Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
14 June 2022
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) yang dipimpin oleh Kepala BBWSBS, Maryadi Utama, S.T. M.Si., melaksanakan kunjungan lapangan di wilayah hilir Sungai Bengawan Solo di Jawa Timur, Senin (13/06/2022). Dalam kunjungan tersebut, Kepala BBWSBS didampingi oleh Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo, R. Panji Satrio, S.T., M.T., MDM., Subkoordinator Pengendalian Pelaksanaan Sungai dan Pantai, Sugeng Wiratna, S.T., M.T., PPK Sungai Pantai I, Yuhanes Widi Widodo, S.T., M.Eng., dan PPK Sungai Pantai II, Gadhang Swatyastu, S.T., M.Eng. dengan tetap memenuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Lokasi pertama, yakni Kantor Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PUSDA) Provinsi Jawa Timur (Jatim). Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus perkenalan Kepala BBWSBS yang baru. Dalam pertemuan tersebut pula turut dibahas koordinasi terkait pengelolaan SDA terpadu di Jatim bersama Kepala Dinas PU SDA Prov. Jatim, Dr. Muhammad Isa Anshori, ATD., MT. Dalam diskusi juga dilakukan pembahasan terkait proyek pengendalian Kali Lamong, penyelesaian pembangunan Jabung Ring Dike, penuntasan saluran primer daerah irigasi (DI) Bengawan Jero (lanjutan saluran primer intake Babat Barrage), peningkatan kapasitas tampungan floodway di Kabupaten Lamongan, serta pembangunan Bendung Gerak Karangnongko. Selanjutnya Tim BBWSBS juga mengunjungi proyek pekerjaan pembangunan breakwater di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong di Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Adapun progres pekerjaan pembangunan breakwater di PPN Brondong pada hari ini mencapai 38,40 %. Pembangunan breakwater ini dibangun untuk menjaga tinggi gelombang yang berada di dalam kolam pelabuhan tetap tenang, sehingga kapal nelayan dan aktifitas bongkar muat dapat berjalan dengan lancar. Lingkup pekerjaan antara lain pekerjaan persiapan, penyelenggaraan SMK3 dan pekerjaan breakwater. Kepala BBWSBS, Maryadi Utama, S.T. M.Si mengatakan manfaat dari pembangunan breakwater ini yakni melindungi kolam pelabuhan seluas 17,2 Ha, dan penerima manfaat adalah masyarakat nelayan di Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan khususnya dan nelayan pada umumnya. “PPN Brondong menjadi tempat bongkar muat dan fasilitas penunjang perdagangan perikanan bagi nelayan dan industri perikanan setempat. Kabupaten Lamongan sendiri memiliki potensi perikanan yang cukup besar,” katanya. Selain PPN Brondong di Kecamatan Brondong, Tim BBWSBS mengunjungi proyek Sudetan (Floodway) Plangwot-Sedayu Lawas di Kelurahan Plangwot, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Sebagai informasi, Floodway ini telah dibangun sejak tahun 1996 – 2004 dengan kapasitas desain sebesar 640 m3/detik. Dengan kondisi eksisting saat ini, masih ada daerah Bengawan Solo Hilir yang tergenang banjir antara lain di Kecamatan Turi dan Kecamatan Kali Tengah. (BBWSBS/Tamara-Feri)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
22 June 2022
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Maryadi Utama, ST. M.Si., melakukan monitoring pekerjaan penanganan Rowo Jombor di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Selasa (21/06/2022). Kepala BBWSBS didampingi oleh Kepala Bidang OP SDA, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si, PPK OP SDA II, Depy Riawan, S.T., dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19. Lingkup proyek revitalisasi Rowo Jombor meliputi Pekerjaan Pedestrian Rowo Jombor yang sudah dikerjakan sejak tahun 2021 dengan sisa pekerjaan yang belum terselesaikan 1,5 km. Kemudian Pekerjaan Perbaikan Bangunan Bendungan dan Pelengkapnya yang sudah terselesaikan di tahun 2021, Pekerjaan Pengerukan Sedimen Rawa Jombor yang dilakukan rutin di tahun 2022, Pembersihan Enceng Gondok, dan Pembersihan Keramba dan Warung Apung, Pemancingan yang sudah dikerjakan di tahun 2021 yang bekerjasama dengan TNI. Maryadi Utama, S.T. M.Si., berpesan agar pekerjaan penanganan Rowo Jombor bisa terselesaikan sesuai dengan target. Kepala BBWS Bengawan Solo menyatakan proyek pekerjaan akan difokuskan pada pembuatan jogging track pedestrian serta pemasangan lampu penerangan. “Nantinya akan dibuat jogging track pedestrian serta pemasangan lampu penerangan di kawasan Rowo Jombor. Kami harap semua pihak dapat bekerja sesuai dengan waktu yang ditentukan agar proyek pekerjaan penanganan Rowo Jombor bisa segera diselesaikan,” (BBWSBS/Safira).
