Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
25 April 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menyelenggarakan acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di The Alana Hotel and Convention Center, Jawa Tengah, Senin (25/04/2022). Kegiatan tersebut tetap dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Program P3TGAI selain untuk mendukung program ketahanan pangan Nasional, juga sebagai upaya peningkatan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat khususnya petani. Selain itu, memperkuat dan meningkatkan kemandirian masyarakat petani dalam kegiatan pengelolaan jaringan irigasi. P3TGAI juga menyasar pada pemberdayaan Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa) maupun Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dalam kegiatan teknis perbaikan dan peningkatan jaringan irigasi air. Tujuannya untuk mengembalikan kondisi dan fungsi saluran dan bangunan irigasi seperti semula secara parsial. Selain itu, juga bermanfaat untuk meningkatkan fungsi dan kondisi jaringan yang sudah ada melalui kegiatan rehabilitasi atau menambah luas area pelayanan pada jaringan irigasi yang sudah ada dengan mempertimbangkan perubahan kondisi lingkungannya. Total penerima manfaat kegiatan P3TGAI TA 2022 di Wilayah PPK OP SDA II ada sebanyak 289 (dua ratus delapan puluh sembilan) desa untuk Provinsi Jawa Tengah. Penerima manfaat kegiatan P3TGAI tahap I ada sebanyak 203 desa yang berlokasi di 6 (enam) kabupaten yaitu 28 desa di Kab. Wonogiri, 37 desa di Kab. Sukoharjo, 25 desa di Kab. Karanganyar, 35 desa di Kab. Sragen, 37 desa di Kab. Boyolali, dan 41 desa di Kab. Klaten. Kabid Operasi dan Pemeliharaan (O&P) SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si., mengatakan kegiatan hari ini dilaksanakan bersama penandatanganan perjanjian kerja sama untuk 203 desa penerima pada tahap 1 pelaksanaan program P3-TGAI tahun 2022. Penandatanganan ini menjadi sebuah bentuk komitmen bersama dan bukti bahwa kita bersama siap mengemban tugas dan amanah menyelesaikan program P3-TGAI. “Saya berharap melalui kegiataan P3TGAI dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya bagi masyarakat desa penerima. Selain itu kegiatan P3-TGAI ini menjadi program yang mampu membangun kebersamaan petani dalam memafaatkan air untuk irigasi melalui saluran yang telah dibangun. Hingga pada akhirnya tercipta kedaulatan pangan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan,” katanya. (BBWSBS/Tamara)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
23 November 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo hadir dan memfasilitasi Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Badan Koordinasi Wilayah (BAKORWIL) Pemerintahan dan Pembangunan Kabupaten Bojonegoro, Dinas Perumahan Umum (PU) SDA Provinsi Jawa Timur, dan Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda (OTODA) Provinsi Jawa Timur di Kantor BBWSB Bengawan Solo, di Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa, (23/11/2021). Kegiatan dalam rangka Koordinasi Pengendalian Banjir Kali Lamong dan Anak Sungainya yang turut dihadiri oleh Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., dan pejabat di lingkungan BBWSBS tersebut diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Rakor yang dihadiri oleh 50 peserta perwakilan forkopimda Provinsi Jawa Timur tersebut membahas Finalisasi Draft Nota Kesepakatan serta tindak lanjut pengendalian banjir Kali Lamong dan anak sungainya. Pembahasan tersebut juga merupakan pembahasan rencana kerja yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19. Perlu diketahui, Kali Lamong termasuk dalam kategori sungai intermitten dengan penampang yang relatif datar. Sungai tersebut juga memiliki 34 anak sungai dengan kapasitas maksimal sungai utama ±250 M3/detik sedangkan debit saat musim penghujan dapat mencapai >700 M3/detik. Oleh karenanya, BBWS Bengawan Solo melakukan koordinasi dengan BAKORWIL Kabupaten Bojonegoro, Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur, serta Biro Administrasi Pemerintahan dan OTODA Provinsi Jawa Timur terkait langkah-langkah yang akan dilakukan dalam pengendalian banjir Kali Lamong dan anak sungainya. Agus Rudyanto berharap agar kegiatan ini nantinya dapat memecahkan permasalahan yang ada di Kali Lamong serta sebagai upaya pengendalian banjir Kali Lamong. “Perlu diketahui jika penyebab banjir Kali Lamong ada dari berbagai penjuru yang harus diperhatikan sehingga kami sangat menyambut hangat kegiatan ini. Mudah-mudahan apa yang dikoordinasikan hari ini bisa menghasilkan kesepakatan yang bisa disampaikan kepada Menteri PUPR untuk mendukung kegiatan Pengendalian Banjir Kali Lamong yang nantinya juga dapat digunakan sebagai payung hukum,” paparnya. Turut memberikan sambutannya, Kepala BAKORWIL Bojonegoro, Agung Subagyo, S.STP, M.Si mengucapkan terima kasih kepada BBWS Bengawan Solo yang telah memfasilitasi kegiatan koordinasi Pengendalian Banjir Kali Lamong. Agung Subagyo juga berharap agar kegiatan koordinasi tersebut dapat mencapai kesepakatan dalam upaya Pengendalian Banjir Kali Lamong (BBWSBS/Fira).
