Berita SDA


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Peningkatan Kapasitas SDM Petugas OP SDA di Wilayah Sungai Bengawan Solo Tahun 2021

26 November 2021

Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kemampuan sumber daya manusia pada petugas Operasi dan Pemeliharaan bangunan infrastruktur SDA di Wilayah Sungai Bengawan Solo khususnya untuk petugas OP Alat Berat, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo mengadakan pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Petugas OP SDA Wilayah Sungai Bengawan Solo Tahun 2021 di Kecamatan Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (25/11/2021). Kegiatan yang turut dihadiri oleh Kepala Bidang OP SDA, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si, Kepala Satker OP, Surendro Andi Wibowo, ST, MPSDA, PPK OP SDA I, Ratih Nilam Sari, ST, MPSDA, serta narasumber dari UGM, Ir. Felixtianus Eko Wismo Winarto M.Sc Phd tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Petugas Alat Berat memiliki tugas dan fungsi yakni melakukan kegiatan pengoperasian alat berat dalam rangka melakukan pemeliharaan infrastruktur SDA maupun penanganan dampak bencana. Untuk menunjang kegiatan pemeliharaan dan tanggap bencana sering kali membutuhkan alat berat dalam proses kegiatannya agar pada setiap kegiatan pemeliharaan infrastruktur dan tanggap bencana dapat terealisasi secara maksimal. Penggunaan Alat Berat bertujuan untuk memudahkan kegiatan pemeliharaan sarana infrastruktur Sumber Daya Air memperoleh hasil yang efektif. Dalam sambutannya, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si mengucapkan terima kasih kepada narasumber yang telah berkenan memberikan ilmu dan pengalamannya. Sri Wahyu Kusumastuti berharap agar nantinya Petugas Alat Berat mampu bekerja dengan baik dan benar sesuai SOP baik dari segi kedisiplinan, konsistensi pada jam kerja serta pengisian form Operasi dan Pemeliharaan yang sesuai dan benar serta selalu mengutamakan keselamatan kerja. “Melalui kegiatan ini kami berupaya melakukan Bimbingan Teknis kepada Petugas Alat Berat dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia. Dengan adanya Bimbingan Teknis ini diharapkan Petugas Alat Berat dapat melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing untuk menunjang keberlangsungan serta kelancaran kegiatan yang berkaitan dengan penggunaan alat berat,” paparnya. (BBWSBS/Fira)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Peningkatan Kapasitas SDM untuk OP Bendungan, Embung BPA dan Embung Air Baku

20 September 2021

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM untuk OP Bendungan, Embung BPA dan embung Air Baku pada Senin (13/09/2021) hingga Kamis (23/09/2021) secara bergantian di Kantor Bendungan Pondok, Kantor Bendungan Gonggang, Kantor Bendungan Gondang, Kantor Bendungan Pacal, Kantor Bendungan Krisak, Kantor Bendungan Cengklik, dan Kantor Bendungan Botok. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada 7 lokasi berbeda tersebut sebelumnya telah mengikuti protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM untuk OP Bendungan, Embung BPA, dan embung Air Baku di Wilayah Sungai Bengawan Solo ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan bagi petugas OP dalam melaksanakan kegiatan OPP (Operasi, Pemeliharaan, dan Pemantauan) bendungan dan embung. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan tambahan pengetahuan bagi petugas OP di lapangan agar lebih terampil dan berkompeten serta memahami tugas pokok dan fungsi dalam penyelenggaraan OPP Bendungan secara baik dan benar. Peserta yang hadir dalam kegiatan Kapasitas SDM untuk OP Bendungan, Embung BPA, dan embung Air Baku di Wilayah Sungai Bengawan Solo ini terdiri dari Petugas Operasi Bendungan, Petugas Pemantauan Bendungan, Petugas OP Embung BPA dan Petugas OP Embung Air Baku dengan total undangan sebanyak 124 orang. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir Agus Rudyanto M.Tech dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada narasumber yang telah hadir membagikan ilmunya. Tak hanya itu, ia menghimbau seluruh peserta untuk selalu menjaga kesehatan, kedisiplinan, dan konsistensi dalam bekerja. Agus Rudyanto juga berharap agar kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi semua yang mengikutinya. “Semoga dengan diselenggarakan kegiatan Kapasitas SDM untuk OP Bendungan, Embung BPA, dan embung Air Baku di Wilayah Sungai Bengawan Solo ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Jangan lupa untuk jaga selalu kesehatan, kedisiplinan, dan konsistensi dalam bekerja,” paparnya. (BBWSBS/Safira Dita)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Koordinasi Irigasi Bendungan Pondok

