Berita SDA


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Gongseng Secara Virtual

30 November 2021

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Gongseng di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (30/11/2021) secara virtual yang terhubung dengan area peresmian Bendungan Tugu di Trenggalek, Jawa Timur. Peresmian Bendungan Gongseng secara virtual ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dan merupakan sebuah inovasi dalam kondisi adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19. Hadir dalam acara peresmian tersebut diantaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Bupati Bojonegoro Anna Muawwanah, serta tamu undangan yang berada di Bojonegoro. Bendungan Gongseng merupakan salah satu dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan menambah kapasitas tampungan air sehingga keberlanjutan suplai air irigasi ke sawah terjaga. Bendungan Gongseng merupakan bendungan yang terletak di Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Bendungan ini dirancang memiliki kapasitas 22,43 juta meter kubik dan memiliki lima potensi manfaat yakni untuk irigasi seluas 6.191 hektare, penyediaan air baku 300 liter/detik, konservasi pariwisata, reduksi banjir hingga 133,27 meter kubik/detik serta sebagai pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,7 mega watt. Jokowi mengatakan, dengan tambahan dua bendungan ini, aktivitas pertanian masyarakat semakin meningkat. Petani semakin sering menanam dan lebih produktif, sehingga pendapatannya akan meningkat. "Alhamdulillah, pagi ini kita mendapat tambahan dua bendungan besar lagi di Provinsi Jawa Timur, yakni Bendungan Tugu di Kabupaten Trenggalek dan Bendungan Gongseng di Kabupaten Bojonegoro. Kedua bendungan telah siap dimanfatkan dalam rangka mendukung ketahanan pangan," kata Presiden Jokowi. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengatakan impounding atau pengisian awal sebagai syarat penyelesaian proyek waduk telah dilakukan pada 22 September 2021. “Saya berharap Bendungan Gongseng dapat diandalkan saat musim kemarau tiba. Kehadiran Bendung Gongseng tidak hanya sebagai pengendali banjir dan tampungan air baku, tapi juga sebagai objek konservasi pariwisata. Semoga Bendungan Gongseng menjadi tujuan wisata untuk beragam kegiatan seperti bersantai, berolahraga maupun sekadar swafoto,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Kunjungan Lapangan Kepala BBWS Bengawan Solo di Jawa Timur

14 June 2022

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) yang dipimpin oleh Kepala BBWSBS, Maryadi Utama, S.T. M.Si., melaksanakan kunjungan lapangan di wilayah hilir Sungai Bengawan Solo di Jawa Timur, Senin (13/06/2022). Dalam kunjungan tersebut, Kepala BBWSBS didampingi oleh Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo, R. Panji Satrio, S.T., M.T., MDM., Subkoordinator Pengendalian Pelaksanaan Sungai dan Pantai, Sugeng Wiratna, S.T., M.T., PPK Sungai Pantai I, Yuhanes Widi Widodo, S.T., M.Eng., dan PPK Sungai Pantai II, Gadhang Swatyastu, S.T., M.Eng. dengan tetap memenuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Lokasi pertama, yakni Kantor Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PUSDA) Provinsi Jawa Timur (Jatim). Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus perkenalan Kepala BBWSBS yang baru. Dalam pertemuan tersebut pula turut dibahas koordinasi terkait pengelolaan SDA terpadu di Jatim bersama Kepala Dinas PU SDA Prov. Jatim, Dr. Muhammad Isa Anshori, ATD., MT. Dalam diskusi juga dilakukan pembahasan terkait proyek pengendalian Kali Lamong, penyelesaian pembangunan Jabung Ring Dike, penuntasan saluran primer daerah irigasi (DI) Bengawan Jero (lanjutan saluran primer intake Babat Barrage), peningkatan kapasitas tampungan floodway di Kabupaten Lamongan, serta pembangunan Bendung Gerak Karangnongko. Selanjutnya Tim BBWSBS juga mengunjungi proyek pekerjaan pembangunan breakwater di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong di Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Adapun progres pekerjaan pembangunan breakwater di PPN Brondong pada hari ini mencapai 38,40 %. Pembangunan breakwater ini dibangun untuk menjaga tinggi gelombang yang berada di dalam kolam pelabuhan tetap tenang, sehingga kapal nelayan dan aktifitas bongkar muat dapat berjalan dengan lancar. Lingkup pekerjaan antara lain pekerjaan persiapan, penyelenggaraan SMK3 dan pekerjaan breakwater. Kepala BBWSBS, Maryadi Utama, S.T. M.Si mengatakan manfaat dari pembangunan breakwater ini yakni melindungi kolam pelabuhan seluas 17,2 Ha, dan penerima manfaat adalah masyarakat nelayan di Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan khususnya dan nelayan pada umumnya. “PPN Brondong menjadi tempat bongkar muat dan fasilitas penunjang perdagangan perikanan bagi nelayan dan industri perikanan setempat. Kabupaten Lamongan sendiri memiliki potensi perikanan yang cukup besar,” katanya. Selain PPN Brondong di Kecamatan Brondong, Tim BBWSBS mengunjungi proyek Sudetan (Floodway) Plangwot-Sedayu Lawas di Kelurahan Plangwot, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Sebagai informasi, Floodway ini telah dibangun sejak tahun 1996 – 2004 dengan kapasitas desain sebesar 640 m3/detik. Dengan kondisi eksisting saat ini, masih ada daerah Bengawan Solo Hilir yang tergenang banjir antara lain di Kecamatan Turi dan Kecamatan Kali Tengah. (BBWSBS/Tamara-Feri)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Dirjen SDA Tinjau Bendungan Pidekso yang Siap Diresmikan

