Berita SDA


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Swab Antigen Untuk Cegah Penyebaran Covid-19 di Lingkungan BBWS Bengawan Solo

02 August 2021

Balai Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo (BS) kembali melakukan tes Swab Antigen untuk pegawai yang melakukan Work From Office (WFO) di lingkungan BBWS Bengawan Solo pada Senin, (02/08/2021) di Kantor BBWSBS di Pabelan, Sukoharjo, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan guna menjaga kesehatan dan keselamatan pegawai di tengah mobilitas aktifitas yang cukup tinggi dalam melaksanakan tugas. Tes Swab Antigen yang sudah dijadwalkan rutin tersebut turut diikuti oleh Kepala BBWSBS Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., beserta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo. Kegiatan Swab Antigen berlangsung selama 4 hari berurutan di lingkungan BBWSBS dari kantor Pabelan, Palur hingga Madiun dan Babat. Agus Rudyanto menyatakan jika kegiatan yang rutin tersebut dilakukan sebagai langkah untuk memutus tali rantai penyebaran Covid-19 bagi pegawai BBWSBS di masa akhir Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Nantinya bagi pegawai yang hasil pemeriksaan swab terpapar positif Covid-19 harus melakukan isolasi mandiri (isoman), kemudian dilakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri dan berkala di seluruh ruang kerja serta memberlakukan sistem kerja Work From Home ( WFH ) pada pegawai. "Swab Antigen dilakukan untuk mengantisipasi masa akhir PPKM dimana pegawai diberlakukan sistem kerja Work From Home (WFH) sehingga kegiatan ini dapat memastikan seluruh pegawai dalam keadaan aman. Kegiatan ini juga sebagai langkah untuk memutus tali rantai penyebaran Covid-19 dengan harapan akan terjadi penurunan angka penyebaran Covid-19," paparnya. Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Tata Usaha (TU) BBWSBS, Bambang, S.E., S.T., M.T., menyebut jika kegiatan tes Swab Antigen yang dilakukan diikuti oleh 465 peserta yang tersebar di Pabelan hingga Madiun. Bambang juga berharap bahwa melalui Swab Antigen ini dapat menjadi sarana untuk segera memutus rantai penyebaran Covid-19. “Semoga penyebaran Covid-19 di lingkungan BBWS Bengawan Solo dapat dicegah sedini mungkin. Dengan adanya Swab Antigen, diharapkan kondisi kesehatan para pegawai dapat senantiasa terpantau sehingga apabila terdeteksi pegawai yg terjangkit Covid-19 dapat segera diambil tindakan.” paparnya. Terlepas dari adanya pemeriksaan ini, hal yg lebih utama untuk dilakukan semua pegawai adalah untuk tetap mematuhi kepada protokol kesehatan 5M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, Membatasi Mobilisasi dan Interaksi). (BBWSBS/Safira Dita)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Koordinasi Proyek Infrastruktur BBWS Bengawan Solo di Kabupaten Wonogiri