05 July 2022

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, yang dipimpin oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, S.T. M.Si., didampingi oleh Kepala Bidang OP SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, S.T. M.Si., dan pejabat di lingkungan BBWSBS melakukan koordinasi dengan Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, beserta jajarannya di Bendungan Pondok, di Desa Dero, Kecamatan Bringin, Ngawi, Selasa (05/06/2022) dengan menaati prokes pencegahan Covid-19. Kegiatan koordinasi tersebut dalam rangka koordinasi Irigasi Bendungan Pondok sehingga dapat mewujudkan penggunaan pemakaian air untuk pertanian irigasi di Bendungan Pondok. Wakil Bupati Ngawi menyampaikan permasalahan irigasi di Bendungan Pondok sehingga perlu dilakukan penanganan lebih lanjut. Selain itu, Dwi Rianto Jatmiko juga meminta solusi dan bantuan dari BBWS Bengawan Solo melalui koordinasi ini. “Kami meminta BBWS Bengawan Solo dapat memberi bantuan dan solusi terkait kebutuhan irigasi di Kabupaten Ngawi dan semoga pertemuan ini bisa bermanfaat untuk semua pihak,” paparnya. Maryadi Utama S.T. M.Si., turut menyampaikan jika Bendungan Pondok sedang mengalami beberapa perbaikan karena sempat mengalami kerusakan. Bendungan Pondok juga menampung debit air yang sangat besar sehingga harus kita rawat bersama. Kepala BBWS Bengawan Solo tersebut juga menyatakan akan membantu menyelesaikan permasalahan terkait irigasi di Bendungan Pondok agar dapat mencapai kesepakatan bersama. “Demi kepentingan bersama dan kesejahteraan masyarakat, BBWS Bengawan Solo akan membantu menyelesaikan permasalahan irigasi di Kabupaten Ngawi secara bertahap dengan optimalisasi sehingga bisa mewujudkan kesejahteraan masyarakat setempat khususnya para petani,” paparnya. (BBWSBS/Safira)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Kepala SNVT ATAB Sapa Kantor BBWSBS di Bojonegoro

24 March 2021

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., melakukan kunjungan kerja (kerja) di Kantor BBWSBS di Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (23/03/2021). Kunker dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tersebut dalam rangka memperkenalkan Kepala SNVT Air Tanah dan Air Baku (ATAB) Bengawan Solo yaitu Nely Mulyaningsih, S.P., MPSDA. Adanya SNVT ATAB, dikarenakan Integrated Water Resources Management adalah termasuk integrasi antara air tanah dan air permukaan. Jadi integrasi dalam hal ini bukan berarti semua, tetapi bagaimana cara menyinergikan dan mengintegrasikan ATAB bersama-sama dengan Kementerian ESDM. Dalam sambutannya, Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., mengatakan bahwa tuntutan bekerja di BBWSBS sangat tinggi, karena harus diiringi dengan niat dan tentunya kejujuran. “Ibu Nely, nantinya akan dibantu oleh rekan-rekan dari dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), yakni Pendayagunaan Air Tanah (PAT) dan Penyediaan Air Baku (PAB). Sekaligus saya sampaikan, menjelang musim kemarau, akan ada banyak paket pekerjaan yang menanti, namun, diharapakan untuk tetap menomorsatukan keselamatan dan kesehatan, sehingga jangan melupakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” pesannya. Sebagai informasi, Kepala SNVT ATAB Bengawan Solo, Nely Mulyaningsih, S.P., MPSDA., pertama masuk di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Tahun 2010 lalu di Direktorat Irigasi dan Rawa. Kemudian di Tahun 2014, dipindahkan di Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III sebagai PPK ATAB dan selama dua tahun juga sempat menjabat sebagai PPK Irigasi dan Rawa (Irwa). “Saya senang sekali bisa bertemu dengan tim yang baru dan menjadi keluarga BBWS Bengawan Solo ini. Mohon kerjasamanya untuk rekan-rekan sekalian, saya siap untuk selalu berkoordinasi setiap waktu, baik secara langsung ataupun secara daring,” jelas Nely Mulyaningsih, S.P., MPSDA. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Besok, Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Pidekso