23 December 2021

Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ir. Jarot Widyoko Sp-1 beserta Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan, Endra S. Atmawidjaja, ST, MSc, DEA meninjau proyek pembangunan Bendungan Pidekso di Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri pada Kamis, (23/12/2021). Dalam kunjungan tersebut, Dirjen SDA bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech beserta sejumlah pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Kunjungannya ke Bendungan Pidekso, dalam rangka mengecek kesiapan untuk peresmian Bendungan Pidekso yang direncanakan pada akhir Desember 2021. Ir. Jarot Widyoko Sp-1 mengatakan jika Bendungan Pidekso yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di bidang SDA yang saat ini telah mencapai progres yakni 92.99% melebihi rencana 82.93% pada Desember 2021. Dirjen SDA berharap agar proyek pembangunan Bendungan Pidekso bisa selesai dengan tepat waktu. “Progres Bendungan Pidekso saat ini telah mencapai 92.99%. Diharapkan pembangunan Bendungan Pidekso bisa terlaksana sesuai dengan target dan tepat waktu pada akhir Desember 2021 dengan tetap berdasarkan manfaatnya sebagai pengendali banjir dengan memperhitungkan keamanan dan keselamatan di sekitar bendungan,” paparnya. Sementara itu, pembangunan Bendungan Pidekso diketahui sebagai pengembangan infrastruktur penyediaan air irigasi yang dapat menyediakan air baku sebesar 300 liter/detik di wilayah Kabupaten Wonogiri. Selain irigasi, Bendungan Pidekso juga sebagai pengendali banjir dan lahan konservasi sekaligus pariwisata sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Bendungan Pidekso merupakan bendungan multifungsi dengan kapasitas 25 juta m3 yang direncanakan mampu mengairi area irigasi seluas 1.500 ha. Air irigasi dari bendungan akan meningkatkan intensitas tanam dari 133 % ke 240% . Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., juga menjelaskan bahwa pekerjaan dalam pembangunan bendungan multifungsi dengan kapasitas 25 juta m3 tersebut ditargetkan segera tuntas. Agus Rudyanto juga berpesan agar dalam pelaksanaan paket pekerjaan Bendungan Pidekso bisa dikerjakan sesuai dengan targetnya pada Desember 2021. “Semoga pelaksanaan paket pekerjaaan Bendungan Pidekso bisa terlaksana sesuai dengan target dan tepat waktu,” paparnya. (BBWSBS/Safira)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan Di Lingkungan BBWS Bengawan Solo

