Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
22 October 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi D (Pembangunan) DPRD Provinsi Jawa Timur di Ruang Sidang Bengawan Solo, Jumat (22/10/2021). Kegiatan kunjungan yang dipimpin oleh Anggota Komisi D DPRD Jatim, Martin Hamonangan beserta jajarannya. Koordinasi kali ini bertujuan untuk berdiskusi mengenai pengelolaan dan penanganan banjir dalam menghadapi musim penghujan. Kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Dalam sambutanya, Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Tata Usaha (TU) BBWSBS, Bambang, S.E., S.T., M.T., menyampaikan bahwa BBWS Bengawan Solo telah menyiapkan beragam langkah untuk menanggulangi banjir di Wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Wilayah Sungai Bengawan Solo memiliki 96 DAS dengan luas 19.551 km² yang terbagi 2 provinsi yaitu Jawa Tengah dan Jawa Timur, terdiri dari 10 kabupaten dan 3 kota serta dibagi menjadi 3 wilayah kerja yaitu hulu, madiun dan hilir. “BBWS Bengawan Solo telah menyiapkan berbagai peralatan penanggulangan banjir, antara lain, excavator, truck crane, pompa air, dan perahu karet. Saya harap dengan adanya koordinasi ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana di Wilayah Sungai Bengawan Solo secara berkesinambungan.” katanya. Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Naryo Widodo, S.T., M.T, mengatakan BBWS Bengawan Solo juga membentuk satgas yang terbagi di beberapa titik mulai dari hulu hingga hilir daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo, dengan memanfaatkan instrumen yang ada untuk ikut memantau cuaca, iklim, dan memprediksi terjadinya banjir. “Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan, kami membentuk tiga Satgas Bencana yang terbagi atas koordinator satgas di Wilayah Hulu hingga Hilir pada daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kami sebisa mungkin mengantisipasi banjir dan selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan penanganan sesuai prosedur yang ada,” ujarnya. Anggota Komisi D DPRD Jatim, Martin Hamonangan berharap dengan adanya kunjungan seperti ini merupakan sarana komunikasi yang baik antara BBWS Bengawan Solo dengan Komisi D DPRD Jatim. “Dengan adanya koordinasi ini, saya harap dapat bertukar informasi dan dapat terjalin kekompakan serta senantiasa bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
10 March 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menerima kunjungan Field Day/ Kunjungan Kerja Lapangan (KKL) karyasiswa Magister Super-Spesialis (SS) dengan Konsentrasi Magister Operasi dan Instrumentasi Hidro-Meteorologi Bendungan (MOIH-B) dan Konsentrasi Magister Retrofitting dan Instrumentasi Keamanan Bendungan (MRIK-B) Universitas Diponegoro (UNDIP) angkatan 2021 di Kantor BBWS Bengawan Solo, Pabelan, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (10/03/2022). Kunjungan karyasiswa tersebut disambut BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Pelaksanaan karyasiswa tersebut sebagai salah satu persyaratan akademis yang perlu ditempuh oleh Karyasiswa Magister Super Spesialis Bendungan UNDIP dimana setiap karyasiswa wajib mengadakan Group Field Work (Kunjungan Kerja Lapangan). Kegiatan yang dilakukan merupakan kegiatan penjelasan, diskusi dan tanya jawab serta observasi lapangan yang dilaksanakan di Kantor BBWS Bengawan Solo dan Bendungan Bendo. Adapun jumlah Mahasiswa yang ikut serta dalam kegiatan tersebut yakni 21 orang dengan rincian 11 orang dari konsentrasi MOIHB dan 10 orang dengan konsentrasi MRIKB. Keseluruhan mahasiswa tersebut didampingi oleh 4 Dosen Pendamping dari UNDIP. Diketahui jika nantinya ada beberapa karyasiswa yang akan menjalani magang di BBWS Bengawan Solo. Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha (TU) yang mewakili Kepala BBWS Bengawan Solo, Bambang, S.E., S.T., menyambut hangat kunjungan Field Day Karyasiswa SS UNDIP tersebut dan berharap agar nantinya kegiatan tersebut bisa meningkatkan kemampuan SDM khususnya bagi generasi muda PUPR. “Saya senang bisa memberikan kesempatan kepada karyasiswa dan memberikan keilmuannya di BBWS Bengawan Solo. Semoga kegiatan ini bisa meningkatkan kemampuan SDM Generasi Muda PUPR karena SDM merupakan penggerak utama pembangunan di berbagai sektor, termasuk infrastruktur.,” paparnya. Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Naryo Widodo, S.T., M.T., menjelaskan jika sudah terbangun 5 Bendungan di Wilayah Sungai Bengawan Solo dan 1 Bendungan yang sedang on going. Naryo Widodo juga berharap nantinya karyasiswa dapat menyerap banyak ilmu dari BBWS Bengawan Solo. “Saya berharap nantinya karyasiswa Magister Super Spesialis Bendungan UNDIP dapat menyerap banyak ilmu di lapangan maupun di kantor BBWS Bengawan Solo. Adapun tujuan pertemuan ini mengingatkan kepada para karyasiswa untuk dapat mempersiapkan diri dalam beradaptasi dengan menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh untuk diimplementasikan di tempat masing-masing (BBWSBS/Fira)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
25 June 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan kegiatan monitoring progres pekerjaan di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Lokasi pertama yang di kunjungi yakni pekerjaan Rehabilitasi Bendung Klepek D.I. Pacal di Kabupaten Bojonegoro (Tahap II) di Desa Klepek, Kecamatan Suko Sewu, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, Jumat (24/06/2022). Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kunjungan kerja dipimpin oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, ST. M.Si., Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA), Indra Kurniawan, ST., M.Sc., Kepala SNVT PJPA Bengawan Solo, Yudhi Triana Dewi, S.T., M.Eng., PPK Irigasi dan Rawa II, Ery Suryo Kusumo, S.Pd., MT dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo. Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, ST. M.Si., mengatakan bahwa lingkup pekerjaan Rehabilitasi Bendung Klepek D.I. Pacal meliputi Normalisasi Hilir Bendung. Perbaikan Saluran Penguras Kiri Panjang Bangunan dan Pekerjaan Revetment Hilir Bendung. “Progres pekerjaan pada hari ini mencapai 28%. Saya minta agar dalam pelaksanaan paket pekerjaan Rehabilitasi Bendung Klepek D.I. Pacal dapat dilaksanakan sesuai dengan targetnya,” katanya. Ia menjelaskan ada beberapa penyebab yang dapat menghambat pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Faktor cuaca yang tak bersahabat dan kondisi muka air yang masih lumayan dalam menjadi kendala dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Menurutnya, dua permasalahan ini sangat menghambat pekerjaan. “Saya meminta agar dalam pelaksanaan pekerjaan ini agar selalu memantau kondisi muka air selain itu dapat melakukan kerja sama dengan aparatur beserta warga setempat untuk lebih memahami medan di lapangan sehingga bisa melaksanakan sistem Kistdam dan Dewatering dengan optimal,” ujarnya. Sebagai informasi, Bendung Klepek memiliki dua intake yakni intake kiri yang mengairi sawah seluas 2.500 ha dan intake kanan yang mengairi lahan sawah seluas 14.188 ha. Monitoring dilanjutkan berkunjung ke Bendungan Gongseng merupakan bendungan yang terletak di Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Bendungan ini dirancang memiliki kapasitas 22,43 juta meter kubik dan memiliki lima potensi manfaat yakni untuk irigasi seluas 6.191 hektare, penyediaan air baku 300 liter/detik, konservasi pariwisata, reduksi banjir hingga 133,27 meter kubik/detik serta sebagai pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,7 mega watt. (BBWSBS/Tamara/Ferri)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
10 November 2021
Peristiwa heroik yang terjadi 10 November 1945 di Kota Surabaya menjadi bukti besarnya pengorbanan para pejuang, memberikan jiwa dan raganya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Untuk mengenang kembali jasa-jasa pahlawan yang telah gugur, hari bersejarah tersebut kemudian diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Pahlawan. Dalam memperingati Hari Pahlawan tahun ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelenggarakan upacara peringatan Hari Pahlawan secara virtual pada Rabu (10/11/2021). Upacara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Peringatan Hari Pahlawan Nasional 2021 mengusung sebuah tema yang berbunyi, “Pahlawanku Inspirasiku". Tema tersebut membawa makna jika para pahlawan dulu berjuang dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa, seperti: kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal dan termasuk berjuang melawan pandemi covid 19 yang saat ini melanda dunia. Inspektur upacara menyampaikan amanat tertulis Menteri Sosial Republik Indonesia, Ir. Tri Rismaharini, M.T untuk mengajak masyarakat Indonesia bersama sama bahu membahu dan memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara sesuai dengan profesi masing masing dan menjadikan nilai-nilai kepahlawanan sebagai motivasi. "Kita harus maju dari tahun sebelumnya dan kita harus buktikan kepada dunia bahwa kita bukan bangsa lemah. Mari dengan satu tekad gigih berjuang dan pantang menyerah dan tidak pernah peduli dengan keterbatasan yang ada. Marilah bersama sama bahu membahu dan memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara sesuai dengan profesi masing masing," pesan Menteri Sosial Republik Indonesia. Kegiatan upacara memperingati Hari Pahlawan Nasional 2021 ditutup dengan mengheningkan cipta selama 60 detik untuk mengenang dan mendoakan para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. (BBWSBS/Safira)
Baca Selengkapnya