27 December 2021

Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ir. Jarot Widyoko Sp-1 beserta jajarannya pada pada Senin (27/12/2021) meninjau proyek Bendungan Pidekso di Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri menjelang kunjungan Presiden Joko Widodo untuk meresmikan Bendungan Pidekso tersebut. Dalam kunjungan tersebut, Dirjen SDA didampingi Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech beserta sejumlah pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Ir. Jarot Widyoko Sp-1 mengatakan Bendungan Pidekso merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) berada di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah yang rencananya akan diresmikan pada Selasa (28/12). “Sebetulnya pada intinya kunjungan hari ini dalam rangka menyiapkan kunjungan Presiden Joko Widodo besok yang akan meresmikan Bendungan Pidekso,” ujarnya. Ia mengatakan Bendungan Pidekso merupakan salah satu dari 61 bendungan atau waduk yang harus selesai pembangunannya maksimal 2024. Dari jumlah itu, sebanyak 13 bendungan ditargetkan selesai pada 2021. “Nah, Bendungan Pidekso masuk dalam prioritas 13 bendungan yang selesai pada 2021,” katanya. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengatakan impounding atau pengisian awal sebagai syarat penyelesaian proyek waduk telah dilakukan pada 14 September 2021. Pengisian Bendungan Pidekso dilaksanakan secara bertahap agar dapat memantau perilaku bendungan secara intensif. Selama pelaksanaan yang membutuhkan waktu 60 hari, air tetap dialirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bagian hilir bendungan. “Selama ini tidak ada masalah dalam pembanguan fisik waduk. Pekerjaan pembangunan yang berat sudah selesai. Penyelesaian pembangunan waduk ini harus terbangun solidaritas antar stakeholder di jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dan Badan Pertanahan Nasional,” kata dia. Sebagai informasi, Bendungan Pidekso merupakan bendungan yang terletak di Provinsi Jawa Tengah, tepatnya Desa Pidekso, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri. Bendungan Pidekso nantinya akan memberikan manfaat untuk pemenuhan kebutuhan air untuk irigasi seluas 1.500 Ha, penyediaan air baku sebesar 300 lt/detik dan dapat mereduksi banjir sebesar 322,60 m3/detik. Pemenuhan kebutuhan air tersebut dapat dipenuhi dari tampungan Bendungan Pidekso sebesar 25 juta m3 yang berada di area genangan seluas 232 Ha. Selain irigasi, juga sebagai pengendali banjir dan lahan konservasi sekaligus pariwisata sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar (BBWSBS/Tamara).

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

River Closure Bendungan Jlantah

22 April 2022

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan kegiatan monitoring progress pengalihan sungai / river closure di Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah, Kamis (21/04/2022). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Tata Usaha (TU) BBWS Bengawan Solo, Bambang, S.E., S.T., M.T., Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Naryo Widodo, S.T., M.T., Kabid Operasi dan Pemeliharaan (O&P) SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si., Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pembangunan Bendungan, Dony Faturochman, S.T., M.T., dan beberapa pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo. Kegiatan monitoring tersebut sebelumnya telah memenuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Bendungan Jlantah terletak di Desa Tlobo dan Karangsari, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Bendungan tersebut memiliki luas genangan 50,45 Ha dan kapasitas tampung 10,97 juta m3. Pembangunan Bendungan Jlantah merupakan salah satu kegiatan prioritas pemerintah dan sudah masuk dalam RPJM 2010/2014, dan kini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) berdasarkan PERPRES No. 56 Tahun 2018 dan PERPRES No.109 Tahun 2020. Perencanaan Pembangunan Bendungan Jlantah telah dimulai dengan Studi Waduk/Bendungan Tahun 2012, DED Tahun 2013 (Studi Investigasi tambahan DD tahun 2017), Studi AMDAL Tahun 2017 dan LARAP Tahun 2015. Bendungan Jlantah ini nantinya akan menghasilkan air baku sebesar 150 liter/detik, serta mampu mengairi lahan seluas 1.494 Ha di kawasan Kecamatan Jatiyoso, Jumapolo, dan Jatipuro. Bendungan yang dirancang dengan kapasitas tampungan total sebanyak 10,97 juta m3 tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,625 MW, pengendalian banjir, serta konservasi pariwisata di wilayah Kabupaten Karanganyar. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., mengatakan pekerjaan Bendungan Jlantah dilaksanakan mulai tahun 2018 dan direncanakan selesai pada tahun 2023 dengan sumber dana APBN. Saat ini progres fisik pembangunan Bendungan Jlantah sebesar 39,03%. “Pengelakan Sungai di Bendungan Jlantah ini dilaksanakan bertepatan dengan Bulan Suci Ramadan 1443 H. Sehingga, diharapkan dengan berlangsungnya acara pada sore hari ini membuat Pembangunan Bendungan Jlantah menjadi berkah bagi masyarakat Karanganyar dan sekitarnya,” katanya. Agus menambahkan dengan dimulainya Pengalihan Sungai ke Terowongan Pengelak, diharapkan progress pekerjaan pembangunan Bendungan Jlantah dapat selesai sesuai dengan waktu yang di rencanakan. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya