Berita SDA


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

BBWS Bengawan Solo Rutin Adakan Swab Antigen

23 August 2021

Balai Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo rutin melakukan tes Swab Antigen untuk pegawai yang melakukan Work From Office (WFO) di lingkungan BBWS Bengawan Solo pada Senin, (23/08/2021) di Kantor BBWSBS di Pabelan, Sukoharjo, Jawa Tengah. Kegiatan Swab Antigen berlangsung selama 4 hari berurutan di lingkungan BBWS Bengawan Solo dari kantor Pabelan, Palur hingga Madiun dan Bojonegoro. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengatakan agenda swab antigen hari ini bukan kali pertama yang dilakukan BBWS Bengawan Solo. BBWS Bengawan Solo menjadwalkan swab antigen rutin setiap sepekan sekali. Upaya ini untuk mengantisipasi persebaran virus corona di lingkungan BBWS Bengawan Solo. Interaksi para karyawan dengan lingkungan luar kini juga dibatasi. “Meski demikian kami tetap mengimbau seluruh karyawan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan di manapun,” kata Agus. Agus menambahkan seluruh karyawan dihimbau untuk tetap menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan) dalam setiap aktivitas. “Saya terus mewanti – wanti untuk seluruh karyawan untuk menjaga asupan makanan untuk menambah imun agar tak mudah tertular virus,” ujarnya. Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA), Heriantono Waluyadi, ST.,MT mengatakan melalui Swab Antigen ini dapat menjadi sarana untuk segera memutus rantai penyebaran Covid-19. “Semoga penyebaran Covid-19 di lingkungan BBWS Bengawan Solo dapat dicegah sedini mungkin. Dengan adanya Swab Antigen, diharapkan kondisi kesehatan para pegawai dapat senantiasa terpantau sehingga apabila terdeteksi pegawai yang terjangkit Covid-19 dapat segera diambil tindakan.” paparnya. (BBWSBS/Tamara/MG-Inki)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Upacara Hari Pahlawan di Lingkungan BBWS Bengawan Solo

10 November 2021

Peristiwa heroik yang terjadi 10 November 1945 di Kota Surabaya menjadi bukti besarnya pengorbanan para pejuang, memberikan jiwa dan raganya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Untuk mengenang kembali jasa-jasa pahlawan yang telah gugur, hari bersejarah tersebut kemudian diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Pahlawan. Dalam memperingati Hari Pahlawan tahun ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelenggarakan upacara peringatan Hari Pahlawan secara virtual pada Rabu (10/11/2021). Upacara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Peringatan Hari Pahlawan Nasional 2021 mengusung sebuah tema yang berbunyi, “Pahlawanku Inspirasiku". Tema tersebut membawa makna jika para pahlawan dulu berjuang dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa, seperti: kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal dan termasuk berjuang melawan pandemi covid 19 yang saat ini melanda dunia. Inspektur upacara menyampaikan amanat tertulis Menteri Sosial Republik Indonesia, Ir. Tri Rismaharini, M.T untuk mengajak masyarakat Indonesia bersama sama bahu membahu dan memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara sesuai dengan profesi masing masing dan menjadikan nilai-nilai kepahlawanan sebagai motivasi. "Kita harus maju dari tahun sebelumnya dan kita harus buktikan kepada dunia bahwa kita bukan bangsa lemah. Mari dengan satu tekad gigih berjuang dan pantang menyerah dan tidak pernah peduli dengan keterbatasan yang ada. Marilah bersama sama bahu membahu dan memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara sesuai dengan profesi masing masing," pesan Menteri Sosial Republik Indonesia. Kegiatan upacara memperingati Hari Pahlawan Nasional 2021 ditutup dengan mengheningkan cipta selama 60 detik untuk mengenang dan mendoakan para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. (BBWSBS/Safira)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Sosialisasi Pekerjaan Pembangunan Embung Kandang Menjangan di Sukoharjo

