Berita Balai,
30 October 2025
<div>Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur, merupakan salah satu infrastruktur sumber daya air yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui BBWSBS.<br><br>Bendungan ini berperan penting dalam penyediaan air baku, pengairan lahan pertanian seluas 600 hektare, serta mendukung pembangkit listrik tenaga air sebagai sumber energi bersih. Selain itu, Bendungan Tukul juga berfungsi untuk mereduksi potensi banjir pada musim hujan.<br><br>Melalui pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, BBWSBS terus berkomitmen mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.</div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
24 August 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melakukan kegiatan monitoring progres pekerjaan Bendungan Pidekso di Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri pada Selasa, (24/08/2021). Kegiatan monitoring tersebut sebelumnya telah memenuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Dalam kegiatan tersebut, Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M. Tech., beserta pejabat di lingkungan BBWSBS meninjau progres pekerjaan Bendungan Pidekso yang ditargetkan segera tuntas. Bendungan yang berada di hulu Sungai Bengawan Solo tersebut diketahui sebagai pengembangan infrastruktur penyediaan air irigasi yang dapat menyediakan air baku sebesar 300 liter/detik di wilayah Kabupaten Wonogiri. Selain irigasi, Bendungan Pidekso juga sebagai pengendali banjir dan lahan konservasi sekaligus pariwisata sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Bendungan Pidekso yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di bidang SDA tersebut telah mencapai progres yakni 75,86 % pada 23 Agustus 2021 melebihi rencana 75,84% pada 23 Agustus 2021. Diketahui, Bendungan Pidekso merupakan bendungan multifungsi dengan kapasitas 25 juta m3 yang direncanakan mampu mengairi area irigasi seluas 1.500 ha. Air irigasi dari bendungan akan meningkatkan intensitas tanam dari 133 % ke 240% . Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., juga menjelaskan bahwa pekerjaan dalam pembangunan bendungan multifungsi dengan kapasitas 25 juta m3 tersebut ditargetkan segera tuntas. Agus Rudyanto juga berpesan agar dalam pelaksanaan paket pekerjaan Bendungan Pidekso bisa dikerjakan sesuai dengan targetnya pada Oktober 2021. “Semoga pelaksanaan paket pekerjaaan Bendungan Pidekso bisa terlaksana sesuai dengan target dan tepat waktu,” paparnya.(BBWSBS/Fira-MG Alfida).
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
14 November 2025
<div>#KoncoBengawan, Daerah Irigasi (D.I.) Prijetan yang berlokasi di Desa Mlati, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu daerah irigasi yang memiliki nilai sejarah tersendiri.<br> <br>D.I. Prijetan mendapat suplai air dari Bendungan Prijetan yang telah dibangun sejak masa pemerintahan Belanda pada tahun 1910 dan mulai beroperasi pada tahun 1917. D.I. Prijetan melayani area seluas 4.513 hektare yang mencakup wilayah di Kabupaten Lamongan, tepatnya Kecamatan Kedungpring, Sugio, dan Modo.<br> <br>Melalui upaya pengelolaan yang berkelanjutan, BBWSBS berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan fungsi jaringan irigasi ini sebagai penopang ketahanan dan swasembada pangan nasional. Dengan air yang terus mengalir, kesejahteraan petani dan kemandirian pangan bangsa pun terus tumbuh. </div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
24 September 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menggelar acara Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan di Lingkungan BBWSBS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Kantor BBWSBS, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat, (24/09/2021). Acara penandatanganan tersebut terhubung secara daring melalui video conference yang disaksikan oleh jajaran Direktur di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Bob Arthur Lombogia dan Kasubdit Wilayah II Direktorat Sungai Pantai, Roy Panagom Pardede, S.T., M.Tech. Dalam kesempatan ini, BBWS Bengawan Solo menandatangani dua paket pekerjaan, yakni Supervisi Pembangunan Breakwater di Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan dengan penyedia jasa KSO PT. Hilmy Anugerah – PT. INAKKO Internasional Konsulindo – PT. Ika Adya Perkasa senilai Rp4.200.223.500,00 dan paket Pembangunan Breakwater di Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan dengan penyedia jasa PT. Adhi Karya (Persero) Tbk senilai Rp103.175.389.306,00 yang ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai dan Pantai (Supan) I, Yuhanes Widi Nugroho, S.T. Kasubdit Wilayah II Direktorat Sungai Pantai, Roy Panagom Pardede, S.T., M.Tech. mewakili Direktur Sungai dan Pantai (Supan) Ditjen SDA, Ir. Bob Arthur Lombogia, M.Si., secara daring menyampaikan bahwa akan selalu mendukung sekaligus berperan sebagai pembina. “Kami ingin agar para pihak yang terkait agar segera action di lapangan sehingga jangan bersantai setelah penandatanganan kontrak. Segera membuat action plan yang lebih aktual dan realistis dengan kondisi di lapangan untuk kontraktornya, karena nantinya saat di lapangan akan berhadapan dengan permasalahan-permasalahan baru,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech. sempat mewanti-wanti kepada para kontraktor untuk menjaga integritas dalam bekerja. “Untuk para penyedia jasa dapat memanfaatkan sisa waktu seefektif mungkin. Saya berharap para penyedia jasa dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kontrak, Penandatanganan kontrak ini bukanlah akhir dari suatu kemenangan untuk penyedia jasa, namun sebagai titik tolak awal dimulainya perjuangan yang lebih berat dan penuh tanggung jawab. Untuk itu bagi semua pihak terkait agar memahami dan mematuhi ketentuan-ketentuan dan dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai yang tertuang dalam kontrak tersebut,” pesannya. (BBWSBS/Tamara)
Baca Selengkapnya