05 March 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menggelar acara Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan Di Lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Graha Tirta I, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (05/03/2021). Dalam kesempatan ini, BBWS Bengawan Solo menandatangani 15 paket pekerjaan, yakni tiga paket dari Satker BBWS Bengawan Solo, enam paket dari SNVT ATAB Bengawan Solo, empat paket dari Satker OPSDA Bengawan Solo, dua paket dari Satker PJSA Bengawan Solo. Dengan rincian paket diantaranya SID Rehabilitasi Partisipatif DI Asin Bawah, SID Rehabilitasi Partisipatif DI Jejeruk, DD Rehabilitasi D.I. Pondok di Kabupaten Ngawi, Rehabilitasi Rumah Pompa & JIAT Perpipaan di Jawa Tengah (Sragen), Rehabilitasi Rumah Pompa & JIAT Perpipaan di Jawa Timur (Pacitan), Rehabilitasi Rumah Pompa & JIAT Perpipaan di Jawa Timur (Ponorogo), Supervisi Rehabilitasi Rumah Pompa & JIAT Perpipaan di Jawa Tengah & Jawa Timur, Penggantian dan Pemasangan Mesin dan Pompa di Jawa Tengah, Penggantian dan Pemasangan Mesin dan Pompa di Jawa Timur, Remedial Bendungan di Wilayah Solo Hulu, Supervisi Remedial Bendungan di Wilayah Solo Hulu, Supervisi Remedial Bendungan di Wilayah Madiun, Supervisi Pemeliharaan Berkala di Wilayah Madiun, Supervisi Pengendalian Banjir Sungai Bengawan Solo Hilir (Kab. Tuban), Pembangunan Parapet/Revetment Ruas Kampung Sewu - Pucang Sawit. Kepala BBWS Bengawan Solo Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech menjelaskan total jumlah paket kontraktual BBWS Bengawan Solo pada awal tahun 2021 sebanyak 91 paket, dengan adanya refocusing anggaran mengakibatkan jumlah paket menjadi 87 paket. Dari 87 paket yang ada secara keseluruhan telah mendapatkan ID SIRUP untuk pelaksanaan pengadaan lelang. Sampai saat ini jumlah paket yang sudah terkontrak sebanyak 43 paket pekerjaan. “Untuk itu kami mohon bantuan dan kerjasama para Kasatker serta PPK untuk berkomunikasi secara intensif dengan BP2JK namun tidak intervensi,” jelasnya. “Dengan demikian jumlah paket BBWS Bengawan Solo yang sudah terproses adalah 74 paket atau 85 persen dari total, yang meliputi 25 paket pekerjaan konstruksi, 47 jasa konsultasi, dan 2 paket pengadaan barang. Sehingga penadatanganan kontrak bukanlah akhir suatu kemenangan kompetisi namun sebagai titik tolak awal untuk dimulai perjuangan yang lebih berat lagi, para pihak harus mulai memahami dan mematuhi ketentuan-ketentuan dalam kontrak untuk dapat meyelesaikan pekerjaan yang telah disepakati oleh kedua belah pihak,” pesan V. Untoro Kurniawan, S.T., M.M., M.T., selaku Kepala BP2JK Jawa Tengah. Direktur Kepatuhan Intern SDA Ditjen SDA Mochamad Mazid, ST, Sp-1. secara daring mengucapkan selamat, bukan kepada penyedia jasa saja tetapi tiga pihak yang telah menjalankan tugas keprofesionalannya baik dari unsur BP2JK, PPK dan Kasatker BBWS Bengawan Solo, dan khususnya Penyedia Jasa atas proses evaluasinya telah dinyatakan sebagai pemenang dalam pengadaan barang dan jasa ini. Dengan ikatan kontrak ini, kedua belah pihak agar betul-betul memahami apa yang ada didalam dokumen kontrak, baik dari aspek tertib administrasinya untuk betul-betul dicermati, kemudian pada saat implementasi kita harus mendasarkan tertib fisiknya dengan merujuk pada aturan-aturan yang ada, dan yang tidak kalah pentingya dari semua proses ini adalah tertib manfaat. Tertib manfaat ini dapat kita ukur dari sisi capaian outputnya maupun capaian outcomenya. Inilah yang harus selalu kita kawal sejak awal sampai akhir daripada masa ikatan kontrak ini(BBWSBS/charis).

Baca Selengkapnya