07 May 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BWBSBS) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pekerjaan Pembangunan Embung Kandang Menjangan di kompleks Mako Grup 2 Kopassus, di Kartasura, Sukoharjo, pada Jumat (07/05/2021). Kegiatan tersebut tetap dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kegiatan sosialisasi memegang peranan cukup penting dalam kelancaran pekerjaan, untuk itu sosialisasi perlu dilaksanakan secara menerus mengikuti tahapan, mulai dari tahap pra konstruksi yang dilaksanakan oleh pimpinan proyek dibantu konsultan dengan kegiatan antara lain berupa penjelasan dan diskusi dengan instansi-instansi yang terkait, tokoh-tokoh maupun masyarakat langsung. Sampai dengan sosialisasi pada tahap konstruksi, yakni kegiatan yang dilaksanakan bersama oleh konsultan kontraktor dan tim proyek. Pada tahapan ini lebih terfokus pada kelancaran, meliputi pelaksanaan di lapangan, serta koordinasi dengan instansi yang terkait langsung di lapangan, koordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat sehubungan dengan jadwal dan juga metode pelaksanaan. Kepala SNVT Pembangunan Bendungan Bengawan Solo, Dony Faturichman S., S.T., M.T., menyampaikan bahwa kawasan Embung Kandang Menjangan nantinya dapat juga digunakan untuk latihan prajurit Kopassus maupun kegiatan rekreasional dan wisata. “Kami juga menerima masukan-masukan sepanjang masih masuk dengan kuantitas yang ada, agar selaras nantinya. Selain itu fasilitas-fasilitas penunjang yang ada dapat disesuaikan. Kami juga berpesan kepada pihak penyedia jasa konstruksi agar dalam pengerjaan nantinya dapat berjalan dengan baik, dan tetap menjaga kondusifitas, keamanan, maupun kenyamanan lingkungan sekitar, utamanya wilayah Kandang Menjangan ini,” pesannya. Kegiatan sosialisasi tersebut juga akan dilakukan pada setiap tahapan-tahapan pekerjaan, baik tahapan pengukuran ke lokasi, pengadaan stock yard yang memungkinkan akan memakai lahan warga sebagai tempat penampungan material sementara selama berlangsungnya pekerjaan konstruksi, serta akses mobilitas sekaligus penggunaan alat-alat berat ke lokasi pekerjaan. Sebagai informasi, proyek Pembangunan Embung Kandang Menjangan di Sukoharjo dilaksanakan oleh BBWSBS dengan penyedia jasa PT. Dwi Ponggo Seto dan konsultan supervisi PT. Retracindo Konsultan Indonesia KSO CV Monumental, dengan nilai kontrak Rp12.452.042.002. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Penyerahan Sertifikat Tanah Warga Terdampak Proyek Pembangunan Bendungan Bendo

30 July 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menghadiri acara Penyerahan Sertifikat Tanah Warga Terdampak Proyek Pembangunan Bendungan Bendo, di Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (30/07/2021). Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Ponorogo beserta jajarannya, dengan tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Sebanyak 54 sertifikat yang diserahkan, yakni 53 sertifikat hak milik dan satu sertifikat hak pakai, tanah garapan. Penyerahan sertifikat tersebut merupakan rangkaian kegiatan rencana pengisian awal (impounding) Bendungan Bendo. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pekerjaan Bendungan Bendo saat ini telah memasuki akhir pekerjaan konstruksi dengan progress sebesar 97,13% sehingga diperlukan pengisian awal waduk sebagai salah satu persyaratan pengoperasian bendungan. “Pengisian awal sebuah waduk yang baru selesai dibangun merupakan suatu fase yang sangat penting dan perlu diketahui oleh seluruh pihak yang berkepentingan didalamnya, khususnya Pemerintah Daerah. Dalam implementasinya, diperlukan dukungan dan kerjasama banyak pihak, yakni para pemangku kepentingan; instansi terkait lainnya ditingkat pusat/daerah, pihak swasta, dan petani. Sebagai informasi, Pekerjaan Bendungan Bendo saat ini telah memasuki akhir pekerjaan konstruksi dengan progress sebesar 97,13% sehingga diperlukan pengisian awal waduk sebagai salah satu persyaratan pengoperasian bendungan. Bendungan Bendo dibangun dengan kapasitas total tampungan sebesar 43,11 juta m3 dengan tinggi bendungan 71 m. Adapn Bendungan Bendo direncanakan memiliki manfaat untuk dapat memenuhi kebutuhan irigasi seluas 7.800 Ha, penyediaan air baku sebesar 370 liter/detik, dan mampu mereduksi banjir sebesar 420 m3/detik menjadi 290 m3/detik. (BBWSBS/Ferri-Tamara)

Baca Selengkapnya