30 June 2022

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Bupati Wonogiri yang dipimpin oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, S.T. M.Si., didampingi oleh Kepala Bidang PJPA, Indra Kurniawan, ST., M.Sc, Kepala Bidang OP SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, S.T. M.Si., dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo di Jl. Kab. No.4, Sabggrahan, Giripurwo, Kec. Wonogiri, Jawa Tengah, Rabu (29/06/2022). Kunjungan kerja yang diterima oleh Bupati Wonogiri, Joko Sutopo beserta jajarannya tersebut dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kunjungan kerja kali ini dalam rangka koordinasi terkait Program Kegiatan BBWS Bengawan Solo TA 2022 di Kab. Wonogiri yakni Pembangunan Bendungan, Danau, dan Bangunan Penampung Air Lainnya serta Penyediaan dan Pengelolaan Air Tanah dan Air Baku di Kab. Wonogiri yang di dalamnya juga termasuk rencana pembangunan DI Pidekso. BBWS Bengawan Solo bersama dengan Bupati Wonogiri sekaligus berkoordinasi bagaimana menyelesaikan permasalahan dan penanganan bidang SDA di Kabupaten Wonogiri. Bendungan Pidekso berada di hulu Sungai Bengawan Solo dan diketahui sebagai pengembangan infrastruktur penyediaan air irigasi yang dapat menyediakan air baku sebesar 300 liter/detik di wilayah Kabupaten Wonogiri. Selain irigasi, Bendungan Pidekso juga sebagai pengendali banjir dan lahan konservasi sekaligus pariwisata sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Untuk diketahui, progres Pembangunan Bendungan Pidekso Lanjutan diketahui sudah mencapai 89% dari rencana yakni 88% pada 24 Juni 2022. Maryadi Utama, S.T. M.Si., menyampaikan jika diskusi dan koordinasi kali ini sekaligus silaturahmi dengan Bupati Kabupaten Wonogiri beserta jajarannya. Maryadi Utama juga menyatakan jika BBWS Bengawan Solo akan menampung segala aspirasi Kabupaten Wonogiri guna penyelesaian masalah yang dihadapi utuk pembangunan Kabupaten Wonogiri. “Harapan dalam pertemuan ini semoga semua pihak dapat bekerjasama untuk penanganan bidang SDA di Kabupaten Wonogiri. Kedepannya akan dilakukan koordinasi rencana penyelesaian masalah yang dihadapi untuk pembangunan di Kabupaten Wonogiri,” paparnya. (BBWSBS/Safira)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Mengelola Air untuk Menjaga Kehidupan

22 March 2021

Air merupakan kebutuhan pokok manusia dan untuk makhluk hidup lainnya. Tidak ada kehidupan tanpa air, ironisnya saat ini masalah lingkungan sekitar menjadi masalah utama. Salah satu permasalahan adalah berkurangnya daerah tangkapan air yang mengakibatkan sumber mata air berkurang pula debitnya. Salah satu faktornya adalah berkurangnya vegetasi berupa pohon-pohon yang mampu menyimpan air tanah. Dalam rangka memperingati Hari Air Dunia (HAD) ke-29 Tahun 2021 Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar acara penanaman bibit pohon dan benih ikan di kawasan Bendungan Ketro, Tanon, Sragen, Jawa Tengah, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, Senin (22/03/2021). Valuing Water menjadi tema besar dalam peringatan Hari Air Dunia XXIX tahun 2021 ini, yang kemudian diaplikasikan ke dalam tema Nasional yaitu Mengelola Air Menjaga Kehidupan. Dan, rangkaian kegiatan HAD ke-29 yang dilaksanakan oleh BBWSBS meliputi acara penanaman 400 bibit pohon bernilai ekonomis yang dilaksanakan di empat lokasi bendungan, yaitu area sabuk hijau (greenbelt) Bendungan Ketro di Sragen, Bendungan Pacal di Bojonegoro, Bendungan Cengklik di Boyolali, dan Bendungan Delingan di Karanganyar. Selain itu, juga dilakukan penebaran sebanyak 35.000 benih ikan air tawar yang disebar di Bendungan Ketro, Bendungan Pacal, dan Bendungan Cengklik. BBWSBS juga mengumumkan juara Lomba Acara Aksi Bersih Daerah yang meliputi lomba kebersihan lingkungan kantor Operasi dan Pemeliharaan (OP) Bendungan, di 31 bendungan di wilayah Sungai Bengawan Solo dan lomba kebersihan lingkungan kantor OP Irigasi daerah irigasi (D.I.) Colo dan Semen Krinjo wilayah Sungai Bengawan. Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jhon Wempi Wetipo, mewakili sekaligus menyampaikan sambutan Menteri PUPR, M. Basuki Hadi Moeljono secara virtual, bahwa peringatan HAD ke-29 ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan perhatian publik dan masyarakat internasional akan pentingnya air bagi kehidupan untuk selanjutnya bersamasama melindungi pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan. “Masyarakat perlu diberikan pemahaman dan kesadaran bahwa mereka tidak hanya memiliki hak sebagai pengguna air, tetapi juga bertanggung jawab serta wajib memberikan konstribusi dalam memelihara alam dan lingkungan yang menjadi sumber air,” pesannya. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., juga menyampaikan bahwa penanaman pohon adalah salah satu upaya dalam rangka mempertahankan kondisi tampungan air waduk khususnya di Bendungan Ketro. “Melalui aksi nyata ini, kami berharap agar dapat terbentuk pemahaman pada masyarakat bahwa tidak hanya mereka memiliki hak sebagai pengguna air, tetapi juga memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk memberikan kontribusi dalam mengelola sumber air, serta meningkatkan kelestarian lingkungan. Sehingga permasalahan terkait air dapat dipecahkan bersama melalui solusi yang efektif dan tepat sasaran,” jelasnya. Sebagai informasi, Bendungan Ketro dibangun mulai tahun 1975 dan selesai pada tahun 1984. Rehabilitasi terakhir Bendungan Ketro dilaksanakan pada tahun 2017 yang kemudian dilakukan pengerukan kembali pada tahun 2019 sehingga mengalami peningkatan tampungan sebesar 700.000 M3 menjadi 2,885 juta M3, agar tidak mengalami penurunan kembali. Selain itu, dengan adanya kegiatan penanaman pohon ini, nantinya diharapkan mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

