Berita Balai,
25 October 2025
<div>Mimin mau mengajak <a href="https://www.instagram.com/explore/tags/koncobengawan/">#KoncoBengawan</a> untuk mengintip Bendungan Bendo yang terletak di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.<br><br>Bendungan Bendo merupakan salah satu infrastruktur pengelolaan sumber daya air yang dibangun oleh BBWSBS untuk mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah sekitarnya. Salah satu tujuan utama pembangunan Bendungan Bendo adalah untuk menyediakan air baku sebesar 370 liter per detik. Ketersediaan air ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat, kegiatan industri, dan fasilitas umum di Ponorogo dan sekitarnya.<br><br>Selain penyediaan air baku, bendungan ini juga memberikan manfaat besar di bidang pertanian. Dengan adanya Bendungan Bendo, sistem irigasi dapat mengairi lahan pertanian seluas 7.800 hektare, air baku 370 liter/detik, dan reduksi banjir seluas 674 hektare sehingga produktivitas pertanian di wilayah tersebut dapat meningkat.<br><br>Melalui pengelolaan yang berkelanjutan, BBWSBS terus berupaya agar Bendungan Bendo dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, baik untuk kebutuhan air maupun mendukung ketahanan pangan.</div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
20 June 2022
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Maryadi Utama, ST. M.Si., melakukan kunjungan kerja (kunker) di kantor Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah Jawa Tengah di Jl. Ngesrep Tim V, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Senin (20/06/2022). Dalam kunjungan tersebut Kepala BBWSBS didampingi oleh pejabat dan staf beserta di lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19. Kunjungan kali ini dalam rangka menjalin koordinasi antara BBWS Bengawan Solo dengan BP2JK Wilayah Jateng. Kepala BBWS Bengawan Solo melakukan pertemuan silaturahmi sekaligus koordinasi yang diterima oleh Kepala BP2JK Wilayah Jateng, Yanuar Muntalit, S.T. M.Tech., dan Kasubag Umum dan Tata Usaha BP2JK Wilayah Jateng, Riko Hadiyanto Prasetio, S.T. M.T., Maryadi Utama, S.T. M.Si., mengatakan jika kedatangan BBWS Bengawan Solo kali ini dalam rangka silaturahmi. Kepala BBWS Bengawan Solo juga mengucapkan terima kasih kepada BP2JK dan berharap kedepannya akan terus menjalin koordinasi yang baik. “BBWS Bengawan Solo mengucapkan terima kasih kepada BP2JK yang selalu memberikan yang terbaik untuk kami. Semoga kedepannya kami bisa terus bekerjasama dengan baik,” katanya. Yanuar Muntalit, S.T. M.Tech turut menyambut hangat kedatangan BBWS Bengawan Solo dan menyatakan akan terus mendukung kinerja di lapangan dalam hal pengadaan barang dan jasa. (BBWSBS/Safira)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
09 November 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan koordinasi dengan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc di Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur Senin (08/11/2021). Kegiatan yang turut dihadiri oleh Kepala BBWSBS Dr.Ir. Agus Rudyanto, M.Tech dan pejabat di lingkungan BBWSBS tersebut sebelumnya telah menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Kegiatan koordinasi tersebut dalam rangka diskusi terkait Penanganan Banjir Kali Lamong. Kali Lamong termasuk dalam kategori sungai intermitten dengan penampang yang relatif datar. Sungai tersebut juga memiliki 34 anak sungai dengan kapasitas maksimal sungai utama ±250 M3/detik sedangkan debit saat musim penghujan dapat mencapai >700 M3/detik. Kali Lamong yang memiliki luas Daerah Aliran Sungai (DAS) ±720 Km2 tersebut rawan diterjang banjir saat memasuki musim penghujan. Saat ini banjir di lokasi tersebut terjadi karena Kali Lamong meluap akibat intensitas curah hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir. Diberitakan jika luapan Sungai Kali Lamong akibat banjir merendam beberapa desa di Kecamatan Benjeng, Balongpanggang serta Kedamean, Kabupaten Gresik. Oleh karenanya, BBWS Bengawan Solo melakukan koordinasi dengan Wagub Jawa Timur terkait langkah-langkah yang akan dilakukan dalam Penanganan Banjir Kali Lamong. Dalam arahannya, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc mengungkapkan terima kasih kepada BBWS Bengawan Solo yang telah membantu mencari solusi dalam Penanganan Banjir Kali Lamong. Emil Dardak juga mengungkap langkah-langkah yang akan dilakukan oleh BBWS Bengawan Solo kedepannya. “Terima kasih kepada Kepala Balai BBWSBS yang telah mencari