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
08 October 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Bojonegoro di kantor BBWS Bengawan Solo, Kamis (07/10/2021). Kegiatan kunjungan yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pekerjaan Umum (PU) SDA Kabupaten Bojonegoro, Erick Firdaus beserta jajarannya tersebut telah menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Kegiatan kunjungan tersebut dimaksudkan dalam rangka konsultasi dan koordinasi kesepakatan sinergitas percepatan pembangunan Infrastruktur SDA di Kabupaten Bojonegoro. Koordinasi Dinas Pekerjaan Umum SDA Kabupaten Bojonegoro dengan BBWS Bengawan Solo terkait dengan rencana pembangunan Bendungan Pejok dan infrastruktur lain di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Dalam koordinasi tersebut, Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air (KPISDA) Bengawan Solo, Ali Rahmat, ST, MT memaparkan jika AMDAL dan LARAP (Land Lqusition Resetlement Action Plan) sudah memasuki tahap desain sehingga harapannya akhir tahun dapat melalui sidang teknis untuk sertifikasi desain. Ali Rahmat menyebut agar bisa dibangun kesepakatan sinergitas terkait percepatan pembangunan infrastruktur SDA di Kabupaten Bojonegoro. “Terkait rencana pembangunan Bendungan Pejok, menjadi salah satu infrastruktur SDA yang masuk dalam pola Wilayah Sungai Bengawan Solo, sehingga kami BBWS Bengawan Solo akan senantiasa mendukung rencana pembangunan bendungan tersebut” paparnya. Dinas Pekerjaan Umum SDA Kabupaten Bojonegoro mengharapkan kerjasama dari pihak BBWS Bengawan Solo selalu terjalin demi tercapainya percepatan infrastruktur SDA di Kabupaten Bojonegoro. Kunjungan seperti ini merupakan sarana komunikasi yang baik antara BBWS Bengawan Solo dan Dinas Pekerjaan Umum SDA Kabupaten Bojonegoro. Segala masukan, kritik, saran dan rekomendasi sangat bermanfaat bagi pelaksanaan pekerjaan dan pemeliharaan khususnya untuk infrastruktur SDA. (BBWSBS/Safira)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
09 June 2021
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., didampingi Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) Bengawan Solo, Ali Rahmat, ST, MT dan Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Ir. Isgiyanto, MT melakukan koordinasi dengan Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (08/06/2020). Kegiatan koordinasi tersebut sebelumnya telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dalam kunjungan kali ini, Bupati Bojonegoro, Dr. Hj. Anna Mu’awanah dan Kepala BBWS Bengawan Solo turut membahas progress pengembangan infrastruktur SDA di kawasan hilir. Beberapa progress kegiatan tersebut terkait rencana impounding dan peresmian Bendungan Gongseng. Sebagai informasi, Bendungan Gongseng berada di Desa Kedungsari Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro yang dibangun pada tahun 2014. Tipe bendungan tersebut berupa urugan dengan inti batu . Pembangunan Bendungan Gongseng sangat diperlukan dalam rangka pengembangan insfrastruktur irigasi untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan penyediaan air baku di wilayah Kabupaten Bojonegoro dalam rangka pengelolaan SDA berkelanjutan dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, koordinasi BBWS Bengawan Solo dengan Bupati Bojonegoro juga terkait dengan rencana pembangunan Bendungan Pejok dan Bendung Gerak Karangnongko. Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir Sungai Bengawan Solo sebagai kesatuan dengan tiga bendung gerak yang sudah ada yaitu Bendung Gerak Babat, Bendung Gerak Bojonegoro dan Bendung Gerak Sembayat. Bendung Gerak Karangnongko akan berfungsi untuk pasokan air irigasi dan air baku di daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo sebelah hilir yang cukup luas. Agus Rudyanto menyebut jika pengembangan SDA oleh BBWS Bengawan Solo di Bojonegoro telah mendapat dukungan penuh oleh Pemerintah setempat. “Prinsipnya Pemkab mendukung upaya percepatan untuk semua kegiatan strategis BBWS Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro“ paparnya. (BBWSBS/Fira)
Baca Selengkapnya