BBWS Bengawan Solo Menindaklanjuti Kunjungan Presiden Untuk Revitalisasi PPN Brondong

08 May 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong Kabupaten Lamongan, Jumat (07/05/2021). Kegiatan BBWSBS tersebut sehubungan dengan menindaklanjuti kunjungan presiden untuk revitalisasi PPN Brondong yang dalam perjalanannya telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja bersama rombongan terbatas, Kamis (06/05/2021) ke PPN Brondong untuk meninjau sarana dan prasarana fasilitas perikanan . Kemudian perintah Presiden Jokowi kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat kunjungan tersebut langsung ditindak lanjuti oleh Balai Bengawan Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Kunjungan BBWS Bengawan Solo yang dipimpin Kepala BBWSBS, Dr. Ir.Agus Rudyanto, M.Tech didampingi Kepala Bidang (PJSA) Bengawan Solo, Ir. Isgiyanto, MT, Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur (KPI) SDA, Ali Rahmat, ST, MT, dan Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo, R. Panji Satrio, ST, MT, MDM ke PPN Brondong sebelumnya telah melakukan koordinasi dengan Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA yang didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan, dan Kepala Dinas PU Sumber Daya Air Kabupaten Lamongan. Dalam rapat koordinasi tersebut, Agus Rudyanto menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti permohonan Pemkab Lamongan sebagaimana perintah Menteri PUPR. “Maksud kegiatan ini untuk mensingkronkan apa saja yang akan BBWSBS kerjakan, selanjutnya BBWSBS melakukan kunjungan ke lapangan untuk kemudian dilakukan desain dan penghitungan RAB,” paparnya. Selanjutnya, rombongan BBWS Bengawan Solo melakukan kunjungan ke lapangan untuk melihat apa yang menjadi masalah di lokasi PPN Brondong. Ali Rahmat menuturkan rencana kegiatan yang akan dilakukan nantinya selepas kunjungan ke PPN Brondong. Untuk kemudian dicari tahu pengembangan ke depan terkait apa saja yang akan dikerjakan BBWSBS. "Nantinya akan dilakukan kegiatan pengerukan, pembuatan break water, kemudian normalisasi kali asinan yang akan dikerjakan di tahun ini," paparnya. Sebagai informasi, Pusat Pemasaran dan Distribusi Ikan (PPDI) Brondong yang berlokasi di PPN Brondong menjadi tempat bongkar muat dan fasilitas penunjang perdagangan perikanan bagi nelayan dan industri perikanan setempat. Kabupaten Lamongan sendiri memiliki potensi perikanan yang cukup besar. Pada tahun 2020 lalu misalnya, sektor perikanan budidaya setempat mampu menghasilkan sebesar 59.728,16 ton. Sementara dari sektor perikanan tangkap, pada tahun 2020 lalu kabupaten tersebut mencatatkan produksi sebesar 76.692,96 ton.(BBWSBS/Safira Dita)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