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
08 April 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menggelar acara Penandatanganan 12 Kontrak Paket Pekerjaan Kontraktual di Lingkungan BBWS Bengawan Solo di Kantor BBWS Bengawan Solo, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (08/04/2022). Acara penandatanganan tersebut diikuti oleh Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Jawa Tengah, Kepala BBWS Bengawan Solo dan pejabat di lingkungan BBWSBS dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Dalam kesempatan ini, Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) 1 menandatangani lima paket pekerjaan. Dengan rincian paket diantaranya RTD 5 Bendungan Bengawan Solo Hulu dengan penyedia jasa PT. Suwanda Karya Mandiri KSO dan PT Dehas Inframedia Karsa senilai Rp 2.805.000.00,-, kemudian Paket Dokumen Lingkungan Rowo Jombor dengan penyedia jasa CV Rona Lestari senilai Rp 800.455.700,-, Paket Penilaian Kinerja dan Penyusunan AKNOP Jaringan Irigasi Air Tanah Wilayah Sungai Bengawan Solo dengan penyedia jasa PT. Bina Buana Raya senilai Rp 1.297.396.100,-, Paket RTD Bendungan Rowo Jombor dengan penyedia jasa PT. Wahana Prakarsa Utama Cabang Jatim senilai Rp 948.750.000,-, dan Paket Penilaian Kinerja dan Penyusunan AKNOP Sarana/Prasarana Alat Berat Wilayah Sungai Bengawan Solo dengan penyedia jasa PT. Trideconst KSO PT. Adiguna Mitra Terpercaya senilai Rp 1.200.678.600,-. PPK OP SDA II menandatangani Paket Supervisi Pemeliharaan Berkala Bengawan Solo Hulu dengan penyedia jasa PT. Darma Dedana Cipta Consultans senilai Rp 2.612.410.000,-, dan Paket Pemeliharaan Berkala Bendungan Rowo Jombor dengan penyedia jasa PT. TCHNICSI senilai Rp 2.700.000.963.98. PPK OP SDA III menandatangani Paket Pemeliharaan Berkala Tanggul/Tebing Sungai Wilayah Madiun Kab. Pacitan dengan penyedia jasa CV. Giri Bangun senilai Rp 2.797.818.907.61,-, dan Paket Supervisi Pemeliharaan Berkala Wilayah Madiun dengan penyedia jasa PT. Darma Dedana Cipta Consultans senilai Rp 2.616.470.000,-. Selanjutnya PPK OP SDA IV menandatangani Paket Supervisi Pemeliharaan Berkala Bengawan Solo Hilir dengan penyedia jasa PT. Yodya Karya (Persero) Wilayah I senilai Rp 2.465.732.500,-. PPK Sungai Pantai II menandatangani Paket Pengendalian Banjir Kali Lamong dengan penyedia jasa PT. Indopenta Bumi Permai senilai Rp 12.825.000.000,-. PPK Irigasi dan Rawa I menandatangani Paket Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Gondang di Kabupaten Karanganyar dan Sragen (Lanjutan) dengan penyedia jasa CV. Dwi Tunggal Sejati senilai Rp 10.018.212.684.01,-. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengucapkan selamat dan semangat kepada para penyedia jasa. Harapannya apa yang terjadi di lapangan sesuai dengan yang telah diajukan dan sesuai dengan kompetensinya. Serta berpesan untuk selalu menjaga mutu dan kualitas hasil. “Apapun konsekuensinya bila sudah tanda tangan jangan mengibarkan bendera putih. Semua pekerjaan prinsipnya bisa dipantau secermat mungkin kita ikuti perkembangan di lapangan.. Semoga puasa bukan menjadi halangan, tetap semangat kepada penyedia jasa yang menang, jaga mutu dan kualitas hasil”. Kepala BP2JK Jawa Tengah, Yanuar Munlait S.T., M.Tech. juga berharap nilai – nilai tersebut dapat menyelesaikan pekerjaan dan tidak menyusahkan PPK di lapangan. “Harapan saya, apa yang Bapak Ibu pertahankan bisa diteruskan di lapangan, harapan saya nilai – nilai ini dapat menyelesaikan pekerjaan, jangan sampai menyusahkan PPK di lapangan”. (BBWSBS/Tamara-Remares)
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
30 October 2025
<div>Sumber air irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Pondok berasal dari Bendungan Pondok yang terletak di Desa Gandong, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Aliran airnya didukung oleh tiga bendung utama, yakni Dero, Sambiroto, dan Plesungan, serta satu bendung suplesi, yaitu Bendung Padas, berperan penting dalam pengaturan dan penyaluran air ke lahan pertanian di wilayah sekitarnya.<br> <br>Melalui pengelolaan BBWSBS, sistem irigasi ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan air bagi pertanian. Infrastruktur irigasi yang andal turut mendukung peningkatan produktivitas lahan dan memperkuat langkah menuju swasembada pangan nasional.</div>
Baca Selengkapnya