</div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

BBWSBS Gelar Focus Group Discussion - Antisipasi Banjir, Amankan Irigasi, Perkuat Pangan

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

31 October 2025

<div>BBWSBS menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Persiapan Musim Penghujan Tahun 2025/2026 di Solo, Jawa Tengah pada Senin (13/10/2025) dan di Madiun, Jawa Timur pada Kamis (16/10/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala BBWSBS, Gatut Bayuadji, beserta jajaran.<br><br>FGD tersebut bertujuan merumuskan rekomendasi dan langkah konkret dalam menghadapi potensi risiko hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor. Melalui diskusi tersebut, diharapkan tercipta solusi yang inovatif, efektif, dan mudah diterapkan di lapangan.<br><br>Selain fokus pada antisipasi musim penghujan, kegiatan ini juga menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan kesiapan infrastruktur sumber daya air (SDA) yang mendukung ketahanan wilayah. Infrastruktur yang andal menjadi faktor kunci dalam mendukung sistem irigasi dan pengelolaan air secara menyeluruh.<br><br>Dengan pengelolaan SDA yang optimal, BBWSBS berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan mendukung pencapaian target swasembada pangan nasional, khususnya di wilayah strategis Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo. Kolaborasi lintas sektor akan terus diperkuat untuk memastikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.</div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

Menteri PU Tinjau Kesiapan Jalan Pantura Hadapi Arus Mudik 2026 - Dukungan BBWSBS dalam Mitigasi Banjir di Jalan Nasional

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

03 March 2026

<div>Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, didampingi Kepala BBWS Bengawan Solo, Gatut Bayuadji beserta jajaran, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali, serta BBWS Brantas, melakukan peninjauan kesiapan Jalan Pantura, Jawa Timur, dalam menghadapi arus mudik 2026 pada Minggu, 1 Maret 2026.<br><br></div><div>&nbsp;Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan infrastruktur secara menyeluruh, mencakup kondisi fisik jalan, kelengkapan fasilitas pendukung, hingga sistem penunjang keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Selain itu, perhatian juga difokuskan pada kesiapan langkah mitigasi terhadap potensi gangguan, termasuk genangan dan luapan air di sejumlah titik. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan perjalanan mudik yang aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat.<br><br></div><div>&nbsp;Melalui kolaborasi antara Balai Jalan dan Balai Sungai, disiapkan pompa air guna mempercepat surutnya genangan dengan target penanganan maksimal tidak lebih dari satu jam agar arus lalu lintas tetap terjaga. Di samping itu, dilakukan normalisasi sungai serta pemasangan geobag dan sandbag untuk menahan potensi luapan air, sehingga Jalan Nasional tetap aman dan terlindungi dari limpasan sungai maupun luapan saluran di sekitarnya.<br><br></div><div>Mitigasi dan Penanganan Darurat Bencana Banjir<br><br></div><ol><li>Normalisasi sungai di Kabupaten Lamongan&nbsp;</li><li>Pemasangan <em>geobag </em>di Kabupaten Tuban</li><li>Pembuatan dan peninggian tanggul menggunakan <em>sandbag </em>di Kabupaten Lamongan&nbsp;</li><li>Siaga mobile pump di lokasi rawan banjir</li><li><em>Walkthrough </em>titik rawan banjir di Jalan Nasional Tuban - Babat&nbsp;</li><li>Pengoperasian pompa mobile pump di Kabupaten Gresik<br><br></li></ol><div>Dalam rangka mengantisipasi titik-titik rawan banjir di jalan nasional, saya sudah menginstuksikan untuk dibuat posko bersama antara Balai Jalan dan Balai Sungai. Nantinya, tim Balai Sungai akan bawa pompa-pompanya. Begitu banjir, kita upayakan agar pompa digunakan tidak lebih dari satu jam, agar arus lalu lintas tidak banyak terganggu.&nbsp;<br><br></div><div>&nbsp;Selain itu, Balai Sungai juga akan melakukan normalisasi sungai serta memasang geobag maupun sandbag di titik-titik yang membutuhkan sebagai langkah pengamanan tambahan. Seandainya pun harus terjadi luapan air dari sungai, parit atau dari mana pun harapannya tidak sampai menghantam Jalan Nasional.<br><br></div><div>&nbsp;(Menteri PU, Dody Hanggodo)<br><br></div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

Penanganan Limpasan Sungai Kedungpring di Kabupaten Gresik - Pemasangan Geobox dan Bronjong Pasir sebagai Upaya Penguatan Tanggul

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

05 February 2026

<div>BBWSBS melaksanakan pemasangan geobox dan bronjong pasir pada tanggul nonteknis di Desa Deliksumber, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, sebagai langkah penguatan tanggul dan perlindungan wilayah sekitar. Kegiatan ini dilakukan sebagai penanganan darurat atas limpasan Sungai Kedungpring.<br><br>Penanganan berupa pembuatan tanggul sementara menggunakan kombinasi bronjong pasir dan geobox yang diisi material tanah urug dengan perkuatan menggunakan cerucuk bambu serta pembuatan jalan akses menggunakan ekskavator PC 75 milik BBWSBS guna mendukung mobilisasi alat dan material di lapangan.<br><br>Pemasangan geobox dan bronjong pasir telah diselesaikan dengan total panjang terpasang mencapai 180 meter, terdiri atas 39 unit geobox dan 6 unit bronjong pasir. Selain itu, dilakukan perapian jalan akses untuk memastikan kondisi lokasi tetap tertata dengan baik.<br><br>Melalui Langkah ini, BBWSBS menegaskan komitmennya untuk terus siap melakukan penanganan dan penguatan infrastruktur sumber daya air sebagai bagian dari upaya pengendalian risiko banjir dan perlindungan wilayah.<br><br></div><div>Tindak Cepat BBWSBS<br><br></div><ul><li>Pengangkutan bahan material berupa tanah urug, cerucuk bambu, dan geobox</li><li>Pembuatan jalan akses menggunakan ekskavator PC 75</li><li>Pemasangan geobox dan bronjong pasir sepanjang 180 meter (39 unit geobox dan 6 unit bronjong pasir)</li><li>Perapian jalan akses</li></ul><div><br><br></div>

Baca Selengkapnya