BBWSBS Lakukan Rapat Koordinasi Membahas Progres Pekerjaan TA 2022

08 June 2022

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan di Kantor BBWS Bengawan Solo, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (07/06/2022). Acara yang diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Rakor dipimpin oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Maryadi Utama, S.T., M.Si., yang diikuti oleh seluruh kabid, kasatker dan PPK. Rakor diawali dengan presentasi masing-masing bidang yang meliputi capaian progres pekerjaan fisik yang dikerjakan, progres keuangan dan progres tender di tahun anggaran 2022, serta membahas mengenai kendala yang dihadapi dan solusi yang bisa dilakukan. Maryadi, mengatakan bahwa tujuan dari diadakannya pertemuan ini adalah sebagai evaluasi rencana dan realisasi program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang seluruh pekerjaan di BBWS Bengawan Solo. "Semoga pelaksanaan pekerjaan fisik yang sedang digarap dapat terlaksana sesuai dengan target dan tepat waktu," (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Sinergitas Bidang Sumber Daya Air di Sragen

26 January 2022

Pemerintah Kabupaten Sragen dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan diskusi dan koordinasi Sinergitas Bidang Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Sragen di Ruang Rapat Bupati Sragen, Kabupaten Sragen, Rabu(26/01/2022). Kegiatan koordinasi oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech beserta pejabat di lingkungan BBWSBS dengan Bupati Kabupaten Sragen, Dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati beserta jajarannya dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Dalam kesempatan ini, Kepala BBWS Bengawan Solo dan Bupati Sragen melakukan diskusi tentang bagaimana menyelesaikan permasalahan dan penanganan bidang SDA di Kabupaten Sragen. Turut hadir Dinas Pertanian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan jajaran Pemerintah Kabupaten Sragen. Dalam sambutannya, Dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyambut hangat kedatangan BBWS Bengawan Solo dan menyampaikan apa saja yang menjadi permasalahan di Kabupaten Sragen. “Kegiatan kali ini merupakan silaturahmi dan koordinasi untuk kami menyampaikan apa saja yang menjadi permasalahan di Kabupaten Sragen,” paparnya. Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech turut menyampaikan jika diskusi dan koordinasi kali ini sekaligus silaturahmi atas undangan dari Bupati Sragen. Agus menyatakan jika BBWS Bengawan Solo akan menampung segala aspirasi Kabupaten Sragen guna penyelesaian masalah yang dihadapi utuk pembangunan Kabupaten Sragen. “Harapan dalam pertemuan ini semoga semua pihak dapat bekerjasama untuk penanganan bidang SDA di Kabupaten Sragen. Kedepannya akan dilakukan rencana penyelesaian masalah yang dihadapi untuk pembangunan di Kabupaten Sragen,”paparnya. Disampaikan pula oleh Pemerintah Kabupaten Sragen permasalah-permasalahan yang terjadi di Kabupaten Sragen. Salah satu permasalahan yang disampaikan yakni perlunya penanganan banjir dan pembinaan untuk P3TGAI. Oleh karenanya, perlu keterlibatan pemberdayaan masyarakat untuk membangun daya saing juga mendorong, memotivasi dan membangkitkan kesadaran untuk mengelola pembangunan di Kabupaten Sragen. (BBWSBS/Fira)

Baca Selengkapnya