Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
15 December 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo berupaya meningkatkan kemampuan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan operasi dan pemeliharaan (OP) Bendungan Tukul dan Bendungan Gondang di Kantor SNVT Pembangunan Bendungan BBWS Bengawan Solo, Rabu – Jumat (15-17/12/2021). Kegiatan ini tetap menerapakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kegiatan Pelatihan OP Bendungan ini dimaksudkan untuk menambah wawasan bagi petugas OP dalam melaksanakan kegiatan operasi, dan pemeliharaan bendungan. Selain itu petugas OP yang di lapangan mampu lebih terampil dan berkompeten serta memahami tugas pokok dan fungsi dalam penyelenggaraan OP secara baik dan benar. Dalam kegiatan pelatihan ini disampaikan beberapa materi yaitu tentang Penjelasan secara Umum mengenai Bendungan oleh Ir. Hasan Bisri, M.T. Materi kedua mengenai Peralatan Hidromekanikal/Elektrikal Bendungan Gondang & Tukul yang disampaikan oleh Ir. Fachrudin Leddy, M. Tech. Selanjutnya materi mengenai Pengamatan / Pemantauan dan O & P Instrumentasi di Bendungan Gondang & Tukul disampaikan oleh Dani Sunandar, S.T. Dan untuk materi terakhir yang diberikan Penyiapan Pola Operasi Waduk & Hidrologi Harimukti Rosita, S.T., M.T. Setelah mendapat materi secara general, para peserta mengunjungi bangunan intake dan outlet di Bendungan Gondang Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah dan Bendungan Tukul, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., dalam sambutannya menyampaikan suatu bangunan dapat dimanfaatkan jika dilakukan pemeliharaan secara baik. Sehingga secara keberlanjutan manfaat itu dapat diperoleh sesuai dengan yang diharapkan. “Ilmu yang disampaikan narasumber dapat diserap semua oleh teman - teman sekalian, supaya nanti kedepannya didalam pelaksanaan operasi dan pemeliharaan berjalan lancar,” pesannya. Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Naryo Widodo, S.T., M.T mengatakan dalam kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari 11 orang Petugas O&P Bendungan dan 19 orang dari SNVT Bendungan. “ Semoga dengan acara ini rekan-rekan petugas O&P baik yang berasal dari SNVT Bendungan sendiri maupun dari Bidang O&P dapat bersinergi bersama untuk mencari ilmu dan mencari bekal yang lebih banyak sehingga nanti pada saat pelaksanaan dilapangan bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin,” katanya. Kepala SNVT Pembangunan Bendungan Bengawan Solo Dony Faturochman, ST, MT berharap teman-teman O&P agar kedepannya ada yang bisa menjaga melaksanakan O&P di Bendungan Gondang dan Bendungan Tukul. “Proses operasi dan pemeliharaan prinsipnya sebetulnya kita memelihara fungsi tujuan dari bendungan ini agar tetap berfungsi sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk pengendali banjir, air baku, irigasi, dan listrik, bagaimana menjaga fungsi-fungsi bendungan ini tetap terjaga dengan operasi dan pemeliharaan ini,” jelasnya. (BBWSBS/Tamara)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
17 March 2022
Direktur Pembangunan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Ir. Yudha Handita Pandjiriawan, MT, MBA berserta Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DI Yogyakarta Wida Nurfaida, didampingi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech beserta sejumlah pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo meninjau proyek Penanganan Rembesan Bendungan Cengklik yang berada di Desa Ngargorejo dan Sobokerto Kecamatan Ngemplak Boyolali, Kamis, (17/03/2021). Dalam kunjungan tersebut, tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Kunjungannya ke Bendungan Cengklik, dalam rangka studi banding terkait Pelaksanaan Pekerjaan Diaphragm Wall. Ir. Yudha Handita Pandjiriawan, MT, MBA mengatakan kegiatan studi banding ini dalam rangka mengajak para generasi muda untuk meninjau lapangan ke sejumlah proyek. “Kami berharap para generasi muda Bina Marga ke depan bisa mendapatkan pengalaman serta pengetahuan yang baik dalam penyusunan konsep pembangunan Diaphragm wall. Diaphragm wall merupakan sebuah dinding beton yang proses pembuatannya / pengecorannya dilakukan didalam tanah, dimana biasanya memiliki fungsi yaitu sebagai dinding penahan tanah galian,” katanya. Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech menyambut hangat kunjungan studi banding para generasi muda Bina Marga tersebut dan berharap agar nantinya kegiatan tersebut bisa meningkatkan kemampuan SDM khususnya bagi generasi muda. “Saya senang bisa memberikan kesempatan kepada generasi muda dan memberikan keilmuannya di BBWS Bengawan Solo. Semoga kegiatan ini bisa meningkatkan kemampuan SDM Generasi Muda PUPR karena SDM merupakan penggerak utama pembangunan di berbagai sektor, termasuk infrastruktur.,” paparnya. Sebagai Informasi, Bendungan Cengklik di bangun pada tahun 1923-1931 oleh pemerintah Hindia Belanda dengan tinggi tubuh bendungan maximum 14,50 m dan panjang puncak 750 m dengan tampungan sebesar 9,86 juta m3 (pada Muka air normal) yang dimanfaatkan untuk kebutuhan air daerah irigasi seluas 1.041 ha, pariwisata dan perikanan. Tipe bendungan berupa urugan tanah homogen sedangkan permasalahan yang di jumpai adalah di bagian hilir bendungan pelana (sekitr 200 m) dijumpai beberapa titik rembesan di area permukiman warga. (BBWSBS/Tamara)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
06 May 2021
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo bersama staff meninjau lokasi Program Percepatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Dusun Jajar, Desa Sukosewu, Kecamatan Sukoseweu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (05/05/2021). P3TGAI di lokasi ini dikerjakan oleh 15 orang dan saat ini Progres Fisik nya telah mencapai 23%. Pekerjaan yang telah dilaksanakan adalah galian tanah sedalam 120 m, pasangan batu 120 m dan plesteran 50 m. Dengan Pola Tanam Padi Padi Palawija yang dapat menghasilkan produksi 7 Ton/Ha para petani sangat antusias terhadap Program P3TGAI. Dalam kesempatan ini Kepala BBWS Bengawan Solo berkesempatan berinteraksi langsung dengan Petani yang mengerjakan P3TGAI di saluran sepanjang 280 meter ini. Ia berpesan agar semua dapat terus bekerja dengan baik sampai saluran ini jadi dan nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat petani. “Ayo terus semangat sampai saluran ini jadi agar nanti dapat menjadi teman baik dalam melakukan usaha tani!” Pesan Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech dengan penuh suka cita. P3TGAI merupakan Program Padat Karya Tunai (Cash for Work) yang melibatkan partisipasi langsung dari masyarakat khususnya petani. sehingga masyarakat dapat semakin guyup rukun dalam melaksanakan kegiatan usahatani sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian (bbwsbs/sita).
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
06 December 2021
Dalam rangka berperan aktif terhadap konservasi alam sekaligus pengembangan potensi ekonomi lokal, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rayat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA), yang dalam hal ini diwakili oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menggelar acara penanaman pohon di Arboretum Desa Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Jumat (03/12/2021). Acara penanaman pohon yang bernilai ekonomis yang dilakukan secara simbolis oleh Kepala BBWS Bengawan Solo dan pejabat di lingkungan BBWSBS tersebut diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pelaksanaan penanaman pohon yang dilakukan pada seluruh kawasan Arboretum Mongkrang dengan total 215 pohon tersebut dalam rangka memperingati Hari Bakti (Harbak) PU ke-76 tahun 2021. Varietas pohon yang ditanam dalam kegiatan tersebut beranekaragam yang beberapa diantaranya merupakan pohon alpukat dan durian. Kegiatan penanaman pohon tersebut sebagai tindak lanjut pembangunan infrastruktur kedepan yang harus menjadi perhatian yakni dengan lebih memperhatikan keberlanjutan lingkungan dengan mengikuti kaidah-kaidah green infrastruktur. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., disela kegiatan penanaman menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan bagian dari komitmen kuat Kementerian PUPR dalam rangka menciptakan pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang ramah lingkungan (environmental friendly). “Memperingati Hari Bakti PU ke-76 BBWS Bengawan Solo melakukan penanaman pohon di Arboretum Desa Mongkrang karena kita harus merawat ekosistem yang ada dan mencintai pohon seperti kita mencintai anak cucu kita,” (BBWSBS/Fira)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
20 May 2021