solusi dalam Penanganan Banjir Kali Lamong. BBWS Bengawan Solo telah meletakan pompa yang akan membantu memindahkan air dari perumahan ke badan sungai. Kemudian juga akan ada pintu-pintu air yang dipasang. Mudah-mudahan langkah-langkah tersebut bisa mengatasi banjir karena kami khawatir akan datangnya hujan yang terus menerus,” paparnya. Dr.Ir. Agus Rudyanto, M.Tech menambahkan jika BBWS Bengawan Solo pada prinsipnya setiap tahun sudah menganggarkan untuk Pengendalian Banjir di Kali Lamong. Agus Rudyanto juga menyebut jika langkah BBWS Bengawan Solo merupakan langkah yang paling optimal dan berharap agar tidak terjadi banjir di sekitar Kali Lamong dan semoga semua langkah-langkah yang telah disebutkan dapat dijalankan dengan baik. “Kami telah melakukan langka-langkah Penanganan Banjir Kali Lamong salah satunya dengan mengirimkan pompa banjir di daerah yang terjadi genangan kritis sehingga diharapkan dapat membantu mengurangi banjir,” paparnya. (BBWSBS/Safira)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
23 August 2021
Balai Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo rutin melakukan tes Swab Antigen untuk pegawai yang melakukan Work From Office (WFO) di lingkungan BBWS Bengawan Solo pada Senin, (23/08/2021) di Kantor BBWSBS di Pabelan, Sukoharjo, Jawa Tengah. Kegiatan Swab Antigen berlangsung selama 4 hari berurutan di lingkungan BBWS Bengawan Solo dari kantor Pabelan, Palur hingga Madiun dan Bojonegoro. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengatakan agenda swab antigen hari ini bukan kali pertama yang dilakukan BBWS Bengawan Solo. BBWS Bengawan Solo menjadwalkan swab antigen rutin setiap sepekan sekali. Upaya ini untuk mengantisipasi persebaran virus corona di lingkungan BBWS Bengawan Solo. Interaksi para karyawan dengan lingkungan luar kini juga dibatasi. “Meski demikian kami tetap mengimbau seluruh karyawan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan di manapun,” kata Agus. Agus menambahkan seluruh karyawan dihimbau untuk tetap menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan) dalam setiap aktivitas. “Saya terus mewanti – wanti untuk seluruh karyawan untuk menjaga asupan makanan untuk menambah imun agar tak mudah tertular virus,” ujarnya. Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA), Heriantono Waluyadi, ST.,MT mengatakan melalui Swab Antigen ini dapat menjadi sarana untuk segera memutus rantai penyebaran Covid-19. “Semoga penyebaran Covid-19 di lingkungan BBWS Bengawan Solo dapat dicegah sedini mungkin. Dengan adanya Swab Antigen, diharapkan kondisi kesehatan para pegawai dapat senantiasa terpantau sehingga apabila terdeteksi pegawai yang terjangkit Covid-19 dapat segera diambil tindakan.” paparnya. (BBWSBS/Tamara/MG-Inki)
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
30 October 2025
<div>Rehabilitasi jaringan irigasi air tanah (JIAT) merupakan upaya nyata dalam meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya air untuk pertanian. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.<br><br>JIAT yang terpelihara dengan baik akan memberikan banyak manfaat, mulai dari kelancaran aliran air hingga peningkatan produktivitas pertanian. Dengan adanya JIAT yang andal, petani dapat mengelola lahan pertanian secara lebih optimal, meminimalkan risiko gagal panen, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.<br><br>Lebih dari itu, rehabilitasi JIAT menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Infrastruktur sumber daya air yang kuat akan memperkuat fondasi pertanian, sehingga tujuan besar swasembada pangan bukan hanya sekadar cita-cita, melainkan dapat benar-benar terwujud demi kesejahteraan bersama.</div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
10 March 2026
<div>Embung Manisharjo dibangun pada tahun 2017 dan berlokasi di Desa Manisharjo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi. Dengan sumber air yang berasal dari anak sungai bengawan solo dan air hujan, embung ini berperan penting sebagai sarana penampungan air untuk mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya pada musim kemarau.<br><br>Keberadaan Embung Manisharjo menjadi salah satu infrastruktur sumber daya air yang mendukung upaya konservasi sekaligus pemanfaatan air secara berkelanjutan. Melalui pengelolaan yang optimal, ketersediaan air tetap terjaga sehingga dapat dimanfaatkan secara efektif untuk mendukung aktivitas dan kesejahteraan masyarakat sekitar.</div>
Baca Selengkapnya