Berita SDA


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Sinergitas Percepatan Pembangunan Infrastruktur SDA di Kabupaten Blora

22 December 2021

Bupati Kabupaten Blora, Arief Rohman, berkunjung ke Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, di Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (22/12/2021). Kunjungan kerja (kunker) yang diterima oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo tersebut dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Kunjungan kerja oleh Bupati Blora kali ini bertujuan untuk melakukan koordinasi terkait proyek infrastruktur sumber daya air (SDA) strategis di wilayah Blora, salah satunya pembangunan Bendung Gerak Karangnongko. Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir Sungai Bengawan Solo sebagai kesatuan dengan tiga bendung gerak yang sudah ada yaitu Bendung Gerak Babat, Bendung Gerak Bojonegoro dan Bendung Gerak Sembayat. Bendung Gerak Karangnongko akan berfungsi untuk pasokan air irigasi dan air baku di daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo sebelah hilir yang cukup luas. Kepala BBWS Bengawan Solo dan Bupati Blora melakukan koordinasi dengan membahas progres pengembangan infrastruktur SDA di Kabupaten Blora terkait mekanisme dalam proses pembangunan Bendung Gerak Karangnongko seperti pembebasan lahan, relokasi masyarakat, pembahasan teknis sekaligus opsi solusi yang akan dilakukan yang menyesuaikan budaya masyarakat yang ada disekitar Kabupaten Blora. Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo akan senantiasa bekerjasama dengan berbagai Instansi dalam pembangunan Bendung Gerak Karangnongko. Kepala BBWSB Bengawan Solo berharap setelah pembangunan Bendung Gerak Karangnongko selesai, nantinya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bendung Gerak Karangnongko bermanfaat untuk daerah irigasi Karangnongko kiri (Kabupaten Blora) seluas 1.747 Ha dan daerah irigasi Karangnongko kanan (Kabupaten Bojonegoro) seluas 158.000 Ha. Selain itu, nantinya juga bermanfaat untuk air baku sebesar 1.155 liter/detik untuk 4 (empat) kabupaten yaitu Kabupaten Bojonegoro, Blora, Tuban, dan Ngawi. “Kami meminta dukungan kepada semua pihak terkait untuk keberlangsungan pembangunan Bendung Gerak Karangnongko. Semoga pembangunan ini dapat berjalan lancar sesuai target dan dapat memberikan manfaat dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya. Bupati Kabupaten Blora mengatakan Pemerintah akan terus mendorong sinergitas percepatan pembangunan di bidang infrastruktur SDA di Kabupaten Blora. Arif Rohman berharap melalui sinergitas yang dibangun dari pihak-pihak yang berkepentingan ini dapat memberikan percepatan pembangunan dan berharap pariwisata di Kabupaten Blora akan bertumbuh dengan adanya pembangunan Bendung Gerak Karangnongko. (BBWSBS/Fira)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Peningkatan Kapasitas SDM untuk OP Bendungan, Embung BPA dan Embung Air Baku

20 September 2021

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM untuk OP Bendungan, Embung BPA dan embung Air Baku pada Senin (13/09/2021) hingga Kamis (23/09/2021) secara bergantian di Kantor Bendungan Pondok, Kantor Bendungan Gonggang, Kantor Bendungan Gondang, Kantor Bendungan Pacal, Kantor Bendungan Krisak, Kantor Bendungan Cengklik, dan Kantor Bendungan Botok. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada 7 lokasi berbeda tersebut sebelumnya telah mengikuti protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM untuk OP Bendungan, Embung BPA, dan embung Air Baku di Wilayah Sungai Bengawan Solo ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan bagi petugas OP dalam melaksanakan kegiatan OPP (Operasi, Pemeliharaan, dan Pemantauan) bendungan dan embung. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan tambahan pengetahuan bagi petugas OP di lapangan agar lebih terampil dan berkompeten serta memahami tugas pokok dan fungsi dalam penyelenggaraan OPP Bendungan secara baik dan benar. Peserta yang hadir dalam kegiatan Kapasitas SDM untuk OP Bendungan, Embung BPA, dan embung Air Baku di Wilayah Sungai Bengawan Solo ini terdiri dari Petugas Operasi Bendungan, Petugas Pemantauan Bendungan, Petugas OP Embung BPA dan Petugas OP Embung Air Baku dengan total undangan sebanyak 124 orang. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir Agus Rudyanto M.Tech dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada narasumber yang telah hadir membagikan ilmunya. Tak hanya itu, ia menghimbau seluruh peserta untuk selalu menjaga kesehatan, kedisiplinan, dan konsistensi dalam bekerja. Agus Rudyanto juga berharap agar kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi semua yang mengikutinya. “Semoga dengan diselenggarakan kegiatan Kapasitas SDM untuk OP Bendungan, Embung BPA, dan embung Air Baku di Wilayah Sungai Bengawan Solo ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Jangan lupa untuk jaga selalu kesehatan, kedisiplinan, dan konsistensi dalam bekerja,” paparnya. (BBWSBS/Safira Dita)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Pengendalian dan Pengaturan Anak Sungai Kali Kebo