Terkait kunjungan Presiden Joko Widodo bersama rombongan terbatas ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong pada beberapa waktu lalu, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) juga telah menindaklanjuti permohonan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sebagaimana perintah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pada kesempatan kali ini, rombongan tim BBWSBS yang dipimpin oleh Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., bersama tim dari Balai Teknik Sungai dan Balai Teknik Pantai berkunjung ke Kantor Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dalam rangka koordinasi lanjutan rencana revitalisasi kawasan PPN Brondong yang dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, pada Rabu (19/05/2021). Sebagai gambaran umum, Pusat Pemasaran dan Distribusi Ikan (PPDI) Brondong yang berlokasi di PPN Brondong merupakan tempat bongkar muat dan fasilitas penunjang perdagangan perikanan bagi nelayan dan industri perikanan setempat. Lamongan juga memiliki potensi perikanan yang cukup besar, yakni pada tahun 2020 lalu, sektor perikanan budidaya setempat mampu menghasilkan sekitar 59.728 ton. Sementara dari sektor perikanan tangkap pada tahun 2020 lalu, Lamongan turut mencatatkan produksi sekitar 76.692 ton. Dalam koordinasi lanjutan tersebut turut dibahas rencana kegiatan revitalisasi PPN Brondong, adapun metode pekerjaan break water nantinya akan dilakukan pemasangan geotextile sebelum dihampar batu dengan berat 100-150 kilogram yang bertujuan untuk menjaga keseragaman penurunan konstruksi break water serta dilakukan pembuatan tetrapot seberat 1.500 kilogram di lokasi pembuatan sekitar Pelabuhan Brondong. Untuk pekerjaan pengerukan (dredging), nantinya akan menggunakan alat dredging dengan pembuangan sistem perpipaan menuju ke area disposal di sisi utara kolam pelabuhan. Namun, jika di lokasi pekerjaan terdapat karang jahe maka penggalian dilakukan dengan menggunakan ponton dan excavator. Selanjutnya juga dibahas rencana normalisasi Kali Asinan, yang akan menggunakan excavator tipe amfibi untuk dibuang ke ponton dan sisi daratan yang masih memungkinkan untuk dibuangi, kemudian diangkut dengan truk menuju disposal area. Dan untuk pekerjaan tanggul Kali Asinan, nantinya menggunakan parapet yang disangga pondasi bored pile Ø 30 cm dengan kedalaman 12 meter. Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech juga menyampaikan bahwa kegiatan revitalisasi pelabuhan PPN Brondong tersebut bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lamongan, selain itu juga diperlukan untuk peningkatan fungsional pelabuhan saat digunakan. (BBWSBS/Ferri)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
19 November 2021
Direktur Irigasi dan Rawa Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Suparji.,SST., MT , Kepala Subdirektorat Perencanaan Teknis Irigasi dan Rawa Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Rahmat Suria Lubis, ST, MT didampingi Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air (KPISDA) Bengawan Solo, Ali Rahmat, ST, MT, Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) Bengawan Solo, Heriantono Waluyadi, ST.,MT beserta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo meninjau langsung proyek rehabilitasi daerah irigasi (DI) SIM paket pekerjaan rehap saluran primer section 1 ( Bendung Jati - BM 2), section 3 ( Sumber Batang - Ulo) dan rumah fasilitasi jaga OP di Madiun, Jawa Timur, Jumat (19/11/2021). Lingkup Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I SIM paket pekerjaan rehap saluran primer di Kabupaten Madiun yang akan dikerjakan meliputi pemasangan mini pile, kopper, capping precast dan linning precast. Direktur Irigasi dan Rawa Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Suparji.,SST., MT berpesan agar dalam pelaksanaan paket pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi dapat sesuai dengan spesifikasi serta terpenuhi baik aspek kualitas dan kuantitasnya. “Kami berharap untuk semua pihak terkait, dapat mengemban tanggung jawab dengan baik terhadap pelaksanaan paket pekerjaan, agar nantinya terlaksana sesuai target dan tepat waktu,"pesannya. Sebagai informasi, sumber air irigasi pada D.I SIM berasal dari sungai Madiun yang dibendung di Bendung Jati. Bendung Jati dibangun pada tahun 1911 dengan debit maksimal 4.000 lt/d dan didukung oleh 8 bendung suplesi dengan total kebutuhan air D.I SIM sebesar 14.529 lt/dt. Dari kegiatan tersebut diketahui progres pengerjaan D.I SIM di Kabupaten Madiun sudah mencapai 86,669% pada November 2021. Sedangkan rencana pekerjaan memiliki target sebesar 86,649 pada November 2021. (BBWSBS/Tamara)
Baca Selengkapnya