31 January 2022

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan kegiatan monitoring anak sungai Kali Kebo tepatnya di Tempat Pembuangan Akhir Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Surakarta, Senin (31/01/2022). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Naryo Widodo, S.T., M.T., Kabid Operasi dan Pemeliharan (O&P) SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si., Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur (KPI) Sumber Daya Air (SDA), Ali Rahmat, S.T., M.T., dan beberapa pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo. Kegiatan monitoring tersebut sebelumnya telah memenuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Kali Kebo merupakan sungai orde 3 dari Sungai Bengawan Solo yang memerlukan pengendalian dan pengaturan dalam rangka menambah volume tampungan debit banjir dan mengendalikan pencemaran air pada ruas sungai yang masuk di daerah pembuangan sampah. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mengalihkan aliran Kali Kebo mengitari gunungan sampah pada TPA Putri Cempo, yang dalam perencanaannya diperlukan kajian secara detail sebagaimana disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Naryo Widodo, S.T., M.T. “Untuk mengantisipasi kemungkinan adanya dampak negatif dari pengalihan alur sungai, maka perlu dilakukan kajian pengaruh pengalihan sungai terhadap tren perubahan hidrolik, morfologi, dan banjir di hulu dan hilir ruas pengalihan sungai,” katanya. Naryo menjelaskan bahwa BBWS Bengawan Solo melakukan pengendalian dan pengaturan anak sungai Kali Kebo dengan melakukan pengalihan alur sungai melalui tepi area Blok C kearah sungai eksisting yang salahsatu tujuannya adalah dalam rangka mendukung operasional Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional sesuai tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2019. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

BBWS Bengawan Solo Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana

01 October 2021

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS)  Bengawan Solo menyelenggarakan Apel Kesiapsiagaan Bencana 2021-2022 di Kantor BBWS Bengawan Solo, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (01/10/2021). Kegiatan tersebut digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Apel tersebut dalam rangka meningkatkan koordinasi dan mendukung tugas dan fungsi penanggulangan ataupun mitigasi jika terjadi bencana banjir. BBWS Bengawan Solo juga membentuk satgas yang terbagi di beberapa titik mulai dari hulu hingga hilir daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo, dengan memanfaatkan instrumen yang ada untuk ikut memantau cuaca, iklim, dan memprediksi terjadinya banjir. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M. Tech., mengatakan selain menyiagakan pasukan, kelengkapan peralatan untuk tanggap bencana juga diperiksa. Mulai dari kesiapan peralatan untuk keamanan petugas atau sukarelawan hingga kesiapan armada patroli dan perahu. “Kami melihat peristiwa sebelumnya. Saya juga berharap agar kita semua bersiap diri untuk menghadapi bencana yang akan terjadi, serta meningkatkan kesadaran dan sikap tanggap dalam menghadapi bencana banjir, tanah longsor, maupun kekeringan,” ujar Agus. Selain itu, masyarakat dapat berpartisipasi dalam pelaporan kejadian bencana banjir, longsor akibat banjir, dan kerusakan infrastruktur bangunan air akibat banjir melalui laman SIBENSOL di alamat bbwsbengawansolo.id/sibensol Kepala Bidang (Kabid) Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, S.T., M.Si., mengatakan pada saat ini BBWS Bengawan Solo sudah membentuk Satgas Bencana. “Turun hujan sudah mulai merata sehingga hal itu mengisyaratkan kita harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan kami membentuk tiga Satgas Bencana yang terbagi atas koordinator satgas di wilayah hulu hingga hilir pada daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur,” pungkasnya. Sejumlah alat berat di antaranya eskavator, truk crane, pompa air, dan perahu karet juga disiagakan khususnya di tiga titik Satgas Bencana. BBWS Bengawan Solo telah mempersiapkan segala hal, baik sumber daya manusia (SDM) maupun peralatan untuk mencegah kerugian yang lebih besar akibat bencana banjir. (BBWSBS/Tamara/MG - Inki)

Baca Selengkapnya